<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1414341242208431060</id><updated>2011-04-21T17:54:19.664-07:00</updated><title type='text'>Gudang Artikel</title><subtitle type='html'>"Menghapus data dan file di komputer, sama saja membunuh satu peradaban pengetahuan"</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Sudah Mundur -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05930263788251447659</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ko_KpWRlRTA/TIYSUgmep_I/AAAAAAAAATU/Q7_gvtmXQFo/S220/ki.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1414341242208431060.post-4266218832750184614</id><published>2009-01-12T23:09:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T23:11:29.367-08:00</updated><title type='text'>ucup</title><content type='html'>Ibrahim (Abraham) dilahirkan tepatnya 2.166 Sebelum Masehi di tanah&lt;br /&gt;Ur-Kasdim yang letaknya sekarang ini disebelah selatan Irak. Nama&lt;br /&gt;aslinya yang diberikan ketika ia dilahirkan adalah Abram = Bapak&lt;br /&gt;Mulia. Disana ia hidup beserta orang tua dan kedua saudaranya maupun&lt;br /&gt;istrinya Sarai. Setelah Haran kakak tuanya meninggal, ia bersama&lt;br /&gt;ayahnya dan Sarai istrinya. Mereka pindah ke Haran daerah timur&lt;br /&gt;selatan Turki. Jarak yang harus mereka tempuh cukup jauh; lebih dari&lt;br /&gt;800 km walaupun dengan Unta sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ia berusia 76 tahun ia mendengar panggilan Allah untuk&lt;br /&gt;pindah ke Betel – Kanaan. Beberapa tahun kemudian untuk menghindari&lt;br /&gt;wabah kelaparan di Kanaan, mereka hijrah ke Mesir. Disana ia tidak&lt;br /&gt;mengakui Sarai sebagai istrinya melainkan sebagai adiknya, hal inilah&lt;br /&gt;yang mendorong Firaun untuk menjadikan Sarai sebagai selirnya.&lt;br /&gt;Kebohongan ini akhirnya terbongkar juga oleh Firaun dimana akhirnya&lt;br /&gt;Sarai dikembalikan kepadanya dengan syarat ia dan Sarai harus segera&lt;br /&gt;meninggalkan Mesir baca Deportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia kembali ke Betel. Disana ia menerima janji dari Allah bahwa dia&lt;br /&gt;akan memiliki seluruh tanah di Efrat dan dapat keturunan. Setelah&lt;br /&gt;perjanjian tersebut ia merubah namanya dari Abram menjadi Abraham =&lt;br /&gt;Bapa Banyak Bangsa, kata Raham itu sendiri diserap bukan dari bahasa&lt;br /&gt;Ibrani melainkan dari bahasa Arab "ruham". Sarai juga merubah namanya&lt;br /&gt;menjadi Sarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarah yang pada saat itu usianya sudah hampir mencapai 80 tahun,&lt;br /&gt;ketawa ngakak alias tidak percaya bahwa ia masih akan bisa melahirkan.&lt;br /&gt;Maka dari itulah ia menganjurkan agar mengambil budaknya saja Hagar&lt;br /&gt;(Siti Hajar) sebagai penggantinya. Dari Hagar ia mendapatkan seorang&lt;br /&gt;Putera yang diberi nama Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga belas tahun kemudian, Tuhan menepati janjinya dimana Sarah&lt;br /&gt;akhirnya melahirkan seorang putera yang diberikan nama Isaak yang&lt;br /&gt;dalam bahasa Ibrani berarti "Tertawa". Sebagai tanda ikatan dari&lt;br /&gt;perjanjian antara Allah dan Abraham, dia diwajibkan disunat. Pada saat&lt;br /&gt;disunat usia Abraham sudah mencapai 99 tahun sedangkan usia Ismail 13&lt;br /&gt;tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari persaingan warisan dimana Ismail sebagai anak&lt;br /&gt;pertama, Sarah menuntut agar Abraham mengusir Hagar dan Ismail ke&lt;br /&gt;padang pasir, dengan harapan disana mereka akan mati kehausan.&lt;br /&gt;Walaupun demikian akhirnya atas petunjuk Malaikat mereka menemukan&lt;br /&gt;mata air yang berada dibawah kakinya Ismail, tempat tersebut diberi&lt;br /&gt;nama Zam-zam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan ingin menguji imannya Abraham dimana Tuhan menuntut agar Ishak&lt;br /&gt;dibunuh untuk dijadikan korban persembahan. Abraham menunjukkan&lt;br /&gt;kesetiaannya kepada Tuhan, sehingga akhirnya Tuhan memerintahan agar&lt;br /&gt;bukan Ishak yang dijadikan korban melainkan domba jantan yang&lt;br /&gt;kebenaran berada ditempat itu. Sebagai imbalan akan kepatuhannya ini;&lt;br /&gt;ia diberikan janji lain dimana ia akan mendapatkan keturunan sangat&lt;br /&gt;banyak, seperti juga bintang di langit dan pasir di tepi laut. Tempat&lt;br /&gt;pengorbanan ini letaknya di gunung Moria, sekarang Yerusalem. Di&lt;br /&gt;tempat itu pula Bait Suci Salomon dibangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarah meninggal dalam usia 126 tahun, setelah Sarah meninggal Abraham&lt;br /&gt;mengambil istri baru, Keturah. Dari dia ia mendapatkan enam putera.&lt;br /&gt;Sarah, Abraham maupun Ishak dikuburkan di makam keluarga mereka di&lt;br /&gt;Hebron, tempat dimana sekarang ini di dirikan Mesjid Ibrahim. Abraham&lt;br /&gt;meninggal dunia dalam usia 175 tahun, konon ini adalah angka mistik.&lt;br /&gt;Tuhan menciptakan dunia 7 hari, sedangkan ada 5 rukun Islam jadi&lt;br /&gt;wajarlah apabila ia meninggal dalam usia 7 x 5 x 5 = 175 tahun.&lt;br /&gt;Sedangkan Ishak maupun Ismail tidak setua seperti Abraham, Ishak&lt;br /&gt;meninggal dalam usia 76 tahun dan Ismail dalam usia 89 tahun. Mogah2an&lt;br /&gt;saja mang Ucup juga bisa mencapai usia seperti Abraham 175 tahun,&lt;br /&gt;maklum ingin kawin lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abraham seperti juga Musa adalah manusia yang mampu berkomunikasi dua&lt;br /&gt;arah secara langsung dengan Allah bahkan bisa bargaining - tawar&lt;br /&gt;menawar dengan Sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui bahwa yang tercantum diatas adalah versi dari Agama&lt;br /&gt;Yahudi dan Nasrani. Sedangkan berdasarkan versi umat Muslim yang akan&lt;br /&gt;dijadikan kurban persembahan bukanlah Ishak melainkan Ismail,&lt;br /&gt;disamping itu lokasinya pun beda bukannya di Yerusalem (Bukit Moria)&lt;br /&gt;melainkan di Mekkah, tempat dimana adanya Ka'bah sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari dimana Ismail akan dipersembahan sebagai kurban, diperingati&lt;br /&gt;terus menerus sampai sekarang sebagai hari raya Idul Adha dan&lt;br /&gt;merupakan puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan oleh umat Muslim.&lt;br /&gt;Rukun Islam yang kelima, ibadah Haji itu juga sebenarnya untuk&lt;br /&gt;mengingatkan akan perjalanan Ibrahim dan Ismail ke tempat pengorbanan&lt;br /&gt;di Mekkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi mana yang benar saya serahkan sepenuhnya kepada pembaca, maklum&lt;br /&gt;entah Kitab Perjanjian Lama maupun Al Quran, merupakan Kitab Suci yang&lt;br /&gt;di ilhamkan atau dikte secara langsung dari Allah. Apakah Kitab Al&lt;br /&gt;Quran itu merupakan Revisi dari Kitab Pernjanjian Lama; dimana Allah&lt;br /&gt;merubah isi versi pertamaNya, entahlah !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun keputusan atau pilihan Anda, tidak bisa dipungkiri bahwa&lt;br /&gt;Abraham/Ibrahim itu adalah manusia pertama yang mengawali agama&lt;br /&gt;Monoteisme atau Tuhan itu tunggal adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di India, Abraham lebih dikenal dengan nama Brahma sedangkan Sara&lt;br /&gt;lebih dikenal dengan nama Saraswati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui berdasarkan ahli sejarah keberadaannya sosok figur&lt;br /&gt;Abraham ini tidak pernah bisa terbuktikan. Disamping itu binatang&lt;br /&gt;"unta" yang seyogiyanya digunakan oleh Abraham sebagai kendaraan untuk&lt;br /&gt;mencapai tempat-tempat yang jauh, hal ini sebenarnya bertentangan&lt;br /&gt;dengan fakta sejarah. Sebab terbuktikan bedasarkan penelitian sejarah;&lt;br /&gt;binatang unta baru mulai dijinakkan dan dimanfaatkan oleh manusia pada&lt;br /&gt;1000 tahun sebelum Masehi atau sekitar 1.200 tahun kemudian setelah&lt;br /&gt;Abraham wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mang Ucup&lt;br /&gt;Facebook&lt;br /&gt;Email: mang.ucup&lt;at&gt;gmail.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1414341242208431060-4266218832750184614?l=pustakakhusus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/feeds/4266218832750184614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1414341242208431060&amp;postID=4266218832750184614' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/4266218832750184614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/4266218832750184614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/2009/01/ucup.html' title='ucup'/><author><name>Sudah Mundur -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05930263788251447659</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ko_KpWRlRTA/TIYSUgmep_I/AAAAAAAAATU/Q7_gvtmXQFo/S220/ki.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1414341242208431060.post-4364401271408256452</id><published>2008-09-17T23:31:00.002-07:00</published><updated>2008-09-17T23:51:57.329-07:00</updated><title type='text'>Revolusi Dunia Ketiga</title><content type='html'>Tiga Revolusi di Dunia Ketiga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. "Sang Surya yang tidak pernah tenggelam": Mao dalam revolusi Cina &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REVOLUSI di Cina pada tahun 1949 adalah sebuah peristiwa historis yang penting, terutama untuk gerakan radikal di dunia ketiga, termasuk Indonesia. Banyak partai Komunis dan kelompok radikal lainnya yang dilhami oleh teori-teori Mao. Dan "Revolusi Kebudayaan" tahun 1960-an juga menjadi inspirasi untuk gerakan-gerakan mahasiswa kiri sampai kini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya inspirasi ini sangat salah arah. Revolusi yang dipimpin Mao tidak membangun sebuah masyarakat sosialis di mana kaum pekerja sendiri yang menentukan kebijakan-kebijakan ekonomi, sosial serta politik. Rezim Maois dikuasai oleh birokrasi otoriter, dan perekonomian RRC tidak luput dari logika kapitalis, walaupun perusahaan-perusahaan besar milik negara. Dan akhirnya, setelah Mao meninggal, RRC yang disebut "sosialis" itu mulai menjelma menjadi negara yang berekonomi pasar dan semakin mirip dengan negeri-negeri lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu bisa terjadi karena pada dasarnya, tujuan-tujuan Mao dan Partai Komunis Cina bukan untuk membangun sosialisme, melainkan untuk membangun ekonomi nasional yang kuat. Kaum buruh dan tani berkali-kali menjadi korban dari upaya ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat Mao dimulai dengan hancurnya gerakan buruh revolusioner Cina. Antara tahun 1925 sampai dengan 1927, kota-kota di Cina mengalami sejumlah pemberontakan buruh yang dipimpin oleh Partai Komunis muda. Pemogokan massa meledak di Hong Kong dan laskar buruh yang bersenjata menguasai jalan-jalan kota Guangzhou. Perjuangan ini mulai di bawah payung gerakan nasionalis, tetapi kemudian berkembang lebih luas menjadi sebuah "revolusi permanen" yang semakin berhaluan sosialis. Namun waktu itu aliran komunis internasional (Komintern) sudah mulai didominasi oleh kebijakan Stalin, bahwa revolusi-revolusi di dunia ketiga harus melalui dua tahapan. Menurut Stalin, revolusi di Cina harus tetap dalam perbatasan "revolusi demokratik" saja. Makanya para komunis Cina disuruh untuk menyerahkan senjata-senjata mereka kepada golongan nasionalis. Mereka patuh; dan kemudian dibantai oleh golongan nasionalis tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa satuan komunis di pedesaan bisa bertahan hidup dan mereka berkumpul di pegunungan-pegunungan. Organisasi komunis di perkotaan hampir lenyap sama sekali. Mao menjadi pimpinan dan mengembangkan strategi baru dengan poros ke kelas petani. Pada awal tahun 1930-an para komunis berhasil mendirikan sejumlah "pangkalan merah" di beberapa daerah terpencil. Pemerintah-pemerintah setempat dicap "soviet-soviet", walaupun tidak mirip sama sekali dengan soviet (dewan buruh) demokratis yang muncul waktu revolusi Rusia. "Soviet-soviet" Mao merupakan sebuah kediktatoran militer oleh para tentara komunis, yang memang agak baik hati terhadap kaum tani. Namun ini jauh dari demokrasi revolusioner dalam artian Marxis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangkalan itu diserang lima kali oleh pasukan pemerintah nasionalis, sampai akhirnya para komunis terpaksa harus mundur dari daerah-daerah ini, dengan menempuh perjalanan panjang Long March ke daerah Yenan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1931 Jepang menginvasi Cina, dan pemerintah nasionalis yang korup tidak mampu melawan, sehingga kota-kota utama diduduki Jepang. Seusai perjalanan Long March, Mao mennaikan semboyan perlawanan terhadap pendudukan itu. Begitu Jepang kalah dalam perang di kawasan Pasifik dan mulai menarik pasukan dari Cina, tentara komunis bisa mengalahkan tentara Jepang, kemudian merebut kota demi kota dari tangan kaum nasionalis. Pada tahun 1949, Mao dan Partai Komunis sudah menguasai negeri Cina. Kata Mao: "Cina telah bangkit!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi siapa yang bangkit? Bukan kelas buruh, dan bukan para penduduk urban pada umumnya. Seperti dipaparkan oleh John Molyneux dalam Mana Tradisi Marxis Yang Sejati?: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mao masih mengucapkan sentimen-sentimen tentang ‘peranan pemimpin kaum proletarian’ yang akan membimbing kelas petani. Tetapi sebetulnya, proletariat tidak berperan sama sekali dalam revolusi tahun 1949. Mao bahkan menulis pada tahun itu: ‘Diharap supaya semua buruh dan karyawan di semua bidang akan bekerja terus dan semua perusahaan akan berjalan seperti biasa.’ Maka ‘kepemimpinan proletarian’ hanya bisa berarti kepemimpinan Partai Komunis. Mengingat bahwa jumlah buruh yang ikut partai tersebut hanya sedikit saja, maka ‘pimpinan proletarian hanya berarti "ideologi proletarian", yang sebenarnya merupakan program Stalinis." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi tahun 1949 biasanya dimengerti sebagai sebuah revolusi petani. Namun bagaimana hubungannya antara kepemimpinan Partai Komunis dan kaum tani dalam sebuah perang gerilya? John Molyneux berargumentasi lebih lanjut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentara gerilya akan terdiri hampir 100 persen atas orang yang berlatarbelakang petani, namun hanya sebuah minoritias kecil dari kelas petani yang akan ikut berperang. Tentara Mao berjumlah beberapa juta – tetapi itu hanya persentase kecil dari 500 juta petani Cina. Hal ini tidak terhindarkan dalam perang gerilya yang menggunakan taktik 'tabrak lari', dengan pasukan yang selalu berpindah-pindah tempat…" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga tentara gerilya tidak betul-betul bergabung dengan massa petani dan mentalitasnya menjadi elitis: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mentalitas elitis ini sangat menyolok pula dalam perintah-perintah yang diberikan oleh Mao kepada pasukan gerilyawan dalam pergaulan mereka dengan kelas petani: ‘Sopan-santunlah! Tolong mereka sedapat mungkin. Semua benda yang dipinjam harus dikembalikan … Semua benda yang dibeli harus dibayar.’ Perintah-perintah ini membuktikan betapa timpangnya hubungan antara kaum prajurit dan kaum tani. Perintah-perintah tersebut memang sangat diperlukan, karena kondisi-kondisi obyektif senantiasa menggoda para prajurit untuk menghisap dan menindas kaum tani. Sedangkan situasi kelas buruh jauh berbeda. Sulit sekali dibayangkan sebuah organisasi buruh revolusioner yang harus memperingatkan kader-kadernya agar ‘jangan merampok kaum buruh di depan gerbang pabrik’." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya revolusi Maois adalah sebuah revolusi militer-birokratis yang berhaluan nasionalis bukan Marxis. Mao sendiri mengungkapkan pada bulan Juli 1949 bahwa "kebijakan kita kini adalah untuk mengatur kapitalisme, bukan untuk membinasakannya." Beberapa tahun kemudian, dihadapan tekanan imperialisme barat, Mao memang menjalankan perubahan-perubahan yang tampknya "sosialis" dengan menasionalisasi perusahaan-perusahaan besar. Tetapi para manajer lama sering menjadi manajer dalam sistem baru, sedangkan kaum buruh tidak ikut mengurus tempat-tempat kerja. Di pedesaan, kaum tani mengalami nasib yang mirip. Pada hakekatnya rezim ini lebih patut disebut kapitalis negara, karena rakyat pekerja tidak terlibat sama sekali dalam pemerintahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mula-mula pola pembangunan industri di Cina berlangsung menurut model klasik stalinistis yang diterapkan oleh Stalin sendiri pada tahun 1930-an di Uni Soviet. Namun hasil dari pola ini tidak memuaskan kaum penguasa. Walau ekonomi Cina bertumbah pesat, akan tetapi ekonomi-ekonomi barat sedang boom waktu itu, sehingga Cina semakin ketinggalan. Oleh karena itu, rezim menerapkan sebuah kebijakan yang nekad untuk mengejar ketinggalannya, dengan meningkatkan laju eksploitasi terhadap kaum buruh dan tani. Dalam "Lompatan Besar" tahun 1958-1960, rezim menentukan target-target produksi yang ekstrim, dan mengadakan "kampanye-kampanye massa" guna memaksa rakyat pekerja untuk membanting tulang dalam upaya mencapai target-target tersebut. Meskipun para buruh dan tani bekerja sampai kehabisan tenaga, hasilnya belum juga memadai; lantas para pimpinan perusahaan berbohong dan memalsukan data-data produksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya parah sekali, terutama di pedesaan di mana kaum tani dipaksa untuk masuk komune-komune besar. Komune-komune tersebut digembar-gemborkan sebegai "langkah ke arah komunisme". Sebenarnya sangat mirip dengan "komunisme barak" otoriter yang dikutuk Marx. Hasil panen amat mengecewakan, sampai pada tahun 1961 terjadi paceklik di beberapa daerah dan pemberontakan bersenjata meledak di dua propinsi. Akhirnya pemerintah kalah. "Lompatan Besar" dihentikan, dan kaum tani diajak untuk menjalankan produksi swasta. Mao agak tersisih, dan orang lain menentukan kebijakan ekonomi. Hasil-hasil panen mulai naik lagi, tetapi jurang pemisah antara petani kaya dan petani miskin mulai meningkat pula. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mao sendiri belum juga kapok. Pada tahun 1965 dia memobilisasi para pendukungnya di bawah panji "Revolusi Kebudayaan". Sekali lagi, "revolusi" tersebut didengungkan sebagai perjuangan "komunis". Sebenarnya Mao hanya ingin menghantam musuh-musuhnya dalam kelas penguasa. Di ibukota Beijing upaya itu berhasil tanpa kekisruhan. Namun di daerah-daerah Mao harus memicu konflik-konflik, dan "Garda Merah" (kelompok-kelompok Maois) turun ke jalan untuk meyerang pihak yang berwenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana "revolusioner" memang berkembang di beberapa daerah, karena pihak yang berwenang itu sangat dibenci oleh rakyat. Garda Merah yang terdiri atas pelajar-pelajar menghina bahkan menganiaya para pejabat lokal. Namun kampanye ini dengan cepat sekali melampaui segala batasan. Guru-guru juga dianiaya, dan musium-musium dibakar karena dianggap kebarat-baratan dan dekaden. Kejadian-kejadian ini disertai oleh pengkultusan terhadap Mao sebagai "Sang Surya yang tidak pernah tenggelam". Seperti diungkapkan dalam sebuah perintah kepada para anggota angkatan laut: "Kita harus mematuhi instruksi-instruksi Ketua Mao, bahkan jika instruksi itu tidak kita mengerti." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Mao semakin kehilangan kontrol atas kekisruhan yang disebabkan oleh Revolusi Kebudayaan itu. Para birokrat di daerah-daerah yang merasa terancam membalas dengan mengerahkan "Garda-Garda Merah" sendiri, sampai kelompok-kelompok pelajar saling berhantaman dimana-mana, dan kelas penguasa semakin khawatir bahwa sebuah perang sipil bisa meletus. Lebih parah lagi (di mata mereka), kelas buruh mulai bergerak secara indepen dengan sebuah gelombang aksi mogok. Kemudian muncul satu kelompok yang bersifat Marxis dalam artian aslinya. Kelompok Sheng Wu Lien mengembangkan sebuah analis kritis bahwa rezim Mao bukan sosialis. Dalam sebuah manifesto yang berjudul "Cina Mau Kemana?" mereka berargumentasi bahwa "kontradiksi-kontradiksi sosial yang telah menimbulkan Revolusi Kebudayaan adalah kontradiksi antara kekuasaan borjuasi birokratis baru dengan massa rakyat", sehingga "masyarakat membutuhkan perubahan yang lebih mendasar … [kita harus] menumbangkan borjuasi birokratis dengan menghapuskan aparatus negara lama, dan menjalankan revolusi sosial serta menerapkan tatanan sosial baru…" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum penguasa meresponnya dengan represi kejam. Pemuda-pemudi dibuang ke daerah-daerah terpencil dalam jumlah besar untuk menghancurkan Garda Merah. Ratusan ribu rakyat dibantai di propinsi Guangxi dan beberapa tempat lainnya. Represi itu terjadi atas perintah Mao sendiri, tetapi tahap terakhir Revolusi Kebudayaan ini juga merupakan kekalahan besar buat Mao dan para Maois. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Mao meninggal, para pendukungnya (termasuk istrinya ) ditangkap dan dihukum. Dan kebijakan ekonomi pemerintah makin lama makin membuka jalan untuk mekanisme pasar, sehingga Cina mulai menempuh "jalan kapitalis" yang selalu dikhawatirkan Mao. Sekali lagi ekonomi pulih kembali; tetapi sekali lagi jurang pemisah antara si miskin dan si kaya menjadi semakin besar. Unsur-unsur sosial yang sama tetap menjadi kelas penguasa, terutama para pejabat partai, negara dan industri. Kelas buruh dan kelas petani terus menjadi kelas tertindas. Sebenarnya, kebijakan pro-pasar ini tidak berarti sebuah peralihan ke kapitalisme. Kapitalisme sudah ada di Cina dari dulu, dalam bentuk kapitalisme negara. Hanya itulah yang dibangun oleh Mao. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Revolusi dan kontra-revolusi di Iran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REZIM SYAH ditumbangkan pada bulan Januari 1977 sebagai akibat perjuangan massa rakyat, terutama pemogokan umum kaum buruh. Selama beberapa waktu, rakyat Iran berharap akan masa depan yang lebih cerah. Namun adegan revolusioner ini berakhir dengan kediktatoran baru yang dikuasai oleh unsur-unsur Islamis—reaksioner. &lt;br /&gt;Kenapa ini bisa terjadi? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan liberal-nasionalis pimpinan Mohammed Mossadegh menang pemilu tahun 1951. Pemerintah Mossadegh itu menasionalisasi perusahan-perusahaan minyak tanah. Namun Mossadegh ditumbangkan oleh pihak militer dengan bantuan CIA. Kemudian timbul sebuah rezim militer yang dikepalai oleh Syah, disokong oleh polisi rahasia yang kejam bernama Savak. Profit dari industri minyak tanah mengalir terus, tetapi sampai tahun 1960-an rakyat tidak mendapatkan untungnya. Sebagian besar rakyat tetap buta huruf, dan dinas-dinas kesehatan tetap primitif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal tahun 1960-an terjadi krisis ekonomi dan sosial yang disertai beberapa aksi mogok dan demonstrasi. Syah meresponnya dengan menluncurkan "Revolusi Putih" guna membentuk kembali struktur industri Iran. Program pembangunan baru ini menguntungkan dua golongan sosial: para petani kaya dan pegawai negeri. Yang merugi adalah kelas menengah tradisional: para pedagang di pasaran yang merasa terancam oleh perkembangan kapitalisme moderen. Pada tahun 1970-an kaum pedagang ini, bersama para ulama yang mewakili mereka, menjadi salah-satu golongan oposisi terhadap rezim Syah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat yang sama, sebagai akibat dari pertumbuhan ekonomi yang pesat, kelas buruh semakin besar dan militan, terutama di industri minyak tanah. Pada tahun 1975, "rezeki minyak" selesai. Harga minyak tanah anjlok dan ekonomi Iran terjeremus ke dalam krisis tajam. Harga-harga bahan pokok melangit. Akibatnya, oposisi terhadap pemerintah semakin meningkat dengan semakin banyaknya aksi unjuk rasa dan mogok. Mulai bulan September 1978, sebuah gerakan buruh yang massal menggoncangkan rezim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dengan tuntutan normatif, kaum buruh semakin beralih ke tuntutan politik seperti kebebasan berserikat, dihilangkannya intel-intel Savak dari perusahaan-perusahaan, dan pembebasan tapol. Mereka berbondong-bondong ke pusat-pusat kota dan berdemonstrasi secara besar-besaran. Kaum buruh minyak tanah menghentikkan produksi sebagai protes terhadap hubungan Syah dengan rezim apartheid di Afrika Selatan, sedangkan buruh kerata api menolak mengangkut polisi dan militer. Gerakan mulai menuntut partisipasi kelas buruh secara langsung dalam pemerintahan, dan sejumlah majikan melarikan diri keluar negeri. Panitia-panitia demokratis yang dipilih oleh para pekerja mengambil alih percencanaan produksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 16 January 1979 Syah akhirnya lari keluar negeri. Jutaan rakyat berpeluk-pelukan di jalanan. Para jenderal kehilangan kontrol atas prajurit-prajurit sehingga harus bersikap netral terhadap pemberontakan itu. Mereka bernegosiasi dengan Ayatollah Khomeini, pemimpin utama oposisi Islamis, yang baru kembali ke Iran saat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kelompok gerilyawan Mojahidin dan Fedayin serta unsur-unsur dari militer menyerang dan mengalahkan pasukan-pasukan yang masih loyal terhadap Syah. Para ulama berusaha melarang serangan itu dengan argumentasi bahwa "belum saatnya" dan belum ada perintah dari Ayatollah Khomeini. Tetapi mereka tidak dihiraukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khomeini menyatakan diri sebagai kepala negara, tetapi kekuasaan yang sebenarnya belum dipegangnya. Dewan-dewan (syura-syura) demokratis bermunculan dimana-mana: dewan buruh, dewan mahasiswa, dewan-dewan petani dsb. Kaum buruh menduduki pabrik-pabrik, sedangkan kaum tani mengambil alih tanah dari tuan-tuan tanah. Sehingga timbullah sebuah situasi "dualisme kekuasaan". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan "dualisme kekuasaan" semacam ini tidak stabil dan tidak bisa bertahan lama. Kalau kelas-kelas tertindas tidak menghancurkan aparatus negara lama dan menjalankan pemerintahan revolusioner, kekuataan-kekuataan reaksioner akan menghancurkan gerakan revolusi. Makanya faktor-faktor politik menjadi sangat penting. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Iran saat itu ada tiga macam organisasi politik oposisi. Yang pertama nasionalis-borjuis, yang kedua agamis, yang ketiga sayap kiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok nasional-borjuis berusaha untuk memperjuangkan solusi demokratik-liberal, tetapi mereka terjepit antara kekuatan-kekuatan lain. Kelompok-kelompok Islamis, dipimpin oleh Khomeini, ingin menerapkan negara Islam. Tetapi ada juga alternatif kiri, yang seharusnya menarik dukungan massa rakyat, tertuma kelas buruh. Karena buruh dan rakyat telah membangun organ-organ independen. Selain itu ada sejumlah minoritas non-Muslim yang tertindas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga kelompok kiri utama adalah Partai Tudeh (pro-Soviet) serta dua kelompok gerilyawan: kaum Mojahedin (pecahan dari golongan nasionalis) dan kaum Fedayin (pecahan dari Partai Tudeh). Ketiga-tiganya berpendapat bahwa revolusi di Iran waktu itu &lt;br /&gt;bukan revolusi sosialis melainkan harus melalui tahap "revolusi demokrasi" dulu. Partai Tudeh seperti semua Partai Komunis "resmi" sudah bukan revolusioner lagi dan sering berkoalisi dengan kaum nasionalis. Kedua kelompok gerilyawan benar-benar merupakan organisasi revolusioner dan berani sekali, sayangnya akibat strategi perang gerilya mereka terisolasi dari massa buruh di kota-kota sehingga massa rakyat di perkotaan lebih dipengaruhi oleh para ulama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara para ulama memang ada unsur-unsur yang sangat progresif, misalnya Ali Shariati yang tampil sebagai penganut teologi pembebasan. Setelah wafatnya Ali Shariati, sejumlah pemimpin Islam lain terutama Ayatollah Khomeini pura-pura mendukung tujuan yang sama. Namun pada dasarnya mereka mewakili kelas menengah tradisional di pasaran, yang agak reaksioner. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 1 Mei 1979 kaum buruh mengadakan demonstrasi massa dengan satu setengah juta peserta di jalanan ibukota Tehran. Mereka mennaikkan tuntuntan seperti "Nasionalisasi seluruh industri!", "Ganyang imperialisme!", dan "Persamaan hak untuk perempuan dan laki-laki!" Demonstrasi itu amat mengesankan, tetapi di beberapa tempat para peserta diserang oleh kelompok-kelompok ekstrim kanan. Golongan reaksioner sudah mulai mengerahkan tenaganya. Di saat yang sama, Partai Republik Islam menyelenggarkan sebuah rally terpisah dengan slogan anti-komunis dan himbauan agar kaum buruh bekerja lebih keras. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tragisnya kaum Mojehadin tidak ikut demonstrasi buruh karena tidak mau dituduh "anti-Islam". Mereka mengambil sikap yang mendua dengan berteriak "Dukung dewan-dewan buruh!" sekaligus berteriak "Dukung Khomeini!". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian tanggal 1 Mei ini menunjukkan potensi revolusioner gerakan buruh, tetapi di saat yang sama menunjukkan ancaman dari sayap kanan dan kebingungan kelompok Mojahedin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sebelum bulan Mei rezim Khomeini mulai menyerang gerakan-gerakan progresif. Semua perempuan disuruh memakai kerudung. Ketika kaum perempuan merayakan Hari Internasional Perempuan (International Women’s Day) mereka dipukul bahkan ditembaki oleh garda Muslim "Pasdaran". Kelompok reaksioner itu menyerbu toko buku pula dan membakar buku-buku, sedangkan markas-markas kelompok kiri digerebeg. Kemudian rezim mengadakan sebuah referendum yang diwarnai intimidasi dan kecurangan untuk menerapkan negara Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, kelas buruh dan gerakan-gerakan radikal dan progresif tetap cukup kuat. Banyak tempat kerja yang masih dikuasai kaum buruh. Kaum tani mengambil alih tanah, sedangkan kaum perempuan dan tunakarya berdemo di jalanan. Rezim Khomeini mulai mencari akal untuk melemahkan perjuangan-perjuangan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 4 November 1979 sekelompok mahasiswa dengan dukungan Khomeini menduduki kedubes Amerika Serikat di Tehran. Semua kelompok kiri menyambut siasat Khomeini itu dengan antusias. AS memang telah mendukung Syah dan berperan reaksioner di Timur Tengah pada umumnya, dan imperialisme AS patut ditentang. Tetapi gerakan kiri revolusioner harus selalu menjaga independensinya dari rezim-rezim borjuis. Hal ini terlupakan oleh orang-orang kiri waktu itu. Kenapa itu bisa terjadi? Karena Partai Tudeh adalah sebuah partai Stalinis. Sedangkan kelompok Mojahedin dan kelompok Fedayin, yang betul-betul revolusioner, tidak punya hubungan organik denga kelas buruh. Selain itu, ketiga-tiganya mempunyai teori bahwa revolusi di Iran masih sedang melalui tahap "revolusi demokrasi" dan belum menjadi revolusi sosialis. Makanya mereka semua mencari aliansi dengan unsur-unsur borjuis yang dianggap demokratik atau anti-imperialis, sehingga mereka bisa tersedot ke dalam suasana nasionalis-religius dan fanatik yang dipicu oleh Khomeini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan konsensus nasionalis-religius ini Khomeini berhasil memapankan lembaga-lembaga negara Islam yang semakin konservatif. Dewan-dewan di pabrik-pabrik dibubarkan. Kaum perempuan kehilangan sebagian besar dari hak mereka. Kelompok-kelompok kiri terpecah-belah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam revolusi di Iran kita meyaksikan potensi kelas buruh untuk menumbangkan seorang tiran, mengambil alih tempat-tempat kerja dan mengambil langkah di arah sosialisme. Tetapi di saat yang sama, kita melihat akibat tragis dari tidak adanya partai buruh Marxis revolusioner berbasis massa yang 100 persen independen dari semua kekuatan borjuis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Fidel Castro dan revolusi Kuba &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI MASA pra-revolusi, penyair radikal Carlos Puebla menulis sebuah lagu: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Los caminos de mi Cuba&lt;br /&gt;Nunca van a donde deben. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan-jalan Kubaku&lt;br /&gt;Tak pernah menuju ke arah yang benar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar jutaan rakyat Kuba dan para simpatisan Castro di seluruh dunia pasti merasa begitu, melihat krisis yang dihadapi pulau tropis ini sejak runtuhnya Uni Soviet pada awal tahun 1990-an. Kuba mendapati diri terkepung, rakyatnya harus hidup melarat, dan ekonominya terpaksa membuka diri terhadap pasaran internasional yang sebelumnya mau ditentang oleh pemimpin utamanya, Fidel Castro. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biang keladi semua kesulitan ini adalah imperialisme Amerika Serikat, yang penasaran melihat sebuah negeri kecil menantang dominasinya. Sejak tahun 1959, sembilan presiden AS telah berusaha meremukkan rezim Castro. Setelah gagalnya invasi di Teluk Babi yang disponsori CIA pada tahun 1961, AS menjalankan boikot ekonomi. Kuba bisa bertahan dengan bantuan Soviet sampai negara Soviet itu ambruk di zaman Gorbachev. Tetapi di dasawarsa 1990-an keadaan Kuba menjadi cukup parah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewajiban utama kaum kiri adalah solidaritas dengan Kuba melawan imperialisme. Namun kita bisa membela Kuba secara lebih efektif, jika kita mempelajari pengalaman revolusi di negeri ini dengan saksama dan kritis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fidel Castro, Che Guevara dan para gerilyawan bisa merebut kekuasaan pada tahun 1959 karena kediktatoran Batista ambruk secara kurang-lebih spontan, sehingga terjadi sebuah kevakuuman politik. "Kaum berewok" (barbudos) mengambil alih kekuasaan dengan menyangkal bahwa mereka orang kiri atau komunis. "Revolusi kita bukan berwarna merah melainkan hijau buah zaitun," kata Castro merujuk ke rona seragam para gerilyawan, dan dia mengutuk "komunisme dengan konsep-konsepnya yang totalitarian". Dalam sebuah pidato di universitas Princeton di AS Castro menegaskan bahwa "Bertentangan dengan pola Revolusi Rusia dan model Marxis, revolusi di Kuba tidak berdasarkan perjuangan kelas … revolusi ini juga tidak berniat meniadakan kepemilikan swasta." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Castro memang telah bercanda, "Coba aku Stalin, aku mau jadi komunis", namun karya-karyanya sebelum tahun 1960an tidak memuat argumentasi atau kosa kata Marxis. Waktu mereka merebut kekuasaan, para "brewok" memang hanya sekelompok aktivis demokratik. Tetapi reform liberal-demokratik tidak gampang di hadapan kekuataan Amerika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Castro menjalankan beberapa reform agraria yang agak moderat pada tahun 1969, bantuan finansial Amerika segera dihentikan. Setahun kemudian, ketika Uni Soviet menawarkan minyak mentah, perusahaan minyak barat seperti Texaco, Shell dan Esso menolak membersihkannya. Castro menasionalisi fasilitas mereka. AS melarang impor gula dari Kuba, Kuba membalas dengan mengambil alih lebih banyak perusahaan AS, kemudian AS menjalankan boikot total terhadap perdagangan Kuba termasuk makanan dan obat-obatan, dan juga berusaha menumbangkan Kastro dengan invasi di Teluk Babi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuba harus menghadapi sebuah pilihan yang dihadapi oleh setiap revolusi. Apakah kaum revolusioner akan berusaha meluaskan revolusi ke negeri-negeri lain, supaya kaum imperialis bisa dikalahkan, atau kaum revolusioner akan berupaya untuk memecahkan masalah-masalah ekonomi, sosial dan politik dalam perbatasan satu negeri saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mula-mula Castro dan terutama Che Guevara tampaknya condong ke alternatif yang pertama, tetapi akibat-akibat orientasi internasionalis ini tidak pernah dipahami mereka dengan akurat. Panggilan Che untuk menciptakan "banyak Vietnam" melupakan hal yang paling utama: hanya kelas buruh sedunia mampu untuk membangun dan mempertahankan sebuah gerakan internasional revolusioner (contohnya Internasional Komunis muda tahun 1919-23). Che berorientasi ke pedesaan dan aksi-aksi gerilya, namum gerakan-gerakan tani belum pernah dalam sejarah mencapai tingkat internasional. Che sendiri gugur secara tragis dalam upaya ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum pimpinan Kuba lainnya tidak pernah berusaha secara serius untuk membangun sebuah gerakan internasional, melainkan cukup awal sudah memilih alternatif yang nampaknya lebih aman, yaitu membangun "sosialisme dalam satu negeri" dengan bantuan Soviet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah melihat: tekanan imperialis yang mendorong Castro untuk menasionalisasi industri-industri, dan tekanan imperialis pula yang menyebabkan dia mencari sekutu dalam blok Soviet. Sebenarnya Kuba diperlakukan tidak adil dalam blok tersebut. Carlos Tablada, seorang penasihat Castro, mengakui pada tahun 1991 bahwa dalam jaringan ekonomi blok Soviet, "kami tidak diizinkan mengembangkan sebuah industri otomotif karena peranan ini diberikan kepada Cekoslovakia." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prestasi ekonomi Kuba sebelum tahun 1990 harus disimak dalam konteks ini. Prestasi itu sangat tidak merata. Laju pertumbuhan yang 3% kurang pada tahun 1960an meningkat menjadi 7.5% antara 1970 and 1975 karena dibantu dengan suntikan modal Soviet. Kemudian merosot menjadi kira-kira 4% antara 1975 dan 1980. Ekonomi bergejolak secara tajam antara 1980 dan 1985 karena fluktuasi harga ekspor, kemudian agak mandeg: angka penghasilan nasional pada tahun 1989 tetap dibawah angka yang tercapai pada tahun 1985. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan sosial menghasilkan buah yang cukup baik. Sistem kesehatan unggulan, seluruh masyarakat melek huruf, dan hubungan antar-ras agak baik juga. Distribusi kekayaan jauh lebih merata dibandingkan dengan, misalnya, negara tetangga Amerika Serikat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pengamat kiri yang menyimak prestasi Kuba ini -- pertumbuhan ekonomi yang lumayan, dinas-dinas sosial yang bagus, hubungan antar-ras yang tidak serasis banyak negeri lain -- dan menarik kesimpulan bahwa revolusi Kuba sudah membangun sebuah masyarakat sosialis yang bagus. Bukankah Kuba sebelum revolusi itu merupakan negeri melarat? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya bukan. Kuba sebelum revolusi penghasilan ekonominya (per capita) kira-kira sederajat dengan Argentina, salah satu negeri yang paling maju di Amerika Selatan. Dinas kesehatan cukup bagus, 80% dari penduduk sudah melek huruf, dan rasisme (menurut Castro sendiri) tidak begitu berarti. Artinya: Kuba bukan neraka seperti digambarkan oleh golongan reaksioner di AS, tetapi juga bukan surga seperti yang dibayangkan banyak golongan kiri, melainkan prestasinya selama 30 tahun sedang saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, "sosialisme" di Kuba kekurangan satu sifat yang terutama penting: demokrasi. Soeharto memerintah Indonesia selama 23 tahun tanpa harus menghadapi capres alternatif, dan itu kita anggap sebuah kediktatoran. Castro sudah berkuasa sejak tahun 1959 dan belum juga muncul capres alternatif. Soeharto membantah para pengkritiknya dengan menunjuk ke "demokrasi pancasila" yang dianggapnya lebih unggul dari demokrasi liberal ala barat, tapi kita tahu itu hanya akal-akalan saja. Castro dan para pendukungnya (termasuk banyak kaum kiri di barat) mengajukan argumentasi yang mirip: bahwa Kuba punya demokrasi khusus berdasarkan poder popular (kekuasaan kerakyatan). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya? Rezim Castro memang lebih toleran daripada bekas rezim Eropa Timur. Dan pada awalnya dia berkuasa melalui semacam "demokrasi langsung" dengan rally-rally besar-besaran. Tapi lama-lama dia membutuhkan sebuah sistem pemerintahan yang &lt;br /&gt;lebih formal. Untuk itu, kelompok gerilyawan terlalu kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak memobilisasi kaum buruh dan rakyat pekerja lainnya untuk mengambil alih pemerintahan sendiri, melainkan mengundang Partai Komunis untuk bersatu dengan mereka. Partai Komunis itu sudah lama tidak revolusioner lagi, dan tidak begitu antusias dengan pemberontakan yang dijalankan si Castro. Tetapi mereka memang bermanfaat untuk menjadi sebuah birokrasi seperti di Rusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses politik di Kuba dikontrol secara ketat oleh rezim. Partai Komunis selalu memiliki mayoritas tunggal dalam semua lembaga politik. Mass media disensor. Para pengkritik dibredel bahkan dipenjarakan. Pengkritik ini memang banyak yang dari sayap kanan dan kontra-revolusioner, tapi tidak semua. Ahli sejarah sosialis Ariel Hidalgo telah menulis sebuah analisis Marxis yang membuktikan bahwa Cuba masih sebuah masyarakat berkelas. Dia berseru agar kelas buruh bangkit lagi untuk melakukan revolusi baru yang betul-betul sosialis. Kemudian Ariel Hidalgo dijebloskan di penjara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kampung-kampung, masyarakat diawasi oleh para "Komite Pembela Revolusi" yang berperan seperti RW/RT di Indonesia. Keadaan kaum perempuan juga jauh dari memuaskan. Misalnya kepemimpinan Partai Komunis hampir semua laki-laki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau rezim Castro mengaku sosialis, kaum buruh tidak menguasai proses produksi dan tidak boleh mogok kerja Serikat-serikat buruh peranannya mirip dengan SPSI. Pada tahun 1970 hal ini diakui oleh Mennaker: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Secara teoretis, para pengelola mewakili kepentingan rakyat. Itu memang benar dan baik. Nah, boleh jadi si pengelola melukan kesalahan demi kesalahan … kaum buruh melihat itu dan merasa harus menerima nasib mereka saja. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa situasi ini bisa terjadi, mengingat motivasi-motivasi progresif yang telah mengilhami kaum "berewok" yang merebut kekuasaan pada tahun 1959? Penindasan dan penghisapan terhadap kelas buruh merupakan akibat logis dari upaya membangun "sosialisme dalam satu negeri". Rezim mau mengembangkan ekonomi tanpa dibantu oleh revolusi-revolusi buruh di negeri-negeri lain. Untuk itu, harus mengeruk laba sebesar-besarnya buat di-investasi lagi dalam produksi. Artinya, rezim harus mengakumulasi kapital dari jerih payah kaum buruh. Para buruh diajak berkorban demi tujuan-tujuan revolusi, dan mula-mula mereka bersedia berkorban. Tetapi dalam jangka panjang, eksploitasi in hanya bisa berjalan terus dengan timbulnya struktur-struktur dominasi. Alhasil logika kapitalis muncul juga, walau tidak ada kelas pemilik modal swasta. Sebagai pengganti muncullah sebuah lapisan birokratis yang menjadi kelas penguasa baru. Lapisan ini semakin korup -- dan korupsi itu sulit diberantas karena tidak ada demokrasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam krisis tahun 1990an, kecenderungan kapitalis ini menjadi lebih parah lagi. Setelah kehilangan tunjangan dari Uni Soviet dan Eropa Timur, Kuba harus membuka ekonominya dan ekonomi itu di- "dolarkan" dengan cepat. Jurang pemisah antara yang punya dolar dan yang tidak punya menjadi semakin besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja kita tetap mesti membela Kuba melawan ancaman-ancaman imperialis. Boikot perdagangan Amerika Serikat terhadap Kuba harus kita lawan. Rakyat Kuba berhak menentukan nasib mereka sendiri, tanpa campur tangan dari luar. Namun rezim Castro tidak boleh diagungkan atau dijadikan sebuah model untuk revolusi di negeri-negeri lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Beberapa kesimpulan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MESKIPUN ketiga revolusi ini agak beraneka ragam, akan tetapi menonjolkan pula beberapa persamaan. Para revolusioner (bahkan yang mengaku Marxis) selalu menjalankan strategi nasionalis; tetapi masalah-masalah sosial yang mendasar dewasa ini tidak bisa diselesaikan tanpa orientasi internasional. Mereka sering mengandalkan pendekatan "strategi tahapan" (revolusi demokratik dulu) yang kerap mengakibatkan kekalahan atau distorsi. Dan mereka tidak berorientasi untuk membangun sebuah partai revolusioner, dan sebuah negara revolusioner, yang berdasarkan pada kekuasaan langsung dan demokratik kaum buruh sendiri. Di Iran dan Cina (1927) mereka kalah secara tragis. Di Cina (1949) dan Kuba mereka menang, tetapi tatanan masyarakat yang mereka bangun belum juga membebaskan kaum buruh dan rakyat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan-kesalahan itu sebagian besar berasal dari fenomena Stalinisme, yang menjungkirbalikkan teori dan praktek Marxis. Negeri-negeri dunia ketiga hanya bisa lepas dari penindasan kapitalis jika kaum revolusioner mengkaji kembali masalah-masalah tersebut. Itu sebabnya Suara Sosialis berupaya untuk menyediakan sebanyak mungkin bahan tentang Marxisme.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1414341242208431060-4364401271408256452?l=pustakakhusus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/feeds/4364401271408256452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1414341242208431060&amp;postID=4364401271408256452' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/4364401271408256452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/4364401271408256452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/2008/09/revolusi-dunia-ketiga.html' title='Revolusi Dunia Ketiga'/><author><name>Sudah Mundur -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05930263788251447659</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ko_KpWRlRTA/TIYSUgmep_I/AAAAAAAAATU/Q7_gvtmXQFo/S220/ki.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1414341242208431060.post-5971676467096989235</id><published>2008-09-17T23:31:00.001-07:00</published><updated>2008-09-17T23:49:56.515-07:00</updated><title type='text'>Filsafat</title><content type='html'>Filsafat politik &lt;br /&gt;Plato: Negara ideal; pelaksanaan Negara harus berlandaskan moral&lt;br /&gt;Bahwa negara dibentuk oleh manusia yang memiliki begitu banyak keinginan dan kebutuhan yang hanya dapat dipenuhi apabila manusia bersatu dan bekerjasama untuk dapat saling menutupi keterbatasannya dan agar dapat salaing mencukupi kekurangannya masing-masing, maka bagi Plato, negara haruslah dilihat sebagai suatu sistem pelayanan yang mengharuskan setiap warga negara secara bertanggungjawab  saling mengisi, saling memberi dan menerima, saling menukar jasa, saling memperhatikan kebutuhan sesama warga, dan saling membangun. Dengan demikian jelas terlihat bahwa negara ideal Plato bukanlah negara khayalan. Adalah suatu kekeliruan yang amat besar apabila ada orang yang mengira bahwa Plato ”menciptakan” negara idealnya itu sebagai tempat pelarian dari berbagai kenyataan yang tak disenanginya dan dari pengalaman pahit yang begitu menyakitkan hatinya agar ia dapat tenggelam ke dalam dunia impian dan khayalan yang mengasyikkan. Sesungguhnya Plato berusaha menciptakan suatu negara ideal yang realistis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1414341242208431060-5971676467096989235?l=pustakakhusus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/feeds/5971676467096989235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1414341242208431060&amp;postID=5971676467096989235' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/5971676467096989235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/5971676467096989235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/2008/09/filsafat.html' title='Filsafat'/><author><name>Sudah Mundur -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05930263788251447659</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ko_KpWRlRTA/TIYSUgmep_I/AAAAAAAAATU/Q7_gvtmXQFo/S220/ki.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1414341242208431060.post-1890851729896491884</id><published>2008-09-17T23:31:00.000-07:00</published><updated>2008-09-17T23:48:44.154-07:00</updated><title type='text'>NU</title><content type='html'>Salah satu faktor yang melatarbelakangi berdirinya Nahdlatul Ulama (NU) adalah perkembangan politik di Indonesia pada masa prakemerdekaan, khususnya kalangan umat Islam yang kurang memberikan ruang gerak bagi umat Islam yang berlatar bekang pendidikan pesantren.Dalam realitas historisnya, NU memang tidak dapat dilepaskan dari politik. Sejarah perjuangan NU adalah menegakkan pilar-pilar agama dan upaya mencapai kemerdekaan merupakan dua misi yang sama. Gerakan politik NU makin intensif setelah kekuaasaan Belanda secara terus-menerus mengganggu hal-hal yang dipandang sebagai prinsip kehidupan kebangsaan dan keagamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pemerintah Belanda secara nyata menerapkan kebijakan yang dapat merusak syariat Islam, gerakan politik NU mulai diwujudkan secara kongkrit dengan mendirikan Majlis Islam A’la (MIAI) bersama ormas Islam lain pada 1937. kemudian, pada 1947, NU bersama organsisi lain membentuk partai politik  bernama majelis  Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal berdirinya, peran NU dalam Masyumi sangat dominan, karena status NU secara organisatoris sebagai anggota istimewa. Tetapi, dalam perjalanannya, kaum intelektual yang sangat berperan dalam Masyumi berusaha mengurangi kekuasaan dalam keterwakilan NU du lembaga strategis baik salam organsisi maupun pemerintahan. NU sebagai unsur formal Masyumi dan penyumbang suara terbesar tidak mandapatkan tempat yang terhormat sesuai dengan kebesaran sumbangannya (Bahrul Ulum: 2003).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kongresdi Jogjakarta 1949, Masyumi diubah sedemikian rupa. Majelis Syuro yang merupakan tempat penting bagi para ulama dan pemimpin Islam tidak lagi dijadikan badan legislatif, tetapi hanya sebagai penasihat. Dengan adanya perubahan ini, Masyumi telah berubah sifat dari organsasi yang sebelumnya memberikan posisi penting bagi ulama menjadi organsasi yang tidak menghargai ulama. Akumulasi kekecawaan NU memuncak ketika keinginan NU untuk menempatkan tokohnya menjadi menteri agama dalam kabinet Wilopo tidak dipenuhi. Selain itu, kelompok intelektual berpendidikan barat, yang banyak berperan dalam Masyumi, menganggap orang NU tidak layak untuk bergerak dalam bidang politik (Choirul Anam: 1999)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekeceawaan tersebut akhirnya mendorong NU meninggalkan Masyumi atas rokumendasi Muktamar Palembang  1952, kemudian membentuk Partai Politik NU. Denga menjelma menjadi partai politik, NU mendapatkan dua macam keuntungan, yaitu dapat porsi kekuasasan di pentas politik nasional dan memulihkan nama baik setelah di npandang sebelah mata oleh Masyumi. Pada pemilu 1955, partai NU memperoleh hampir 7 juta suara atau sekitar 18,4 persen, menempati urutan ketiga setelah PNI dan Masyumi. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa NU dapat berjalan sendiri tanpa harus terbebani bayang-bayang Masyumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status NU sebagai partai politik bertahan hingga pemilu awal Orde Baru pada 1971. pada pemilu ini NU muncul sebagai pemenang kedua dengan memperoleh 18,7 persen atau 58 kursi. Perolehan yang cukup menarik, dan salah satu faktor penyebabnya adalah NU berakar di pedesaan dan di pimpin oleh para guru yang tidak terikat oleh gaji pemerintah. (Choirul Anam:1999).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pemilu 1971, Numulai menghadapi persolan karen apemerintahan Orde Baru menganggap bahwa sistem multi parti kurang menjamin terlaksananya pembangunan nasional. Konsekwensinya, perombakan struktur politik harus segera dilakukan dengan melakukan pengelompokan. NU masuk dalam kelompok Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersama PSII, Parmusi, dan Perti (Syamsudin Haris: 1991)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa-masa awal, posisi NU di PPP cukup srategis, tetapi peranaan tokoh-tokoh NU lebih banyak di Majelis Syuro. Kemudian, upaya peminngiran NU dimulai pada pemilu 1982: 29 caleg NU ditempatkan pada urutan terbawah yang tidak mungkin terpilih. Beberapa nama tokoh NU yang di anggap representatif di buang, di ganti dengan nama-nama calon anggota yang bukan prioritas, tetapi berasal dari NU. Penyingkiran tokoh-tokoh NU itu kemudian disebut “de-NU-isasi” (Choirul Anam:1998).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi NU, masuk ke PPP bagaikan masuk ke Masyumi. Intrik dan pembagian kekuasaan yan gtidak proporsional menjadi bibit pertikaian NU dengan PPP. Kondisi tersebut menimbulkan kesadaran untuk melakukan gerakan kembali ke khittah melalui Munas Alim Ulama NU di Situbondo pada tanggal 1983. konsekwensi logis khittah NU adalah penegasan bahwa NU melepaskan keterlibatannya dari politik praktis yang sebelumnya ditekuni secara interns. Dan sejak tiu, NU secara drastis melakukan tranformasi peran penyadaran masyarakat untuk meningkatkan partisipasi politiknya dan memiliki sensitifitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1414341242208431060-1890851729896491884?l=pustakakhusus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/feeds/1890851729896491884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1414341242208431060&amp;postID=1890851729896491884' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/1890851729896491884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/1890851729896491884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/2008/09/nu.html' title='NU'/><author><name>Sudah Mundur -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05930263788251447659</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ko_KpWRlRTA/TIYSUgmep_I/AAAAAAAAATU/Q7_gvtmXQFo/S220/ki.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1414341242208431060.post-2137978911398873526</id><published>2008-09-05T03:00:00.000-07:00</published><updated>2008-09-17T23:37:15.310-07:00</updated><title type='text'>Data HD</title><content type='html'>Menguak Misteri Lumpur Lapindo&lt;br /&gt;1 Semburan Lumpur &lt;br /&gt;Pada 28 Mei 2006, sekitar pukul 22.00 WIB terjadi kebocoran gas hidrogen sulfida (H2S) di areal ladang eksplorasi gas Rig 01, lokasi Banjar Panji perusahaan PT. Lapindo Brantas di Desa Ronokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Kebocoran gas tersebut berupa semburan asap putih dari rekahan tanah, membumbung tinggi sekitar 10 meter. Semburan gas tersebut disertai keluarnya cairan lumpur dan meluber ke lahan warga. &lt;br /&gt;Semburan lumpur panas di kabupaten Sidoarjo sampai saat ini belum juga bisa teratasi. Semburan yang akhirnya membentuk kubangan lumpur panas ini telah memporak-porandakan sumber-sumber penghidupan warga setempat dan sekitarnya. Info terakhir yang dihimpun media centre (pusat informasi bencana Lumpur panas Lapindo) melaporkan, tak kurang 20 perusahaan harus tutup, hektar-an sawah dan pemukiman penduduk tak bisa digunakan dan ditempati lagi, demikian juga dengan tambak-tambak udang dan banding yang terancam, belum lagi jalan tol Surabaya-Gempol  harus ditutup karena semua tergenang luapan  lumpur panas. &lt;br /&gt;2 Mengapa Lumpur Meledak ?&lt;br /&gt;Ledakan yang muncul dipermukaan ini mirip dengan ledakan “plupuk-plupuk” ketika kita menjerang air. Dibawah sana tentunya air tanahnya juga panas. Akibat geothermal gradien, atau panasnya bumi maka rata-rata suhu akan meningkat 3-4 derajat tiap 100 meter. Nah misalkan kedalaman sumber air ini diperkirakan berasal dari kedalaman 6000-9000 feet (sekitar 3 000 meter). Kalau suhu permukaan sekitar 25 derajat, penambahan suhunya mencapai 120 derajat cencius, sehingga suhu air tanah ini pada kedalaman 9000 feet (3 Km) sana dapat mencapai 150 derajat celsius. Tentunya sudah diatas 100 derajat, diatas suhu air mendidih kan ? tetapi karena tekanan hidrostatis tinggi, dibawah sana tidak mendidih seperti dipermukaan. Namun ketika berjalan keluar tentu saja tekanan berkurang, dan air tersebut bisa saja mendidih. Sehingga terlihat kepulan uap air keluar dari lubang.&lt;br /&gt;Di dalam semua air sebenarnya terdapat gelembung- gelembuang udara yang terlarut. Gelembung udara ini akan membesar karena pemanasan. Seperti ketika kita mendidihkan air maka akan timbul gelembung-gelembung air (blekutuk-blekutuk). Sekarang bayangkan gelembung yang membesar karena dipanaskan ini keluar ke permukaan. Selain memiliki tekanan keatas karena gaya keatas (udara kan cenderung naik, selalu berada di atas air kan ?), maka gelembung ini akan dengan cepat menuju keatas.&lt;br /&gt;Volume udara didalam sana mungkin kecil karena tekanan, semakin keatas tekanan hidrostatis akibat cairan itu juga berkurang karena kolom airnya juga berkurang. Dengan demikian volume udara ini dapat saja terkumpul kalau ada penyumbatan. Kenapa tersumbat ? Ya sangat mungkin dinding yg dilewati lumpur itu sendiri tererosi dan akhirnya runtuh. Runtuhan ini yg merupakan pengumpul tenaga letusan.&lt;br /&gt;Kalau biasanya hanya mampu muncrat hingga 2 meter karena tekanan permukaan saja, maka kalau terjadi penumpukan gelembung udara akan sangat mungkin letusannya hingga mencapai 30 meter.&lt;br /&gt;Jadi memang benar bahwa peristiwa meletusnya gunung lumpur ini bukan kejadian aneh, bagi yg terbiasa dengan mengalami atau mengerti penjelasan secara ilmiahnya. Namun bagi masyarakat tentunya perlu dijelaskan juga dengan bahasa awam, sehingga masyarakatpun dapat mengantisipasi untuk keperluannya. Tidak harus panik, tetapi mengerti mengapa terjadi peristiwa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Penyebab Kebocoran &lt;br /&gt;(Berbagai Pendapat)&lt;br /&gt;Berbagai asumsi dari sekian sumber (yang dikutip) mengenai penyebab kebocoran gas yang disertai meluapnya Lumpur panas, antara lain:&lt;br /&gt;1. Kebocoran gas dan melubernya lumpur tidak disebabkan oleh gempa di Jogjakarta. Statement ini didapat dalam pemeriksaaan yang dilakukan oleh Penyidik Polda Jawa Timur terhadap saksi ahli dari BMG (berita ANTV, 8 Juni 2006). &lt;br /&gt;2. Kasus tersebut merupakan kesengajaan Lapindo sehingga memberikan dampak besar bagi lingkungan dan masyarakat. Hal tersebut merupakan bencana ekologi besar yang terjadi di Jawa Timur tahun ini (Direktur Eksekutif WALHI Jawa Timur, Ridho Saiful Ashadi, dikutip Surabaya Pagi, 7 Juni 2006). &lt;br /&gt;3. Semburan gas Lapindo disebabkan pecahnya formasi sumur pengeboran. Ketika bor akan diangkat untuk mengganti rangkaian tiba-tiba bor macet, sehingga gas tidak bisa keluar melalui saluran fire pit dalam rangkaian pipa bor dan menekan ke samping; Gas mencari celah dan keluar ke permukaan melalui rawa (Syahdun, mekanik PT. Tiga Musim Jaya Mas, kontraktor yang melakukan pengeboran: Kompas, 8 Juni 2006, Try Harijono). &lt;br /&gt;4. Menyemburnya lumpur hidrokarbon pada sumur minyak Banjar Panji yang dikelola Lapindo bukan merupakan bencana alam, tapi karena faktor ketidakberuntungan. Diduga, pada saat penggalian dilakukan lubang galian belum sempat disumbat dengan cairan beton sebagai sampul (Dr. Adi Susilo, Kepala Laboratorium Geosains, Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pasti Alam, Universitas Brawijaya Malang: Kompas, 8 Juni 2006, Try Harijono). &lt;br /&gt;5. Regulasi ambang paparan yang diperbolehkan untuk hidrogen sulfida (H2S), yaitu 20 ppm ceiling yang diberlakukan perusahaan hanya dapat diterapkan bagi pekerja, bukan bagi masyarakat. Dalam ruang lingkup lingkungan, sah-sah saja indikator lingkungan menyatakan statusnya aman, tetapi belum tentu bagi masyarakat yang menghirup dan terpapar bahan tersebut secara terus-menerus (Tigor Tambunan, Dosen Teknik dan Manajemen Industri Sekolah Teknik Surabaya, Opini Metropolis Jawa Pos, 2 Juni 2006. &lt;br /&gt;6. Semburan lumpur Lapindo tersebut kemungkinan disebabkan kesalahan prosedural yang mengakibatkan terjadinya blow out. Dalam blow out, gas yang dicari perusahaan naik melalui lubang bor. Secara prosedural, kalau ada gas naik akan digunakan lumpur untuk menutupnya. Namun mungkin saja gas bertekanan besar tetap mendorong lumpur dan mencari retakan lain yang ada di dalam tanah. Akibatnya, muncul gas berikut lumpur lumpur di sekitar lokasi pengeboran eksplorasi Lapindo. Lumpur yang terbawa keluar bisa berasal dari lumpur yang digunakan untuk menutup lubang bor atau bisa juga lumpur yang menutup lapisan gas dalam tanah. Sedangkan dugaan penyebab semburan gas dan lumpur karena gempa di Yogyakarta adalah tidak masuk akal. Perlu gempa berkekuatan 6 skala richter (SR) untuk menimbulkan rekahan seperti di Yogyakarta, sedangkan di Sidoarjo yang terasa kemarin paling 2 SR. &lt;br /&gt;7. Gempa di Yogyakarta terjadi karena pergeseran Sesar Opak yang tidak berhubungan dengan Surabaya. Kalau ada yang melintasi Surabaya itu adalah retakan yang melintas dari sekitar Surabaya ke arah Pacitan. Berdasarkan pemantauan, dari baunya kemungkinan gas tersebut mengandung hidrokarbon yang bersifat karsinogenik atau mengakibatkan kanker sehingga daerah itu harus segera diisolasi (Ir. Amien Widodo, MT, Kepala Pusat Studi Bencana ITS: Kompas, 8 Juni 2006)&lt;br /&gt;8. Dari informasi di lapangan, alat pengontrol tekanan gas (Blow Out Prevenery/BOP) telah pecah sebelum terjadi semburan lumpur. Jika hal itu benar maka telah terjadi kesalahan teknis dalam pengeboran yang berarti pula telah terjadi kesalahan pada prosedur operasional standar (Surya, 10 Juni 2006). &lt;br /&gt;9. Ada zona lemah yang tidak diantisipasi Lapindo, berupa sesar (patahan) yang kini meretakkan struktur geologi kawasan pengeboran di Porong sehingga mengakibatkan semburan lumpur. Zona lemah tersebut belum banyak dipahami komunitas geologi. Zona tersebut berupa garis yang membentang panjang Porong dengan Purwodadi (Pasuruan). Garis itu merupakan patahan yang posisinya miring terhadap utara mataangin dengan sudut N30E (30 derajat dari utara ke timur) (Marcilinus, anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia).&lt;br /&gt;10. Pendapat Andang Bachtiar (ex Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia) tentang Mud Flow di Banjar panji ada disini :&lt;br /&gt;Menurut penuturannya bahwa penyebab utamanya adalah “Underground Blow Out”, yaitu pecahnya formasi akibat beban lumpur berat. Lumpur berat ini memang sangat diperlukan dan merupakan tindakan praktis yg dilakukan ketika menghadapi sebuah reservoir dengan tekanan tinggi. Hal juga dilakukan oleh operator-operator yang lain ketika melakukan pengeboran ditempat-tempat yg memiliki tekanan sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang prediksi kapan semburan Lumpur panas di Kabupaten Sidoarjo bisa berhenti? Yusuf Surachman, Direktur Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT, pada jumpa pers Solusi Permasalahan dan Penanganan Semburan Lumpur Sidoarjo, di Jakarta, Rabu (18/10), menyatakan; bahwa semburan Lumpur panas bias berhenti 31 tahun kemudian, dengan asumsi jika debit semburan sebesar 100 ribu m3 per hari konstan dan kondisi lainnya sama, sementara total volume lumpur yang ada di bawah Sidoarjo mencapai 1.155 miliar m3. &lt;br /&gt;Berhentinya semburan lumpur tersebut, ujarnya, bisa lebih cepat atau lambat, tergantung tercapainya keseimbangan tekanan hidrostatiknya yang secara alami menyesuaikan diri antara kondisi lumpur di bawah bumi dan yang sudah dikeluarkan. Karena semburan itu merupakan bagian dari proses pembentukan “mud volcano” atau gunung api lumpur, ujarnya. Maka selain berdampak berupa luapan lumpur yang berlangsung lama juga mengakibatkan terjadinya penurunan muka tanah (subsidence) di sekitar pusat semburan yang terus-menerus. Lumpur tersebut merupakan campuran fluida dan padatan dalam bentuk air asin (88.200 m3 per hari) dan sedimen laut (37.800 m3 per hari) berupa lumpur, pasir, gas, serta uap dengan suhu 100 derajat Celcius di permukaan.&lt;br /&gt;Sementara itu Kepala BPPT, Said Djauharsjah Djenie mengatakan, lumpur panas Sidoarjo diperkirakan berasal dari batuan gunung api dengan temperatur dan tekanan tinggi berusia tak lebih tua dari 4,9 juta tahun yang mengendap pada lingkungan laut. Metode pengembalian semburan lumpur ke lingkungan laut itu, lanjut dia, dengan mengalirkan lumpur ke perairan dangkal pesisir delta Porong sehingga terbentuk dataran lumpur bagi mangrove belt dan kawasan tambak. &lt;br /&gt;Meskipun banyak pendapat tentang semburan lumpur panas di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo yang sempat mewarnai media masa, namun hal tersebut tidak memberikan nilai plus, apalagi menjadikan solusi bagi masyarakat di sekitar semburan Lumpur, karena warga hanya memimpikan “bagaimana assetnya kembali seperti semula” atau “PT Lapindo Brantas Inc merealisasikan semua kesanggupannya untuk membayar ganti rugi, mulai tanah, bangunan rumah dan asset-aset penduduk lainnya”. &lt;br /&gt;4  Dampak Semburan Lumpur Panas&lt;br /&gt; Selain lingkungan fisik yang rusak, kesehatan warga setempat juga terganggu. Lily Pudjiastuti, anggota tim ahli ITS yang membidangi penanganan lingkungan menyatakan bahwa lumpur panas di Sidoarjo bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan dan iritasi kulit. Dia menjelaskan lumpur tersebut juga mengandung bahan karsinogenik. Bila menumpuk di tubuh, bisa menyebabkan penyakit serius seperti kanker. Selain itu, jika masuk ke tubuh anak secara berlebihan, bisa mengurangi kecerdasan. Lily mengatakan, berdasarkan analisis sampel air di tiga lokasi berbeda, dari 10 kandungan fisika dan kimia yang dijadikan parameter, 9 di antaranya telah jauh melampaui baku mutu limbah cair sesuai dengan surat keputusan Gubernur Jawa Tengah. Kandungan logam berat (Hg), misalnya, mencapai 2,565 mg/liter Hg. Padahal baku mutunya hanya 0,002 mg/liter Hg (Tempo, 16/6/06). &lt;br /&gt;Selain panas, dari uji laboratorium terdapat kandungan bahan beracun dan berbahaya (B3) yang melebihi ambang batas. Dalam sampel lumpur yang diambil 5 Juni dan dianalisis oleh laboratorium uji kualitas air Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur terdapat fenol. Guru Besar Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Prof Mukono menjelaskan, “fenol berbahaya untuk kesehatan”. Kontak langsung di kulit dapat membuat kulit seperti terbakar dan gatal-gatal. Efek sistemik atau efek kronis bisa disebabkan fenol masuk ke tubuh melalui makanan. Efek sistemik fenol, kata Mukono, bisa menyebabkan sel darah merah pecah (hemolisis), jantung berdebar (cardiac aritmia), dan gangguan ginjal (Kompas, 19/6/06). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ü Kondisi korban dampak semburan Lumpur Panas &lt;br /&gt;Warga masyarakat yang ada di sekitar sumber semburan Lumpur adalah pihak yang paling dirugikan. Mereka tidak hanya menanggung kerugikan secara ekonomi, tapi juga social-kultur. Setelah Lumpur panas yang menggenangi dan menenggelamkan pemukiman serta lahan pertanian, menurut para ahli sudah tidak dapat ditempati lagi, paling tidak ketika mereka kembali air bersihnya sudah tidak dapat dijamin&lt;br /&gt;Tidak hanya masyarakat yang ada di sekitar sumber semburan Lumpur panas saja yang telah dirugikan, namun banyak pihak-pihak lain yang juga sangat dirugikan dengan semburan Lumpur panas di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.  &lt;br /&gt;Berikut data kerugian yang diambil dari media harian Kompas, edisi Sabtu 19 Agustus 2006:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pihak dirugikan Klaim kerugian    &lt;br /&gt;PT Jasa Marga Rugi Rp 380 juta perhari selama jalan tol ditutup    &lt;br /&gt;Perusahaan eksportir Rugi Rp 1 miliar per hari untuk tambahan biaya pengiriman barang akibat kemacetan jalan tol    &lt;br /&gt;Industri 15 Pabrik berhenti beroperasi dan kerugian  mencapai Rp 15 miliar. Sebanyak 1.736 karyawan tidak bisa bekerja lagi    &lt;br /&gt;Organda  Rp 9 miliar akibat penambahan bahan baker  selama tol ditutup, menurunnya jumlah penumpang, serta tidak beroperasinya sejumlah angkutan umum    &lt;br /&gt;Penduduk korban Lumpur  Gagal panen akibat rusaknya lahan pertanian mencapai Rp 4 miliar dan kerugian materi miliaran rupiah    &lt;br /&gt;Penawaran solusi dari Lapindo untuk pengungsi:&lt;br /&gt;(berdasarkan keterangan dari Faiz Shahab, Chief Operating PT Energi Mega Persada Tbk (perusahaan induk PT Lapindo).&lt;br /&gt;§ Penduduk dikembalikan ke tempat semula beserta segala fasilitas.&lt;br /&gt;§ Relokasi dengan mencari daerah baru sesuai dengan keinginan penduduk&lt;br /&gt;§ Jika tetap menginginkan tinggal di tempat pengungsian saat ini  (pasar baru porong), Lapindo akan membeli lokasi tersebut unntuk korban Lumpur  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak lumpur panas meluber dan menenggelamkan pemukiman warga (Kelurahan Jatirejo, Kelurahan Siring, Kelurahan Mindi, dan Desa Pajaran, Desa Renokenongo, Desa Kedungbendo, dan Desa Besuki) mereka terpaksa harus mengungsi. Adapun lokasi pengungsian di centralkan di dua titik, yakni Pasar Baru Porong dan Balai Desa Renokenongo. Pada 26 September 2006, dari sekian korban masih ada yang belum terevakuasi, yakni warga Desa Besuki sebanyak 186 KK/ 749 Jiwa, dan Santri 314, mereka tinggal di pinggir jalan tol. Sejak 17 Oktober 2006, di Pasar Baru Porong sudah tidak ada pengungsi. Sedangkan jumlah pengunsi yang pernah ditampung di tempat penunsian : 2.605 KK, 9.396 jiwa. &lt;br /&gt;Mereka (warga di sekitar semburan Lumpur) tidak hanya kelihalangan pemukiman, sehingga mereka harus mengungsi, tapi mereka juga harus kehilangan bangunan-bangunan yang lain, misalkan Musholla, Masjid, Perkantoran, dan Gedung sekolah. Demikian datanya : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain aset warga yang terjadi kerusakan, luapan lumpur panas juga merusak infrastuktur—sebagai fasilitas umum—yang berada di sekitar semburan lumpur panas. Berikut datanya: &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;No. Jenis Kerusakan Jumlah/Volume Jumlah Keterangan    &lt;br /&gt;  S.d tgl. 09-11-2006 Tgl. 10-11-2006      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penerangan jalan umum&lt;br /&gt;Saluran Irigasi&lt;br /&gt;- Sal. Sekunder Juwet&lt;br /&gt;- Sal. Tersier&lt;br /&gt;- Bang. Bagi/Sadap/Pintu&lt;br /&gt;- Bang. Ukur&lt;br /&gt;- Box tersier/kwarter&lt;br /&gt;- Sal Drainase kampung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengendali banjir&lt;br /&gt;- Afv. Jatianom&lt;br /&gt;- Afv. Ketapang&lt;br /&gt;- Anak Afr. Ketapang&lt;br /&gt;- Saluran pembuang/Afv Desa&lt;br /&gt;   i   . Renokenongo&lt;br /&gt;   ii  . Siring&lt;br /&gt;   iii . Jatirejo&lt;br /&gt;   iv . Kedungbendo&lt;br /&gt;    v . Mindi Hilir&lt;br /&gt;- Dam Pengendali&lt;br /&gt;Jalan&lt;br /&gt;- Aspal&lt;br /&gt;- Tanah&lt;br /&gt;- Jalan Tol&lt;br /&gt;- Jalan lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utilitas&lt;br /&gt;- PDAM  :  a.  Masyarakat&lt;br /&gt;                  b.  Pabrik&lt;br /&gt;                  c. Jaringan distribs&lt;br /&gt;- PLN     :  a.   LV panel&lt;br /&gt;                  b.  GCB pembatas &lt;br /&gt;                       (20 kv)&lt;br /&gt;- Hydrant umum&lt;br /&gt;- Jar. Air minum (HIPPAM)&lt;br /&gt;- Sambungan Rumah (SR)&lt;br /&gt;- Sumur bor (air baku SR)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;20 titik&lt;br /&gt;2.200 m&lt;br /&gt;3.475 m&lt;br /&gt;6 unit&lt;br /&gt;5 unit&lt;br /&gt;4 unit&lt;br /&gt;4.800 m&lt;br /&gt;2.750 m&lt;br /&gt;1.000 m&lt;br /&gt;1.500 m&lt;br /&gt;1.400 m&lt;br /&gt;1.200 m&lt;br /&gt;2.000 m&lt;br /&gt;3.000 m&lt;br /&gt;150 m&lt;br /&gt;2 unit&lt;br /&gt;26.800 m&lt;br /&gt;300 m&lt;br /&gt;300 m&lt;br /&gt;4.100 m&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;160&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;97&lt;br /&gt;2 bh&lt;br /&gt;1 bh&lt;br /&gt;5 unit&lt;br /&gt;1.624 m¹&lt;br /&gt;230 SR&lt;br /&gt;1 unit &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;20 titik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.200 m&lt;br /&gt;3.475 m&lt;br /&gt;6 unit&lt;br /&gt;5 unit&lt;br /&gt;4 unit&lt;br /&gt;4.800 m&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.750 m&lt;br /&gt;1.000 m&lt;br /&gt;1.500 m&lt;br /&gt;1.400 m&lt;br /&gt;1.200 m&lt;br /&gt;2.000 m&lt;br /&gt;3.000 m&lt;br /&gt;150 m&lt;br /&gt;2 unit&lt;br /&gt;26.800 m&lt;br /&gt;300 m&lt;br /&gt;300 m&lt;br /&gt;4.100 m&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;160&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;97 unit&lt;br /&gt;2 bh&lt;br /&gt;1 bh&lt;br /&gt;5 unit&lt;br /&gt;1.624 m¹&lt;br /&gt;230 SR&lt;br /&gt;1 unit &lt;br /&gt;Siring-Renokenongo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jatirejo 92, siring 68&lt;br /&gt;Siring&lt;br /&gt;Siring 50, Jtrejo 47&lt;br /&gt;Loks PT. Gunungmas&lt;br /&gt;Loks PT. Caturputra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tandon air beton&lt;br /&gt;Pipa PVC 3"&lt;br /&gt;Kran air ke rumah tangga&lt;br /&gt;Tercemar air lumpur  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerugian Tanah/lahan dan ternak &lt;br /&gt;140.000 m³ debit semburan luapan Lumpur yang keluar dari perut bumi, sehingga harus menenggelamkan lebih dari empat desa. Selain mereka (warga sebagai korban luapan Lumpur) harus kehilangan bangunan, mereka juga kehilangan lahan dan ternak (sebagaian menjadi sumber penghidupan) mereka. Berikut datanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No Jenis Lokasi Jumlah / Volume Jumlah Keterangan    &lt;br /&gt;   S.d 09-11-2006 Tgl. 10-11-2006      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAWAH (Ha)&lt;br /&gt;a.  Tebu &lt;br /&gt;b.  Padi&lt;br /&gt;c. Hortikultura&lt;br /&gt;d. Palawija&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAMBAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERNAK (ekr)&lt;br /&gt;a. Unggas&lt;br /&gt;b. Kambing&lt;br /&gt;c. Sapi&lt;br /&gt;d. Kijang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Renokenongo&lt;br /&gt;- Jatirejo&lt;br /&gt;- Kd.cangkring&lt;br /&gt;- Mindi&lt;br /&gt;- Pejarakan&lt;br /&gt;- Besuki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Siring&lt;br /&gt;- Renokenongo&lt;br /&gt;- Jatirejo&lt;br /&gt;- Kd.Bendo&lt;br /&gt;- Sentul&lt;br /&gt;- Besuki Jabon&lt;br /&gt;- Pejarakan Jabon&lt;br /&gt;- Kd. Cangkring&lt;br /&gt;- Mindi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketapang&lt;br /&gt;Ketapang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;- Renokenongo&lt;br /&gt;- Jatirejo&lt;br /&gt;- Siring&lt;br /&gt;- Renokenongo&lt;br /&gt;- Jatirejo&lt;br /&gt;- Siring&lt;br /&gt;- Jatirejo&lt;br /&gt;- Jatirejo &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7,785               5,63 .&lt;br /&gt;12,70 .&lt;br /&gt;      17,30 .&lt;br /&gt;17,60 .&lt;br /&gt;- 3,00 . &lt;br /&gt;64.015&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22,25&lt;br /&gt;67,35&lt;br /&gt;29,60&lt;br /&gt;3,50&lt;br /&gt;25,00&lt;br /&gt;79,00&lt;br /&gt;36,00&lt;br /&gt;27,00&lt;br /&gt;     10,00&lt;br /&gt;299,70&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NIHIL&lt;br /&gt;   295 &lt;br /&gt;1.049 &lt;br /&gt;   261 &lt;br /&gt;1.605 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 &lt;br /&gt;11 &lt;br /&gt;15 &lt;br /&gt;30  &lt;br /&gt;2 &lt;br /&gt;7  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7,785.&lt;br /&gt;5,63  .&lt;br /&gt;12,70  .&lt;br /&gt;17,30  .&lt;br /&gt;17,60  . &lt;br /&gt;3,00  .&lt;br /&gt;64,015&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22,25&lt;br /&gt;67,35&lt;br /&gt;29,60&lt;br /&gt;3,50&lt;br /&gt;25,00&lt;br /&gt;79,00&lt;br /&gt;36,00&lt;br /&gt;27,00&lt;br /&gt;10,00&lt;br /&gt;299,70&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;NIHIL&lt;br /&gt;295 &lt;br /&gt;1.049 &lt;br /&gt; 261 &lt;br /&gt;1.605 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 &lt;br /&gt;11 &lt;br /&gt;15 &lt;br /&gt;30  &lt;br /&gt;2 &lt;br /&gt;7  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terendam (mati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan sawah yg terancam    ± 492,65 ha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terendam&lt;br /&gt;Adanya rembesan  air dari pond, mengarah ke saluran Sangewu dan saluran Mati, berakibat mengancam tambak  + 7.000 Ha,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Keguguran 2 ekor&lt;br /&gt;- Prod. susu turun &lt;br /&gt;  25%  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan&lt;br /&gt;Dari sekian jumlah pengungsi, nasib lebih tragis dialami oleh para pelajar, mereka harus kehilangan jam pelajaran karena sekolahnya tergenang Lumpur. Demikian data siswa pengungsi dan tempat lembaga sekolahnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data korban di kalangan Pelajar &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Keterangan: *) Gedung Sekolah yang Tergenang Luapan Lumpur &lt;br /&gt;Data diambil pada hari ke 166 dari Media Centre&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan &lt;br /&gt;Seperti yang disebutkan Lily Pudjiastuti  di atas terkait dampak lingkungan dari kandungan Lumpur panas; dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan dan iritasi kulit, karena Lumpur tersebut mengandung bahan karsinogenik. Bila menumpuk di tubuh, bisa menyebabkan penyakit serius seperti kanker. Selain itu, jika masuk ke tubuh anak secara berlebihan, bisa mengurangi kecerdasan.&lt;br /&gt;Dari jumlah warga di sekitar luapan Lumpur ternyata banyak yang telah terganggu kesehatannya. Berikut data yang diambil dari media center (pusat informasi penggulangan semburan Lumpur panas di Kabupaten Sidoarjo), pada Jum’at, 10 Nopember 2006 menyebutkan sebagai berikut: &lt;br /&gt;Semburan Lumpur panas yang diakibatkan kecerobohan PT Lapindo Brantas tidak hanya menghancurkan bangunan milik warga dan menggenangi lahan milik mereka, tapi juga melumpuhkan sumber ekonomi mereka—warga yang meraup penghasilan dengan menjadi buruh pabrik. Mereka sudah tidak bisa lagi bekerja untuk memenuhi kebutuhan karena pabrik tempat mereka bekerja juga dilalap Lumpur. Berikut data perusahaan yang rusak karena tergenang Lumpur:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;No. Nama Perusahaan Alamat    &lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;1 PT. Catur Putra Surya Jl. Rn.kenongo, Siring    &lt;br /&gt;2 PT. Supra Surya Indonesia Idem    &lt;br /&gt;3 PT. Sari Inti Permata Idem    &lt;br /&gt;4 PT. Primafindo Pangan Makmur Idem    &lt;br /&gt;5 PT. Victory Rotanindo Idem    &lt;br /&gt;6 PT. Gunung Mas Sentosa Raya Idem    &lt;br /&gt;7 PT. Airlangga Jl. Rn.kenongo, Jt.rejo    &lt;br /&gt;8 PT. Srikaya Pura Mas Idem    &lt;br /&gt;9 UD. Emanilendo Idem    &lt;br /&gt;10 CV. Karya Kasih Karunia Idem    &lt;br /&gt;11 PT. Debrima Ds. Kedungbendo    &lt;br /&gt;12 CV. Niagara Prima Ds. Renokenongo    &lt;br /&gt;13 CV. Semangat Jaya Jl. Siring Tmr 289 Prg    &lt;br /&gt;14 PR. Rizky Mulya Jl. Renokenongo Ds. Siring    &lt;br /&gt;15 PR. Rizky Setiawan Idem    &lt;br /&gt;16 PR. Mito Jaya Idem    &lt;br /&gt;17 PR. Nasional Tobacco Idem    &lt;br /&gt;18 PR. Graha Niaga Idem    &lt;br /&gt;19 PT. Yamaindo Jl. Siring Timur 289 Porong    &lt;br /&gt;20 CV. Harflek    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ü Kondisi Tanah&lt;br /&gt;Daerah Lumpur Mulai Ambles&lt;br /&gt; Dikutip dari TEMPO, edisi Minggu 03 September 2006, Manajer Eksplorasi PT Lapindo Brantas Inc. Bambang P. Istadi menyatakan bahwa Daerah yang digenangi lumpur di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, mulai ambles rata-rata lima sentimeter selama sebulan. Menurutnya, wilayah yang ambles itu pada radius dua kilometer dari pusat semburan Banjar Panji 1 di Desa Renokenongo. Hal tersebut berdasarkan pengamatan melalui sarana Global Positioning System (GPS) selama sebulan. Jika lamanya satu tahun diperkirakan terjadi penurunan tanah 60 sentimeter atau enam meter dalam kurun waktu sepuluh tahun. Bambang menjelaskan, penurunan tanah di pusat semburan lumpur terjadi secara perlahan-lahan. &lt;br /&gt; Belajar dari kejadian alam munculnya gunung lumpur di Karang Anyar dan Bledug Kuwu di Puwodadi, menurutnya, lumpur Lapindo akan membentuk gunung serupa pada areal sekitar 50 hektare. Perkiraan Bambang, lahan di sekitar pusat semburan lumpur akan terbenam secara perlahan-lahan. Daerah yang cenderung turun secara alami bakal menjadi cekungan kemudian berfungsi menampung lumpur.&lt;br /&gt;  Penurunan tanah secara perlahan, kata Bambang, karena sifat tanah yang plastis. Sedangkan titik tengah pusat semburan lumpur mulai terlihat membentuk bukit. &lt;br /&gt;Dia menambahkan, besar kemungkinan daerah yang berada dalam radius dua kilometer tidak bisa dihuni. Di luar wilayah itu, dapat direkondisi dan menjadi permukiman permanen.&lt;br /&gt; Ancaman tanah ambles sudah diperkirakan sebelumnya oleh sejumlah kalangan. Amin Widodo, misalnya, Ketua Pusat Studi Bencana Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu mengatakan amblesnya lokasi lumpur Lapindo hanya menunggu waktu. Sebab, kata dia, luapan lumpur sejak 29 Mei lalu secara otomatis mengosongkan lapisan tanah pada radius 3.000 meter dari permukaan tanah. Padahal di bawah lapisan berisi minyak, gas serta air yang sangat rentan untuk bergerak. “Apabila tekanan bidang kosong sangat berat kemungkinan ambles sangat besar,” kata Amin. Namun dia tidak bisa memastikan luas tanah yang kemungkinan ambles.&lt;br /&gt; Begitu pula dengan Edy Sunardi, Ketua Departemen Pengembangan Ilmu Ikatan Ahli Geologi Indonesia. Dia mengatakan, bahwa belum pernah terjadi kasus seperti ini bisa dihentikan. Dosen Geologi Universitas Pajajaran Bandung ini juga mengatakan bahwa “semburan lumpur berpotensi membentuk gunung”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amblesnya Area Lumpur Tidak Mungkin Dihentikan&lt;br /&gt;  Juga menutip dari TEMPO, edisi  Senin 04 September 2006, Ketua Pusat Studi Bencana Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), mengatakan bahwa Amblesnya permukaan tanah di wilayah yang digenangi luapan lumpur PT Lapindo Brantas mustahil dihentikan selama semburan lumpur tidak berhenti. &lt;br /&gt;  Pendapat senada juga dikemukakan oleh ahli geologi bawah permukaan, Andang Bachtiar. Dia menyatakan selama keluar terus-menerus, tanah di sekitar sumber luapan Lumpur akan ambles terus-menerus. Pernyataan kedua pakar ini mengomentari asumsi—tentang amblesnya area luapatan Lumpur—pada pendapat yang menyatakan bahwa area seluas 2 kilometer yang digenangi lumpur panas itu kini telah ambles sedalam 5 centimeter. &lt;br /&gt;  di lain pihak, pada media yang sama, Kementerian Lingkungan Hidup menganggap penurunan atau amblesnya lokasi di sekitar luapan lumpur Lapoindo tidak mengkhawatirkan. "Turunnya atau amblesnya kan perlahan, sejauh ini belum mengkhawatirkan," kata Asisten Deputi Urusan Pengelolaan B3 dan Limbah B3, Pertambangan, Energi dan Migas, Kementerian Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani&lt;br /&gt;  Soal tidak berbahayanya hal itu dibantah oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Syaiful Illah. Dia menyatakan bahwa bagaimanapun model amblesnya (cepat atau lambat seperti yang terjadi sekarang), yang namanya ambles tetap berbahaya. Untuk itu kami sebenarnya sudah mengharapkan bahkan sudah mewacanakan sejak awal untuk konsep relokasi permanen&lt;br /&gt;  Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Sidoarjo kini tak punya pilihan lain selain memindahkan penduduk yang dulunya tinggal di area itu. Relokasi ini hingga saat ini juga terus disosialisasikan kepada warga di sekitar Porong, karena mereka khawatir wilayah sekitar juga akan terkena dampak amblesnya area lumpur.&lt;br /&gt;  Rasio dan juga Widodo (ITS) berpendapat, satunya-satunya hal yang kini dapat dilakukan adalah mengisolasi lumpur, sehingga wilayah yang ambles pun tidak bertambah. Menurut Rasio, kini pemerintah tengah berupaya membuat tanggul permanen untuk mencegah perluasan area tampungan lumpur. &lt;br /&gt;  Mengenai rencana pembuangan air lumpur ke laut guna mengurangi debit lumpur di area itu, Rasio menjelaskan, saat ini sedang dilakukan pemurnian air dengan menggunakan teknologi dari ITS dan Australia dengan kapasitas 1.200 meter kubik lumpur per hari. Air yang sudah dipisahkan dari endapan lumpur, kata Rasio, akan dialirkan ke laut melalui pipa ke Selat Madura sepanjang 20 kilometer dengan diameter 500 cm. Namun jumlah yang bisa dimurnikan itu jauh dari jumlah lumpur yang keluar setiap hari, 50-70 ribu meter kubik.&lt;br /&gt;  Upaya untuk menambal sumber luapan dengan cara terakhir, yaitu relief well (pengeboran miring), juga mundur dari jadwal yang ditentukan, yakni pada awal bulan September. Menurut anggota Tim 1 Penanganan Lumpur Lapindo, Rudi Rubiandini, keterlambatan itu karena perusahaan asuransi belum bersedia menjamin besarnya biaya rig yaitu US$ 15 juta-25 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Lapindo harus bertanggung jawab&lt;br /&gt;Kejahatan korporasi &lt;br /&gt;Dalam Bab IX Undang-Undang No. 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU No.23/1997), telah diatur sanksi pidana (penjara dan denda) terhadap badan hukum yang melakukan pencemaran. Selanjutnya, pada pasal 46 UU No.23/1997 dinyatakan bila badan hukum terbukti melakukan tindak pidana, maka sanksinya dijatuhkan selain terhadap badan hukum, juga terhadap mereka yang memberi perintah atau yang menjadi pemimpin dalam perbuatan tersebut.&lt;br /&gt;Kejahatan korporasi dalam sistim hukum Indonesia, tidak hanya dikenal dalam UU No.23/1997. Undang-Undang Pemberantasan Korupsi dan Undang-Undang Anti Tindak Pidana Pencucian Uang (money laundering) juga mengatur pertanggungjawaban atas kejahatan korporasi. Sebagaimana dikutip dari makalah Patra Zen mengenai "Kejahatan Korporasi", Sally S. Simpson menyatakan "corporate crime is a type of white-collar crime". Sedangkan Simpson, mengutip John Braithwaite, mendefinisikan kejahatan korporasi sebagai "conduct of a corporation, or employees acting on behalf of a corporation, which is proscribed and punishable by law". &lt;br /&gt;Simpson menyatakan ada tiga ide pokok dari definisi Braithwaite mengenai kejahatan korporasi. Pertama, tindakan ilegal dari korporasi dan agen-agennya berbeda dengan perilaku kriminal kelas sosio-ekonomi bawah dalam hal prosedur administrasi. Karenanya, yang digolongkan kejahatan korporasi tidak hanya tindakan kejahatan atas hukum pidana, tetapi juga pelanggaran atas hukum perdata dan administrasi.&lt;br /&gt;Kedua, baik korporasi (sebagai "subyek hukum perorangan "legal persons") dan perwakilannya termasuk sebagai pelaku kejahatan (as illegal actors), dimana dalam praktek yudisialnya, bergantung pada antara lain kejahatan yang dilakukan, aturan dan kualitas pembuktian dan penuntutan. &lt;br /&gt;Ketiga, motivasi kejahatan yang dilakukan korporasi bukan bertujuan untuk keuntungan pribadi, melainkan pada pemenuhan kebutuhan dan pencapaian keuntungan organisasional. Tidak menutup kemungkinan motif tersebut ditopang pula oleh norma operasional (internal) dan sub-kultur organisasional.&lt;br /&gt;Mas Achmad Santosa (Good Governance Hukum Lingkungan: 2001) mengatakan, kejahatan korporasi sebagaimana diatur dalam pasal 45 dan 46 UU No.23/1997 merupakan rumusan kejahatan korporasi sebagaimana diatur dalam KUHP Belanda. Jadi korporasi sebagai legal persoon, dapat dipidana berdasarkan UU No.23/1997.&lt;br /&gt;Menurutnya, pertanggungjawaban pidana (criminal liability) dari pimpinan korporasi (factual leader) dan pemberi perintah (instrumention giver), keduanya dapat dikenakan hukuman secara berbarengan. Hukuman tersebut bukan karena perbuatan fisik atau nyatanya, akan tetapi berdasarkan fungsi yang diembannya di dalam suatu perusahaan. &lt;br /&gt;Dari uraian diatas, akhirnya fakta hukum yang ada sampai pada kesimpulan bahwa PT. Lapindo Brantas harus bertanggung jawab terhadap kebocoran gas yang telah merugikan masyarakat dan lingkungan hidup yang terjadi di kabupaten Sidoarjo.&lt;br /&gt;Tindakan yang patut diambil adalah:&lt;br /&gt;1. Harus ada upaya untuk membawa korporasi dan mempertanggung jawabkan tindakannya di depan pengadilan demi memenuhi unsur keadilan masyarakat dan keadilan generasi yang akan datang. &lt;br /&gt;2. Harus ada upaya agar Porong disterilkan dari upaya eksplorasi sebab membahayakan masyarakat dan lingkungan dan sekitarnya. &lt;br /&gt;Harus ada upaya atau gerakan kolosal untuk melakukan perubahan kebijakan di sektor pengelolaan sumber daya alam dalam hal ini sektor Minyak dan Gas Bumi serta mengamandemen UU No. 23/1997 agar lebih dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dan lingkungan hidup dari bahaya praktik usaha dan industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*********&lt;br /&gt;Seperti yang diberitakan oleh beberapa media masa pada bulan Agustus 2006 bahwa Polda Jawa Timur telah memeriksa 7 tersangka untuk kasus Lumpur Panas Lapindo Brantas Inc. dan akan akan kembali mengembangkan pemeriksaan untuk 2 orang lagi (Vice President DSS (Drilling Share Service) PT. EMP dan Dirut PT MCN) dengan dugaan:&lt;br /&gt;1. Kelalaian yang menimbulkan bahaya banjir lumpur (pasal 187 dan 188 KUHP serta pasal 41 dan 42 UUPLH) &lt;br /&gt;2. Kelalaian karena seharusnya memberikan perintah menghentikan operasi pengeboran, ternyata masih terus dibiarkan. Patut mengetahui perbedaan antara kontrak kerja yang diberikan Lapindo Brantas Inc pada perusahaannya dengan drilling program.&lt;br /&gt;Dari ketigan dugaan ini, tampak terlihat bahwa sebanyak 9 orang akan dijadikan tersangka dalam kasus lumpur panas ini terutama dari sisi hukum pidana yang diterapkan oleh Polda Jawa Timur, di mana ketentuan pidana dalam KUHP kita masih menerapkan bahwa ”barang siapa yang melakukan tindakan kejahatan” maka pertanggungjawabannya pidananya dikenakan hanya kepada orang sebagai recht person (pasal 59 KUHP dan pasal 1 KUHAP)&lt;br /&gt;Pertanyaan yang layak disampaikan kepada publik adalah:&lt;br /&gt;1. Apakah shareholder dan korporasi (Lapindo Brantas Inc) sebagai badan hukum tidak bisa dimintai pertanggung jawaban untuk kasus ini? &lt;br /&gt;2. Lantas bagaimana dengan posisi Menteri. ESDM dan BP Migas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanggungjawaban Perdata&lt;br /&gt;Dilihat dari logika operasional, Sumur Banjar Panji-1 berada di Blok Brantas adalah konsesi milik PT. Lapindo Brantas atas dasar Production Sharing Contract (PSC) dengan BP-Migas. Pekerjaan Drilling yang menjadi tanggung jawab department Drilling di LAPINDO, di-subkontrakkan kepada pihak lain, yaitu PT. Medici Citra Nusantara (MCN).&lt;br /&gt;Seperti yang juga kita ketahui bahwa pemilik saham sektor migas di Blok Brantas adalah sebanyak 50% dipegang oleh PT. EMP dan sisanya terbagi menjadi milik Santos LTD, PT. Medco Energi Tbk dan Lapindo Brantas Inc. Artinya, terdapat empat pihak yang terkait langsung dengan operasi pengeboran pipa di seluruh wilayah Blok Brantas. Penanganan lumpur panas ini sudah selayaknya menjadi beban PT Lapindo dan pemilik saham lainnya, yakni PT Energi Mega Persada Tbk, PT Medco Energi Tbk, dan Santos LTD sesuai Pasal 6 ayat 2 poin c UU 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanggungjawaban Pidana&lt;br /&gt;Namun, melihat begitu besarnya kerugian (sosial, ekonomi dan lingkungan) yang diderita sebagai akibat kelalaian kebocoran pipa gas dan menimbulkan lumpur panas ini, tidak pantas rasanya penanganan kasus tersebut hanya dibebankan secara hukum hanya kepada 9 orang seperti tersebut di atas.&lt;br /&gt;Secara teoretis (Tumbuan, 1988: 3) selain orang, badan hukum hanya dapat melakukan apa yang secara eksplisit atau implisit dijinkan oleh hukum maupun anggaran dasarnya. Karena banyak penelitian menyebutkan (M. Hamdan, 2000: 63) bahwa pelanggaran hukum yang bisa dikenakan kepada Korporasi adalah pelanggaran hukum administrasi, pencemaran lingkungan, finansial, perburuhan, manufaktur, dan persaingan dagang. Dua ketentuan pertama di atas menjadi wajib dikenakan kepada para pemilik ijin Blok Brantas sebagai subyek dalam hukum pidana, mengingat dampak negatif yang sangat luas terhadap setiap bagian kehidupan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanggungjawaban Politik&lt;br /&gt;Sekjen Pro Demokrasi dalam Harian Terbit.com (28/07/2006) menyatakan bahwa: Menteri Perekonomian Aburizal Bakrie dipandang perlu segera dinonaktifkan dari Kabinet Indonesia Bersatu. Hal itu dimaksud guna menghindari konflik kepentingan dalam menuntaskan kasus semburan Lumpur panas di Sidoarjo, Jatim. Sebab, PT Lapindo Brantas merupakan milik PT Energi Mega Persada yang merupakan milik Aburizal Bakrie.&lt;br /&gt;Dalam hal ini, penting juga untuk meminta Kepolisian RI membongkar jaringan KKN yang diduga keras melibatkan para petinggi negara. Di antaranya dengan menanyakan proses perizinan dan perpanjangan kontrak kepada SBY selaku Mentamben ketika izin diperpanjang dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro yang ketika itu menjabat sebagai Dirjen Migas. Termasuk kepada Aburizal sebagai pemilik PT Lapindo Brantas.&lt;br /&gt;Untuk pertanggung jawaban BP Migas di dalam melakukan pengawasan, sebenarnya terdapat pada BAB VIII Pasal 41, UU 22/2001 tentang Migas:&lt;br /&gt;(1) Tanggung jawab kegiatan pengawasan atas pekerjaan dan pelaksanaan kegiatan usaha Minyak dan Gas Bumi terhadap ditaatinya ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku berada pada departemen yang bidang tugas dan kewenangannya meliputi kegiatan usaha Minyak dan Gas Bumi dan departemen lain yang terkait.&lt;br /&gt;(2) Pengawasan atas pelaksanaan Usaha Hulu berdasarkan Kontrak Kerja Sama dilaksanakan oleh Badan Pelaksana.&lt;br /&gt;Pasal 44 butir (3) menyebutkan: bahwa BP MIGAS bukan sebagai pengendali operasi KKKS, namun BP MIGAS menyetujui Rencana Kerja dan Budget (Perencanaan dan anggaran) yang akan dipakai sebagai sarana “cost recovery” (hal ini diperjelas dalam PP 35/2004 pasal 56). Masih dalam PP tersebut, pasal 86 sampai pasal 90 dapat diartikan bahwa sebenarnya pembinaan dan pengawasan terhadap “penerapan kaidah keteknikan yang baik serta keselamatan dan kesehatan kerja” terdapat pada tugas dan wewenang pembinaan dan pengawasan antara Menteri ESDM dan BP MIGAS. Artinya, dalam hal ini, penting juga untuk mendapatkan keterangan dan mempertanggungjawabkan tugas dari pihak BP MIGAS dan Menteri ESDM mengenai tugasnya (sebagai pembina dan pengawas) di dalam kegiatan hulu minyak dan gas bumi.&lt;br /&gt;Selain itu, dalam hal menyelesaikan konflik yang ditimbulkan oleh perusahaan (khususnya perusahaan minyak dan tambang) yang merugikan lingkungan dan masyarakat membutuhkan pra-analisa yang cermat dan tepat, menyangkut cara mengganti rugi, perbaikan kondisi lingkungan, dan tidak hanya mengarahkan kasus-kasus lingkungan ini kepada personal crime semata, seperti yang terjadi pada kasus Newmont, Indorayon, dll. Karena dalam paradigma ekonomi liberal sekalipun, tanggung gugat sosial sebuah perusahaan (go public) adalah nilai yang sangat umum. Hal ini yang tidak diperhatikan oleh pemerintah Indonesia saat ini dan harus dimulai sebelum terjadi bencana ekologi yang lebih besar lagi. (selesai)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***************&lt;br /&gt;Di kalangan praktisi pengeboran, para ilmuwan geologi, dan mereka yang kini "nyaris putus asa" mencari cara menanggulangi semburan lumpur Lapindo yang pelan tetapi pasti seolah hendak menenggelamkan sebagian Kabupaten Sidoarjo itu. &lt;br /&gt;Situasi tersebut juga sekaligus menunjukkan, betapa sebagian besar warga di Sidoarjo saat ini tidak tahu apa yang bisa diperbuat terhadap lumpur panas itu. &lt;br /&gt;Ketika diskusi empat pakar di Universitas Brawijaya, di Malang, muncul nada bicara yang hendak menyatakan “mustahil” terhadap pilihan apa pun untuk menghentikan semburan lumpur dari dalam perut bumi. &lt;br /&gt;Salah satu argumen yang belakangan muncul adalah bahwa fenomena alam semburan lumpur ini adalah erupsi mud volcano (gunung lumpur) lama-kelamaan kian diterima. Pernyataan itu hendak melogikakan semburan ini seperti semburan lahar gunung. Hanya saja, ini gunung lumpur di dalam bumi. &lt;br /&gt;Memang secara teknis, sudetan yang dilakukan pada Sumur Banjar Panji-1 oleh PT Lapindo Brantas ini dilakukan pada pucuk "antiklinal", struktur memuncak jebakan massa hidrokarbon sumber minyak yang menyerupai gunung. Hanya saja, ini terjadi pada kedalaman 3 kilometer di dalam perut bumi sana. &lt;br /&gt;Artinya. Jika benar ini sebuah erupsi, seperti gejala sebuah gunung meletus, tidak ada seorang pun yang bisa memperkirakan sampai berapa lama dan akan berapa banyak lagi lumpur hendak keluar. Sampai kapan lumpur ini akan terus menyembur dan kapan akan berhentinya. &lt;br /&gt;Menurut Dr Adi Susilo, Kepala Laboratorium Geosains Jurusan Fisika FMIPA Unibraw, para mahasiswa geologi selama bertahun-tahun mengenal fenomena alam lumpur bledug Kuwu di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, telah berlangsung lebih dari seratus tahun. &lt;br /&gt;Tidak heran, jika Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Jawa Timur Arief Rahmansyah, yang hari-hari ini terlibat dengan para praktisi pengeboran Lapindo, mengungkapkan, bagi kalangan para praktisi geologi dan geofisika, situasi penanggulangan lumpur Lapindo ini sudah game over. Tidak ada lagi teknologi yang bisa diterapkan. &lt;br /&gt;Di surat kabar memang masih ada pernyataan bahwa akan ada rencana pemasangan relief well, yang diharapkan bisa menghentikan semburan. Namun, tindakan itu hanya berhasil jika semburan benar-benar berasal dari kegiatan dalam Sumur Banjar Panji-1. &lt;br /&gt;Padahal, sebagaimana faktanya dan sudah pula dimaklumi, semburan berasal dari banyak titik di luar sumur. Meski kini sudah tinggal bersumber di satu titik. Jika semburan bukan berasal dari sumur pengeboran, sesungguhnya memang tidak ada lagi yang bisa diperbuat. &lt;br /&gt;Masalahnya, terlalu banyak kemustahilan untuk menyumbat rekahan-rekahan bumi yang kini jadi saluran keluar lumpur. Memang ada semen yang bisa "disuntikkan", tetapi secara teknis itu tak mungkin dilakukan mengingat lokasinya kini sudah menjadi lautan lumpur. Sejauh mata memandang hanya lumpur, lumpur, dan lumpur. &lt;br /&gt;Operasi alat-alat dan manuver kendaraan pembawa alat-alat sangat sulit dilakukan di tengah lumpur. Apakah, misalnya, menggunakan kapal, dan dengan cara bagaimana. Jika katakanlah biaya tidak masalah, makan waktu lama untuk menggerakkan perangkat tersebut. Pergerakan dan pengangkutan alat akan memakan waktu berminggu-minggu, mungkin malah bisa berbilang bulanan. &lt;br /&gt;Sementara "argometer" lumpur, terus bertambah. Bahkan pun jika pemerintah mendatangkan para pakar asing, kecil kemungkinan ada teknologi di luar negeri sana yang belum dikenal para praktisi pengeboran Lapindo yang masih tersisa. Selama ini para pakar asing juga sudah mondar-mandir ke Sidoarjo. Tindakan-tindakan seperti snubbing unit selama ini juga hasil diskusi dengan orang bule. &lt;br /&gt;Kabarnya Lapindo Brantas dan induk perusahaannya Bumi Resources serta kelompok usaha Bakrie sudah mengeluarkan dana penanggulangan lumpur di Sidoarjo itu sampai Rp 1 triliun. Secara teknis keuangan, Lapindo Brantas Inc sudah dapat dikatakan bangkrut. &lt;br /&gt;Muncul humor hitam untuk urusan bangkrutnya PT Lapindo. "Kalau bangkrut, malah enak. Angkat tangan. Tinggal menunggu hari menghabiskan waktu dipenjara saja. Selesai urusan”&lt;br /&gt;Akan tetapi, jelas tindakan Lapindo tidak demikian. Mereka berkeras tetap melakukan apa pun yang masih bisa diperbuat oleh batas-batas kemampuan manusia, teknologi, dan biaya, untuk tetap berusaha menemukan jalan keluar. Betapa pun sulitnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemisahan lumpur &lt;br /&gt;Itulah sebabnya maka perhatian kini dialihkan ke atas muka bumi. Yaitu, bagaimana menangani lumpur yang menggenangi daratan beberapa desa itu. &lt;br /&gt;Institut Teknologi Bandung (ITB), melalui guru besar ekologi Prof Dr Asis Djajadiningrat, sudah menyodorkan saran ilmiahnya kepada Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH). Pilihan teknologinya adalah usaha untuk memisahkan air dengan lumpur (solid separation). &lt;br /&gt;Jika air yang meliputi 70 persen dari massa lumpur dipisahkan dan kemudian dialirkan ke laut, ke sungai, atau dimanfaatkan, maka tinggal tersisa padatan lumpur. Diasumsikan secara teknis akan lebih mudah mengelola lumpur padat dibandingkan lumpur cair. &lt;br /&gt;Prof Asis mengemukakan, pihaknya sudah membuat percobaan dalam skala laboratorium di Laboratorium Teknik Lingkungan ITB, Bandung, dan berhasil memisahkan air dengan lumpur. Cara itu bisa ditempuh dengan penambahan koagulan, bahan kimia penggumpal yang berfungsi untuk mempercepat proses pemisahan. Ini karena berat jenis padatan ternyata hampir sama dengan berat jenis air lumpur. &lt;br /&gt;Bambang Purwadi, pengajar Kimia Fisika FMIPA Universitas Brawijaya, menjelaskan, polimer alam alumunium chlorida sulfat (PAC) memang secara teoretis memungkinkan. Namun, belum tentu sesederhana itu. &lt;br /&gt;Jika dihitung-hitung secara sederhana, memang PAC yang tersedia di pasaran hanya diperlukan sebesar 200 miligram per liter karena kebutuhan PAC hanya 200 ppm (part per million). Jika PAC yang ada di pasar sekarang (untuk penjernih air kolam) harganya Rp 15.000 per kilogram, secara gampangan hanya dibutuhkan Rp 150.000, untuk setiap 50.000 kubik lumpur (asumsi semburan sehari). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak dapat hidup &lt;br /&gt;Mengutip dari Media Harian Kompas, edisi Sabtu, 19 Agustus 2006, Umi Marwati seorang ekolog pengajar Mikrobiologi FMIPA Unibraw, mempertanyakan, perkiraan perubahan lingkungan seperti apa yang hendak muncul dari setiap pilihan teknologi itu. Ia sudah berusaha mengecambahkan biji dan rumput pada media lumpur Lapindo. Namun, hingga kini belum ada hasil. &lt;br /&gt;Ia belum selesai menumbuhkan mikroorganisme dalam kultur enrichment aerobic pada media lumpur Lapindo. Hasilnya ada gejala mikroorganisme yang bisa tumbuh, tetapi itu tetap membawanya pada kesimpulan bahwa memang "nyaris tidak ada kehidupan" yang telah tumbuh dan akan tumbuh dari media lumpur tersebut. &lt;br /&gt;Jalan pikiran itu perlu untuk memperkirakan dampak lumpur ini bagi kelestarian ekosistem lokasi pembuangan nantinya. Termasuk jika air bisa dipisahkan dari lumpur, lantas air tersebut dialirkan ke laut, masih perlu pembuktian, apakah air bekas pemisahan tidak toksik, atau bersifat meracun pada biota dalam ekologi termasuk manusia. Terlalu banyak tanda tanya yang harus lebih dulu dijawab sebelum pilihan teknologi diputuskan. &lt;br /&gt;Ia merekomendasikan pentingnya pendekatan biologis, selain pendekatan fisis dan chemist yang hendak dipilih oleh tim dari pakar ekologi ITB. Diakuinya, memang ujung persoalannya selalu kembali pada mendesaknya waktu karena lumpur seolah-olah terus mengejar. &lt;br /&gt;Namun, mengingat besarnya volume lumpur, dan itu berarti juga risiko besarnya risiko. Sesungguhnya setiap pilihan teknologi tetap ditempuh secara sangat hati-hati. Paling tidak harus diupayakan agar cara yang ditempuh tetap mempertahankan kualitas lingkungan tetap bisa diperbarui (renewable) dan tetap bisa terkontrol kondisinya. &lt;br /&gt;6 Mengatasi Semburan Lumpur Lapindo &lt;br /&gt;Yang paling menjadi kekhawatiran bersama adalah jika hujan turun. Air akan membawa material lumpur bergerak dan mengalir pada area lebih luas. Hal ini akan menambah deretan bencana ekologi di Indonesia. &lt;br /&gt;Risiko bahaya senyawa yang terperangkap dalam lumpur terhadap beberapa organisme telah dirasakan. Pada konsentrasi rendah, senyawa itu menyebabkan sesak napas, sakit kepala, iritasi kulit, dan gatal pada mata penduduk sekitar. Adapun pada konsentrasi tinggi dapat menyebabkan gangguan hati dan ginjal serta meningkatkan risiko terkena kanker. &lt;br /&gt;Jika dialirkan ke laut, residu senyawa berpengaruh pada rantai makanan di laut. Apabila meresap ke dalam air tanah, air tidak dapat diminum. Residu senyawa berbahaya dapat tersebar secara tidak terkendali, kemudian terakumulasi pada keseluruhan rantai makanan baik di darat, laut, maupun udara. &lt;br /&gt;Oleh karena itu, terbebasnya air lumpur dari residu bahan organik dan anorganik yang berbahaya sangat disyaratkan Kementerian Negara Lingkungan Hidup sebelum air lumpur hasil pengolahan dibuang ke lingkungan. Fakta menunjukkan, sejauh ini lumpur belum dapat digunakan untuk mengecambahkan biji-bijian dan rumput-rumputan. &lt;br /&gt;Salah satu alternatif teknik pemulihan kondisi dalam pengelolaan lokasi lumpur adalah pendekatan biologi yang terpadu dengan pendekatan fisik dan kimia. Penanganan secara biologis menggunakan mikroorganisme, dalam hal ini bakteri. Teknik ini dapat mengawali usaha meminimalkan kerusakan lingkungan, bersifat ramah lingkungan, biaya relatif lebih murah, dapat diperbarui, dan tidak ada transfer pencemar dari satu lingkungan ke lingkungan lain. Teknologi ini dapat digunakan untuk penyempurnaan setelah proses fisika dan kimia berjalan efektif. &lt;br /&gt;Teknologi ini didasari dekomposisi bahan organik oleh mikroorganisme. Mikroorganisme ini memiliki kemampuan memanfaatkan senyawa organik alami, misalnya hidrokarbon, fenol, dan kresol, dalam lumpur Lapindo sebagai sumber energi serta karbon. Proses dekomposisi menghasilkan karbondioksida, air, biomassa mikroba, dan senyawa lebih sederhana atau lebih tidak toksik dibandingkan dengan senyawa asal. &lt;br /&gt;Secara sederhana, proses meminimalkan toksisitas lumpur Lapindo Brantas dapat dilakukan dengan mengaktifkan mikroorganisme alami yang mampu menguraikan senyawa-senyawa terperangkap dalam lumpur. Proses ini dapat dilakukan langsung di lokasi luapan lumpur. Kita tidak perlu repot menggali tanah dan memindahkan ke lokasi khusus. Selain itu, lumpur dapat juga dipindahkan ke bak-bak pengolahan kemudian diberi perlakuan khusus. &lt;br /&gt;Pada umumnya teknologi ini hanya dilakukan pada kontaminan organik dalam tanah atau air yang mudah dibersihkan secara alamiah. Namun, akhir-akhir ini mulai dikembangkan pada senyawa kontaminan yang lebih sulit, misalnya kontaminasi logam berat atau senyawa anorganik lainnya. &lt;br /&gt;Pada prinsipnya, bioproses untuk pencemar organik dan anorganik tidak berbeda. Lumpur yang mengandung senyawa toksik diharapkan bisa diproses sehingga mencapai tingkat aman. Sebelumnya lumpur perlu diuji untuk memastikan keamanannya agar ekosistem lain tidak ikut terganggu. &lt;br /&gt;Beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam mendesain dan mengoperasikan proses yang melibatkan mikroorganisme antara lain seleksi isolat yang mampu tumbuh baik pada media air lumpur atau padatannya diikuti pemilihan biomassa dari isolat-isolat tersebut yang sesuai dengan tingkatan pengolahan direncanakan, waktu kontak dengan senyawa terperangkap lumpur, proses pemisahan biomassa, dan pembuangan biomassa yang telah digunakan. &lt;br /&gt;Pengolahan air maupun lumpur akan berlangsung optimal apabila ditemukan suatu mikroorganisme yang mempunyai aktivitas tinggi dalam lumpur, terutama yang berpotensi mendetoksifikasi senyawa racun. Kecepatan biodegradasi senyawa-senyawa yang terperangkap lumpur dipengaruhi antara lain oleh konsentrasi dan komposisi senyawa dalam lumpur, konsentrasi biomassa, suhu, keasaman, ketersediaan nutrien termasuk mikronutrien, akseptor elektron, ketersediaan substrat primer, dan terjadinya adaptasi mikroorganisme terhadap kondisi lingkungan baru. &lt;br /&gt;Senyawa-senyawa yang terperangkap dalam lumpur sangat kompleks. Oleh karena itu, keberhasilan teknologi ini sangat bergantung pada pendekatan multidisipliner, termasuk di dalamnya bidang rekayasa, mikrobiologi, ekologi, geologi, dan kimia. &lt;br /&gt;Laboratorium Mikrobiologi Fakultas MIPA Universitas Brawijaya mencoba mengulturkan bakteri menggunakan lumpur sebagai media. Setidaknya ada delapan isolat bakteri yang mampu tumbuh pada media lumpur. Sejauh ini pengujian karakteristik bakteri itu dikategorikan dalam genus Bacillus. Di antara isolat bakteri, ada yang mempunyai kemampuan tumbuh baik dalam senyawa fenol. Senyawa fenol yang terkandung dalam lumpur relatif tinggi. Isolat-isolat tersebut juga mempunyai kemampuan mengakumulasi logam kadmium (Cd) dan plumbum (Pb) serta mempunyai toleransi tinggi terhadap beberapa logam nikel (Ni), aluminium (Al), besi (Fe), perak (Ag), tembaga (Cu), kobalt (Co), khrom (Cr), merkuri (Hg), seng (Zn), mangan (Mn), molibdenum (Mo), dan magnesium (Mg). &lt;br /&gt;Oleh karena itu, koleksi kami dapat dijadikan salah satu solusi alternatif untuk mengembangkan teknologi produksi inokulan yang mendukung teknologi aplikasi pengolahan air lumpur dalam usaha meminimalkan racun dalam lumpur. (Kompas; 19 Agustus 2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ü Upaya Pemerintah&lt;br /&gt;Selang beberapa hari setelah Lumpur panas mulai menyembur ke permukaan (28 Mei 2006), tepatnya pada tanggal 19 Juni Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah membentuk tim untuk melakukan penanganan, dengan membentuk tiga tim. Adapun tiga tim yang dimaksud adalah tim penghentian luapan lumpur, tim penanganan dan pengelolaan lumpur serta tim penanganan dampak social. &lt;br /&gt;Pembentukan tim tersebut merupakan tindak lanjut atas perintah Presiden RI melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada Sabtu (17/6). Ketiga tim penanggulangan tersebut dipimpin oleh lembaga/badan yang membidangi Tim penghentian luapan lumpur yang dikoordinasikan oleh BP Migas dan PT Lapindo, tim penanganan dan pengelolaan lumpur dikoordinasi oleh Satkorlak PBP Jatim, ITS, Jasa Marga, Jasa Tirta, KLH (Kementrian Lingkunagn Hidup) dan Zipur TNI AD Kodam V Brawijaya sedangkan tim penanganan dampak sosial dikoordinir oleh Bupati dan Satlak Sidoarjo.&lt;br /&gt;Dalam prosesnya ketiga tim yang telah dibentuk oleh Gubernur Jawa Timur, Imam Utomo, masih belum optimal. Kongkrit, sampai detik ini semburan Lumpur panas masih belum dapat teratasi, khususnya pada kekhawatiran warga masyarakat yang berada di sekitar sumber luapan Lumpur panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Kinerja Tim Satu&lt;br /&gt; Berikut kejelasan scenario penyumbatan / penghentian sumber Lumpur dengan memakai Snubbing unit. Scenario ini telah mengalami dua kali kegagalan:  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Kegagalan Skenario I&lt;br /&gt;· Snubbing unit tidak cukup kuat untuk menjatuhkan ikan, atau melakukan sidetracking menghindari ikan di dasar selubung&lt;br /&gt;· Berhasil mendapatkan data keadaan terakhir sumur dan survei azimuth yang akan membantu skenario berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Casing :&lt;br /&gt;30” @ 150 ft&lt;br /&gt;20” @ 1195 ft&lt;br /&gt;16” @ 2181 ft&lt;br /&gt;13 3/8” @ 3580 ft&lt;br /&gt;o Skenario II&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;A. Kondisi dengan satu sumber erupsi, terdapat ikan.&lt;br /&gt;B. Pasang sumbat semen diatas ikan.&lt;br /&gt;C. Pasang whipstock.&lt;br /&gt;D. Bor sidetrack dari dalam selubung 13-3/8”, kemudian kembali ke dalam lubang. &lt;br /&gt;E. Sirkulasi lumpur berdensitas dan viskositas tinggi.&lt;br /&gt;F. Semen, tunggu kering, selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan Skenario 2&lt;br /&gt;1. Keselamatan Kerja&lt;br /&gt;a. Semburan lumpur dan kadar H2S meningkat pada jarak dekat dengan rig PDSI-OW700&lt;br /&gt;b. Meningkatnya resiko tanggul jebol karena terlalu tinggi&lt;br /&gt;c. Indikasi gas bocor dari sisi luar (anulus) selubung&lt;br /&gt;2. Kerusakan Selubung&lt;br /&gt;a. Kepala sumur menurun karena beban snubbing unit - menyebabkan buckling pada beberapa bagian selubung&lt;br /&gt;b. Tidak mungkin membuat jendela (sidetracking) melalui 3 lapis selubung di bagian atas sumur yang berkondisi masih baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan dua scenario yang dilakukan oleh tim 1, sehingga mereka harus membuat scenario ke 3 (Relief Well)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Skenario 3 (Relief Well)&lt;br /&gt;Melakukan pengeboran 3 sumur baru (relief well) di sekitar sumur lama dengan jarak 500-700 m, dimana ikan tetap berada di posisi terjepit. Operasi ini dilakukan serentak dengan menggunakan 3 Drilling Rig.&lt;br /&gt;Metodenya dengan mengebor dan membelok sehingga sejajar dengan sumur BJP-1, kemudian masuk pada kedalaman di bawah ikan sehingga proses killing dan penyemenan dapat diteruskan. &lt;br /&gt;Jenis = Return to Vertical&lt;br /&gt;Kick-Off-Point = 500 m&lt;br /&gt;Target = 1300 m&lt;br /&gt;Build-Up Rate = 4-5o/30 m&lt;br /&gt;Sudut Kemiringan Maksimum = 48 o&lt;br /&gt;Estimasi Waktu penyelesaian 3 (tiga bulan) à Awal Desember 2006 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;a) Kondisi sumur saat ini dengan satu sumber semburan yang masih aktif dan ikan tetap pada posisi semula.&lt;br /&gt;b) Karena pemboran tidak dapat dilakukan dari sumur existing, maka dibuat 3 relief well sekaligus sejauh 500-700m dari sumur BJP-1. Lubang dibor dengan KOP dangkal dan berusaha menyelusuri lubang lama dengan alat Giroskop. Masuk kedalam lubang lama di bawah ikan.&lt;br /&gt;c) Sirkulasi lumpur berat (berdensitas tinggi) sampai semburan mati.&lt;br /&gt;d) Masukkan semen, tunggu kering, selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana Tatawaktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Kinerja Tim 2&lt;br /&gt;Sebagaimana yang telah direkomendasikan oleh Gubernur Jawa Timur, Imam Utomo, kaitan dengan tugas tim dua adalah melakukan penanganan dan pengelolaan Lumpur. Adapun targetannya adalah &lt;br /&gt;1. Mengurangi dampak terhadap penduduk dan lingkungan&lt;br /&gt;2. Mengamankan infrastrukture agar tetap berfungsi&lt;br /&gt;3. Mengamankan operasi drilling rig&lt;br /&gt;4. Pemetaan dan monitoring &lt;br /&gt;5. Antisipasi musim hujan&lt;br /&gt;6. Pengelolaan lumpur&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya, banyak hal yang telah dilakukan oleh tim 2. antara lain membangun tanggul atau pond sebagai penahan yang menampung volume Lumpur agar luberannya dapat terkontrol: Berikut rekapitulasi data pond pada 10 Nopember 2006:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No. Kolam/Pond Lokasi Luas (Ha) Ket.    &lt;br /&gt;1 A Ds. Renokenongo 23,00     &lt;br /&gt;2 B Ds. Renokenongo 6,50     &lt;br /&gt;3 C-1 Ds. Kedungbendo 3,00     &lt;br /&gt;4 C-2 Ds. Jatirejo 6,00     &lt;br /&gt;5 1 Ds. Jatirejo 5,50     &lt;br /&gt;6 2 Ds. Jatirejo 5,50     &lt;br /&gt;7 3 Ds. Jatirejo 20,00     &lt;br /&gt;8 4 Ds. Jatirejo 10,00     &lt;br /&gt;9 5 1. Ds. Mindi 90,00     &lt;br /&gt;  2. Ds. Pejarakan      &lt;br /&gt;  3. Ds. Kd. Cangring      &lt;br /&gt;  4. Ds. Besuki      &lt;br /&gt; Jumlah Keseluruhan 174,50   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Proyek Infrastruktur Lain&lt;br /&gt;1. Pemindahan Gardu Induk PLN&lt;br /&gt;2. Perbaikan/Pelebaran jalan negara di Porong&lt;br /&gt;3. Relokasi 17 pabrik dan 4 sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Pengelolaan Lumpur&lt;br /&gt;1. Penyiapan System Dewatering dan WTP. Satu WTP sedang dalam uji coba. Diharapkan bisa beroperasi 28/8&lt;br /&gt;2. Dua unit WTP dari Earth System masih dalam manufacturing di Australia. Delivery 3 minggu.&lt;br /&gt;3. Pemasangan pipa 20” dia x 19 km sudah dimulai. Stringing 8 km pipa dan pengelasan 2,5 km. Target penyelesaian minggu 3 bulan Maret. Pengadaan pompa 4 x 7500 m3/hari &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Pengelolaan Lumpur Lebih Lanjut&lt;br /&gt;1. Mengkaji kemungkinan menstransport lumpur ke laut oleh konsultan dari Belanda  Van Oord. Proposal akan disampaikan hari Senin 20/8.&lt;br /&gt;2. Mengkaji pemindahan lumpur ke bekas tambang pasir Ngoro 8.5 km dari lokasi semburan lumpur. Survey lokasi sudah dilakukan. Surat permintaan ijin ke bupati Mojokerto. Percobaan metoda transporting lumpur ½ kering dengan dump truck ke bekas penambangan pasir sudah dilakukan, perlu 4 jam/rit.&lt;br /&gt;3. Diperlukan 100 x 15 m3 dump-truck @ 5 rit/hari untuk mentransport 7500 m3/hari ke daerah Ngoro.&lt;br /&gt;4. Halliburton dan Petrogas Jatim menstudy kemungkinan Slurry Fractured Injection. Evaluasi data-data geology sedang dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekenario dan Jadwal Kerja Tim Penanggulangan Lumpur &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Kinerja Tim tiga&lt;br /&gt;Empat desa yang berada di sekitar semburan Lumpur, yakni Desa Jatirejo, Renokenongo, Siring, dan Kedungbendon telah melakukan kesepakatan dengan PT Lapindo Brantas Inc yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo selaku pimpinan  dari tim tiga, untuk diberikan ganti rugi, mulai dari biaya hidup dalam pengungsian sampai dengan biaya untuk kontrak rumah (sementara) sebagai pengganti mereka harus meninggalkan tempat tinggal karena tergenang Lumpur. Berikut data yang diambil dari media centre, 10 Nopember 2006:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;No. Desa/Kel. Jumlah Santunan Biaya pindah&lt;br /&gt;@ Rp. 500.000,- Adm, ATM &amp; Meterei Jumlah&lt;br /&gt;(dlm rupiah)    &lt;br /&gt;  KK Jiwa Kontrak/KK&lt;br /&gt;Rp. 5.000.000 Lauk pauk/jiwa&lt;br /&gt;@ Rp. 300.000,-       &lt;br /&gt;1 Ds. Rn.kenongo 526 1.937 2.627.500.000,- 579.300.000,- 263.000.000,- 44.041.000,- 3.513.841.000,-    &lt;br /&gt;  Idem 64 2.107  639.588.000,-   639.588.000,-    &lt;br /&gt;  Idem  18  5.400.000,-   5.400.000,-    &lt;br /&gt; Idem (jadup II)  17  5.100.000,-   5.100.000,-    &lt;br /&gt; Idem (jadup III)  590  177.000.000,-   177.000.000,-    &lt;br /&gt; Idem 1 3 5.000.000,- 900.000,- 500.000,- 98.000,- 6.498.000,-    &lt;br /&gt; Jadup III 20 65  19.510.000,-   19.510.000,-    &lt;br /&gt; Jadup IV 166 608  182.400.000,-   182.400.000,-    &lt;br /&gt; Sub Jumlah   2.632.500.000,- 1.589.688.000,- 263.500.000,- 44.139.000,- 4.549.337.000,-    &lt;br /&gt;2 Kel. Jatirejo 877 3.382 4.295.416.667,- 953.300.000,- 469.800.000,- 81.830.000,- 5.800.346.667,-    &lt;br /&gt;  Idem  3.235  970.500.000,-   970.500.000,-    &lt;br /&gt;  Idem 3  15.000.000,-  1.500.000,- 294.000,- 16.794.000,-    &lt;br /&gt;  Idem  85   42.500.000,-  42.500.000,-    &lt;br /&gt; Idem (jadup II)  112  33.600.000,-   33.600.000,-    &lt;br /&gt; Idem (jadup III)  2.876  862.800.000,-   862.800.000,-    &lt;br /&gt; Idem 1 4 5.000.000,- 1.200.000,- 500.000,- 98.000,- 6.798.000,-    &lt;br /&gt; Jadup III 63 267  80.100.000,-   80.100.000,-    &lt;br /&gt; Jadup IV 15 63  18.900.000,-   18.900.000,-    &lt;br /&gt; Sub Jumlah   4.310.416.667,- 2.919.200.000,- 513.800.000,- 82.124.000,- 7.825.540.667    &lt;br /&gt;3 Ds. Kd.bendo 740 2.708 3.636.500.000,- 804.000.000,- 370.500.000,- 69.940.000,- 4.876.830.000,-    &lt;br /&gt;  Idem  2.794  838.200.000,-   838.200.000,-    &lt;br /&gt; Idem (jadup II)  3  900.000,-   900.000,-    &lt;br /&gt; Idem (jadup (III)  2.623  786.900.000,-   786.900.000,-    &lt;br /&gt; Idem 1 1 5.000.000,- 300.000,- 500.000,- 98.000,- 5.898.000,-    &lt;br /&gt; Idem III 158 598  179.400.000,-   179.400.000,-    &lt;br /&gt; Sub Jumlah   3.636.500.000,- 2.609.400.000,- 370.500.000,- 69.940.000,- 6.502.830.000,-    &lt;br /&gt;4 Kel. Siring 631 2.339 3.022.500.000,- 675.000.000,- 246.000.000,- 58.016.000,- 4.064.016.000,-    &lt;br /&gt;   Idem 181 266 307.500.000,-  90.000.000,-  397.500.000,-    &lt;br /&gt;   Idem 134 1   66.800.000,-  66.800.000,-    &lt;br /&gt; Idem (jadup II)  1.402  420.600.000,-   420.600.000,-    &lt;br /&gt; Sub Jumlah   3.330.000.000,- 1.095.600.000,- 402.800.000,- 58.016.000,- 4.948.916.000,-    &lt;br /&gt;5 Ds. Besuki 189 782 945.000.000,- 234.600.000,- 94.500.000,- 18.522.000,- 1.292.622.000,-    &lt;br /&gt; Idem (jadup II)  785  235.500.000,-   235.500.000,-    &lt;br /&gt; Sub Jumlah   945.000.000,- 470.100.000,- 94.500.000,- 18.522.000,- 1.528.122.000,-    &lt;br /&gt;6 Kel. Mindi 5    2.500.000,-  2.500.000,-    &lt;br /&gt; Sub Jumlah     2.500.000,-  2.500.000,-    &lt;br /&gt;7 Ds. Pejarakan 4 20 20.000.000,- 6.000.000,- 2.000.000,- 392.000,- 28.392.000,-    &lt;br /&gt; Sub Jumlah   20.000.000,- 6.000.000,- 2.000.000,- 392.000,- 28.392.000,-    &lt;br /&gt; JUMLAH TOTAL   14.874.416.667 8.709.498.000 1.649.600.000 273.133.000 25.565.037.667  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantuan dari presiden RI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;No. Desa/Kelurahan Jumlah KK Jumlah Bantuan Keterangan    &lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;1 Kedungbendo 747 224.100.000,- 1. Tiap KK Rp. 300.000,-&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;2 Renokenongo 527 183.480.000,-     &lt;br /&gt;3 Siring 598 179.400.000,-      &lt;br /&gt;4 Jatirejo 892 267.600.000,-      &lt;br /&gt;5 Besuki 189 56.700.000,-      &lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;JUMLAH 2.953 911.280.000,-   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Korban luapan Lumpur panas, PT Lapindo Brantas Inc—melalui tim tiga—belum dapat memberikan banyak terhadap warga. Hal tersebut tercermin pada data yang telah menyebutkan di atas, bahwa warga di sekitar semburan Lumpur hanya diberikan uang kontrak rumah (sementara) sebesar  Rp 2.500.000/ KK dan uang lauk-pauk Rp 300.000/ Jiwa. Padahal kerugian yang menimpa warga tidak hanya bangunan rumah mereka yang sudah tidak dapat ditempati, juga lahan sawah pertanian/ ladang yang sudah tidak produkstif. Dalam hal ini PT Lapindo juga harus memberikan ganti rugi terhadap warga dengan tidak pilih kasih, dengan hanya memberikan ganti rugi terhadap beberapa orang saja. Pada hari ke 166 dari sekian KK yang rumahnya tergeng Lumpur hanya 12 bangunan rumah (KK) yang diberikan ganti rugi.&lt;br /&gt;Tidak hanya bangunan rumah mereka yang harus diperhatikan, lahan sawah/ lading juga hasus diberikan, tidak hanya memberikan uang sewa terhadap kepada warga yang sawah/ladangnya kebetulan di bangun tanggul-tanggul. &lt;br /&gt;Terbukti : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEWA LAHAN UNTUK PEMBUATAN POND&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;No. Kecamatan Desa / Kelurahan Luas Lahan Jumlah yang diterima Keterangan    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Jabon&lt;br /&gt;- Besuki&lt;br /&gt;- Kd. Cangkring&lt;br /&gt;- Pejarakan&lt;br /&gt;- Jatirejo&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;31,5202  Ha&lt;br /&gt; 29,241    Ha&lt;br /&gt;255,991    Ha&lt;br /&gt;14,8620    Ha &lt;br /&gt;Rp. 319.027.680,-&lt;br /&gt;Rp. 1.272.252.160,-&lt;br /&gt;  Rp. 1.105.881.120,-&lt;br /&gt;Rp.    642.038.400,- &lt;br /&gt;Jumlah pemilik lahan 9 orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah pemilik lahan 106 orang&lt;br /&gt;Dibayar dengan cek tgl 12 oktober    &lt;br /&gt; J u m l a h 331,6142   Ha Rp. 3.339.199.360,-   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buruh Pabrik Yang Mendapat Pengganti Upah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;No. Nama Perusahaan Alamat Realisasi pembayaran Ket.    &lt;br /&gt;   Tahap I Tahap II     &lt;br /&gt;         &lt;br /&gt;1 PT. Catur Putra Surya Jl. Rn.kenongo, Siring 154 154 1. Jlh pengganti upah yg tlh di    &lt;br /&gt;2 PT. Supra Surya Indonesia Idem 70 70      Bayarkan tahap I sebesar    &lt;br /&gt;3 PT. Sari Inti Permata Idem 346 263      Rp. 1.311.100.000,- dgn jlh    &lt;br /&gt;4 PT. Primafindo Pangan Makmur Idem 65 65      TK sebanyak 1.873 orang    &lt;br /&gt;5 PT. Victory Rotanindo Idem 166 153     &lt;br /&gt;6 PT. Gunung Mas Sentosa Raya Idem 119 119 2. Jlh pengganti upah yg tlh di    &lt;br /&gt;7 PT. Airlangga Jl. Rn.kenongo, Jt.rejo 158 122      Bayarkan tahap II sebesar    &lt;br /&gt;8 PT. Srikaya Pura Mas Idem 104 104      Rp. 1.236.200.000,- dgn jlh    &lt;br /&gt;9 UD. Emanilendo Idem 28 30      TK sebanyak 1.741 orang    &lt;br /&gt;10 CV. Karya Kasih Karunia Idem 92 92       berdsrkan laprn tgl. 22/8/’06    &lt;br /&gt;11 PT. Debrima Ds. Kedungbendo 197 197     &lt;br /&gt;12 CV. Niagara Prima Ds. Renokenongo 26 26 3. Total pengganti upah yg tlh    &lt;br /&gt;13 CV. Semangat Jaya Jl. Siring Tmr 289 Prg 94 94      Dibayarkan (tahap I dan II)    &lt;br /&gt;14 PT. Yamaindo  47 49      Sebesar Rp. 2.547.300.000,-    &lt;br /&gt;15 CV. Harflek    - 15     &lt;br /&gt;16 PR. Rizky Mulya  34 34     &lt;br /&gt;17 PR. Rizky Setiawan  17 17     &lt;br /&gt;18 PR. Mito Jaya  35 35     &lt;br /&gt;19 PR. Nasional Tobacco  51 51     &lt;br /&gt;20 PR. Graha Niaga  70 51     &lt;br /&gt; JUMLAH KESELURUHAN 1.873 1.741   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tugas yang dilakukan oleh tim tiga merupakan proses penanganan yang cukup vital, karena bersentuhan langsung dengan korban. Selain tuntutan mereka cenderung fariatif, stamina yang dimiliki oleh tim tiga (pemerintah Kabupaten Sidoarjo) sangat terbatas, sehingga dari sekian problem yang dialami oleh massyarakat tidak semuanya dapat terselesaikan dengan waktu yang sama. Namun usaha-usaha lanjutan sudah banyak dilakukan, tidak lain untuk mengatasi semua problem social yang dialami warga masyarakat yang terkena dampak secara langsung luapan Lumpur panas PT Lapindo Brantas Inc.&lt;br /&gt;Selain membentuk tiga tim guna menangani persoalan luapan Lumpur di Kecamatan Porong , Kabupaten Sidoarjo, Pemerintah Propinsi Jawa Timur melakukan penanganan di sector lalu lintas, melalui PT Jasa Marga (Persero)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengamanan Ruas Tol Porong – Gempol&lt;br /&gt;(Km 37+800 S.D Km 39+000)&lt;br /&gt;Dari Luapan Lumpur Di Km 38+200&lt;br /&gt;PRINSIP – PRINSIP PELAYANAN LALU LINTAS&lt;br /&gt;PT JASA MARGA (PERSERO)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1.  Pengaturan Lalu Lintas :&lt;br /&gt;· Penyediaan rambu – rambu darurat lengkap dan sarana pengamanan lalu lintas&lt;br /&gt;· Penyiapan jalur untuk keperluan contra flow atau traffic detour&lt;br /&gt;· Pengaturan buka tutup jalur situasional sesuai kondisi keamanan jalur&lt;br /&gt;· Posko terpadu di km 37+750 dan 39+600 dalam rangka kesiagaan pelayanan lalu lintas&lt;br /&gt;  2.  Penanganan Gangguan Perjalanan :&lt;br /&gt;· Penyediaan Patroli Jasa Marga dan Polisi PJR 24 jam&lt;br /&gt;· Penyediaan kendaraan derek, rescue, ambulance dan pemadam kebakaran &lt;br /&gt;  3.   Informasi dan Komunikasi :&lt;br /&gt;· Pemasangan panel informasi kondisi jalur&lt;br /&gt;· Pemasangan spanduk – spanduk himbauan dan informasi&lt;br /&gt;· Penyediaan komunikasi antar posko&lt;br /&gt;· Pengaturan ‘peringatan dini’ saling berhubungan antara lokasi semburan lumpur dengan posko terkait sebagai antisipasi apabila terjadi kondisi darurat&lt;br /&gt;   Sasaran :&lt;br /&gt;1. Mengutamakan keselamatan pengguna jalan tol &lt;br /&gt;2. Mengupayakan agar jalan tol tetap dapat dilalui kendaraan&lt;br /&gt;Prosedur Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas &lt;br /&gt;Selama Buka Tutup Jalur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi 1 : &lt;br /&gt;Lajur Jalan Tol Terganggu&lt;br /&gt;· Dilakukan pemasangan rambu-rambu darurat penyempitan di Km 39+100 s.d Km 37+800.&lt;br /&gt;· Pemantauan, pengaturan dan pengamanan gabungan 24 jam, penempatan petugas Jasa Marga, PJR , Polres setempat&lt;br /&gt;Kondisi 2 : &lt;br /&gt;Salah Satu Jalur Seluruhnya Terganggu / Ditutup&lt;br /&gt;· Dilakukan pengalihan arus kendaraan dari arah Gempol masuk ke arah menuju Surabaya (atau sebaliknya) mulai Km 39+100 s.d Km 37+800 (Traffic Detouring) berupa Contra Flow.&lt;br /&gt;· Pemantauan, pengaturan dan pengamanan gabungan selama 24 jam dari Jasa Marga, PJR dan Polres setempat&lt;br /&gt;Kondisi 3 : &lt;br /&gt;Jalan Tol Ditutup Total&lt;br /&gt;· Melaporkan kepada Menteri PU tentang rencana penutupan total jalan tol ruas Gempol – Porong&lt;br /&gt;· Koordinasi dengan instansi terkait &lt;br /&gt;Pada seluruh kondisi tersebut, disiapkan sarana penanganan gangguan perjalanan yaitu derek, water tank dan grader serta dilakukan penyampaian informasi kondisi lalu lintas kepada pemakai jalan melalui radio swasta setempat dan melalui gerbang tol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologis Kejadian – Mei 2006&lt;br /&gt;Dan Upaya Pengamanan Yang Dilakukan&lt;br /&gt;1) Erupsi lumpur dari sumur pengeboran Banjar Panji I - PT Lapindo Brantas mulai terjadi tanggal 28 Mei, pukul 14.00 wib. &lt;br /&gt;2) Sampai dengan akhir Mei, semburan membesar menjadi setinggi 4 m dan luapan lumpur mulai masuk ke tepi bahu jalan tol. &lt;br /&gt;3) Upaya pengamanan awal : pemasangan kantung pasir dan cerucuk bambu / dolken yang diperkuat dengan anyaman bambu.&lt;br /&gt;4) Kondisi lalu lintas masih normal.&lt;br /&gt;5) Selama Bulan Mei, belum terdapat potensi kerugian akibat kehilangan pendapatan tol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologis Kejadian – Juni 2006&lt;br /&gt;Dan Upaya Pengamanan Yang Dilakukan&lt;br /&gt;1) Tanggal 4 Juni pukul 03.00 wib :&lt;br /&gt;a. Luapan lumpur mencapai rounding jalan tol&lt;br /&gt;b. Dilakukan upaya pengamanan lanjutan dengan tanggul sirtu  setinggi 1,5 – 2 meter, pemasangan rambu – rambu darurat dan dibentuk Satuan Tugas Pemantauan Luapan Lumpur.&lt;br /&gt;2) Tanggal 6 Juni :&lt;br /&gt;a. Dilakukan pembuatan bukaan untuk pengalihan arus lalu lintas (detour) di Km 37+750 dan Km 39+200&lt;br /&gt;b. Dibuat Standar Operasi Prosedur (SOP) Tindakan Proteksi Melubernya Lumpur pada Rumija Jalan Tol.&lt;br /&gt;3) Tanggal 10 Juni pukul 15.00 wib, tanggul dijebol masyarakat dengan alasan agar lumpur dapat menyeberang keluar rumija tol&lt;br /&gt;4) Mulai dilakukan buka tutup jalan tol. Buka tutup dilaksanakan dengan memperhatikan ketinggian lumpur untuk keamanan pengguna jalan.&lt;br /&gt;5) Kunjungan Tim Konsultan Teknik PT Jasa Marga, memberikan alternatif penanganan :&lt;br /&gt;a. Alternatif 1 – Pemasangan jembatan sementara tipe bailey&lt;br /&gt;b. Alternatif 2 – Pemasangan box culvert dengan penimbunan badan jalan&lt;br /&gt;c. Alternatif 3 – Parit melintang badan jalan dengan pipa baja / beton diameter 30cm&lt;br /&gt;d. Alternatif 4 – Dibuat gundukan melintang jalan tol 15cm untuk mengalirkan lumpur ke parit di bahu jalan&lt;br /&gt;6) Agar jalan tol tetap dapat beroperasi, pada tanggal 19 Juni mulai dilakukan pemasangan 2 (dua) jembatan bailey di Km 37+940 arah ke Surabaya :&lt;br /&gt;a. Jembatan bailey power panel Zipur Kodam V Brawijaya &lt;br /&gt;b. Jembatan bailey power panel Bina Marga masing – masing dengan bentang 24 m x 4 m.&lt;br /&gt;(Sesuai rekomendasi dari Dirjen Bina Marga, melalui Memo Dinas Kepada Menteri PU nomor 145/MD/Db/2006 tanggal 14 Juni 2006, sedangkan seluruh biaya dibebankan kepada PT Lapindo Brantas sesuai surat Menteri PU nomor JL.0101-Mn/218 tanggal 19 Juni 2006 tentang Penanganan Lumpur Panas pada Jalan Tol Surabaya – Gempol Km 38+000 hingga Km 38+200)&lt;br /&gt;7) Kunjungan Tim Konsultan Teknik PT Jasa Marga, hasil peninjauan :&lt;br /&gt;a. Melihat kondisi lapangan, pemasangan jembatan bailey sudah tidak sesuai dan untuk lokasi bailey di selatan (Km 38+250) sudah tidak diperlukan lagi.&lt;br /&gt;b. Direkomendasikan dilakukan penimbunan setinggi 2m dan di beberapa lokasi dipasang box culvert untuk mengalirkan lumpur.&lt;br /&gt;8) Tanggal 29 Juni, karena ketinggian lumpur terus bertambah dan hampir mencapai lantai jembatan bailey, maka mulai dilakukan upaya :&lt;br /&gt;a. Penimbunan dan peninggian badan jalan tol&lt;br /&gt;1. Pada Km 37+940 s.d. 38+250 arah Surabaya&lt;br /&gt;2. Pada Km 38+250 s.d. 37+940 arah Gempol, masing – masing setinggi 2,25m, dengan material sirtu (1,90m) dan base course kelas A (0,35m)&lt;br /&gt;b. Memasang box culver untuk mengalirkan lumpur, lokasi :&lt;br /&gt;1. 37+950   : 1 segmen (5m x 1,5m)&lt;br /&gt;2. 37+965   : 4 segmen (5m x 1,5m)&lt;br /&gt;3. 38+100   : 5 segmen (2X2,5mx1,5m – 1x5mx1,5m – 2x2,5mx1,5m)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologis Kejadian – Juli 2006&lt;br /&gt;Dan Upaya Pengamanan Yang Dilakukan&lt;br /&gt;1) Tanggal 7 Juli pukul 07.00 wib dilakukan pengoperasian jembatan bailey Zipur 5 dan jembatan power panel Bina Marga.&lt;br /&gt;2) Masih dilakukan buka tutup lajur / jalur.&lt;br /&gt;3) Tanggal 10 Juli dilakukan pembongkaran jembatan bailey Zipur 5, sedangkan jembaan power panel Bina Marga dibongkar tgl 14 Juli.&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;(Ijin pembongkaran jembatan power panel dari Menteri PU melalui surat nomor JL.01.03-Mn/280 tanggal 24 Juli 2006, tentang Penanganan Genangan Lumpur di Jalan Tol Surabaya – Gempol)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Tanggal 17 Juli, peninggian badan jalan tol arah ke Gempol selesai dilaksanakan, sedangkan badan jalan tol arah ke Surabaya selesai dikerjakan pada tanggal 19 Juli.&lt;br /&gt;5) Tanggal 19 Juli dilakukan penyempurnaan badan jalan berupa pengaspalan, pemasangan beton pembatas median dan pemasangan marka jalan.&lt;br /&gt;6) Tanggal 22 Juli, pengaspalan dengan CTB selesai dilaksanakan, kedua jalur berfungsi penuh.&lt;br /&gt;7) Kondisi volume lalu lintas berangsur normal.&lt;br /&gt;8) Tanggal 30 Juli, aliran lumpur makin meninggi dan hampir menutupi penampang basah box culvert atau berada sekitar 75 cm di bawah badan jalan tol.&lt;br /&gt;Kronologis Kejadian – Agustus 2006&lt;br /&gt;Dan Upaya Pengamanan Yang Dilakukan&lt;br /&gt;1) Tanggal 1 Agustus, dilakukan peninggian tanggul di sisi jalan tol Km 37+800 s.d 38+200 arah ke Surabaya.&lt;br /&gt;2) Tanggal 4 Agustus, peninggian tanggul  mencapai 4 – 5 meter  sedangkan ketinggian lumpur sudah hampir mencapai +4 meter&lt;br /&gt;3) Tanggal 7 Agustus pukul 20.00, peninggian tanggul  mencapai +6 meter, tinggi lumpur 30 s.d 40 cm dibawah muka tanggul.&lt;br /&gt;4) Dilakukan rapat koordinasi antara Wakil Bupati Sidoarjo, Dandim, Wakapolres, Kadinas InfoKom, Kadinas LLAJR, Kadinas Bina Marga, DanZipur 5, PT Jasa Marga dan aparat terkait dengan hasil  pembahasan : &lt;br /&gt;a. untuk keselamatan pengguna jalan mulai pukul 24.00 wib (tanggal  8 Agustus pukul 0.00 wib) Ruas Porong - Gempol ditutup.&lt;br /&gt;b. Akan dilaksanakan evaluasi kekuatan tanggul oleh Institut Teknologi Surabaya dan apabila aman jalan tol akan dioperasikan kembali.&lt;br /&gt;5) Tanggal 9 Agustus, dilaksanakan rapat koordinasi antara Wakil Bupati Sidoarjo, Dandim, Wakapolres, Kadinas InfoKom, Kadinas LLAJR, Kadinas Bina Marga, DanZipur 5, PT Jasa Marga dan aparat terkait, disepakati :&lt;br /&gt;a. Dari tanggal 9 Agustus pukul 20.00 s.d 10 Agustus pukul 07.00 Ruas Porong – Gempol dibuka kembali, dengan pertimbangan agar dapat melancarkan angkutan kendaraan proyek untuk pembuatan dan perkuatan tanggul – tanggul sepanjang jalur kereta api yang rawan jebol.&lt;br /&gt;6) Tanggal 10 Agustus pukul 19.00, Ruas Porong – Gempol dioperasikan  kembali&lt;br /&gt;7) Tanggal 8 Agustus, dilaksanakan rapat koordinasi dipimpin Wakil Presiden dengan menteri dan instansi terkait. Sesuai Instruksi Wapres, hal – hal pokok yang menjadi sasaran utama penanganan lumpur :&lt;br /&gt;a. Keselamatan jiwa manusia adalah yang utama&lt;br /&gt;b. Infrastruktur yang ada harus tetap dapat berfungsi (termasuk jalan tol)&lt;br /&gt;8) Tanggal 11 Agustus :&lt;br /&gt;a. Kunjungan Presiden ke Surabaya&lt;br /&gt;Presiden memberi instruksi kepada Menteri PU untuk mengoperasikan Ruas Porong – Gempol tanpa dikenakan tarif dengan pertimbangan ruas tersebut dianggap tidak dapat memenuhi standar pelayanan minimal.&lt;br /&gt;b. Kepmen PU nomor 297/KPTS/M/2006 tanggal 11 Agustus 2006 tentang  Pencabutan Sementara Status Sebagai Jalan Tol Sebagian Ruas Jalan tol Surabaya – Gempol pada Seksi Porong – Gempol :&lt;br /&gt;§ Mulai tanggal 11 Agustus pukul 21.00 Ruas Porong – Gempol dioperasikan tanpa dikenakan tarif.&lt;br /&gt;§ PT Jasa Marga melakukan sistem buka tutup dalam pengoperasian Ruas Porong – Gempol sesuai dengan kondisi lapangan&lt;br /&gt;c. Dilakukan sosialisasi kepada pengguna jalan melalui media cetak, media elektronik dan melalui leaflet serta pengumuman yang ditempel pada setiap gardu – gardu tol di Jalan Tol Surabaya – Gempol&lt;br /&gt;d. Jatim, Kodam V Brawijaya, Pemda Sidoarjo, Jasa Marga, Institut Teknologi Surabaya dan instansi terkait dengan kesimpulan :&lt;br /&gt;§ Tim Departemen Pekerjaan Umum dan Tim Lingkungan Hidup bergabung dalam Tim Penanganan Akibat Semburan Lumpur.&lt;br /&gt;§ Perkuatan tanggul menjadi pekerjaan prioritas dalam rangka pengamanan infrastruktur dan permukiman&lt;br /&gt;§ Peninggian jalan tol dilakukan sepanjang 1 km dengan tinggi 2,5 meter.&lt;br /&gt;Dan seterusnya…………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif Penanganan&lt;br /&gt;Jangka Panjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif penanganan jangka panjang sangat tergantung dari penyelesaian penanganan luapan lumpur, alternatif tersebut antara lain :&lt;br /&gt;1. Alternatif 1 - Elevated&lt;br /&gt;      Membangun konstruksi Jalan Layang (elevated construction)  &lt;br /&gt;      pada trase eksisting, dengan perkiraan biaya Rp. 270 milyar &lt;br /&gt;      dengan waktu pengerjaan 8-9 bulan.      &lt;br /&gt;2. Alternatif 2 – realignment / pembuatan jalan tol baru&lt;br /&gt;      Melakukan pemindahan rute jalan tol, dengan perkiraan &lt;br /&gt;      biaya Rp.  237,5 milyar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BESARAN KLAIM&lt;br /&gt;PT JASA MARGA KEPADA PT LAPINDO&lt;br /&gt;1) Perkiraan kehilangan pendapatan tol dari tanggal 10 Juni s.d. akhir Bulan Juli 2006 adalah sebesar Rp 2,20 Milyar&lt;br /&gt;a) Bulan Juni  : Rp. 1,20 milyar&lt;br /&gt;b) Bulan Juli  : Rp. 1,00 milyar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Perkiraan kerugian sementara sampai dengan Juli 2006 akibat kerusakan sarana jalan tol adalah sebesar Rp 16,33 milyar (termasuk ppn 10%), meliputi : &lt;br /&gt;a) Pembersihan saluran eksisting  : Rp. 193 juta&lt;br /&gt;b) Penanaman kembali rumput dan pohon : Rp. 1,18 milyar&lt;br /&gt;c) Pelengkap jalan, pagar beton, guardrail : Rp. 5,06 milyar&lt;br /&gt;d) Scrapping, filling, overlay, marka  : Rp. 7,09 milyar&lt;br /&gt;e) Mobilisasi, perencanaan dan supervisi : Rp. 1,33 milyar&lt;br /&gt;Materi Pendukung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø Segala Berita dalam Televisi.&lt;br /&gt;Ø Media Harian Surabaya Pagi &lt;br /&gt;Ø Media Harian Kompas&lt;br /&gt;Ø Media Harian Jawa Pos.&lt;br /&gt;Ø Media Harian Surya&lt;br /&gt;Ø TEMPO Interaktif&lt;br /&gt;Ø Media Centre; Pusat penanganan luapan Lumpur panas lapindo, hasil kerjasama Dinas Infokom Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo&lt;br /&gt;Ø WALHI Jawa Timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Tim Penyusun&lt;br /&gt;Kelompok Kerja Nahdliyin Sidoarjo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengarah  : Badrus Zaman&lt;br /&gt;Koordinator Tim  : Fatihul Faizun&lt;br /&gt;Anggota  : Ahmad Fauzi&lt;br /&gt; Slamet Mulyadi&lt;br /&gt; Ahmad Yenes Suhudi&lt;br /&gt; Eko Widodo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas tentang Kelompok Kerja Nahdliyin (KKN)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok Kerja Nahdliyin adalah organisasi yang berbasis kader muda NU non structural, tidak seperti IPNU, IPPNU ataupun Gerakan Pemuda Ansor . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KKN lahir di saat keresahan dari sekian warga NU terhadap jam’iyah yang dibentuk oleh ‘ulama tersebut; pada level tertentu para pengurus NU mulai tingkat Cabang hingga Pengurus Besar sering kali melakukan pelanggaran konstitusi (organisasi). Kongkrit, pada momentum politik, Pilpres-Pilkada misalkan, para pengurus NU yang mempunyai power secara structur maupun kulutul sering kali ikut bermain dalam merebut kekuasaan. Bukan menyalakan ambisinya untuk duduk di struktur pemerintahan, namun langkah yang ditempuhnya mempunyai dampak negatif terhadap jam’iyah NU. Langkah yang dimaksud adalah menjadikan jama’ah NU sebagai komoditas politik dan Jam’iyah NU sebagai mesin politik (untuk merebut kekuasaan). Karena hal tersebut akan berdampak fatal pada fungsi NU sebagai jam’iyah diniyah wal ijtima’iyah; sebagaimana hasil muktamar di Situbondo pada tahun 1984 bahwa NU kembali ke Khittah 1926.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga kelahiran KKN tidak lain untuk menjawab problem tersebut. Sebagai organisasi yang berbasis kelompok muda, KKN mencoba menfungsikan sebagai sayap gerakan Nahdlatul Ulama (jam’iyah diniyah wal ijtima’iyah); sebagai fungsi social-politik; bersama warga nahdliyin untuk merebut perubahan. Serta mengawal kebutuhan social dasar masyarakat (nahdliyin); khodimul ummah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain, motto tersebut diambil berawal keresahan/ keterpurukan ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannnya, karena kebijakan negara yang tidak berpihak pada mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak ekonomi, social, budaya—sebagai hak—masyarakat yang harus dipenuhi dan dilindungi oleh pemerintah hari ini belum optimal diberikan kepada mereka. Sehingga hari ini dapat dikatakan  bahwa “kedloliman” yang dilakukan oleh negara terhadap rakyatnya terus berjalan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1414341242208431060-2137978911398873526?l=pustakakhusus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/feeds/2137978911398873526/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1414341242208431060&amp;postID=2137978911398873526' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/2137978911398873526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/2137978911398873526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/2008/09/data-hd.html' title='Data HD'/><author><name>Sudah Mundur -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05930263788251447659</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ko_KpWRlRTA/TIYSUgmep_I/AAAAAAAAATU/Q7_gvtmXQFo/S220/ki.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1414341242208431060.post-4263611442561819448</id><published>2008-08-24T07:14:00.000-07:00</published><updated>2008-08-24T07:15:17.750-07:00</updated><title type='text'>Masyarakat Transparan</title><content type='html'>Masyarakat Transparan‭ ‬:‭&lt;br /&gt;‬Harapan Dari Postmodernisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.‭ ‬Gianni Vattimo:‭ ‬Selayang Pandang‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gianni Vattimo dilahirkan pada tahun‭ ‬1936‭ ‬di kota Turino.‭ ‬Ia dikenal sebagai seorang pemikir Italia kontemporer yang mengusung pemikiran postmodernisme.‭ ‬Pendidikan filsafatnya ditempuh di Universitas Turino.‭ ‬Gelar doktor diperolehnya di bawah bimbingan‭ ‬Luigi Pareyson,‭ ‬pemikir eksistensialisme Italia.‭ ‬Setelah itu ia melanjutkan belajar filsafat di Universitas Heidelberg Jerman sebagai murid‭ ‬Hans-Georg Gadamer dan‭ ‬Karl Löwith‭ (‬keduanya adalah murid Heidegger di Marburg pada tahun‭ ‬1920-an‭)‬.‭ ‬Pada periode inilah,‭ ‬minat filosofis Vattimo diarahkan pada bidang hermeneutika dan ontologi.‭ ‬Analisa filosofisnya kemudian diarahkan pada Heidegger,‭ ‬Schleiermacher,‭ ‬dan Nietzsche.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun‭ ‬1960-1970,‭ ‬Vattimo terlibat dalam pergerakan politik Partai Radikal kota Turino,‭ ‬salah satu partai golongan kiri Italia.‭ ‬Peristiwa pergerakan mahasiswa pada tahun‭ ‬1968‭ ‬di Italia4‭ ‬kemudian banyak menjadi bahan refleksi dalam karya-karya Vattimo selanjutnya.‭ ‬Vattimo dikenal secara internasional lewat makalahnya tentang Heidegger yang dibawakan pada‭ ‬Royaumont Colloquium on Heidegger.‭ ‬Pada tahun‭ ‬1982,‭ ‬ia menggantikan gurunya,‭ ‬Luigi Pareyson,‭ ‬sebagai dosen filsafat teoritis dan estetika di Universitas Turino.‭ ‬Setahun kemudian,‭ ‬ia mengeluarkan suatu analisa tentang‭ ‘‬pemikiran yang lemah‭’ (‬il pensiero debole‭ ‬/‭ ‬the weak thought‭) ‬yang menimbulkan perdebatan cukup panjang di Italia selama era‭ ‬1980-an.‭ ‬Pemikirannya itu dibukukan dengan judul‭ ‬La fine della modernita‭ (‬The End of Modernity,‭ ‬1985‭)‬.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya-karya Vattimo yang lainnya adalah‭ ‬Essere,‭ ‬storia e linguaggio in Heidegger‭ (‬Being,‭ ‬History,‭ ‬and Language in Heidegger‭;‬ 1963‭); ‬Il soggetto e la maschera‭ ‬(The Subject and The Mask‭;‬ 1974‭)‬; La società transparente‭ (‬The Transparent Society‭;‬ 1989‭)‬,‭ ‬serta sejumlah besar kumpulan esai.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.‭ ‘‬Pemikiran yang Lemah‭’ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Vattimo,‭ ‬dalam bukunya‭ ‘‬The Transparent Society,‭’ ‬masyarakat di era postmodern mengalami perubahan makna emansipasi dari yang idealnya pernah dikemukakan oleh era modern.5‭ ‬Modernisme memahami emansipasi sebagai suatu kegemilangan proses manusia menjadi dirinya sendiri terutama melalui perasionalisasian semua aspek kehidupan yang berpuncak pada pen-teknologisasi-an bidang-bidang kehidupan.‭ ‬Postmodernisme,‭ ‬dalam keterkaitannya dengan modernisme‭ (‬bukan keterputusan total darinya6‭)‬,‭ ‬mau mengembalikan proses‭ ‬humanisasi yang karena alasan-alasan metafisis7‭ ‬untuk mendukung rasionalisme Barat,‭ ‬terselewengkan dalam kerangka perwujudan sejarah unilinier‭ (‬artinya sejarah yang berada dalam satu pusat:‭ ‬Barat dan ideologinya‭)‬.8‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar dari pandangan Vattimo ini adalah bahwa pemikiran metafisis tentang Ada dan kebenarannya yang selama ini mewarnai pencarian pemikiran Barat telah menimbulkan akibat-akibat yang merugikan bagi kemanusiaan‭ (‬kolonisasi Barat atas daerah-daerah lainnya‭)‬.‭ ‬Berpijak dari Heidegger,‭ ‬Vattimo menerima bahwa pertanyaan filosofis harus kembali pada tema perbedaan ontologis antara‭ ‬Ada dan‭ ‬adaan yang sudah digulati semenjak‭ ‬Parmenides dan‭ ‬Heraklitos.‭ ‬Ada,‭ ‬menurut Heidegger,‭ ‬berbeda dengan adaan.‭ ‬Tidak pernah dapat didefinisikan dengan tepat apa itu Ada.‭ ‬Ada hadir dalam kompleksitas yang tetap,‭ ‬otonom dan bersifat mendasar,‭ ‬yang hadir dalam setiap adaan namun sekaligus juga tidak sama dengan adaan itu sendiri.‭ ‬Maka,‭ ‬tidak mungkin untuk mendefinisikannya sebagai suatu entitas duniawi yang berkedudukan sebagai subyek dan obyek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan itu pula Heidegger menghancurkan dikotomi filsafat tradisional antara‭ ‬subyek dan‭ ‬obyek,‭ ‬karena mereka hadir dalam kawasan adaan.‭ ‬Perbedaan ontologis yang ada kemudian adalah antara Ada dan kawasan adaan itu sendiri.‭ ‬Karena sulit didefinisikan Ada justru menjadi tema filosofis yang lebih utama daripada tema metafisika Barat tentang rasio dan logika.‭ ‬Metafisika Barat dipandang Heidegger sebagai yang menolak tema tentang Ada karena pertanyaan-pertanyaan dalam tema itu berimplikasi pada keraguan akan rasio subyek yang menjadi dasar metafisika.‭ ‬Lebih tepatnya,‭ ‬metafisika Barat melupakan permasalahan Ada karena pencariannya akan dasar kebenaran diletakkan dalam relasi antar adaan,‭ ‬dalam pembedaan antara subyek dan obyek,‭ ‬dan bukan kepada Ada yang sudah jauh lebih dulu hadir.9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nietzsche,‭ ‬yang nihilisme-nya berkembang pesat di Eropa,‭ ‬menjadi panutan bagi Vattimo dalam membongkar pemikiran metafisika tradisional.‭ ‬Pembongkaran ini dimungkinkan begitu nihilisme berhasil menyingkapkan bahwa jaminan atas klaim kebenaran metafisika barat selama ini tidak lebih dari nilai‭ ‬subyektivitas individu atau kelompok sosial tertentu.‭ ‬Keyakinan yang terekspresikan keluar sebagai‭ ‘‬kebenaran‭’ ‬itu sebenarnya hanyalah ekspresi dari individu/kelompok sosial tersebut atas kehendaknya untuk berkuasa.‭ ‬Maka apa yang disebut sebagai rasio dalam metafisika Barat juga hanyalah semacam‭ ‬retorika persuasif untuk membenarkan penguasaan‭ ‬status quo tertentu.‭ ‬Dengan demikian,‭ ‬nihilisme bertujuan untuk menyerang segala bentuk sistem rasionalitas‭ (‬sebagai sistem retoris persuasif‭) ‬yang mendukung kebenaran-kebenaran metafisis‭ (‬Tuhan,‭ ‬jiwa,‭ ‬esensi‭) ‬sebagai inti yang tetap dari segala sesuatunya.10‭ ‬Filsafat perbedaan‭ (‬philosophy of difference‭)‬,‭ ‬yang dikemukakan baik oleh Nietzsche dalam corak nihilistiknya,‭ ‬dan kemudian direvisi oleh Heidegger,‭ ‬dengan sangkalannya pada jaminan untuk berbagai macam usaha mengadakan pembedaan antara benar/salah,‭ ‬logis/tidak logis,‭ ‬pusat/pinggir,‭ ‬dll.,‭ ‬dengan demikian menunjukkan bahwa satu-satunya dunia yang ada adalah‭ ‬dunia interpretasi,‭ ‬dunia perbedaan antara berbagai macam term keyakinan manusia.‭ ‬Demikianlah semakin tampak hubungan antara nihilisme dan hermeneutika.‭ ‬11‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertitik tolak dari filsafat perbedaan ini,‭ ‬Vattimo menelaah kondisi modernitas.‭ ‬Pertama,‭ ‬Vattimo membatasi periode modernitas itu sendiri.‭ ‬Untuk itu,‭ ‬ia memakai istilah‭ ‬post-history.‭ ‬Dengan istilah ini,‭ ‬Vattimo mau menunjukkan bahwa modernitas seringkali berada dalam ruang lingkup sejarah yang selalu berpusat pada dua makna:‭ ‬kemajuan‭ (‬progress‭) ‬dan mengatasi‭ (‬overcoming‭)‬.‭ ‬Apa yang modern adalah apa yang menjadi langkah maju dari pergerakan sejarah sebelumnya dan mempunyai sifat mengatasi permasalahan sebelumnya.‭ ‬Berbeda dari modernisme,‭ ‬seni yang dimulai pada awal abad‭ ‬20‭ (‬avant-garde,‭ ‬dkk.‭)‬,‭ ‬modernisme menurut Vattimo sudah dimulai dari sejak‭ ‬Descartes‭ (‬akhir abad ke-15‭) ‬ketika berkembang rasionalisme sampai dengan saat ini.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari Heidegger dan Nietzsche bahwa yang akan dihadapi untuk keluar dari dan menolak sistem metafisika Barat dengan ciri khas pemikiran modernnya yang‭ ‘‬maju,‭ ‬mengatasi‭’ ‬itu adalah suatu dilema‭ (‬karena‭ ‘‬mengatasi‭’ ‬adalah kategori modernitas dan sistem pemikiran lain yang‭ ‘‬mengatasi‭’ ‬metafisika Barat itu tidak ada sehingga usaha ini hanya akan jatuh lagi pada sistem pemikiran modernisme‭)‬,‭ ‬Vattimo dengan demikian menyimpulkan bahwa tahap akhir modernitas,‭ ‬dan munculnya posmodernitas,‭ ‬ditandai dengan adanya suatu hubungan unik dengan pemikiran metafisika Barat yang sekaligus kritis namun juga tetap bergantung padanya.‭ ‬Kurang lebihnya,‭ ‬Vattimo menyebutkan patokan waktu seperempat abad terakhir dari abad‭ ‬19,‭ ‬yaitu ketika Nietzsche dengan nihilismenya berkembang di Eropa.‭ ‬Namun dengan itu pun sebenarnya tidak ada saat tepat historis yang menandai keterputusan dengan modernitas.‭ ‬Sebab,‭ ‬bagi Vattimo baik modernitas maupun postmodernitas terjadi‭ ‘‬dalam ruang konseptual dan historis yang sama‭’ ‬supaya dapat terjadi hubungan seperti yang sudah diungkapkan di atas.‭ ‬Dengan demikian istilah‭ ‬post history yang dipakai Vattimo memang ditujukan untuk mengungkapkan keberakhiran sejarah dalam paham modernitas.12 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periode ini menurut Vattimo diwarnai oleh penggunaan metafisika sebagai sistem pemikiran filsafat yang selalu berdasar pada pertanyaan tentang penggunaan rasio dan kebenaran logis.‭ ‬Teknologi abad‭ ‬20‭ ‬dipandang oleh Vattimo dalam kerangka sistem filsafat ini sebagai tahap paling maju dari seluruh pemikiran metafisis Barat.‭ ‬Artinya segala bidang kehidupan kemudian sudah mencapai tahap di mana segala sesuatunya sudah mengalami rasionalisasi sampai pada titik ekstrim.‭ ‬Mengikuti Heidegger,‭ ‬dan Nietzsche,‭ ‬Vattimo setuju bahwa yang telah terjadi dalam modernitas sesungguhnya adalah‭ ‬lupa-akan-Ada.‭ ‬Maka yang harus dilakukan berikutnya adalah untuk mempertanyakan kembali kebenaran Ada itu dalam arah yang berbeda dari tradisi metafisis sebelumnya.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vattimo kemudian memahami kebenaran dan Ada sebagai peristiwa‭ (‬events‭)‬.‭ ‬Kebenaran dan Ada yang semula diyakini ada dan dijamin oleh term metafisis sekarang direduksi menjadi nilai,‭ ‬perspektif,‭ ‬keyakinan antar manusia yang tidak pernah tetap.13‭ ‬Konsekuensinya kemudian adalah dibutuhkannya interpretasi terus menerus atas perspektif-perspektif tersebut.‭ ‬Karena reduksi Ada dan kebenaran tersebut menjadi nilai dan masing-masing nilai dari setiap individu diyakini benar‭ (‬tidak ada jaminan metafisis lagi atas satu Nilai yang paling benar‭)‬,‭ ‬Vattimo lebih jauh meyakini bahwa kodrat yang benar dari semua nilai adalah dapat ditukarnya nilai-nilai itu satu sama lain.‭ ‬Dan inilah yang terjadi dalam proses interpretasi.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kemudian diarah dalam proses ini adalah interpretasi terus menerus atas berbagai aspek yang dijumpai dalam eksistensi manusia,‭ ‬dan ini akan mengakhiri kebutuhan pencarian dasar baru bagi realitas.‭ ‬Dengan demikian kategori pemikiran metafisis Barat‭ (‬logika,‭ ‬Ada,‭ ‬dan kebenaran‭) ‬akan terus diperlemah karena setiap pengalaman eksistensi direduksi menjadi pengalaman fiksional lewat proses interpretasi.‭ ‬Inilah yang kemudian menjadi‭ ‬trade mark dari filsafat Vattimo,‭ ‬yang sering dikenal sebagai‭ ‘‬pemikiran yang lemah‭’‬.‭ ‬Dari pemikiran yang lemah inilah kemudian Vattimo melahirkan filsafat yang menurutnya khas posmo,‭ ‬yaitu‭ ‬ontologi hermeneutika.‭ ‬Ontologi hermeneutika adalah filsafat yang menggunakan strategi destrukturasi sebagai senjatanya.‭ ‬Strategi ini bekerja dengan cara mendekonstruksikan segala pemikiran metafisis Barat dengan kategori-kategorinya lewat analisa nihilistik dan kemudian menyingkapkannya menjadi interpretasi di antara interpretasi-interpretasi lainnya.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vattimo kemudian mengacu pada dekonstruksi yang dilakukan Heidegger terhadap humanisme.‭ ‬Dalam dekonstruksinya itu,‭ ‬Heidegger melihat terjadinya‭ ‬krisis atas humanisme yang justru disebabkan oleh semakin melemahnya pemikiran metafisika di akhir sejarah yang kemudian berpuncak dalam pemikiran Nietzsche tentang wafatnya Tuhan sebagai jaminan metafisis.‭ ‬Proses terjadinya hal ini oleh Vattimo dijelaskan sebagai berikut.‭ ‬Di satu sisi,‭ ‬humanisme‭ ‬14‭ ‬membutuhkan metafisika sebagai penjaminnya untuk menjadikan manusia dan rasionya sebagai pusat dari eksistensi.‭ ‬Di sisi lain,‭ ‬metafisika itu sendiri terus hidup selama ia tidak menunjukkan karakter reduktifnya sampai pada manusia berasio‭ (‬sebagaimana yang ditunjukkan oleh humanisme‭)‬.‭ ‬Efek dari reduksi metafisis ini,‭ ‬seperti sudah dikemukakan sebelumnya,‭ ‬paling jelas tampak dalam bentuk ekstrimnya pada fenomena teknologi sebagai bentuk rasionalisasi dunia.‭ ‬Namun dengan adanya teknologi tersebut,‭ ‬metafisika justru menunjukkan reduksinya lagi kepada humanisme.‭ ‬Akibatnya humanisme kehilangan,‭ ‬atau tidak dapat lagi menunjukkan karakter alternatifnya terhadap teknologi sebagaimana sebetulnya dicita-citakan oleh humanisme.‭ ‬Teknologi telah mengasingkan manusia karena teknologi telah menuntut sebelum waktunya hasil yang harus dicapai bahkan juga oleh humanisme itu sendiri.‭ ‬Dengan demikian metafisika sampai pada saat pelemahannya.‭ ‬Dan bersamaan dengan Tuhan,‭ ‬sebagai jaminan terakhir prinsip metafisis,‭ ‬diakui wafat,‭ ‬humanisme dengan demikian juga ikut mengalami krisis.15‭ ‬Dari penjelasan tersebut dapat dikatakan kemudian bahwa metafisika berkoinsiden dengan humanisme.‭ ‬Lebih jauh lagi,‭ ‬terjadilah kemudian dalam koinsidensi ini apa yang oleh Vattimo dinamakan relasi identitas,‭ ‬yaitu humanisme adalah metafisika,‭ ‬dan sebaliknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengatasi krisis humanisme ini,‭ ‬Vattimo berusaha menunjukkan karakter interpretatif atas aspek humanisme dalam eksistensi.‭ ‬Untuk itu pertama-tama,‭ ‬Vattimo menyerang teknologi sebagai reduksi metafisika paling ekstrim atas rasionalitas manusia.‭ ‬Ia menunjukkan bahwa teknologi harus dikembalikan pada esensinya sebagai yang berasal dari metafisika dan reduksinya atas manusia.‭ ‬Bahwa teknologi tidak beresensi pada dirinya sendiri sebagai yang mampu menghasilkan kebenaran karena begitu menjerumuskan dunia untuk percaya pada realitas yang diciptakannya sebagai satu-satunya realitas yang nyata,‭ ‬yang memang tidak bisa dihindari lagi sebagai hasil yang pasti keluar dari sistemnya sendiri.‭ ‬Realitas teknologi kemudian akan diperlemah sebagai salah satu realitas yang dihasilkan dari manusia,‭ ‬di antara realitas eksistensi manusia lainnya.‭ ‬Dan inilah sisi interpretatif dari dekonstruksi.‭ ‬Dekonstruksi atas teknologi ini kemudian akan berimplikasi pada terbebaskannya humanisme dari reduksinya oleh metafisika.‭ ‬Dengan demikian akan tercapailah keberlakuan proses filsafat posmo yang disebut ontologi hermeneutika itu.‭ ‬Suatu filsafat yang mengacu pada metafisika tetapi yang sekaligus juga membebaskan dirinya dari kecenderungan reduktif metafisika tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV.‭ ‬Transparansi Postmodernitas dan Pencapaiannya‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberlakuan ontologi hermeneutika akan membawa postmodernitas sampai pada‭ ‬transparansi diri‭ (‬self-transparency‭)‬16‭ ‬manusia.‭ ‬Pencapaian transparansi diri manusia bukanlah hanya pada rasionya,‭ ‬tetapi pada keseluruhan dirinya yang terejawantahkan dalam lingkungan tempat hidupnya,‭ ‬dalam interaksinya dengan manusia lain dan dengan situasi jaman yang terus berubah.‭ ‬Semuanya itu mengisyaratkan perlunya interpretasi atas pencapaian diri manusia dalam setiap kesempatan.‭ ‬Hanya dengan itulah transparansi diri manusia akan dapat dipahami secara benar.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia akan mencapai transparansi dirinya bukan dalam kerangka sejarah yang unilinier.‭ ‬Paham sejarah unilinier ikut mengalami kehancuran bersama pemikiran metafisika Barat yang penuh dengan jaminan metafisis klaim kebenaran idealnya paham kemanusiaan Barat yang mengutamakan rasio.‭ ‬Paham sejarah yang memusatkan diri pada suatu pusat sebagai tolok ukur atas peristiwa-peristiwa kemajuan‭ (‬progress‭) ‬dan mengatasi‭ (‬overcoming‭) ‬tantangan sebelumnya dalam paham Barat ini terbukti hanya akan menimbulkan penindasan pada kultur-kultur lainnya karena dipandang tidak sesuai dan harus disesuaikan dengan paham kesejarahan Barat.17‭ ‬Tidak terjaminnya emansipasi yang sama pada setiap manusia lewat paham sejarah Barat ini menimbulkan pemberontakan dari subkultur-subkultur yang berniat untuk menunjukkan identitasnya.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironinya bagi modernitas adalah bahwa pemberontakan itu justru terjadi karena teknologi yang dihasilkannya juga melahirkan masyarakat media komunikasi yang memungkinkan subkultur dari dalam maupun luar Eropa untuk tampil ke permukaan dan berbicara atas nama dirinya sendiri.‭ ‬Di sinilah inti argumen Vattimo.‭ ‬Pertama,‭ ‬lahirnya teknologi dan media massa menentukan lahirnya masyarakat postmodern.‭ ‬18‭ ‬Kedua,‭ ‬masyarakat postmodern ini justru lebih kompleks daripada masyarakat yang transparan,‭ ‬bahkan cenderung‭ ‬chaotic.‭ ‬Ketiga,‭ ‬namun justru dalam kekacauan itulah terletak harapan manusia akan emansipasi yang murni,‭ ‬yang akan menghantar sampai pada transparansi diri sepenuhnya.‭ ‬Penjelasan atas ketiga argumen tersebut akan diuraikan berikut ini.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat media komunikasi lahir sebagai hasil pembentukan ilmu pengetahuan manusia.‭ ‬Tujuan pembentukan ilmu pengetahuan itu adalah untuk merasionalisasikan dunia dalam hubungan sebab akibat yang dapat diatur oleh manusia.‭ ‬Demikian misalnya usaha yang dilakukan oleh ilmu pengetahuan alam.‭ ‬Sementara ilmu pengetahuan sosial lebih menunjukkan karakter komunikatif dari eksistensi manusia modern yang akan mengembangkan teknologi lebih dari sekedar penguasaan alam dan menjadi sistem pemancaran informasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha ini berlangsung dengan‭ ‘‬amat berhasil‭’ ‬sehingga bagi orang seperti‭ ‬Karl Otto Apel‭ ‬19,‭ ‬masyarakat transparan adalah perwujudan dari ilmu sosial untuk menghasilkan masyarakat komunikasi tak terbatas.‭ ‬Bagi Vattimo,‭ ‬masyarakat transparan bukanlah seperti itu.‭ ‬Karena jika demikian,‭ ‬masyarakat tak ubahnya hasil percobaan ilmuwan ilmu pengetahuan alam ataupun sosial di laboratorium.‭ ‬Sementara ilmu itu sendiri tentu saja juga tidak bebas nilai.‭ ‬Masyarakat transparan,‭ ‬menurut Vattimo memang terkait pembentukannya dengan ilmu pengetahuan,‭ ‬yaitu ilmu pengetahuan yang mampu menunjukkan adanya berbagai macam sistem simbolis yang sedang menjadi.‭ ‬Di sinilah letak kebenaran dan juga keilmiahan ilmu pengetahuan,‭ ‬yaitu ketika ia tidak hanya berhasil memperlihatkan kepositifannya,‭ ‬melainkan juga berhasil memperlihatkan adanya kontinuitas,‭ ‬korespondensi,‭ ‬dan dialog antar teks dari berbagai macam kultur.‭ ‬20‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vattimo memaknai kata‭ ‘‬transparan‭’ ‬sebagai suatu keadaan di mana berbagai macam dialektika yang dijumpai dalam keberasalan masing-masing subkultur masyarakat semakin terbebas,‭ ‬terdisorientasi dari ideologi tunggal penguasa makna.21‭ ‬Saat itu terjadilah apa yang oleh Heidegger disebut sebagai eksplosi dunia makna‭ (‬Weltanshauungen‭)‬.‭ ‬Realitas sekarang justru terbentuk sebagai interseksi berbagai macam imaji yang butuh diinterpretasikan dan direkonsiliasikan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emansipasi transparansi diri tercapai ketika pluralitas dunia imaji sampai pada menghasilkan‭ ‘‬disorientasi‭’ ‬dari manusia di akhir modernitas.‭ ‬Artinya membuat mereka tidak lagi terarahkan pada penguasa tunggal makna dan kebenaran melainkan pada berbagai sumber kebenaran dan makna.‭ ‬Disorientasi dalam masyarakat media komunikasi membuat individu berosilasi antara keberasalan‭ (‬belonging‭) ‬dirinya dan berbagai sumber tadi.‭ ‬Semakin tampak pula bahwa pencapaian masyarakat transparan itu terjadi bukan dalam konteks keterputusan dengan modernitas.‭ ‬Postmodernitas tidak dapat didefinisikan sebagai sebuah babakan baru dalam sejarah.‭ ‬Mengartikannya seperti itu hanya akan membawa kembali paham sejarah unilinier yang sudah terbukti bermasalah.‭ ‬Postmodernitas,‭ ‬sebagai konteks terjadinya masyarakat transparansi,‭ ‬sebaiknya dipahami sebagai sebuah pelarutan‭ (‬dissolution‭)‬22‭ ‬modernitas.‭ ‬Postmodernitas memang mengandung jejak-jejak modernitas yang sekaligus menempatkannya dalam arahan baru yang meninggalkan segala reduksi metafisis atas kemanusiaan seperti yang sudah dijelaskan di atas.‭ ‬Jejak modern masih akan diteruskan sambil mengganti corak reduktif akarnya dengan corak estetis kebenaran postmodernisme.‭ ‬Mengapa corak estetis‭? ‬Karena lewat pengalaman estetislah manusia mampu menyadari kontingensi dan relativitas dunia yang nyata dihidupinya.23‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V.‭ ‬Kebenaran Estetis Postmodernisme‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Demitologisasi demitologisasi‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman kebenaran dalam postmodernisme dilihat oleh Vattimo paling tampak hadir dalam fenomena‭ ‬estetika.‭ ‬Seni dan budaya memang sering menjadi petunjuk sejarah yang memunculkan fenomena postmodernitas.‭ ‬Awal dari semua itu oleh Vattimo diletakkan pada usaha modernisme untuk mendemitologisasikan mitos-mitos peradaban yang dianggapnya‭ ‘‬primitif‭’ ‬dan berlawanan dengan sains modern.‭ ‬Perubahan pandangan tentang‭ ‬mitos ini terjadi ketika paham sejarah unilinier yang menyertainya mulai kehilangan legitimasinya.‭ ‬Seiring dengan perubahan pandangan tentang sejarah ini timbul pula usaha untuk mendemitologisasikan demitologisasi mitos-mitos‭ ‘‬primitif‭’‬.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika selama ini demitologisasi mitos diarahkan pada‭ ‬telos dalam paham sejarah unilinier,‭ ‬lalu‭ ‬telos itu sekarang ditiadakan,‭ ‬maka apa yang selanjutnya dapat dilakukan terhadap demitologisasi mitos‭ (‬mitos modernitas‭)? ‬Vattimo mengusulkan untuk memperlakukannya seperti yang dikatakan oleh Nietzsche,‭ ‬yaitu sebagai ekspresi nasib‭ (‬destiny‭)‬,‭ ‬sebagaimana halnya setiap kebudayaan dalam era modernitas mengalami proses sekularisasi‭ ‬24.‭ ‬Artinya demitologisasi mitos yang dilakukan modernitas,‭ ‬yang dalam kacamata posmodernitas menjadi mitos,‭ ‬sekarang sebaiknya dipahami sama seperti nasib mitos‭ ‘‬kuno‭’ ‬yang sudah didemitologisasikan,‭ ‬disekularisasikan dalam modernitas.‭ ‬Jadi dalam postmodernitas,‭ ‬mitos modernitas tidak diperlakukan sama seperti cara modernitas memperlakukan mitos kuno.‭ ‬Melainkan diperlakukan secara baru dengan menginterpretasikannya sebagai sebuah jejak yang sudah terdistorsi dari kesalahannya dan menjadi titik tolak baru untuk maju lagi.‭ ‬Demikianlah dekonstruksi postmodernis terhadap mitos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Esensi Seni Postmodernisme‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan postmodernisme terhadap mitos yang sama nantinya berpengaruh pada apa yang kemudian ditampakkan dalam seni.‭ ‬Seni,‭ ‬dalam postmodernisme,‭ ‬dengan perubahan pandangan di atas,‭ ‬mempunyai esensi baru.‭ ‬Seni dalam esensinya yang baru itulah yang akan menunjukkan corak kebenaran postmodernis.‭ ‬Seiring dengan munculnya masyarakat media komunikasi,‭ ‬seni di masa modernitas akhir semakin tampil semata sebagai obyek konsumerisme dalam bentuk reproduksi teknis.‭ ‬Disinilah timbul permasalahan tentang kapan seni dapat menjadi diri sendiri dalam bentuk reproduksi teknis.25‭ ‬Meminjam istilah dari‭ ‬Walter Benjamin,‭ ‬shock,‭ ‬Vattimo menggambarkan esensi baru seni dalam titik pelarutan modernitas ini adalah dengan melihatnya seperti penonton film yang harus selalu siap dengan gambar yang terus berkelanjutan di layar atau seperti pejalan kaki yang selalu harus waspada di lalu lintas kota yang padat‭ ‬26.‭ ‬Vattimo juga meminjam istilah‭ ‬Heidegger,‭ ‬Stoss,‭ ‬yang menurutnya menjadi analogi untuk esensi baru seni dengan sifatnya yang sama seperti kecemasan seseorang akan kematiannya dalam kehidupan di dunia‭ ‬27.‭ ‬Kedua istilah tersebut menunjukkan bahwa seni sekarang condong kepada perilaku yang disorientatif dan sekaligus juga konstitutif.‭ ‬Disorientatif berarti tidak tertuju pada suatu arahan tertentu.‭ ‬Sementara konstitutif berarti membangun sebuah dunia makna baru.‭ ‬Seni yang ber-disorientasi konstitutif berarti ia tidak diletakkan dalam suatu kerangka makna tertentu sebagai tujuan pembentukannya melainkan seni itu sendirilah yang membangun sendiri dunia maknanya.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni postmodern adalah seni yang sekaligus‭ ‬disorientatif dan‭ ‬konstitutif.‭ ‬Artinya ia membangun‭ (‬Her-stellung/‭ ‬the setting up‭) ‬dunia makna yang selalu baru dalam karyanya yang mengemukakan‭ (‬Auf-stellung/‭ ‬the setting forth‭) ‬bumi sebagai akar,‭ ‬sumbernya,‭ ‬yang penuh dengan hal-hal tidak jelas dan tidak bermakna.‭ ‬Keberakaran dalam ketidakjelasan itulah yang menimbulkan perbedaan antara seni modern dan postmodern.‭ ‬Seni postmodern tidak lagi berusaha membuat sistem‭ ‬rasionalisasi bumi.‭ ‬Itu pula yang menimbulkan kebaruan terus-menerus pada seni itu sendiri sehingga ia selalu terdisorientasi dan selalu mengadakan‭ ‘‬osilasi‭’ ‬28‭ ‬dari satu akarnya di bumi ke akar yang lain supaya bisa terus membangun dunia maknanya sendiri.‭ ‬Itulah esensi baru seni postmodernitas:‭ ‬disorientasi konstitutif dan‭ ‬osilasi.‭ ‬Dengan demikian seni postmo terletak bukan pada karyanya secara material tetapi pada pengalaman konflik terus-menerus antara‭ ‘‬dunia makna‭’ ‬dan‭ ‘‬akar‭’‬-nya di bumi.‭ ‬Demikian pula esensi seni yang baru itu kemudian menampakkan Ada dan kebenaran postmodernitas‭ (‬yang terlepas dari unsur-unsur metafisis‭) ‬sebagai‭ ‘‬perancangan-kedalam-karya kebenaran‭’ (‬setting-into-work of truth‭)‬.‭ ‬29‭ ‬Istilah Heidegger ini menunjukkan bahwa seni dalam bentuk reproduksi teknis adalah peristiwa penampakan Ada dengan esensi baru yang sudah terdistorsikan dan diletakkan dalam dunia makna sebagai cermin dari keberakarannya pada bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Heterotopia Kebenaran‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni dengan demikian tidak lagi berarti sebagai yang selalu mempertahankan harmoni dan kesempurnaan karyanya.‭ ‬Perubahan esensi seni yang menampakkan Ada dan kebenarannya di era postmodernitas,‭ ‬atau modernitas akhir.‭ ‬Perubahan esensi itu juga merubah apa yang dulunya dianggap sebagai‭ ‬utopia menjadi‭ ‬heterotopia.‭ ‬Utopia bagi Vattimo berarti bahwa seni selalu diarahkan untuk menjadi semacam rehabilitasi,‭ ‬penyempurnaan estetis dari segala macam pengalaman hidup.‭ ‬Untuk itu seni selalu dirancang,‭ ‬didesain supaya bisa tampil sempurna dan mempunyai standarnya sendiri.‭ ‬Perubahannya menjadi heterotopia terlaksana seiring dengan tersingkapkannya bias ideologis Barat sebagai ukuran yang dipakai untuk kesempurnaan seni itu.‭ ‬Kesadaran ini mendistorsikan utopia dan mentransformasikannya menjadi arahan untuk menyingkapkan kemampuan suatu karya dalam membuat dunia maknanya sendiri,‭ ‬komunitasnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadamer,‭ ‬yang diikuti Vattimo,‭ ‬mengatakan bahwa keindahan itu adalah keberasalan dalam suatu komunitas subyek yang sama-sama mengalami obyek‭ (‬dalam pembebasan ornamennya‭) ‬dan sama-sama menyebutnya sebagai‭ ‘‬indah‭’‬30.‭ ‬Utopia menjadi heterotopia karena pusat keindahan kemudian adalah pembentukan komunitas-komunitas keindahan yang masing-masing mempunyai dunia maknanya sendiri,‭ ‬dunia simbolisasinya sendiri.‭ ‬Pertukaran makna antar komunitas itulah yang kemudian akan ditentukan oleh pasar.‭ ‬31‭ ‬Dengan demikian semakin tampak bagaimana esensi baru seni menunjukkan Ada bukan dalam struktur yang statis tetapi sebagai sesuatu yang selalu sedang menjadi.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heterotopia utopis itu hadir dalam bentuknya yang mengekstremkan secara radikal berbagai implikasi modernisme.‭ ‬Vattimo menyebutnya sebagai‭ ‬heterotopia yang penuh negativitas32.‭ ‬Karena implikasi itu timbul sebagai akibat dari terlalu sempurnanya perasionalisasian dunia modern yang menginginkan tercapainya sebuah totalitas sistem pemikiran metafisis.‭ ‬Begitu sempurnanya proses itu sehingga justru menimbulkan‭ ‘‬lawan finalitas akal‭’ (‬counter finality of reason‭)‬.‭ ‬Lawan finalitas akal ini menyebabkan kesadaran bahwa emansipasi dan humanisasi yang semula menjadi motivasi kemudian justru menjadi sasaran yang terus-menerus diserang teknologi.‭ ‬Adorno dan Horkheimer berpendapat bahwa jalan keluar dari dilema ini adalah dengan membebaskan diri dari tekanan sistem ekonomi kapitalis masyarakat yang cenderung menggunakan rasio sebagai‭ ‬instrumen kalkulatif33.‭ ‬Senada dengan ini,‭ ‘‬lawan finalitas akal‭’ ‬bermaksud untuk bertindak lebih dalam lagi.‭ ‬Bukan hanya bersifat menolak,‭ ‬utopia yang baru ini juga bersifat inventoris atas segala sesuatu yang nostalgis dan ironis dari utopia.‭ ‬Artinya ia membawa serta jejak dari yang lama sembari meneruskannya dalam arah yang baru,‭ ‬yang mau membebaskan manusia dari paham kemajuan sejarah unilinier.‭ ‬Paham sejarah yang sebaiknya dipakai dalam heterotopia ini adalah paham sejarah yang juga menggali kekayaan masa lalu yang ironis itu sambil juga mendistorsinya.‭ ‬Dari paham sejarah macam itu semakin tampak bagaimana modernitas yang melarut dan yang sering disebut postmodernitas itu mempunyai ciri nihilistik.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI.‭ ‬Masyarakat Transparan:‭ ‬Sebuah Harapan‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah dikemukakan sebelumnya bahwa ciri nihilistik postmodernisme terletak pada semakin ditekankannya usaha untuk mencapai intertekstualitas makna dari tiap individu.‭ ‬Ketika sistem rasional diragukan kemutlakannya dalam modernitas akhir,‭ ‬individu tidak lagi dapat memaksakan suatu tindakan atas dasar alasan yang logis dan meyakinkan.‭ ‬Yang terjadi kemudian dalam disilusi modernitas adalah transformasi hubungan antara teori dan praksis.‭ ‬Tidak diyakini lagi perlunya teori sebagai dasar kokoh untuk praksis.34‭ ‬Ketika jaminan metafisis dihapus yang tinggal adalah individu-individu yang berkemampuan untuk menghasilkan simbol-simbol‭ ‬non ideologis.‭ ‬Itulah yang mau diteruskan sebagai implikasi positif modernitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini berarti yang ingin diusahakan adalah kesetaraan‭? ‬Karena jika demikian,‭ ‬bukankah dalam usaha tersebut akan timbul perang kehendak akan kuasa makna sebagaimana yang secara implisit juga ditunjukkan oleh Nietzsche‭? ‬Vattimo,‭ ‬berlawanan dengan Nietszche yang mengatakan bahwa nihilisme tidak bertujuan untuk menciptakan kesetaraan melainkan menciptakan manusia-manusia moderat‭ ‬35,‭ ‬mengatakan bahwa modernitas yang nihilistik itu memuat nilai kesetaraan individu apabila disertai dengan komitmen pada pemikiran yang lemah tentang adaan dan disertai dengan kesadaran akan adanya jejak‭ ‘‬Yang Lain‭’ ‬pada tiap individu yang membuatnya setara36.‭ ‬Komitmen itulah yang menjadi karakter etis dari posmodernitas dan filsafatnya,‭ ‬hermeneutika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vattimo menjelaskan unsur etis hermeneutika itu dengan berpijak dari pandangan Gadamer37‭ ‬yang mengatakan bahwa alasan kebenaran tindakan seseorang adalah horison sosialitasnya,‭ ‬logos-nya atau bahasa alamiah komunitas historis.‭ ‬Filsafat hermeneutika dengan tugasnya menginterpretasi‭ (‬menerjemahkan beragam logoi pada logosnya‭) ‬mengandung muatan etika nilai‭ (‬term dari Schleiermacher:‭ ‬ethics of goods‭) ‬karena membawa ke permukaan berbagai nilai dasar suatu komunitas.‭ ‬Ini tidak berarti mempertahankan dan kembali pada struktur statis metafisis.‭ ‬Karena nilai dasar itu memang tetap tetapi‭ ‬logos yang memuatnya selalu dalam keadaan‭ ‘‬sedang menjadi‭’ ‬bersama komunitasnya.‭ ‬Karakter etis hermeneutika,‭ ‬dengan demikian terletak pada‭ ‬logos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahannya menurut Vattimo justru terletak pada‭ ‬logos,‭ ‬yang karena kandungan nilai dasarnya,‭ ‬harus bersifat historis.‭ ‬Hermeneutika sendiri,‭ ‬karena berpatokan pada‭ ‬logos yang selalu sedang menjadi bersama komunitas,‭ ‬tampil ahistoris.‭ ‬Vattimo mengakui bahwa dilema yang dihadapi hermeneutika ini masih terbuka.‭ ‬Namun demikian,‭ ‬kesulitan ini masih lebih bisa diterima dibandingkan dengan kesulitan yang dihadapi oleh etika komunikasi‭ ‬Habermas dan Karl Otto Apel yang menjadi alternatif bagi postmodernitas.‭ ‬Keberatan utama Vattimo atas pandangan etika komunikasi‭ (‬terutama dalam pandangan Habermas38‭) ‬adalah karena dalam teorinya tentang komunikabilitas dan intersubyektivitas manusia sebagai penunjuk ke arah nilai etis,‭ ‬ditekankan sains sebagai satu-satunya manifestasi utama perwujudan eksistensi manusia.‭ ‬Maka pandangan ini mempertahankan benar sains metafisis modern yang ingin ditolak oleh postmodernitas.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hermeneutika,‭ ‬sebaliknya,‭ ‬memaknai intersubyektivitas yang dikumandangkan etika komunikasi sebagai keberasalan‭ (‬belonging‭) ‬historis subyek.‭ ‬Justru karena nasib hermeneutika sebagai keberasalan itulah terjadi intersubyektivitas etis dalam bentuk saling tukar reinterpretasi antar interlokutor.‭ ‬Nasib hermeneutika adalah bahwa ia berasal pada pemikiran di akhir metafisika,‭ ‬di mana kebenaran bukan lagi struktur definitif metafisis eksistensi melainkan tanggapan yang tepat atas kesadaran diri sebagai bagian dari nasib.‭ ‬Pandangan Vattimo ini senada dengan apa yang dikatakan oleh Heidegger bahwa akibat dari‭ ‬Ge-stell adalah terbebaskannya subyek dalam teknologi komunikasi informasi sebagai pencetus kebenaran.‭ ‬Nihilisme akibat teknologi mekanis ini memungkinkan hermeneutika mencapai inklinasi etisnya.‭ ‬Sama halnya pula seperti nihilisme Nietzsche yang mengemukakan bahwa‭ ‘‬dunia pada akhirnya akan menjadi dongeng‭’‬39,‭ ‬modernitas akhir akan memunculkan bukan realitas fakta‭ (‬dalam pengertian modernitas‭) ‬tetapi realitas yang sudah diperlemah menjadi interpretasi-interpretasi.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VII.‭ ‬Penutup‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menutup pemikiran Gianni Vattimo,‭ ‬dapat disimpulkan bahwa masyarakat transparan adalah masyarakat yang mampu mengemansipasikan sendiri kebenarannya sesuai dengan lokus hidupnya.‭ ‬Itu dicapai dengan pemakaian filsafat ontologi hermeneutika.‭ ‬Adalah tugas filsafat ini untuk terus menginterpretasikan berbagai macam identitas kebenaran individu demi mendapat kebenaran yang sesuai dengan jaman dan pengalaman hidup manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara penginterpretasian yang dapat membantu menurut Vattimo adalah dengan mendekati pengalaman kebenaran hidup manusia secara estetis.‭ ‬Karena itu,‭ ‬estetis pulalah corak kebenaran di era posmodernitas.‭ ‬Vattimo tidak bermaksud untuk menciptakan babakan baru tentang postmodernitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam‭ ‬The Transparent Society,‭ ‬tampak bagaimana ia semakin menggunakan term‭ ‘‬postmodern‭’ ‬dalam arti perenovasian modernitas.‭ ‬Meski juga sering menggunakan term‭ ‘‬modernitas akhir‭’‬,‭ ‬ia mengatakannya bukan dalam arti keterputusan dengan modernitas,‭ ‬melainkan demi menentukan dengan tepat perbedaan yang ingin dicapai dalam era modernitas yang baru,‭ ‬yang sering disebut dengan istilah postmodernitas.‭ ‬Tekanan Vattimo justru lebih pada pengetengahan unsur-unsur baru modernitas yang dimaksudkan untuk meluruskan era modernitas dari kesalahan-kesalahannya.‭ ‬Menyadari kerumitan kontradiksi-kontradiksi yang dihadapi oleh tuntutan postmodernitas,‭ ‬Vattimo dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak ingin membuat klaim kebenaran suatu pemikiran postmodernis yang sistematis dan definitif.‭ ‬Yang ingin disumbangkan oleh Vattimo dengan pemikirannya adalah suatu jalan,‭ ‬betapapun‭ ‘‬lemah‭’‬-nya jalan itu,‭ ‬untuk mengalami sendiri pengalaman kebenaran bukan sebagai obyek yang sudah mapan,‭ ‬statis,‭ ‬tetapi sebagai sebuah horison,‭ ‬latar belakang,‭ ‬yang memungkinkan individu untuk bertindak dengan bijaksana.‭ ‬Dengan kata lain,‭ ‬ia ingin menyumbangkan sebuah harapan rekonsiliasi.‭ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  ‭ ‬Alexander,‭ ‬Jeffrey C.‭ ‬dan Seidman,‭ ‬Steven‭ (‬ed.‭)‬,‭ ‬Culture and Society:‭ ‬Contemporary Debates,‭ ‬New York:‭ ‬Cambridge University Press,‭ ‬1990.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬Bertens,‭ ‬Kees,‭ ‬Filsafat Barat Abad XX:‭ ‬Inggris‭ – ‬Jerman,‭ ‬Seri Filsafat Atma Jaya‭ ‬1,‭ ‬Jakarta:‭ ‬Gramedia,‭ ‬1990.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬http://www.Sociologyonline.co.uk/PopGianni.htm‭ &lt;br /&gt;‬  ‭ ‬http://www.emsf.rai.it/biografie/anagrafico.asp?d‭=‬255‭ &lt;br /&gt;‬  ‭ ‬Sims,‭ ‬Stuart‭ (‬edit.‭)‬,‭ ‬The Icon Critical Dictionary of Postmodern Thought,‭ ‬Great Britain:‭ ‬Icon Books,‭ ‬1998.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬Sindhunata,‭ “‬Nietzsche si Pembunuh Tuhan,‭” ‬seperti dimuat dalam majalah‭ ‬BASIS No.‭ ‬11-12,‭ ‬tahun ke-49,‭ ‬November‭ ‬-‭ ‬Desember‭ ‬2000.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬Smart,‭ ‬Barry,‭ ‬Postmodernity:‭ ‬Key Ideas,‭ ‬London:‭ ‬Routtledge,‭ ‬1993.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬Vattimo,‭ ‬Gianni‭; ‬Webb,‭ ‬David‭ (‬terj.‭)‬,‭ ‬The Transparent Society,‭ ‬Baltimore:‭ ‬The John Hopkins University Press,‭ ‬1992.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ___; ‬Snyder,‭ ‬Jon R.‭ (‬terj.‭)‬,‭ ‬The End of Modernity:‭ ‬Nihilism and Hermeneutics in Post-modern Culture,‭ ‬Polity Press,‭ ‬1988.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬Webster,‭ ‬Frank,‭ ‬Theories of the Information Society,‭ ‬London:‭ ‬Routledge,‭ ‬1995.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan Kaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  ‭ ‬* Penulis adalah mahasiswa STF Driyarkara.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬[1‭]‬ Barry Smart mengisyaratkan pertanyaan yang sama dalam usahanya untuk menemukan kejelasan makna postmodernisme.‭ ‬Untuk lebih jelasnya ia mengatakan,‭ “‬In contrast to contributions which argue that postmodernity is a redundant term,‭ ‬inappropriate and/or unnecessary for understanding contemporary social,‭ ‬cultural and political conditions,‭ ‬there are a growing number of analyses which identify aspects of the circumstances we encounter,‭ ‬the experiences we share,‭ ‬and the difficulties we confront,‭ ‬as‭ ‘‬postmodern‭’‬,‭ ‬in other words as not reducible simply to a preexisting and/or evolving modernity.‭”‬ (Smart,‭ ‬Barry,‭ ‬Postmodernity:‭ ‬Key Ideas,‭ ‬London:‭ ‬Routledge,‭ ‬1993,‭ ‬hlm.‭ ‬13‭)‬.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬[2‭]‬ Gianni Vattimo sendiri menggambarkan usahanya sebagai berikut:‭ “‬…one of the constant themes of this book is the need to open up a non-metaphysical conception of truth not so much on the basis of a positivistic model of scientific knowledge as,‭…‬,‭ ‬on the basis of either an experience of art or the model of rhetoric instead.‭”‬ (Vattimo,‭ ‬Gianni,‭ ‬The End of Modernity,‭ ‬Polity Press,‭ ‬Cambridge,‭ ‬UK,‭ ‬1988,‭ ‬hlm.‭ ‬12‭)‬.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬[3‭]‬ Yang dimaksud dengan‭ ‘‬arah baru‭’ ‬oleh Vattimo adalah menempatkannya dalam konteks postmodernitas.‭ ‬Lihat misalnya pendapatnya tentang hlm.‭ ‬ini dalam‭ ‬The End of Modernity hlm.‭ ‬1,‭ “‬At the same time,‭ ‬if Nietzsche’s and Heidegger’s philosophical intuitions are to appear once and for all...,‭ ‬they may do so only in relation to those things that are revealed by post-modern reflection on the new conditions of existence in the late industrial world.‭”‬&lt;br /&gt;  ‭ ‬4‭ ‬Pengaruh peristiwa ini atas refleksi pemikiran Vattimo dapat dilihat misalnya dalam pemikiran Vattimo tentang‭ ‘‬demitologisasi‭’ (‬The Transparent Society,‭ ‬hlm.‭ ‬33‭) ‬atau tentang‭ ‘‬heterotopia‭’ (‬The Transparent Society,‭ ‬hlm.‭ ‬62-65‭) &lt;br /&gt;5‭ ‬Vattimo dalam bab pertama bukunya tersebut jelas menunjukkan pembedaan makna transparansi pada postmodernisme.‭ ‬Transparansi bukan diartikan sebagai emansipasi yang diusung oleh modernitas,‭ ‬yang sama artinya dengan‭ ‘‬pemberdayaan rasio‭’‬.‭ ‬Argumen yang dikemukakannya adalah untuk menunjukkan makna‭ ‘‬transparan‭’ ‬dalam konteks postmodern.‭ ‬Lihat judul bab‭ ‬1‭ ‬dalam‭ ‬The Transparent Society,‭ ‬hlm.‭ ‬1,‭ “‬The Postmodern:‭ ‬A Transparent Society‭?”‬ (Vattimo,Gianni,‭ ‬The Transparent Society,‭ ‬Polity Press,‭ ‬1992‭)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬6‭ ‬Keyakinan tentang hubungan postmodern dan modern ini semakin jelas,‭ ‬misalnya Andreas Huyssen yang mengatakan,‭ “‬Modernism as that from which postmodernism is breaking away remains inscribed into very word with which we describe our distance from modernism.‭” (‬Huyssen,‭ ‬Andreas,‭ ‬Mapping the Postmodern,‭ ‬yang termuat dalam Alexander,‭ ‬Jeffrey C.‭ ‬dan Seidman,‭ ‬Steven‭ (‬ed.‭)‬,‭ ‬Culture and Society:‭ ‬Contemporary Debates,‭ ‬Cambridge University Press,‭ ‬New York,‭ ‬1990,‭ ‬hlm.‭ ‬355‭)‬.‭ ‬Senada dengan itu juga,‭ ‬Barry Smart mengatakan,‭ “‬But rather than conceive of postmodernity as a periode or epoch,‭ ‬the term might more appropriately be employed,‭ …‬,‭ ‬to describe the condition of recognition of that subtle peril,‭ ‬in effect to denote a way of relating to the limits and limitations of modernity,‭ ‬a way of living with the realisation that the promise of modernity to deliver order,‭ ‬certainty and security will remain unfulfilled.‭” (‬Postmodernity:‭ ‬Key Ideas,‭ ‬hlm.‭ ‬26-27‭)‬.‭ ‬Begitu pula hlm.nya dengan Vattimo sendiri yang melihat postmodernitas sebagai‭ ‘‬akhir modernitas‭’ ‬dalam pernyataannya,‭ “‬The‭ ‘‬post-‭‘ ‬in the term‭ ‘‬postmodern‭’ ‬indicates in fact a taking leave of modernity.‭ ‬In its search to free itself from the logic of development inherent in modernity‭… ‬postmodernity seeks exactly what Nietzsche and Heidegger seek in their own peculiar‭ ‘‬critical‭’ ‬relationship with western thought.‭” (‬The End of Modernity,‭ ‬hlm.‭ ‬3‭)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬7‭ ‬Yang dimaksud Vattimo dengan‭ ‘‬alasan-alasan metafisis‭’ ‬disini adalah seperti yang dikemukakan oleh Heidegger.‭ ‬Lebih jelasnya dikatakan dalam pengantar oleh Jon R Snyder bahwa metafisika yang dimaksud oleh Vattimo adalah,‭ “…‬a philosophical system of thought that is‭ ‘‬always lead by the question of logical truth‭’ ‬and the use of reason.‭” ( ‬The End of Modernity,‭ ‬hlm.‭ ‬xv‭)&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬8‭ ‬Oleh karena itu Vattimo juga mengartikan postmodernitas sebagai pengalaman berakhirnya sejarah unilinier tersebut dan bukan sebagai pengalaman kemunculan suatu tahapan baru dalam sejarah.‭ ‬Untuk hlm.‭ ‬ini ia sering menggunakan istilah‭ ‘‬post-history‭’ ‬yang dipinjamnya dari Arnold Gehlen.‭ ‬Bdk.‭ ‬The End of Modernity,‭ ‬hlm.‭ ‬7,‭ ‬10-11.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬9‭ ‬Untuk penerjemahan istilah-istilah yang dipakai Heidegger,‭ ‬penulis mengikuti terjemahan yang dibuat oleh Kees Bertens,‭ ‬sebagaimana termuat dalam Kees Bertens,‭ ‬Filsafat Barat Abad XX:‭ ‬Inggris‭ –‬Jerman,‭ ‬Seri Filsafat Atma Jaya‭ ‬1,‭ ‬Jakarta:‭ ‬Gramedia,‭ ‬1990.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬10‭ ‬Bdk.‭ ‬Sindhunata,‭ “‬Nietzsche si Pembunuh Tuhan‭” ‬yang dimuat dalam majalah‭ ‬BASIS,‭ ‬no.‭ ‬11-12,‭ ‬tahun ke-49,‭ ‬November-Desember‭ ‬2000,‭ ‬hlm.‭ ‬9‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬11‭ ‬Vattimo menyebutkan bahwa Heideggerlah yang menunjukkan ciri nihilistik hermeneutika dengan menunjukkan hubungan antara Ada dan bahasa dalam analisisnya tentang Dasein sebagai sebuah‭ ‘‬totalitas hermeneutika‭’ ‬dan dalam analisa tentang‭ ‬An-denken.‭ ‬Lih.‭ ‬The End of Modernity,‭ ‬hlm.‭ ‬113-128.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬12‭ ‬Ibid.‭ ‬hlm.‭ ‬7-10‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬13‭ ‬Ibid.‭ ‬hlm.‭ ‬26‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬14‭ ‬Definisi Vattimo tentang humanisme adalah perspektif yang menempatkan kemanusiaan sebagai pusat jagad raya dan menempatkannya sebagai penguasa Ada.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬15‭ ‬Ibid.‭ ‬hlm.‭ ‬32-33,‭ ‬40‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬16‭ ‬Bdk.‭ ‬The Transparent Society,‭ ‬hlm.‭ ‬26,‭ “‬The self-transparency to which we are at present being led by the ensemble of media and human sciences seems to be nothing more than the exposure of pluralism,‭ ‬of the mechanisms and inner fabric of our culture‭…‬”&lt;br /&gt;  ‭ ‬17‭ ‬Ibid.‭ ‬hlm.‭ ‬2-4‭&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬18‭ ‬Senada dengan ini,‭ ‬Frank Webster mengatakan,‭ “‬…We do not live in a world about which we have information.‭ ‬On the contrary,‭ ‬we inhabit a world which is informational.‭” (‬Theories of The Information Society,‭ ‬hlm.176‭)&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬19‭ ‬Karl Otto Apel adalah seorang filsuf yang menempatkan seluruh masyarakat dan moralitas dalam pandangannya tentang‭ “‬komunitas komunikasi tak terbatas‭” ‬yang di dalamnya diberlakukan suatu meta-peraturan yang memungkinkan beragam permainan bahasa,‭ ‬sebagai ganti dari imperatif kategoris model Kant.‭ ‬Ia berpijak dari Peirce,‭ ‬C.S.‭ ‬dengan teorinya tentang‭ ‘‬logical socialism‭’ ‬yang mengatakan bahwa pengetahuan perlu secara sempurna menjadi transparan sehingga mentransformasikan masyarakat menjadi semacam subyek saintifik.‭ ‬Apel mengatakan bahwa ilmu pengetahuan sosiallah yang menjadi tahap penentu dalam mewujudkan‭ ‘‬logical socialism‭’‬ ini.‭ (‬bdk.‭ ‬The Transparent Society,‭ ‬hlm.18-19‭)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬20‭ ‬Frank Webster mengatakan bahwa postmodernisme mendapatkan karakter intelektual pembentukkannya ketika ia menolak modernisme yang mentotalisasikan segala perkembangan sosial ataupun tingkah laku personal.‭ ‬Postmodernisme sebagai gantinya menawarkan bentuk rasionalitas yang mau membebaskan berbagai macam analisa,‭ ‬penjelasan dan interpretasi yang berbeda-beda.‭ ‬Lih.‭ ‬Theories of Information Society,‭ ‬hlm.165-168.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬21‭ ‬Emansipasi yang sesungguhnya ingin dikemukakan oleh Vattimo lewat masyarakat media komunikasi adalah emansipasi yang didasarkan atas osilasi,‭ ‬pluralitas dan pelemahan prinsip dasar realitas.‭ ‬Lih.‭ ‬The Transparent Society,‭ ‬hlm.7.‭ ‬22‭ ‬Ada beberapa istilah lain untuk maksud serupa dalam pemikiran tentang postmodernitas.‭ ‬Andreas Huyssen misalnya mengistilahkannya sebagai‭ ‬whithering postmodernism dalam tulisannnya yang berjudul‭ ‬Mapping the postmodernism sebagaimana dimuat dalam buku‭ ‬Culture and Society:‭ ‬Contemporary Debates hlm.‭ ‬371.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬23‭ ‬Bdk.‭ ‬The Transparent Society,‭ ‬hlm.‭ ‬10‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬24‭ ‬Vattimo meminjamnya dari Nietzsche dalam karangannya yang berjudul‭ ‬Gay Science.‭ ‬Untuk lebih jelasnya lih.‭ ‬The Transparent Society hlm.‭ ‬40‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬25‭ ‬Ibid.‭ ‬hlm.48‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬26‭ ‬Ibid.‭ ‬hlm.‭ ‬49‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬27‭ ‬ibid.‭ ‬hlm.‭ ‬50‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬28‭ ‘‬Osilasi‭’ ‬dalam konteks Vattimo diartikan sebagai ke-fleksibel-an untuk berayun layaknya tali pendulum,‭ ‬untuk berpindah dari satu titik ke titik lainnya.‭ ‬Makna ayunan pada setiap titik itu berbeda-beda sesuai dengan‭ ‬locus titik yang diraih pada setiap kesempatan.‭ ‬Dengan konsep osilasi seni ini Vattimo mau menunjukkan bagaimana eksistensi pengada dalam senja modernitas adalah layaknya pengalaman estetis.‭ ‬Karena setiap pengalaman eksistensi mendapat maknanya sesuai dengan‭ ‬locus tempat dan waktu menjadinya.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬29‭ ‬Disini Vattimo berpijak pada Heidegger dalam karyanya‭ ‬Der Ursprung des Kunstwerkes‭ (‬The Origin of The Work of Art‭)‬.‭ ‬Untuk lebih jelasnya lih.‭ ‬The Transparent Society hlm.‭ ‬51.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬30‭ ‬Vattimo disini berpijak pada pendapat Gadamer dalam karyanya,‭ ‬The Relevance of The Beautiful,‭ ‬terjemahan dari N.‭ ‬Walker,‭ ‬Cambridge Univ.‭ ‬Press,‭ ‬1986.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬31‭ ‬Tentang hlm.‭ ‬ini,‭ ‬Vattimo mengatakan,‭ “‬In the end it is the market itself,‭ ‬where objects circulate that have demythologized the reference to use value and have become pure exchange value‭ – ‬not necessarily monetary exchange alone,‭ ‬but also symbolic exchange,‭ ‬as status symbols and tokens of group recognition‭” (‬The Transparent Society,‭ ‬hlm.70‭)‬.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬32‭ ‬Lih.‭ ‬The Transparent Society hlm.‭ ‬76-78.‭ ‬Contoh yang dikemukakan Vattimo tentang negativitas heterotopia itu misalnya seperti yang tampak dalam novel karya Fritz Lang,‭ ‬Metropolis‭ (‬1926‭); ‬karya George Orwell,‭ ‬Nineteen Eighty Four‭ (‬1948‭); ‬karya A.‭ ‬Huxley,‭ ‬Brave New World‭ (‬1932‭)‬.‭ ‬Atau pula sinematografi karya Ridley Scott,‭ ‬Blade Runner‭ (‬1983‭)‬,‭ ‬dan sinematografi model‭ ‬Escape from New York‭ (‬1997‭) ‬serta‭ ‬The Planet of The Apes‭ (‬1979‭) ‬yang kesemuanya bercorak post-apokaliptik.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬33‭ ‬Vattimo berpijak pada pendapat Adorno dan Horkheimer yang termuat dalam bukunya‭ ‬Dialectic of Enlightenment‭ (‬1947‭)‬.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬34‭ ‬Bdk.‭ ‬The Transparent Society:‭ ‬VII.‭ ‬Disenchantment and Dissolution,‭ ‬hlm.‭ ‬90-104‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬35‭ ‬Vattimo berpijak pada karya Nietzsche yang berjudul‭ ‬Nachgelassene Fragmente:‭ ‬Herbst‭ ‬1885‭ ‬bis‭ ‬1887‭ ‬sebagaimana disadurnya dalam‭ ‬The Transparent Society,‭ ‬hlm.‭ ‬96.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬36‭ ‬Disini Vattimo meminjam pemikiran Levinas,‭ ‬untuk lebih jelasnya lih.‭ ‬The Transparent Society,‭ ‬hlm.101‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬37‭ ‬Vattimo meminjam argumen Gadamer dari karyanya yang berjudul‭ ‬Truth and Method.‭ ‬Lih.‭ ‬The Transparent Society,‭ ‬hlm.‭ ‬105-119.‭ ‬Atas dasar dari argumen Gadamer inilah Vattimo mengatakan,‭ “‬Hermeneutics is constituted from the very beginning as a philosophy led by an inclination for ethics‭…‬”&lt;br /&gt;  ‭ ‬38‭ ‬Pandangan Habermas yang ditentang Vattimo menyatakan bahwa pengalaman manusia itu dimungkinkan karena adanya unsur apriori komunikasi tak terbatas atau tindakan komunikatif.‭ ‬Sebagai syarat dimungkinkannya pengalaman,‭ ‬Habermas menjadikan unsur apriori itu juga sebagai norma tindakan manusia dengan menekankan esensi‭ ‘‬intersubyektif‭’ ‬dari Aku-individu.‭&lt;br /&gt;‬  ‭ ‬39‭ ‬Dalam halaman ini Vattimo mengatakan,‭ “‬In the Ge-stell‭ ‬of information,‭ ‬the world of images of the world,‭ ‬the true world,‭ ‬as Nietzsche said becomes a fable‭; ‬or to use the Heideggerian term,‭ ‬Sage.‭ ‬Hermeneutics is the philosophy of this world in which being is given in the form of weakening or dissolution.‭”‬ (The‭ ‬Transparent Society,‭ ‬hlm.‭ ‬117‭)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1414341242208431060-4263611442561819448?l=pustakakhusus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/feeds/4263611442561819448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1414341242208431060&amp;postID=4263611442561819448' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/4263611442561819448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/4263611442561819448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/2008/08/masyarakat-transparan.html' title='Masyarakat Transparan'/><author><name>Sudah Mundur -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05930263788251447659</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ko_KpWRlRTA/TIYSUgmep_I/AAAAAAAAATU/Q7_gvtmXQFo/S220/ki.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1414341242208431060.post-1203305144402394300</id><published>2008-06-26T07:13:00.000-07:00</published><updated>2008-06-26T07:28:37.250-07:00</updated><title type='text'>Mohon jangan dikopi, silakan dibaca.....</title><content type='html'>Dampak Pengangguran &lt;br /&gt;1.Dampak Ekonomi&lt;br /&gt;Biaya paling besar yang diakibatkan adanya pengangguran adalah biaya peluang yang timbul karena hilangnya pendapatan dan menurunnya hasil produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Dampak Sosial&lt;br /&gt;Dampak sosial pengangguran mungkin relatif sulit diukur, tetapi pengangguran seringkali dihubungkan dengan naiknya tingkat kejahatan, naiknya ketergantungan narkoba dan alkohol, naiknya masalah kesehatan para pengangguran, angka bunuh diri yang lebikh tinggi, retaknya keluarga, dan hilangnya harga diri serta kepercayaan diri para pengangguran.&lt;br /&gt;Dampak negatif pengangguran terhadap lingkungan sosial :&lt;br /&gt;a.Produktivitas : Tenaga kerja menurun produktivitasnya jika tidak dimanfaatkan.&lt;br /&gt;b.Standar kehidupan : Jika pekerja menganggur maka pendapatan anjlok dan standar kehidupannya menurun&lt;br /&gt;c.Penerimaan negara : Semakin besar jumlah pengangguran, semakin menurun pendapatan negara dari pajak penghasilan, begitu pendapatan pajak menurun maka semakin menurun pula pemerintah melayani masyarakat.&lt;br /&gt;d.Aktivitas ekonomi keseluruhan : Pengangguran akan menurunkan daya beli masyarakat, sehingga permintaan terhadap barang hasil produksi kurang.&lt;br /&gt;e.Biaya sosial : Pengangguran mengakibatkan masyarakat luas menanggung sejumlah biaya sosial, antara lain ada kaitan erat antara peningkatan pengangguran dengan kejahatan.&lt;br /&gt;f.Tingkat pertumbuhan ekonomi rendah.&lt;br /&gt;g.Angka kriminalitas tinggi.&lt;br /&gt;h.Timbulnya kesenjangan sosial yang makin melebar.&lt;br /&gt;i.Menambah beban ketergantungan.&lt;br /&gt;j.Turunnya daya beli masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Dampak Individu dan Keluarga&lt;br /&gt;Orang yang menganggur akan mengalami kesulitan ekonomi dan menghadapi masalah sosial karena pendapatan mereka akan hilang dan mereka harus menghadapi penilaian buruk dari masyarakat setempat karena pengangguran biasanya dinilai buruk oleh lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Mengatasi Masalah Pengangguran&lt;br /&gt;1.Cara Mengatasi Pengangguran Friksional dan Pengangguran Voluntary&lt;br /&gt;Kedua pengangguran ini merupakan pengangguran yang bersifat sementara. Untuk mengatasinya dengan cara sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Proyek Padat Karya untuk menambah kesempatan kerja dengan mendirikan industri baru, pembangunan jalan raya, jembatan dan lain-lain.&lt;br /&gt;b.Menarik investor baru dengan cara deregulasi dan debirokratisasi.&lt;br /&gt;c.Pengembangan transmigrasi untuk menambah lapangan kerja baru di bidang agraris dan sektor lain.&lt;br /&gt;d.Memberikan bantuan pinjaman lunak dan bantuan lain untuk memacu kehidupan industri kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Cara Mengatasi Pengangguran Konjungtural&lt;br /&gt;Inti permasalahan pada pengangguran konjungtural ini adalah menurunnya perekonomian menuju pada resesi dan depresi. Cara yang dapat dilakukan antara lain :&lt;br /&gt;a.Meningkatkan daya beli masyarakat sehingga pasar menjadi ramai dan akan meningkatkan jumlah permintaan. Dengan demikian, perusahaan harus meningkatkan produksi dengan menambah tenaga kerjanya.&lt;br /&gt;b.Mengatur bunga bank agar tidak terlalu tinggi sehingga pada investor lebih suka menginvestasikan uangnya dalam bidang usaha untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Cara Mengatasi Pengangguran Struktural&lt;br /&gt;Perubahan struktur ekonomi dari sektor agraris ke sektor industri mengakibatkan terjadi pengurangan tenaga kerja manusia.&lt;br /&gt;Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Menyediakan lapangan kerja untuk menampung kelebihan tenaga kerja di sektor ekonomi lain pada suatu daerah yang mengalami perubahan sektor ekonomi.&lt;br /&gt;b.Pelatihan tenaga kerja untuk mengisi yang masih membutuhkan.&lt;br /&gt;c.Menarik investor, khususnya merangsang berdirinya industri baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Cara Mengatasi Pengangguran Musiman&lt;br /&gt;Pengangguran musiman dapat diatasi dengan cara antara lain :&lt;br /&gt;a.Pelatihan keterampilan lain, selain bidang yang sudah digeluti. Hal tersebut dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan lain pada saat musim-musim tertentu (biasanya saat petani menunggu panen).&lt;br /&gt;b.Menginformasikan lowongan pekerjaan yang ada di sektor lain kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Cara Mengatasi Pengangguran Deflasioner&lt;br /&gt;Apabila lowongan pekerjaan yang ada tidak cukup untuk dapat menampung seluruh tenaga kerja, cara mengatasinya sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Pelatihan tenaga kerja, terutama diarahkan untuk tenaga kerja yang akan dikirim ke luar negeri, supaya mereka tidak hanya menjadi tenaga kasar, tetapi minimal menjadi tenaga terampil atau bahkan tenaga ahli.&lt;br /&gt;b.Seperti cara yang dilakukan untuk mengatasi pengangguran lain, menarik investor baru sangat perlu dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Cara Mengatasi Pengangguran Teknologi&lt;br /&gt;Pengangguran teknologi dapat diatasi dengan cara :&lt;br /&gt;a.Pengenalan teknologi yang ada sejak usia dini.&lt;br /&gt;b.Pelatihan tenaga pendidik untuk menguasai teknologi baru yang harus disampaikan pada anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara-Cara Mengatasi Pengangguran Secara Umum&lt;br /&gt;1.Peningkatan mobilitas tenaga kerja dan modal&lt;br /&gt;Dilakukan dengan memindahkan pekerja yang lowong dan melatih ulang keterampilannya sehingga dapat memenuhi tuntutan kualifikasi di tempat baru.&lt;br /&gt;2.Pengelolahan permintaan masyarakat&lt;br /&gt;Pemerintah dapat mengurangi pengangguran siklikal melalui manajemen yang mengarahkan permintaan-permintaan masyarakat ke barang atau jasa yang tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Penyediaan informasi tentang kebutuhan tenaga kerja&lt;br /&gt;Pertumbuhan ekonomi baik digunakan untuk mengatasi pengangguran friksional.&lt;br /&gt;4.Pertumbuhan Ekonomi&lt;br /&gt;Pertumbuhan ekonomi baik digunakan untuk mengatasi pengangguran friksional.&lt;br /&gt;5.Program pendidikan dan pelatihan kerja&lt;br /&gt;Pengangguran terutama disebabkan oleh masalah tenaga kerja yang terampil dan ahli. Perusahaan lebih menyukai calon pegawai yang sudah memiliki keterampilan.&lt;br /&gt;6.Wiraswasta&lt;br /&gt;Selama orang masih tergantung pada upaya mencari kerja di perusahaan tertentu, pengangguran akan tetap menjadi masalah pelik, oleh karena itu perlu mendorong usaha kewirausahaan.&lt;br /&gt;7.Meningkatkan mutu pendidikan&lt;br /&gt;8.Menyediakan tempat/balai pelatihan kerja&lt;br /&gt;9.Meningkatkan sistem padat karya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam upaya mengatasi masalah pengangguran di Indonesia, maka Departemen Tenaga Kerja berperan sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Sebagai bursa tenaga kerja menyebarluaskan informasi tentang ketenagakerjaan.&lt;br /&gt;b.Menyelesaikan perkara-perkara yang timbul akibat perselisihan antara pengusaha dan pekerja.&lt;br /&gt;c.Membentuk Balai Latihan Kerja (BLK) di berbagai kota sebagai upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja.&lt;br /&gt;d.Mengeluarkan peraturan tentang upah minimum rata-rata yang harus ditaati para pengusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RANGKUMAN&lt;br /&gt;1.Tenaga kerja adalah penduduk dalam usia kerja yang siap melakukan pekerjaan, yaitu mereka yang sudah bekerja, mereka yang sedang mencari pekerjaan, mereka yang bersekolah, dan mereka yang mengurus rumah tangga.&lt;br /&gt;2.Angkatan kerja adalah mereka yang mempunyai pekerjaan, baik sedang bekerja maupun yang sementara tidak bekerja karena suatu sebab seperti petani yang sedang menunggu panen / hujan, pegawai yang sedang cuti, sakit dan lainnya.&lt;br /&gt;3.Pengangguran adalah mereka yang tidak mempunyai pekerjaan tetapi sedang mencari pekerjaan / mengharapkan dapat pekerjaan juga termasuk dalam kelompok angkatan kerja.&lt;br /&gt;4.Bukan angkatan kerja adalah mereka yang sedang bersekolah, mengurus rumah tangga tanpa mendapat upah, lanjut usia, cacat jasmani dan sebagainya dan tidak melakukan suatu kegiatan yang dapat dimasukkan ke dalam kategori bekerja, sementara tidak bekerja atau mencari pekerjaan.&lt;br /&gt;5.Usia kerja di Indonesia ditetapkan menjadi maksimal 15 sampai 16 tahun.&lt;br /&gt;6.Kesempatan kerja adalah suatu keadaan yang menggambarkan tersedianya lapangan kerja untuk diisi pencari kerja.&lt;br /&gt;7.Pasar tenaga kerja adalah keseluruhan aktivitas yang mempertemukan penawaran tenaga kerja dengan permintaan tenaga kerja.&lt;br /&gt;8.Upaya peningkatan kualitas kerja dapat melalui latihan kerja (BLK) dan perbaikan gizi, pemagangan (pendidikan masyarakat formal, non formal).&lt;br /&gt;9.Untuk mewujudkan penetapan upah minimum yang lebih realistis sesuai dengan kemampuan perusahaan secara sektoral, maka disamping penetapan upah minimum regional juga dilakukan penetapan upah minimum sektoral.&lt;br /&gt;10.Jenis pengangguran menurut lama waktu kerja dibagi menjadi pengangguran terbuka, setengah pengangguran, dan pengangguran terselubung.&lt;br /&gt;11.Jenis pengangguran menurut penyebabnya yaitu pengangguran struktural, pengangguran sikril dan pengangguran musiman.&lt;br /&gt;12.Kerugian yang ditimbulkan oleh pengangguran antara lain berpengaruh terhadap produktivitas, aktivitas ekonomi keseluruhan, dan biaya sosial.&lt;br /&gt;13.Cara mengatasi pengangguran dapat melalui peningkatan mobilitas tenaga kerja dan modal, pengelolaan permintaan masyarakat, penyediaan informasi tentang kebutuhan tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, program pendidikan dan pelatihan kerja, wiraswasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEMBANGUNAN EKONOMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Pembangunan Ekonomi dan Pertumbuhan Ekonomi&lt;br /&gt;Definisi : Pembangunan ekonomi adalah proses peningkatan pendapatan perkapita penduduk suatu masyarakat dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;Dari definisi tersebut diatas berarti ada 3 pokok pikiran yang perlu diperhatikan yaitu:&lt;br /&gt;a.Pembangunan ekonomi merupakan proses (proses).&lt;br /&gt;b.Bertujuan meningkatkan pendapatan perkapita (tujuan).&lt;br /&gt;c.Pelaksanaannya dalam waktu panjang (waktu untuk pencapaian tujuan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan :&lt;br /&gt;a.Proses : Adalah suatu rangkaian kegiatan dalam melakukan perubahan-perubahan dalam pembangunan.&lt;br /&gt;Jadi pembangunan ekonomi merupakan proses mengubah keadaan perekonomian dari suatu keadaan tertentu menuju ke keadaan yang diinginkan.&lt;br /&gt;b.Tujuan : Adalah tujuan pembangunan ekonomi untuk meningkatkan pendapatan perkapita. Sedangkan income perkapita merupakan ukuran untuk menilai perkembangan perekonomian suatu negara.&lt;br /&gt;Jadi tujuan pembangunan ekonomi tercapai apabila pendapatan perkapita penduduk meningkat dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;c.Waktu untuk pencapaian tujuan ;&lt;br /&gt;Agar pembangunan ekonomi bisa terwujud dengan baik sesuai dengan proses pembangunan, diperlukan waktu yang panjang. Pembangunan ekonomi dikatakan berhasil apabila waktu-waktu yang ditentukan, hasil pembangunan ekonomi sesuai dengan apa yang telah direncanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai kenaikan PDB (Produk Domestik Bruto) tanpa memandang apakah kenaikan itu lebih besar atau kecil dari tingkat pertambahan penduduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persamaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi :&lt;br /&gt;a.Merupakan suatu kecenderungan dibidang perekonomian suatu negara.&lt;br /&gt;b.Tujuan akhirnya atau sebagai tolak ukur adalah besarnya pendapatan perkapita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Antara Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi :&lt;br /&gt;Pertumbuhan ekonomi merupakan keadaan perekonomian suatu negara yang terlihat adanya kenaikan pendapatan perkapita penduduk dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;Pembangunan ekonomi merupakan alat atau sarana mewujudkan pertumbuhan ekonomi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Negara Berkembang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan bagi negara berkembang :&lt;br /&gt;Untuk mengetahui tingkat kemampuan suatu negara ada beberapa istilah dalam perkembangan perekonomiannya, atau negara-negara di dunia ini dikelompokkan berdasarkan tingkat pertumbuhan ekonominya antara lain :&lt;br /&gt;1.Kelompok negara-negara yang terbelakang (Underdeveloped Countries)&lt;br /&gt;2.Kelompok negara-negara maju (Developed Countries)&lt;br /&gt;3.Kelompok negara-negara yang sedang berkembang atau negara UDC adalah negara yang income perkapitanya rendah bila dibanding dengan negara maju (DC).&lt;br /&gt;Menurut GM. Meir ada 6 faktor yang mempengaruhi pembangunan bagi negara-negara berkembang, yaitu :&lt;br /&gt;1.Sebagai produsen barang-barang primer.&lt;br /&gt;2.Menghadapi masalah tekanan penduduk.&lt;br /&gt;3.Sumber-sumber alamnya belum dikembangkan.&lt;br /&gt;4.Penduduk yang ekonominya terbelakang.&lt;br /&gt;5.Berorientasi kepada perdagangan luar negeri.&lt;br /&gt;6.Kurangnya modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Perbedaan Pembangunan Ekonomi Dengan Pertumbuhan Ekonomi&lt;br /&gt;Pembangunan Ekonomi&lt;br /&gt;Pertumbuhan Ekonomi&lt;br /&gt;1.Adanya upaya menaikkan GNP (proses) kenaikan GNP.&lt;br /&gt;2.Sebagai alat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi.&lt;br /&gt;3.Adanya aspek pemerataan pendapatan.&lt;br /&gt;1.Adanya kenaikan GNP.&lt;br /&gt;2.Sebagai hasil atau tujuan dari pembangunan ekonomi.&lt;br /&gt;3.Tidak melihat perubahan yang terjadi dalam struktur ekdudim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Sasaran Pokok Pembangunan Ekonomi ada 3, yaitu :&lt;br /&gt;1.Meningkatkan ketersediaan barang dan jasa serta memperkuat distribusi barang-barang kebutuhan pokok.&lt;br /&gt;2.Meningkatkan taraf hidup masyarakat.&lt;br /&gt;3.Memperluas pilihan ekonomi dan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERTUMBUHAN EKONOMI&lt;br /&gt;A.Teori-teori Pertumbuhan Ekonomi&lt;br /&gt;1.Teori Historis&lt;br /&gt;Teori ini memandang pertumbuhan ekonomi dari tahap-tahapannya.&lt;br /&gt;a.Friedrich List (1789 – 1846)&lt;br /&gt;Friedrich List adalah seorang penganut paham lissezz – faire. Berikut tingkatan pertumbuhan ekonomi menurut Friedrich List.&lt;br /&gt;1)Tahap I : Masa berburu dan berkelana&lt;br /&gt;Pada tahap awal, Friedrich melihat manusia hidup dengan sangat sederhana. Mereka sangat tergantung pada alam untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka harus berburu untuk memberi makan keluarganya. Kondisi ini menunjukkan bahwa kehidupan manusia masih bergantung pada alam. Jadi, mereka selalu berpindah-pindah tempat untuk mencari daerah yang sumberdaya alamnya melimpah. Untuk itulah, Friedrich menyebut masa ini sebagai masa berburu dan berkelana.&lt;br /&gt;2)Tahap II : Masa beternak dan bertani&lt;br /&gt;Friedrich melihat manusia mulai berkeinginan untuk menetap dan memelihara hewan buruan yang masih hidup. Mereka pun mulai menanam sendiri buah-buahan dan sayur-sayuran yang mereka temukan di sekitarnya.&lt;br /&gt;3)Tahap III : Masa bertani dan kerajinan&lt;br /&gt;Pada masa ini, manusia mulai meninggalkan kegiatan beternak dan lebih berkonsentrasi untuk bertani. Untuk itu, bertani menjadi mata pencaharian utama mereka. Mereka pun telah menggunakan peralatan pertanian yang dibuat sendiri. Selain bertani, mereka pun membuat kerajinan-kerajinan untuk kebutuhan bertani.&lt;br /&gt;4)Tahap IV : Masa kerajinan, industri dan perdagangan&lt;br /&gt;Pada tahap akhir ini, manusia tetap membuat kerajinan. Namun, kegiatan ini telah berkembang menjadi industri besar yang menggunakan peralatan modern. Akibatnya, terbukalah lapangan kerja bagi masyarakat untuk memproduksi barang dan jasa dalam jumlah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Bruno Hildebrand (1812 – 1878)&lt;br /&gt;Menurutnya, masyarakat atau ekonomi berkembang bukan karena sifat-sifat produksi (Friedrich L) atau konsumsi, melainkan lebih ditentukan atau ditekankan oleh metode distribusi.&lt;br /&gt;1)Masa pertukaran natura&lt;br /&gt;Natura adalah barang dalam bentuk sebenarnya, bukan berbentuk uang. Jadi, masa ini ditunjukkan oleh adanya barter. Barter ini dilakukan untuk memperoleh barang kebutuhan sehari-hari.&lt;br /&gt;2)Masa pertukaran uang&lt;br /&gt;Ternyata, uang lebih diterima dan dijalankan oleh seluruh masyarakat, baik antar daerah maupun antar negara. Masa inilah yang disebut masa pertukaran uang&lt;br /&gt;3)Masa pertukaran kredit&lt;br /&gt;Cara ini memang dilakukan untuk mempermudah, mempercepat, dan memperlancar arus barang. Kondisi seperti inilah yang dikelompokkan oleh Hildebrand sebagai masa pertukaran kredit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Karl Bucher (1847 – 1930)&lt;br /&gt;Karl Bucher mencoba memadukan pendapat Friedrich dengan Bruno. Ia membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi masyarakat berdasarkan hubungan antara produsen dan konsumen dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.&lt;br /&gt;1)Masa rumah tangga tertutup&lt;br /&gt;Arti disini adalah kondisi belum adanya pertukaran. Jadi, masyarakat melakukan kegiatan produksi untuk kepentingan dan kebutuhannya sendiri.&lt;br /&gt;2)Masa rumah tangga kota&lt;br /&gt;Masyarakat dibagi menjadi kelompok-kelompok yang khusus menjalankan pekerjaan tertentu. Pembagian inilah yang disebut spesialisasi.&lt;br /&gt;3)Masa rumah tangga bangsa&lt;br /&gt;Masyarakat mulai mencari hasil produksi dari daerah lain yang selanjutnya menciptakan pasar nasional.&lt;br /&gt;4)Masa rumah tangga dunia&lt;br /&gt;Pada masa ini, masyarakat sudah semakin berkembang. Begitu pula dengan kegiatan pertukaran. Selain melakukan pertukaran antar daerah, masyarakat juga mulai melakukan pertukaran antar negara. Kegiatan ini dikenal sebagai perdagangan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.W.W. Rostow (1916 – 1979)&lt;br /&gt;Ia berpendapat bahwa perubahan dari keterbelakangan pada kemajuan dapat dilalui dengan beberapa seri tahapan.&lt;br /&gt;1)Masyarakat tradisional&lt;br /&gt;Menurut Rostow, masyarakat tradisional merupakan masa pertumbuhan ekonomi paling rendah. Dimana masyarakat belum mengenal teknologi sehingga sektor agraris lebih berkembang dibanding sektor industri.&lt;br /&gt;2)Prasyarat untuk lepas landas&lt;br /&gt;Tahap ini disebut juga masa transisi, karena tahap ini menunjukkan perubahan kehidupan masyarakat dari tradisional ke kehidupan lebih modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3)Periode lepas landas&lt;br /&gt;Pertumbuhan ekonomi semakin meningkat dengan cepat karena masyarakat telah mampu menembus hambatan-hambatan yang ada. Keberhasilan ini ditandai dengan adanya inovasi-inovasi terbaru dalam bidang produksi, sektor industri semakin berkembang, dan tingkat investasi atau penanaman modal tinggi.&lt;br /&gt;4)Periode ekonomi yang matang atau dewasa&lt;br /&gt;Perekonomian sudah berjalan sangat stabil, tidak terpengaruh dengan peristiwa perekonomian negara lain, teknologi modern digunakan secara efektif dan efisien, jumlah tenaga kerja profesional di bidang industri sangat banyak, dan pertumbuhan ekonomi berjalan secara otomatis. Melihat ciri-ciri tersebut maka suatu negara dapat mengendalikan perekonomiannya sendiri tanpa meminta campur tangan negara lain.&lt;br /&gt;5)Periode ekonomi konsumsi tinggi&lt;br /&gt;Tingkat pendapatan perkapita tinggi dan tingkat kemakmuran sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e.Werner Sombart (1863 – 19411)&lt;br /&gt;Menurut Werner Sombart, pertumbuhan ekonomi secara garis besar dibedakan menjadi :&lt;br /&gt;Zaman Perekonomian Tertutup&lt;br /&gt;Pada zaman ini, masyarakat menghasilkan barang terbatas hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan segala sesuatu dilakukan berdasarkan sifat kekeluargaan. Zaman perekonomian tertutup dibedakan menjadi dua :&lt;br /&gt;Zaman perekonomian desa, yaitu hubungan masyarakat terbatas pada lingkungan tertentu.&lt;br /&gt;Zaman feodal dan tuan tanah, yaitu hubungan masyarakat terbatas pada lingkungan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman Kerajinan dan Pertumbuhan&lt;br /&gt;Pada zaman ini sudah mulai dilakukan pembagian kerja dalam kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Teori Klasik&lt;br /&gt;Tokoh-tokohnya antara lain adalah Adam Smith, David Ricardo, Thomas Robert Malthus, dan John Stuart Mill.&lt;br /&gt;a.Adam Smith&lt;br /&gt;Menurut Adam Smith, selain pertumbuhan penduduk, pertumbuhan hasil produksi harus didukung juga oleh jumlah SDA dan persediaan barang modal.&lt;br /&gt;Adam Smith berpendapat agar PDB meningkat, sumber daya alam yang ada harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh tenaga kerja yang ahli dan modal yang tercukupi. Agar produksi suatu negara terus meningkat.&lt;br /&gt;Menurut Adam Smith masih ada satu hal lagi yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yaitu sistem persaingan bebas. Dengan demikian, setiap individu akan terdorong untuk melakukan kegiatan ekonomi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.&lt;br /&gt;Menurut Adam Smith, teori pertumbuhan ekonomi akan dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu :&lt;br /&gt;Pertumbuhan PDB ( Produk Domestik Bruto )&lt;br /&gt;Pertumbuhan jumlah penduduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan PDB itu sendiri dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu :&lt;br /&gt;Sumber daya alam yang tersedia&lt;br /&gt;Jumlah penduduk&lt;br /&gt;Persediaan barang-barang modal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.David Richardo&lt;br /&gt;David Richardo tidak menyetujui pendapat yang dikemukakan oleh Adam Smith. Karena Richardo melihat bahwa pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi justru akan menciptakan kemandekan ekonomi. Karena jumlah penduduk yang terus bertambah akan menyebabkan jumlah tenaga kerja melimpah. Apabila jumlah kesempatan kerja tidak tumbuh sebesar jumlah penduduk, tingkat pengangguran akan bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Thomas Robert Malthus&lt;br /&gt;Malthus setuju dengan pendapat David bahwa pertambahan penduduk secara besar-besaran akan membawa kemandekan ekonomi. Akibatnya, penduduk tidak dapat melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Teori Neoklasik&lt;br /&gt;Merupakan teori perubahan struktural yang menggunakan teori ekonomi modern dan analisis statistik. Teori ini berusaha melukiskan proses intern perubahan struktural yang harus dialami oleh negara berkembang agar berhasil menciptakan dan mempertahankan pertumbuhan yang cepat.&lt;br /&gt;a.Robert Sollow&lt;br /&gt;Pertumbuhan hasil produksi dapat ditingkatkan atau diturunkan dengan menambah atau mengurangi penggunaan modal dan tenaga kerja.&lt;br /&gt;Menurut Robert Sollow, pertumbuhan ekonomi akan dipengaruhi oleh :&lt;br /&gt;Pertumbuhan penduduk&lt;br /&gt;Akumulasi modal&lt;br /&gt;Teknologi modern&lt;br /&gt;Sollow berpendapat apabila sumber daya manusia dimanfaatkan dengan baik dapat membentuk akumulasi modal. Apabila dikombinasikan dengan teknologi modern dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Joseph Schumpeter&lt;br /&gt;Teori pertumbuhan ekonomi Joseph masih berhubungan dengan ilmu manajemen. Karena para pengusaha yang melakukan inovasi-inovasi di bidang teknologi sebagai kunci utama pertumbuhan ekonomi suatu negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Harrod – Domar&lt;br /&gt;Harrod – Domar adalah dua orang ahli ekonomi yang percaya bahwa setiap negara mampu mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Harrod – Domar telah membuat rumusan yang membandingkan tambahan satu unit modal untuk menambah jumlah hasil produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Teori dari Arthur Lewis&lt;br /&gt;Mengatakan bahwa terjadi kelebihan tenaga kerja di negara-negara dunia ketiga sehingga perekonomiannya mengalami keterbelakangan. Keterbelakangan tersebut dianggap berasal dari dua sektor, yaitu sektor tradisional dan sektor-sektor industri modern perkotaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Sektor tradisional&lt;br /&gt;Merupakan sektor pedesaan yang kelebihan penduduk dan bercirikan produktivitas marginal tenaga kerja sama dengan nol.&lt;br /&gt;b.Sektor industri modern perkotaan&lt;br /&gt;Memiliki produktivitas tinggi sebagai tempat penampungan tenaga kerja yang ditransfer sedikit demi sedikit dari sektor pedesaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Permasalahan Pembangunan Ekonomi Indonesia&lt;br /&gt;Fasilitas pendidikan di Indonesia memang belum merata. Artinya, ada daerah yang sangat mudah memperoleh fasilitas pendidikan. Sebaliknya, masih banyak daerah yang sangat minim dalam menyediakan fasilitas pendidikan bagi masyarakatnya. Ayo, kita lihat masalah-masalah tersebut satu per satu!&lt;br /&gt;1.Kemiskinan dan Keterbelakangan&lt;br /&gt;Kemiskinan menghimpit masyarakat Indonesia. Tahukah kamu faktor-faktor yang menyebabkan kemiskinan di suatu negara? Biasanya, kemiskinan suatu negara dipengaruhi oleh rendahnya pendapatan per kapita dan tidak meratanya distribusi pendapatan di negara tersebut pemerintah juga mempercepat pembangunan ekonomi wilayah tertinggal, termasuk wilayah perbatasan serta pulau-pulau terpencil dan terisolir. Untuk itu, pemerintah menggunakan kebijakan untuk menanggulangi kemiskinan.&lt;br /&gt;a.Pengelolaan ekonomi makro yang kondusif&lt;br /&gt;b.Pemenuhan hak-hak dasar secara bertahap&lt;br /&gt;c.Percepatan pengembangan wilayah&lt;br /&gt;d.Perwujudan kesetaraan dan keadilan gender&lt;br /&gt;e.Pengembangan sistem jaminan sosial&lt;br /&gt;Selain kemiskinan, pemerintah juga menghadapi masalah keterbelakangan yang diartikan sebagai suatu kelambatan perkembangan atau ketinggalan dalam kemajuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Kesempatan Kerja dan Produktivitas Rendah&lt;br /&gt;Masalah pengangguran yang dihadapi pemerintah.&lt;br /&gt;a.Besarnya angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah kesempatan kerja&lt;br /&gt;b.Struktur lapangan kerja tidak seimbang&lt;br /&gt;c.Kebutuhan jumlah, jenis dan penyedia tenaga terdidik tidak seimbang&lt;br /&gt;d.Penyediaan dan penyebaran tenaga kerja antar daerah tidak seimbang&lt;br /&gt;Masalah kesempatan kerja dan produktivitas tenaga kerja tentu harus diselesaikan oleh pemerintah melalui pembangunan ekonomi, bukan? Untuk itu, pemerintah membuat arah kebijakan berikut.&lt;br /&gt;a.Menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran dengan kebijakan makro.&lt;br /&gt;b.Meningkatkan kompetensi dan kemandirian tenaga kerja.&lt;br /&gt;c.Meningkatkan kesejahteraan dengan membuat sistem pengupahan dan jaminan kesejahteraan pegawai.&lt;br /&gt;d.Menata kembali sistem pelatihan, penempatan, pemanfaatan, dan pertimbangan tenaga kerja dalam dan luar negeri, seperti anak-anak dan wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Kekurangan Modal&lt;br /&gt;Modal digunakan untuk membiayai pembangunan suatu negara. Indonesia sendiri berusaha meningkatkan investasi tahun ini sebesar 11,2%. Bagaimana caranya? Caranya dengan menjalankan kebijakan berikut :&lt;br /&gt;a.Memperbaiki kebijakan investasi.&lt;br /&gt;b.Memperbaiki harmonisasi peraturan perundangan antara pusat dan daerah.&lt;br /&gt;c.Meningkatkan kinerja perangkat organisasi daerah dan kualitas aparatur pemerintah daerah.&lt;br /&gt;d.Mengurangi biaya transaksi dan praktik ekonomi biaya tinggi.&lt;br /&gt;e.Meningkatkan kepastian berusaha dan praktik ekonomi biaya tinggi, termasuk usaha kecil dan menengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Distribusi Pendapatan Tidak Merata&lt;br /&gt;Tahukah kamu? Pemerintah pun menyadari bahaya dari masalah kesenjangan antar daerah ini. Untuk itu, pemerintah menyebar pelaksanaan pembangunan ekonomi di seluruh Indonesia. Kebijakan ini ditandai dengan diberlakukannya otonomi daerah. Artinya, setiap daerah berwenang sepenuhnya untuk membangun daerahnya masing-masing untuk kesejahteraan masyarakatnya. Selain itu, pemerintah juga menjalankan kebijakan perimbangan keuangan pusat dan daerah. Artinya, setiap daerah dapat mengelola keuangannya dengan menggali potensi daerahnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Pendidikan dan Kesehatan Rendah&lt;br /&gt;Secara umum, permasalahan pendidikan yang muncul ialah pelayanan pendidikan belum menjangkau seluruh kelompok masyarakat, tingginya kesenjangan taraf pendidikan antara penduduk kaya dan miskin, kualitas pelayanan pendidikan masih rendah, dan adanya ketimpangan kualitas antarsatuan pendidikan antar daerah.&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana dengan masalah kesehatan? Mungkin kondisinya tergambar dalam sebuah lagu balada yang bercerita tentang perlakuan petugas rumah sakit terhadap pasien kaya dan miskin. Kenyataannya, permasalahan kesehatan di Indonesia tidak jauh berbeda dengan permasalahan pendidikan di atas. Permasalahan kesehatan yang muncul ialah pelayanan kesehatan belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat, kualitas pelayanan kesehatan yang diperlukan dan penyebarannya tidak merata.&lt;br /&gt;Sekarang, bayangkan apabila kedua masalah ini tidak segera diatasi! Tentu kualitas penduduk Indonesia semakin merosot, bukan? Untuk itu, pemerintah berusaha mengatasi permasalahan ini dengan menetapkan arah kebijakan berikut:&lt;br /&gt;a.Meningkatkan pemerataan dan keterjangkauan pelayanan pendidikan dan kesehatan.&lt;br /&gt;b.Meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan.&lt;br /&gt;c.Meningkatkan relevansi pembangunan pendidikan dengan kebutuhan pendidikan.&lt;br /&gt;d.Memperkuat manajemen pelayanan pendidikan.&lt;br /&gt;e.Meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Nilai Kurs Rupiah&lt;br /&gt;Saat Indonesia mengalami krisis, nilai mata uang dalam negeri terkoreksi turun terhadap mata uang asing. Akibatnya, jumlah pinjaman luar negeri naik. Sementara itu, negara kita kesulitan untuk mendapatkan devisa dari luar negeri. Akibatnya, pembangunan ekonomi dalam negeri terhambat sehingga kemiskinan dalam negeri menjadi semakin luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Kepadatan Penduduk dan Eksternalitas&lt;br /&gt;Tahukah kamu? Kepadatan penduduk juga menimbulkan eksternalitas bagi lingkungan. Bagaimana tidak? Bertambahnya jumlah penduduk tentu menambah pula jumlah barang dan jasa yang harus disediakan. Selain itu, bertambahnya jumlah penduduk mendorong kegiatan pabrik sehingga lingkungan dipenuhi oleh pencemaran uadar, air, suara dan tanah. Akibatnya, masyarakat harus mengeluarkan ongkos atau biaya hidup tambahan. Kondisi ini memperparah kehidupan penduduk golongan ekonomi lemah yang berpendapat rendah. Akibatnya, jumlah penduduk miskin dan terbelakang akan terus meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Keberhasilan dan Kegagalan Pembangunan Ekonomi Indonesia&lt;br /&gt;Sudahkah kamu menikmati fasilitas listrik yang di bangun di daerahmu? Masuknya fasilitas listrik ke daerahmu menunjukkan salah satu hasil nyata dari pembangunan. Pada bagian ini, kita akan mencari tahu keberhasilan dan kegagalan pembangunan. Ayo, kita segera mulai!&lt;br /&gt;1.Tumbuhnya Sektor Riil&lt;br /&gt;Kita lihat contoh pada bidang produksi dan perdagangan berikut ini! Pertama, kita akan melihat bidang produksi barang. Barang-barang kebutuhan yang ada di pasar sebagian besar berasal dari sektor industri, baik industri besar maupun kecil. Mengapa begitu? Karena pembangunan ekonomi telah mendorong pertumbuhan industri dan juga memudahkan kegiatan ekspansi atau perluasan pabrik bagi para produsen. Akibatnya, kita dan masyarakat disuguhkan barang-barang produksi yang jumlah dan jenisnya sangat beragam. Sekarang, ayo kita lihat bidang perdagangan! Munculnya pusat-pusat perbelanjaan tidak lain untuk menawarkan barang-barang produksi lokal dan impor kepada masyarakat. Pusat perbelanjaan tersebut membuka lapangan atau kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitarnya. Akibatnya, daya beli masyarakat meningkat dan pengangguran berkurang. Jadi, barang-barang produksi yang ditawarkan pusat perbelanjaan tersebut mampu dibeli masyarakat sehingga roda perekonomian kembali berputar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Meningkatnya Kualitas Sumber Daya Manusia&lt;br /&gt;Jumlah penduduk Indonesia yang sangat banyak menjadi modal dasar bagi pembangunan. Sayangnya, penduduk Indonesia mempunyai kualitas yang rendah, baik dari segi pendidikan, kesehatan, maupun keahlian atau keterampilan. Permasalahan ini mendorong pemerintah untuk meningkatkan kualitas penduduknya melalui pembangunan. Program wajib belajar 9 tahun adalah salah satu program yang dijalankan oleh pemerintah, program ini dimaksudkan agar penduduk Indonesia bebas dari buta huruf. Pemerintah juga berusaha meningkatkan kualitas penduduknya dengan keahlian dan keterampilan. Untuk itu, pemerintah membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk melakukan alih teknologi dari luar negeri. Program-program pembangunan ini telah berhasil meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Tetapi, pembangunan ekonomi akan terus berusaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing dalam era globalisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Keluarnya Kebijakan Pengupahan&lt;br /&gt;Pembangunan ekonomi juga telah berhasil mengeluarkan kebijakan pengupahan. Tahukah kamu mengapa pemerintah perlu melakukan ini? Karena upah merupakan hak pekerja sekaligus pendorong peningkatan produktivitas. Jadi, keberhasilan sistem pengupahan akan melengkapi keberhasilan pembangunan ekonomi lainnya, bukan? Kebijakan pengupahan ini berhasil menentukan tingkat upah minimum provinsi (UMP) yang harus diterima oleh setiap pekerja. Tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat agar kualitas SDM Indonesia semakin tinggi.&lt;br /&gt;Keberhasilan pengupahan ditunjukkan dengan dihitung dan ditentukannya Kebutuhan Fisik Minimum (KFM) dan Kebutuhan Hidup Minimum (KHM). Ukuran KFM merupakan 80% dari KHM. Pemerintah juga menetapkan kebijakan pengupahan yang berlaku secara regional yang dikenal Upah Minimum Regional (UMR). Apabila ada perusahaan yang memberikan upah dibawah KFM, pemerintah akan melakukan pengawasan dan meminta penjelasan. Tujuannya agar UMP di seluruh Indonesia minimal sama dengan KFM, bahkan di atas KFM ataupun KHM. Bila ini terwujud, kebijakan ini menjadi salah satu sarana bagi pemerataan terhadap kesenjangan antar golongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Berkembangnya Teknologi, Komunikasi, dan Transportasi&lt;br /&gt;Berkaitan dengan teknologi, pembangunan ekonomi juga telah berhasil mengembangkan sarana komunikasi dan transportasi. Di tengah era globalisasi ini, peran komunikasi dan transportasi sangat penting. Untuk itu, pemerintah menyediakan fasilitas ini agar masyarakat Indonesia mampu bertahan dalam persaingan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Berjalannya Desentralisasi Ekonomi&lt;br /&gt;Kegiatan ekonomi tidak lagi diatur oleh pemerintah pusat. Dengan semangat otonomi daerah, setiap daerah leluasa mengelola potensi dan sumber daya daerahnya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan pendapatan per kapita penduduknya. Desentralisasi ini pun memberikan keleluasaan untuk mengatur perimbangan keuangan daerah dan pusat. Langkah ini akan membawa pembangunan yang merata di seluruh wilayah Indonesia.&lt;br /&gt;Kamu sudah melihat keberhasilan-keberhasilan pembangunan ekonomi. Sayangnya, pembangunan ekonomi masih menampilkan beberapa kegagalan yang menghambat pelaksanaan pembangunan. Kegagalan tersebut adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1)Rendahnya Produktivitas&lt;br /&gt;Kelesuan ekonomi yang terjadi akibat krisis moneter pada tahun 1997, mengganggu tingkat produktivitas dan hasil-hasil ekonomi kurang memiliki daya saing terhadap produk luar negeri. Akibatnya ekspor tidak berjalan lancar sehingga kegiatan impor juga tersendat. Alasannya, cadangan devisa tidak mampu membiayai impor karena dari ekspor menurun drastis.&lt;br /&gt;2)Munculnya Disintegrasi Bangsa&lt;br /&gt;Ada wilayah atau daerah yang sudah maju karena pembangunan, tetapi ada daerah yang belum tersentuh pembangunan. Ketidakmerataan pembangunan ini menimbulkan rasa tidak puas dan marah dari daerah yang ditelantarkan. Kondisi ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk memecah belah negara kesatuan RI. Akibatnya, muncul gejala disintegrasi di beberapa wilayah Indonesia.&lt;br /&gt;3)Lemahnya Penegakan Hukum dan HAM&lt;br /&gt;Tahukah kamu? Lemahnya penegakan hukum juga terjadi pada proses pembangunan ekonomi. Contohnya, pembangunan ekonomi sudah berusaha membantu para petani dan produsen dalam negeri ketika menjual produknya kepada masyarakat lokal atau mancanegara. Caranya dengan memberi kemudahan ekspor dan membatasi impor barang sejenis yang dituangkan dalam UU.&lt;br /&gt;4)Lambatnya Pemilihan Ekonomi&lt;br /&gt;Masih ingatkah kamu pada kehidupan ekonomi Indonesia saat krisis ekonomi lalu? Kondisinya tidak berbeda dengan negara-negara Asia lainnya yang sama-sama dilanda krisis ekonomi, bukan? Tetapi, coba kamu lihat kondisi ekonomi negara tersebut saat ini! Kondisi negara-negara di Asia tersebut semakin membaik dengan bantuan IMF. Bagaimana dengan Indonesia? Sayangnya, kondisi ekonomi Indonesia belum menunjukkan perabaikan yang berarti. Coba kamu buktikan dengan memperhatikan nilai tukar rupiah terhadap dolar, laju inflasi, tingkat pengangguran dan tingkat investasi! Kondisi ini menunjukkan ekonomi Indonesia belum pulih dari krisis yang melanda Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5)Besarnya Utang Luar Negeri&lt;br /&gt;Apakah saat ini kamu telah menikmati hasil-hasil pembangunan? Kita memang melihat dan merasakan kemajuan yang dicapai pembangunan, bukan? Tetapi, tahukah kamu? Kemajuan tersebut dibiayai oleh utang luar negeri yang berasal dari negara-negara maju, seperti Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan Prancis. Padahal utang tersebut harus dibayar beserta bunga yang jumlahnya tidak sedikit. Akibatnya, hasil atau keuntungan dari pembangunan akan mengalir ke negara-negara donor tersebut, bukan kepada penduduk Indonesia. Jadi, kemajuan-kemajuan sebagai hasil pembangunan berkesan semu karena pembangunan ekonomi tidak menguntungkan rakyat, tetapi justru memakmurkan negara-negara pemberi bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Ekonomi&lt;br /&gt;Perkembangan dan pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh kenaikan pendapatan nasional per kapita. Pendapatan nasional per kapita ditentukan oleh pendapatan nasional dan jumlah populasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.Jumlah dan Kualitas Penduduk&lt;br /&gt;Jumlah penduduk sebagai sumber daya manusia sangat dibutuhkan dalam melaksanakan pembangunan. Keberhasilan pembangunan ditentukan oleh sumber daya manusia. Semakin tinggi kualitas penduduk, semakin meningkat pula produktivitasnya. Menyongsong pembangunan jangka panjang tahap kedua, Indonesia berusaha meningkatkan sumber daya manusia. Penduduk terdidik yang terampil, memiliki keahlian dan modern (bersikap positif) terhadap pembangunan merupakan penduduk yang berkualitas. Golongan penduduk ini merupakan aset nasional yang sangat menentukan keberhasilan pembangunan. Penduduk yang tidak terdidik dan tradisional harus ditingkatkan kualitasnya melalui berbagai macam usaha seperti pendidikan (wajib belajar sembilan tahun), latihan-latihan, keterampilan, penyuluhan-penyuluhan pemanfaatan teknologi, peningkatan kesehatan melalui usaha perbaikan gizi nasional agar golongan penduduk ini dapat menyumbangkan tenaganya untuk pembangunan.&lt;br /&gt;Disamping penduduk sebagai sumber daya manusia pelaksana pembangunan, jumlah penduduk yang besar merupakan pasar potensial untuk pemasaran hasil-hasil produksi industri.&lt;br /&gt;Penduduk yang terampil akan meningkatkan pendapatan dan meningkatkan konsumsi yang akhirnya akan mendorong produksi meningkat. Penduduk yang pandai akan melaksanakan produksi yang ramah lingkungan dan menghemat sumber daya alam serta energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Sistem Sosial dan Sikap Masyarakat&lt;br /&gt;Penduduk yang terdidik dan modern bersikap sangat mendukung terlaksananya pembangunan karena bersifat lebih terbuka untuk menerima perubahan-perubahan sehingga lebih bersikap positif dalam pembangunan. Sikap positif itu diwujudkan dengan berpartisipasi dalam pembangunan, misalnya mau bekerja keras, hidup hemat (suka menabung) sehingga dapat ikut serta dalam menghimpun dana pembangunan. Sebaliknya, masyarakat tradisional dan tidak terdidik bersikap apatis (masa bodoh) terhadap pembangunan. Masyarakat tradisional tidak senang akan perubahan-perubahan dan sukar memanfaatkan teknologi sehingga menghambat pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Sumber Daya Modal dan Teknologi&lt;br /&gt;Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi, karena barang-barang modal selain memperlancar proses pembangunan juga meningkatkan produktivitasnya. Pemanfaatan teknologi sangat membantu usaha peningkatan produksi. Pemilihan barang-barang modal dan penguasaan teknologi mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Sumber Daya Alam&lt;br /&gt;Sumber daya alam ikut mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi, karena sumber daya alam sebagai sumber daya ekonomi memberikan sumbangan pada pendapatan nasional. Sumber daya alam antara lain ialah tanah dan kekayaan alam seperti luas tanah, kesuburan tanah, keadaan iklim cuaca, hasil hutan, hasil laut, dan barang tambang. Sebagai contoh Indonesia, yang pendapatan nasionalnya sebagian bersumber dari sumber daya alam yaitu minyak dan gas. Negara yang kaya akan sumber daya alam mempunyai kemungkinan yang lebih besar untuk perkembangan dan pertumbuhan dibandingkan dengan negara yang miskin sumber daya alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Luas Pasar Pangsa Pasar&lt;br /&gt;Barang-barang dan jasa yang sudah diproduksi harus dipasarkan. Untuk pemasaran hasil produksi, produsen harus memiliki daerah pemasaran, baik pemasaran dalam negeri maupun luar negeri. Semakin luas pasar semakin besar pula perkembangan dan pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, terbatasnya luas pasar berarti menghambat perkembangan dan pertumbuhan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak Pembangunan Ekonomi&lt;br /&gt;Pembangunan ekonomi mempunyai dampak positif dan negatif bagi kehidupan penduduk. Dampak positif adalah dampak yang menunjang peningkatan kesejahteraan penduduk. Dampak negatif adalah dampak yang justru membawa akibat yang buruk bagi penduduk.&lt;br /&gt;1.Dampak Positif Pembangunan Ekonomi&lt;br /&gt;Seperti sudah dijelaskan diatas bahwa pembangunan ekonomi merupakan kemajuan dan pembangunan dibidang ekonomi yang membawa perbaikan dan kemajuan dalam kehidupan masyarakat. Kemajuan-kemajuan (dampak positif) itu adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1)Peningkatan kegiatan ekonomi yang menciptakan pekerjaan bagi masyarakat dan mengurangi pengangguran.&lt;br /&gt;2)Pembangunan ekonomi meningkatkan pendapatan masyarakat.&lt;br /&gt;3)Pembangunan ekonomi membawa perubahan struktur dari agraris industri ekonomi. Industri semakin dekat dengan jumlahnya mata pencahariannya semakin beragam. Sektor industri menjadi andalan disamping sektor pertanian, sektor perdagangan, sektor jasa.&lt;br /&gt;4)Pembangunan ekonomi menciptakan pemerataan pendapatan dan pemerataan kesempatan kerja.&lt;br /&gt;5)Pembangunan ekonomi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Dampak Negatif Pembangunan Ekonomi&lt;br /&gt;Dampak negatif pembangunan ekonomi adalah akibat merugikan bagi penduduk disekitar lokasi pembangunan itu berada. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh adanya pembangunan yaitu, polusi dan kerusakan lingkungan contoh :&lt;br /&gt;1)Adanya pabrik menimbulkan gangguan kepada penduduk disekitar berupa polusi suara.&lt;br /&gt;2)Keberadaan suatu pabrik dapat menimbulkan polusi udara dan polusi limbah yang membawa gangguan bagi penduduk.&lt;br /&gt;3)Lingkungan industri dapat menimbulkan kerusakan lingkungan seperti kerusakan tanah, sumber air tercemar, dan tanah pertanian rusak.&lt;br /&gt;Dalam melaksanakan pembangunan ekonomi agar tidak merugikan penduduk, pemerintah melakukan berbagai usaha pencegahan. Usaha-usaha pencegahan itu antara lain menetapkan lokasi industri jauh dari permukiman penduduk. Kewajiban menyediakan pengolahan limbah pabrik. Akan tetapi, hal yang paling penting untuk mencegah dampak negatif pembangunan industri adalah kesadaran diri para pengusaha untuk ikut bertanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat. Para pengusaha ikut bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan serta terpeliharanya ekosistem, seperti mengusahakan penggunaan alat-alat yang sangat sedikit mengeluarkan zat perusak, hemat, dan mengusahakan alat-alat pengelolaan limbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan Ekonomi Negara Sedang Berkembang dan Negara Maju&lt;br /&gt;Pembangunan ekonomi di tiap-tiap negara di dunia ini ditunjukkan untuk meningkatkan kemakmuran takyat. Namun demikian pelaksanaan pembangunan di tiap-tiap negara berbeda-beda.&lt;br /&gt;Perbedaan itu disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain sumber daya alam, sumber daya manusia, kebudayaan dan sistem ekonomi. Berikut ini kita kelompokkan kebijakan pembangunan ekonomi di negara sedang berkembang dan negara maju.&lt;br /&gt;1.Pembangunan Ekonomi Negara Sedang Berkembang&lt;br /&gt;Negara sedang berkembang atau Developing Countries adalah negara yang baru memperoleh kemerdekaannya sesudah perang Dunia Kedua. Negara-negara ini pada umumnya miskin, penghasilan per kapitanya (menurut Perserikatan Bangsa kerja yang relatif banyak Bangsa) kurang dari $300,00. Berikut ini adalah sifat ekonomi dan pola pembangunan negara sedang berkembang.&lt;br /&gt;a.Enam Sifat Ekonomi Negara Sedang Berkembang&lt;br /&gt;Baldwin dan Meier mengemukakan enam sifat ekonomi negara sedang berkembang, yaitu sebagai berikut :&lt;br /&gt;1)Produsen Barang Primer&lt;br /&gt;Negara sedang berkembang mempunyai stuktur produksi dari bahan dasar dan bahan makanan (Produksi Primer). Konsentrasi pada produksi primer karena negara sedang berkembang memiliki faktor-faktor produksi tanah dan tenaga.&lt;br /&gt;2)Masalah Tekanan Penduduk &lt;br /&gt;Tekanan penduduk yang dialami oleh negara sedang berkembang antara lain disebabkan oleh (1) pengangguran (2) kenaikan jumlah penduduk yang tinggi, (3) semakin besarnya jumlah anak-anak yang menjadi tanggungan orang tua, dan (4) menurunnya tingkat ekonomi rata-rata karena tingkat produksi yang relatif tetap dan rendah.&lt;br /&gt;3)Sumber Daya Alam Belum Banyak Diolah&lt;br /&gt;Di negara-negara sedang berkembang sumber daya alam masih merupakan sumber-sumber potensial. Hal ini disebabkan oleh karena kekurangan kapital (modal), tenaga ahli, dan wiraswasta.&lt;br /&gt;4)Kualitas Penduduk Rendah&lt;br /&gt;Secara ekonomi, penduduk negara sedang berkembang masih terbelakang karena tingkat pendidikan maupun kesehatan masih rendah sehingga kualitas penduduknya pun rendah.&lt;br /&gt;5)Kekurangan Modal&lt;br /&gt;Oleh karena kekurangan modal, investasi dan produktivitas negara sedang berkembang rendah, investasi disebabkan rendahnya tabungan.&lt;br /&gt;6)Orientasi Perdagangan Luar Negeri&lt;br /&gt;Yang diperdagangkan di luar negeri oleh negara sedang berkembang adalag barang-barang produksi primer.&lt;br /&gt;b.Pola Pembangunan Negara Sedang Berkembang&lt;br /&gt;Pola pembangunan yang dilakukan oleh sebagian besar negara sedang berkembang umumnya memperhatikan dua hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;1)Masalah dan Prioritas&lt;br /&gt;Masalah yang dihadapi oleh negara berkembang dalam melaksanakan pembangunan, yaitu bagaimana mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.&lt;br /&gt;2)Mengutamakan Pembangunan Ekonomi&lt;br /&gt;Negara-negara sedang berkembang mengutamakan pembangunan ekonomi karena sasaran utama pembangunan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembalikan harga diri masyarakat. Dalam melaksanakan pembangunan, negara berkembang melaksanakan secara bertahap dan menetapkan titik berat pembangunan ekonomi dalam setiap tahapan. Perlu dicatat bahwa dalam PJPT I, pembangunan ekonomi mengutamakan proyek pembangunan padat karya (yang menyerap tenaga kerja) dari pada proyek padat modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Pembangunan Ekonomi Negara Maju&lt;br /&gt;Negara maju adalah negara industri yang pendapatan nasional per kapitanya tinggi (tingkat kemakmuran tinggi).&lt;br /&gt;Pembangunan ekonomi yang dilakukan di negara maju tidak terlepas dari sifat-sifat dan corak pembangunan negara maju.&lt;br /&gt;a.Sifat-sifat Negara Maju&lt;br /&gt;Sifat-sifat dari suatu negara maju dapat dikategorikan sebagai berikut :&lt;br /&gt;1)Struktur ekonomi industri produktivitas tinggi.&lt;br /&gt;2)Sebagian besar penduduknya bekerja di sektor produksi sekunder (industri) dan sektor produksi tersier (produksi jasa).&lt;br /&gt;3)Memiliki banyak modal dan investasi tinggi sehingga produktivitasnya tinggi.&lt;br /&gt;4)Menguasai teknologi tinggi, kegiatan produksi padat modal.&lt;br /&gt;5)Sumber daya manusia berkualitas tinggi, banyak tenaga ahli, mobillitas penduduk tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Pembangunan di Negara Maju&lt;br /&gt;Pembangunan di negara maju adalah pembangunan industri padat modal dan berteknologi tinggi. Negara-negara maju mengusahakan produksi barang-barang untuk memenuhi permintaan konsumen luar negeri (barang untuk exspor). Perdagangan pada umumnya bertujuan untuk meningkatkan manfaat bagi pihak-pihak yang berdagang. Demikian pula halnya perdagangan antar negara bertujuan untuk memperoleh manfaat ekonomi yang lebih tinggi bagi masing-masing negara. Dengan adanya perdagangan luar negeri memungkinkan adanya perluasan pilihan atas barang yang bisa dikonsumsi atau diproduksi oleh suatu negara.&lt;br /&gt;Walaupun negara-negara maju mengusahakan perdagangan dan perluasan pasar hasil-hasil produksi industrinya, dalam mengembangkan dan mengusahakan perluasan pasar, masing-masing negara mengembangkan pola sesuai dengan keadaan serta kebutuhannya. Negara-negara industri yang kaya sumber daya alam seperti Amerika Serikat dan Jerman Barat lebih banyak menggunakan pola pengembangan pasar dalam negeri. Sedangkan negara yang miskin sumber daya alam seperti Jepang, Hongkong, Taiwan, Korea Selatan, dan Singapura menganut pola pembangunan pasar luar negeri. Kedua pola ini bila berhasil mampu menopang perkembangan produksi di dalam negeri yang selanjutnya berarti menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan nasional.&lt;br /&gt;A.Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi&lt;br /&gt;1.Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan hasil produksi (output) dalam tingkatan nyata ekonomi dan diukur melalui angka perubahan hasil produksi setiap tahunnya dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;2.Pembangunan ekonomi merupakan proses dan langkah-langkah yang dilakukan oleh suatu negara untuk meningkatkan PNB dan pendapatan perkapita penduduknya dalam upaya mencapai pertumbuhan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi merupakan dua istilah yang berbeda, sekalipun ada beberapa ahli yang mengatakan sama. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator dari keberhasilan pembangunan ekonomi.&lt;br /&gt;Perubahan-perubahan pada berbagai sektor ekonomi tersebut akan mengakibatkan terjadinya pertumbuhan ekonomi, yang ditandai dengan naiknya produksi nasional, pendapatan nasional, dan pendapatan per kapita. Jadi pertumbuhan ekonomi bisa diartikan sebagai kenaikan pendapatan atau produksi yang terjadi dalam suatu negara dari tahun ke tahun. Biasanya, rumus menghitung pertumbuhan ekonomi dinyatakan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi :&lt;br /&gt;1.Sumber Daya Alam&lt;br /&gt;Suatu negara yang mempunyai sumber daya alam melimpah akan mempunyai kesempatan besar untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang pesat.&lt;br /&gt;2.Sumber Daya Modal dan Teknologi&lt;br /&gt;Modal dan teknologi sangat dibutuhkan untuk berkembangnya pertumbuhan ekonomi dan berfungsi untuk memperlancar atau meningkatkan hasil produksi. Dapat disimpulkan bahwa modal dan teknologi mampu :&lt;br /&gt;Mempertinggi tingkat efisiensi&lt;br /&gt;Membuka penemuan baru&lt;br /&gt;Meningkatkan kualitas produksi&lt;br /&gt;3.Sumber Daya Manusia&lt;br /&gt;Keberhasilan pembangunan juga sangat ditentukan oleh sumber daya manusia yang dimiliki suatu negara. Oleh karena itu pemerintah suatu negara berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas penduduknya agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar.&lt;br /&gt;4.Sistem Sosial dan Sikap Masyarakat&lt;br /&gt;Masyarakat modern lebih terbuka dan bersikap positif terhadap perubahan yang secara otomatis dan menanggapi hal itu dengan antusias serta didampingi dengan bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan. Hal itulah yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.&lt;br /&gt;5.Luas Pasar atau Pangsa Pasar&lt;br /&gt;Semua barang dan hasa yang diproduksi atau dihasilkan akan dijual kepada konsumen. Oleh karena itu, harus dicari daerah yang strategis untuk mendapatkan konsumen. Semakin luas daerah pemasaran yang dimiliki, akan semakin besar pula peluang untuk mencapai pertumbuhan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA DAN ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DAERAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Pengertian APBN dan APBD&lt;br /&gt;Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah suatu daftar yang memuat rincian pendapatan dan pengeluaran negara untuk waktu tertentu, biasanya satu tahun. Pada masa Orde Baru, APBN berlaku dari 1 April sampai dengan 31 Maret tahun berikutnya. Saat ini APBN dihitung sejak tanggal 1 Januari sampai 31 Desember.&lt;br /&gt;Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sebagaimana dijelaskan dalam pasal 1 ayat 8 UU No. 17 2003, adalah “Rencana keuangan tahunan Pemerintah Daerah yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah”. Dari pengertian APBD tersebut dapat dijelaskan beberapa hal berikut :&lt;br /&gt;a)APBD merupakan wujud pengelolaan keuangan daerah yang ditetapkan setiap tahun dengan peraturan daerah. Oleh karena itu, baik perubahan maupun pertanggungjawaban pelaksanaan APBD setiap tahun ditetapkan dengan peraturan daerah (Perda).&lt;br /&gt;b)APBD terdiri atas anggaran pendapatan, anggaran belanda dan pembiayaan&lt;br /&gt;1)Pendapatan daerah adalah hak pemerintah daerah yang diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih.&lt;br /&gt;2)Belanja daerah adalah kewajiban pemerintah daerah yang diakui sebagai pengurang nilai kekayaan bersih.&lt;br /&gt;3)Pembiayaan adalah setiap penerimaan yang dibayar kembali dan / atau pengeluaran yang diterima kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun tahun-tahun anggaran berikutnya.&lt;br /&gt;APBD merupakan perkiraan besarnya rencana pendapatan dan belanja daerah dalam suatu jangka waktu tertentu di masa yang akan datang, yang disusun secara sistematis dengan prosedur dan bentuk tertentu.&lt;br /&gt;Unsur-unsur yang harus ada dalam APBD adalah :&lt;br /&gt;a)Rancangan / rencana besar biaya belanda dan pendapatan&lt;br /&gt;b)Periodesasi yang diberlakukan selama satu tahun&lt;br /&gt;c)Disusun secara sistematis&lt;br /&gt;d)Prosedur penyusunan yang sistematis sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Fungsi APBN dan APBD&lt;br /&gt;APBN harus / memenuhi fungsi alokasi, distribusi dan stabilitas. Sebagai bagian keuangan negara / daerah, APBN dan APBD mempunyai fungsi berikut :&lt;br /&gt;a)Fungsi Alokasi&lt;br /&gt;Dalam APBN dijelaskan sumber pendapatan dan pendistribusiannya. Pendapatan pemerintah yang paling besar berasal dari pajak. Penghasilan dari pajak yang diterima dapat dialokasikan ke berbagai sektor pembangunan. Dengan pedoman APBN, pendapatan yang bersumber dari pajak dapat digunakan untuk membangun sarana umum, seperti jembatan jalan, taman umum, dan pengeluaran lainnya yang bersifat umum. Anggaran negara/daerah harus diarahkan untuk mengurangi pengangguran dan pemborosan sumber daya, serta meningkatkan efisiensi dan efektif perekonomian.&lt;br /&gt;b)Fungsi Distribusi&lt;br /&gt;Penggunaan pajak yang ditarik dari masyarakat dan masuk menjadi pendapatan pada APBNtidak harus diartikan untuk kepentingan umum. Pendapatan tersebut juga dapat didistribusikan dalam bentuk dana subsidi dan dana pensiun. Pengeluaran pemerintah semacam itu disebut transfer payment, transfer payment dapat membatalkan pembiayaan ke salah satu sektor, kemudian dipindahkan ke sektor lain. Terkait dengan hal tersebut, kebijakan anggaran negara/daerah harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. Fungsi itulah yang disebut fungsi distribusi pendapatan.&lt;br /&gt;c)Fungsi Stabilitas&lt;br /&gt;APBN berfungsi sebagai pedoman agar pendapatan dan pengeluaran keuangan negara teratur sesuai dengan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, pencapaian berbagai sasaran yang telah ditetapkan lebih mudah. Dengan penetapan APBN sesuai alokasi yang ditentukan, kestabilan arus uang dan barang akan terjaga sehingga dapat menghindari terjadinya inflasi atau deflasi. Dalam hal ini anggaran pemerintah menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian.&lt;br /&gt;d)Fungsi Otorisasi&lt;br /&gt;Anggaran negara/daerah menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan belanja pada tahun yang bersangkutan.&lt;br /&gt;e)Fungsi Perencanaan&lt;br /&gt;Anggaran negara/daerah menjadi pedoman manajemen dalam merencanakan kegiatan pada tahun yang bersangkutan.&lt;br /&gt;f)Fungsi Pengawasan&lt;br /&gt;Anggaran negara/daerah menjadi pedoman untuk menilai sesuai atau tidaknya kegiatan penyelenggaraan negara/daerah dengan ketentuan yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Tujuan Penyusunan APBN dan APBD&lt;br /&gt;Tujuan penyusunan APBN adalah sebagai pedoman pendapatan dan pembelanjaan negara dalam melaksanakan tugas kenegaraan untuk meningkatkan produksi dan kesempatan kerja dalam rangka meningkatkan produksi kemakmuran masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Prinsip-Prinsip APBN dan APBD&lt;br /&gt;Sesuai dengan namanya, prinsip penyusunan APBN didasarkan pada aspek pendapatan dan aspek pengeluaran.&lt;br /&gt;a)Prinsip penyusunan APBN berdasarkan aspek pendapatan&lt;br /&gt;Mengintensifkan penerimaan sektor anggaran dalam jumlah dan ketepatan penyetoran.&lt;br /&gt;Mengintensifkan penagihan dana pemungutan piutang negara, misalnya sewa penggunaan barang-barang negara, sewa pelabuhan, dan sewa landasan pesawat.&lt;br /&gt;Mengintensifkan tuntutan ganti rugi yang diderita oleh negara dan denda yang dijanjikan.&lt;br /&gt;b)Prinsip penyusunan APBN berdasarkan aspek pengeluaran negara&lt;br /&gt;Hemat, tidak boros, efisien, dan berdaya guna serta sesuai dengan kebutuhan teknis yang ada.&lt;br /&gt;Terarah dan terkendali sesuai dengan anggaran dan program kegiatan.&lt;br /&gt;Mengusahakan semaksimal-maksimalnya pembelian produk-produk dalam negeri dengan memperhatikan kemampuan / potensi yang dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Azas Penyusunan APBN dan APBD&lt;br /&gt;Asas atau dasar penyusunan APBN adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Kemandirian, artinya pembiayaan negara didasarkan pada kemampuan negara, sedangkan pinjaman luar negeri hanya digunakan sebagai pelengkap.&lt;br /&gt;Pinjaman prioritas pembangunan. Artinya, APBN harus mengutamakan pembiayaan hal yang lebih bermanfaat.&lt;br /&gt;6.Landasan Hukum APBN dan APBD&lt;br /&gt;Penyusunan APBN didasarkan pada peraturan-peraturan berikut :&lt;br /&gt;UUD 1945 pasal 23 ayat 1 yang berbunyi : Anggaran pendapatan belanja negara ditetapkan setiap tahun.&lt;br /&gt;UU No. 1 Tahun 1994 tentang Pendapatan dan Belanja Negara.&lt;br /&gt;Keputusan Presiden RI No. 16 Tahun 1994 tentang pelaksanaan APBN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Cara Penyusunan APBN dan APBD&lt;br /&gt;Pertama, tiap departemen, lembaga atau badan, dan semua organisasi yang dibiayai oleh keuangan negara mengajukan usul atau rencana kegiatan dan pembiayaan. Rencana tersebut kemudian dibahas kelompok kerja yang dibentuk untuk tujuan itu. Setelah difinalkan, pemerintah mengajukan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) ke DPR. Setelah dibahas disetujui oleh DPR, RAPBN tersebut kemudian disahkan menjadi APBN melalui undang-undang. Bila RAPBN tidak disetujui DPR, pemerintah menggunakan APBN tahun sebelumnya. Pelaksanaan APBN diatur dengan Keputusan Presiden (Keppres).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Tolak Ukur APBN dan APBD&lt;br /&gt;Penilaian APBN mempunyai empat tolak ukur, yaitu saldo anggaran total, konsep nilai bersih, defisit domestik, dan defisit moneter.&lt;br /&gt;1)Saldo anggaran total : Ditentukan dengan cara mengukur besar pinjaman bersih pemerintah agar saldo nol. Jadi, anggaran menjadi seimbang meskipun dalam realitas muncul defisit atau surplus.&lt;br /&gt;2)Konsep nilai bersih : Merupakan saldo dalam rekening lancar APBN. Konsep ini dapat digunakan sebagai ukuran bagi besar tabungan yang diciptakan oleh sektor pemerintah.&lt;br /&gt;3)Defisit domestik : Diukur sebagai posisi bersih (neto) pemerintah terhadap sektor pengeluaran luar negeri.&lt;br /&gt;4)Defisit moneter : Digunakan sebagai posisi bersih (neto) pemerintah terhadap sektor perbankan. Konsep ini banyak digunakan di Bank Indonesia sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah uang beredar.&lt;br /&gt;Berdasarkan asas-asas dan tolak ukur penilaian APBN tersebut, dapat diketahui jenis-jenis kebijakan anggaran, yaitu kebijakan anggaran surplus, kebijakan anggaran berimbang, dan kebijakan defisit. Kebijakan tersebut bergantung pada kondisi keuangan negara pada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Pendapatan Negara dan Daerah&lt;br /&gt;1.Sumber Pendapatan Negara&lt;br /&gt;Sebagaimana dinyatakan dalam pasal 11 ayat 2 UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, pendapatan negara dalam APBN terdiri atas penerimaan dalam negeri dan penerimaan pembangunan atau hibah.&lt;br /&gt;a)Penerimaan Dalam Negeri&lt;br /&gt;1)Penerimaan Perpajakan&lt;br /&gt;Pajak merupakan iuran atau pembayaran yang diwajibkan untuk dilakukan oleh wajib pajak berdasarkan ketentuan yang ditetapkan pemerintah (dalam hal ini undang-undang).&lt;br /&gt;Pendapatan negara yang berasal dari berbagai objek pajak jika dilihat dari sifatnya terdiri atas pajak langsung dan pajak tidak langsung.&lt;br /&gt;a.Pajak langsung adalah pajak yang wajib dipikul atau dibayar oleh wajib pajak dan tidak dapat dipindahkan kepada pihak lain. Pajak langsung diantaranya berupa :&lt;br /&gt;Pajak penghasilan (Pph)&lt;br /&gt;Pajak bumi dan bangunan (PBB)&lt;br /&gt;Pajak kendaraan bermotor (PKB)&lt;br /&gt;b.Pajak tidak langsung adalah pajak yang dibebankan pajaknya dapat dipindahkan kepada pihak lain. Pajak tidak langsung diantaranya berupa :&lt;br /&gt;Pajak penjualan&lt;br /&gt;Pajak pertambahan nilai (PPN)&lt;br /&gt;Bea balik nama (BBN)&lt;br /&gt;Bea masuk dan cukai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)Penerimaan Bukan Pajak&lt;br /&gt;Penerimaan bukan pajak merupakan penerimaan negara yang berasal dari kekayaan negara. Penerimaan bukan pajak diantaranya berupa penerimaan Sumber Daya Alam (SDA), seperti minyak bumi, gas alam pertambangan umum, kehutanan, dan perikanan, bagian laba badan usaha milik negara (BUMN). Penerimaan negara bukan pajak (PNBB) lainnya.&lt;br /&gt;b)Penerimaan Pembangunan atau Hibah&lt;br /&gt;Penerimaan pembangunan adalah penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri. Bantuan itu dapat berasal dari negara donor atau lembaga keuangan internasional. Pada umumnya itu bersyarat ringan. Dewasa ini Indonesia menerima bantuan dari Consultative Group on Indonesia (CGI) yang diketuai oleh Bank Dunia. Penerimaan pembangunan digunakan untuk membiayai program-program pembangunan. Program-rpogram itu diantaranya pembangunan jalan, jembatan, dan program pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Penerimaan dalam negeri merupakan penerimaan yang paling utama dan paling besar, sedangkan penerimaan pembangunan hanya pelengkap untuk mempercepat laju pembangunan.&lt;br /&gt;Hibah merupakan penerimaan negara yang berbentuk bantuan baik bantuan program maupun bantuan program yang pada umumnya berasal dari pinjaman bantuan luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Sumber Pendapatan Daerah&lt;br /&gt;Sebagaimana dinyatakan dalam pasal 16 UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, pendapatan daerah berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) dana perimbangan, dan pendapatan lain-lain yang sah.&lt;br /&gt;a)Pendapatan Asli Daerah&lt;br /&gt;PAD adalah pendapatan daerah yang berasal dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan berbagai pendapatan asli daerah yang sah.&lt;br /&gt;b)Dana Perimbangan&lt;br /&gt;Dana perimbangan adalah dana yang bersumber dari penerimaan APBN yang dialokasikan kepada daerah untuk membiayai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Dana perimbangan bersumber dari berbagai penerimaan berikut.&lt;br /&gt;Penerimaan daerah dari pajak bumi dan bangunan, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, dan penerimaan sumber daya alam pajak bumi dan bangunan&lt;br /&gt;Pembagian penerimaan daerah yang berasal dari pajak bumi dan bangunan diatur dalam pasal 2 PP RI No. 104 Tahun 2000 tentang dana perimbangan. Penerimaan negara dari pajak bumi dan bangunan dibagi imbangan 10% untuk pemerintah pusat dan 90% untuk daerah. Bagian daerah dari pajak bumi dan bangunan tersebut dibagi dengan perincian sebagai berikut :&lt;br /&gt;16,2 % untuk daerah provinsi yang bersangkutan dan disalurkan ke rekening kas daerah provinsi.&lt;br /&gt;64% untuk daerah kabupaten/kota yang bersangkutan dan disalurkan ke rekening kas daerah kabupaten / kota.&lt;br /&gt;19% untuk biayai pemungutan dan disalurkan ke rekening kas negara dan kas daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan&lt;br /&gt;Pembagian penerimaan daerah yang berasal dari bea perolehan hak atas tanah dan bangunan diatur dalam Pasal 5 PP RI No. 104 Tahun 2000 tentang Dana Perimbangan.&lt;br /&gt;Penerimaan negara dari bea perolehan hak atas tanah dan bangunan dibagi dengan imbangan 20% untuk pemerintah pusat dan 80% untuk daerah. Bagian daerah dari bea perolehan hak atas tanah dan bangunan tersebut dibagi dengan rincian sebagai berikut :&lt;br /&gt;16,2% untuk daerah provinsi yang bersangkutan dan disalurkan ke rekening kas daerah provinsi.&lt;br /&gt;64% untuk daerah Kabupaten / Kota yang bersangkutan dan disalurkan ke rekening kas daerah Kabupaten / Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerimaan dari Sumber Daya Alam&lt;br /&gt;Penerimaan negara / daerah yang berasal dari sumber daya alam terdiri atas :&lt;br /&gt;Sektor kehutanan&lt;br /&gt;Sektor pertambangan umum&lt;br /&gt;Sektor perikanan&lt;br /&gt;Sektor pertambangan minyak dan gas alam&lt;br /&gt;Pembagian penerimaan daerah yang berasal dari sumber daya alam diatur dalam PP RI No. 104 Tahun 2000 tentang Dana Perimbangan.&lt;br /&gt;(1)Penerimaan Negara dari sumber daya alam sektor kehutanan, sektor pertambangan umum, dan sektor perikanan dibagi dengan imbangan 20% untuk pemerintah pusat dan 80% untuk daerah (pasal 8).&lt;br /&gt;(2)Penerimaan negara dari sumber daya alam sektor pertambangan minyak bumi dan gas setelah dikurangi komponen pajak dan pungutan lainnya (pasal 12) dibagi sebagai berikut :&lt;br /&gt;Penerimaan negara dari pertambangan minyak bumi dibagi dengan imbangan 85% untuk pemerintah pusat dan 15% untuk daerah.&lt;br /&gt;Penerimaan negara dari pertambangan gas alam dibagi dengan imbangan 70% untuk pemerintah pusat dan 30% untuk daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dana Alokasi Umum&lt;br /&gt;Dana alokasi umum adalah dana yang berasal dari APBN dan dialokasikan kepada daerah dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antar daerah. DAU berguna untuk membiayai kebutuhan pengeluaran daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Dana alokasi umum ditetapkan sekurang-kurangnya 25% dari penerimaan dalam negeri yang ditetapkan dalam APBN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dana Alokasi Khusus&lt;br /&gt;Dana alokasi khusus adalah dana yang berasal dari APBN dan dialokasikan kepada daerah untuk membantu membiayai kebutuhan tertentu / khusus dengan memperhatikan ketersediaan dana dalam APBN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c)Pinjaman Daerah&lt;br /&gt;Pinjaman daerah adalah semua transaksi yang mengakibatkan daerah menerima dari pihak lain sejumlah uang atau manfaat bernilai uang sehingga daerah tersebut dibebani kewajiban untuk membayar kembali. Pinjaman daerah terdiri atas :&lt;br /&gt;1)Pinjaman jangka panjang : Digunakan hanya untuk membiayai pembangunan prasarana yang merupakan aset daerah dan menghasilkan penerimaan untuk pembayaran kembali pinjaman serta memberikan manfaat bagi pelayanan masyarakat.&lt;br /&gt;2)Pinjaman jangka pendek : Digunakan untuk membantu kelancaran arus kas untuk keperluan jangka pendek dan sebagai dana talangan tahap awal suatu investasi yang akan dibiayai dengan pinjaman jangka panjang.&lt;br /&gt;Pinjaman daerah dapat bersumber dari dalam negeri dan luar negeri.&lt;br /&gt;a)Pinjaman dari dalam negeri bersumber dari :&lt;br /&gt;Pemerintah pusat&lt;br /&gt;Lembaga keuangan bank&lt;br /&gt;Lembaga keuangan bukan bank&lt;br /&gt;Masyarakat&lt;br /&gt;Sumber lainnya&lt;br /&gt;b)Pinjaman dari luar negeri dapat berupa pinjaman bilateral dan pinjaman multilateral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian di muka, dapat disimpulkan sumber-sumber pendapatan negara dan pendapatan daerah, sebagaimana yang tampak pada tabel di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Pendapatan Negara dan Daerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Penerimaan Perpajakan&lt;br /&gt;1.  Pendapatan Asli Daerah (PAD)&lt;br /&gt;a)Pajak Penghasilan (Pph)&lt;br /&gt;b)Pajak bumi dan bangunan (PBB)&lt;br /&gt;c)Pajak kendaraan bermotor (PKB)&lt;br /&gt;d)Pajak penjualan&lt;br /&gt;e)Pajak pertambahan nilai (PPN)&lt;br /&gt;f)Bea balik nama (BBN)&lt;br /&gt;g)Bea masuk dan cukai&lt;br /&gt;a)Penerimaan sumber daya alam (SDA), seperti minyak bumi, gas alam, pertambangan umum, kehutanan, dan perikanan&lt;br /&gt;b)Bagian laba BUMN&lt;br /&gt;c)Penerimaan negara bukan pajak (PNPB) lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Penerimaan Bukan Pajak&lt;br /&gt;2. Dana Perimbangan&lt;br /&gt;a)penerimaan sumber daya alam (SDA), seperti minyak bumi, gas alam, pertambangan umum, kehutanan, dan perikanan&lt;br /&gt;b)Bagian laba BUMN&lt;br /&gt;c)Penerimaan negara bukan pajak (PNPB) lainnya&lt;br /&gt;a)Penerimaan daerah dari pajak bumi dan bangunan, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan dan penerimaan dari sumber daya alam.&lt;br /&gt;b)Dana alokasi umum (DAU)&lt;br /&gt;c)Dana alokasi khusus (DAK)&lt;br /&gt;3.  Penerimaan Pembangunan atau &lt;br /&gt;     Hibah&lt;br /&gt;3.  Pinjaman Daerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengeluaran Negara dan Daerah&lt;br /&gt;1.Pengeluaran Negara&lt;br /&gt;Dalam pasal 12 Keppres RI No. 42 Tahun 2002 dijelaskan bahwa prinsip-prinsip pelaksanaan anggaran belanja adalah sebagai berikut : hemat, tidak mewah, efisien dan sesuai dengan kebutuhan teknis yang disyaratkan, efektif, terarah, dan terkendali sesuai dengan rencana, program/kegiatan, dan fungsi setiap departemen / lembaga / pemerintah daerah, mengutamakan kepentingan produksi dalam negeri.&lt;br /&gt;Pengeluaran negara dapat dibedakan atas pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan.&lt;br /&gt;a)Pengeluaran rutin terdiri atas :&lt;br /&gt;1)Belanja pegawai negeri dan TNI, yaitu belanja untuk gaji, pensiunan, tunjangan beras, lauk pauk dan biaya perjalanan dinas.&lt;br /&gt;2)Belanja barang, yaitu pengeluaran negara untuk membeli barang-barang dalam negeri dan luar negeri yang digunakan untuk penyelenggaraan negara.&lt;br /&gt;3)Subsidi daerah otonom (untuk belanja pegawai dan belanja barang).&lt;br /&gt;4)Bunga untuk cicilan utang, yaitu pengeluaran negara untuk mencicil pokok pinjaman dan bunganya;&lt;br /&gt;a.Utang dalam negeri&lt;br /&gt;b.Utang luar negeri&lt;br /&gt;5)Subsidi, yaitu pengeluaran negara untuk subsidi BBM dan non-BBM.&lt;br /&gt;6)Pengeluaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b)Pengeluaran Pembangunan&lt;br /&gt;Pengeluaran pembangunan adalah pengeluaran negara untuk membiayai pembangunan. Pembangunan dapat berupa pembangunan fisik dan pembangunan non fisik. Contoh pembangunan fisik adalah pembangunan gedung-gedung, jembatan dan jalan. Pembangunan nonfisik dapat berupa pelatihan-pelatihan atau penataran pegawai negeri.&lt;br /&gt;Pengeluaran pembangunan terdiri atas :&lt;br /&gt;a)Pembiayaan rupiah,&lt;br /&gt;b)Pembiayaan proyek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Pengeluaran Daerah&lt;br /&gt;Sebagaimana belanja negara, belanja daerah juga dirinci menurut organisasi, fungsi dan jenis belanja.&lt;br /&gt;a)Rincian belanja/daerah menurut organisasi disesuaikan dengan susunan perangkat daerah/lembaga teknis daerah.&lt;br /&gt;b)Rincian belanja daerah menurut fungsi terdiri atas pelayanan umum, pertahanan, ketertiban, dan keamanan, ekonomi, lingkungan hidup, perumahan dan fasilitas umum, kesehatan, pariwisata, budaya, agama, pendidikan dan perlindungan sosial.&lt;br /&gt;c)Rincian belanja daerah menurut jenis belanja (sifat ekonomi) terdiri atas belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, bunga, subsidi, hibah dan bantuan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peranan APBN dan APBD&lt;br /&gt;Fungsi APBN dan APBD terhadap perekonomian adalah :&lt;br /&gt;1)Memberikan arah prioritas pembangunan, seperti prioritas pada bidang perdagangan, industri dan jasa.&lt;br /&gt;2)Sebagai pedoman dalam pembiayaan pembangunan sehingga pembangunan berjalan secara efektif dan efisien (tepat sasaran dan tidak terjadi pemborosan).&lt;br /&gt;3)Mewujudkan pertumbuhan dan stabilitas perekonomian.&lt;br /&gt;4)Sebagai sarana pemerataan pendapatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB IV&lt;br /&gt;KEUANGAN NEGARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara&lt;br /&gt;2.Arti, Tujuan dan Fungsi APBN&lt;br /&gt;a.Pengertian APBN&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah suatu daftar terinci yang memuat tentang penerimaan dan pengeluaran negara dalam kurun waktu satu tahun, APBN disusun dalam bentuk scontro, sebelah kiri atau sebelah debet, dicatat mata anggaran penerimaan, sedangkan sebelah kanan atau sebelah kredit, dicatat mata anggaran pengeluaran.&lt;br /&gt;Tahukah anda siapa yang menyusun RAPBN dan kapan dilakukan? RAPBN disusun oleh pemerintah bersama DPR yang diawali dengan pembicaraan pendahuluan yang bersifat kualitatif artinya pembahasan mengenai kebijaksanaan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) serta prioritas dan penekan di berbagai sektor ini dilakukan biasanya setelah pidato kenegaraan setiap tanggal 16 Agustus RAPBN yang disusun oleh pemerintah diajukan kepada DPR, maka RAPBN setelah mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berubah menjadi APBN tahun sebelumnya. Kurun waktu APBN negara kita dimulai tanggal 1 April sampai dengan 31 Maret tahun berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Tujuan APBN&lt;br /&gt;Tujuan penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) adalah sebagai pedoman penerimaan dan pengeluaran negara dalam melaksanakan kegiatan kenegaraan untuk meningkatkan produksi dan kesempatan kerja dalam rangka untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Adapun langkah-langkah yang diambil antara lain :&lt;br /&gt;a.Mengusahakan Anggaran yang berimbang. Keseimbangan APBN diusahakan dengan jalan :&lt;br /&gt;1.Menghemat pengeluaran rutin yang kurang perlu.&lt;br /&gt;2.Meningkatkan efisiensi aparatur negara serta memperkuat kontrol intern.&lt;br /&gt;Contoh :  -  PBB&lt;br /&gt;   -  Pajak kendaraan bermotor&lt;br /&gt;   -  Bea balik nama kendaraan bermotor&lt;br /&gt;b.Retribusi : Adalah pungutan masyarakat kepada pemerintah dan pemerintah memberikan imbalan jasa secara langsung.&lt;br /&gt;c.Iuran : Adalah pungutan dari masyarakat kepada pemerintah maupun bukan pemerintah atas fasilitas yang diberikan.&lt;br /&gt;d.Bea : Adalah pajak yang dikenakan pada barang-barang yang diekspor dan yang diimpor keluar negeri (Bea Ekspor dan Impor).&lt;br /&gt;e.Cukai : Pajak yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu. Misalnya tembakau, gula, minuman keras, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Fungsi Utama dan Jenis Pajak&lt;br /&gt;Fungsi utama pajak bagi pemerintah :&lt;br /&gt;Pemungutan pajak tidak hanya bertujuan mengisi kas negara saja, tetapi mempunyai fungsi yang lebih luas lagi yaitu sebagai :&lt;br /&gt;1.Sumber Pendapatan Negara&lt;br /&gt;Yaitu pajak mempunyai fungsi untuk membiayai pengeluaran pemerintah demi pelaksanaan tugasnya. Ini disebut fungsi Budget dan pajak.&lt;br /&gt;2.Alat Untuk Mengukur Kegiatan Ekonomi :&lt;br /&gt;Yaitu pajak dapat berfungsi untuk mengatur kegiatan ekonomi dengan jalan mempengaruhi produksi, konsumsi, perdagangan dengan perkembangan harga dan sebagainya. Ini disebut fungsi reguler yang meliputi :&lt;br /&gt;a.Untuk mendorong atau mengerem produksi / konsumsi barang tertentu misalnya minuman keras dikenakan cukai tinggi sehingga harganya menjadi mahal.&lt;br /&gt;b.Untuk mengendalikan inflasi, misalnya pajak penjualan untuk barang kebutuhan hidup diperingan, sedangkan pajak atas barang mewah diperberat.&lt;br /&gt;c.Untuk melindungi industri dalam negeri, terhadap saingan dari luar negeri. Misalnya bea impor yang tinggi barang jadi, tetapi bea impor yang rendah untuk bahan baku yang diperlukan oleh industri dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Alat Pemerataan Pendapatan Masyarakat&lt;br /&gt;Khususnya pembagian kekayaan yang lebih merata diantara warga masyarakat. Dengan melalui kebijaksanaan perpajakan (politik fiskal), pemerintah dapat mengenakan pajak yang tinggi kepada golongan masyarakat yang berpenghasilan tinggi dan hasilnya dipergunakan untuk memajukan kesejahteraan sosial bagi seluruh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-Jenis Pajak Yang Berlaku di Indonesia Saat Ini&lt;br /&gt;Pada garis besarnya dari bermacam-macam pajak dapat dibedakan menjadi dua jenis pajak yaitu :&lt;br /&gt;a.Pajak Negara ( Pusat )&lt;br /&gt;Yaitu pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat melalui aparaturnya Derektorat Jendral Pajak. Pajak negara dapat dibedakan menjadi dua golongan :&lt;br /&gt;1.Pajak Langsung&lt;br /&gt;Yaitu pajak yang bebannya harus ditanggung atau dipikul sendiri oleh wajib pajak yang termasuk pajak langsung antara lain :&lt;br /&gt;a.Pajak Pendapatan (P.Pd) yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatan seorang.&lt;br /&gt;b.Pajak Perseroan (P.Ps) yaitu pajak yang dikenakan pada laba perusahaan.&lt;br /&gt;c.Pajak kekayaan yaitu pajak yang dikenakan pada kekayaan atau harta seseorang.&lt;br /&gt;d.Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yaitu pajak yang dikenakan pada pemilik tanah dan bangunan rumah atau gedung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Pajak Tidak Langsung&lt;br /&gt;Yaitu pajak yang beban pajakan dilimpahkan atau dialihkan kepada orang lain. Yang termasuk pajak tidak langsung meliputi :&lt;br /&gt;a.Pajak Penjualan (P.Ph) yaitu pajak yang dipungut atas penjualan barang yang diperdagangkan, baik penjualan produk dalam negeri maupun produk luar negeri.&lt;br /&gt;b.Bea : Yaitu pajak yang dikenakan pada barang-barang yang diimpor dari luar negeri (bea impor) dan barang-barang di ekspor (bea ekspor).&lt;br /&gt;c.Cukai : Yaitu pajak yang dikenakan pada barang-barang tertentu termasuk tembakau, minuman keras, gula dan lain-lain.&lt;br /&gt;d.Materai : Yaitu pajak yang dikenakan kepada seseorang yang sedang membuat surat perjanjian atau surat-surat penting yang mempunyai kedudukan hukum, seperti surat jual beli, kwitansi pembayaran uang, surat perjanjian sewa menyewa dsb. Wajib diberi materai sesuai dengan peraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Pajak Daerah&lt;br /&gt;Yaitu pajak yang pemungutannya dilakukan oleh pemerintah daerah. Macam dan besar untuk masing-masing daerah tidak sama hal ini tergantung pada peraturan daerah dengan memperhatikan keadaan masing-masing. Baik oleh pemerintah daerah Tingkat I maupun pemerintah daerah Tingkat II. Pajak daerah meliputi :&lt;br /&gt;1.Pajak Langsung :&lt;br /&gt;Pajak kendaraan bermotor&lt;br /&gt;Pajak kendaraan tidak bermotor&lt;br /&gt;Pajak pembangunan&lt;br /&gt;Pajak radio&lt;br /&gt;Pajak orang asing&lt;br /&gt;2.Pajak Tidak Langsung, yang meliputi :&lt;br /&gt;Pajak reklame&lt;br /&gt;Pajak tontonan&lt;br /&gt;Pajak penjualan minuman keras&lt;br /&gt;Pajak rumah penginapan / hotel&lt;br /&gt;Dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Pengertian Pajak dan Pungutan Resmi Lainnya :&lt;br /&gt;Pengertian pajak dan pungutan resmi lainnya sebagai kewajiban setiap warga negara. Sebagaimana kita ketahui bahwa salah satu sumber penerimaan negara adalah sektor pajak, sedangkan pengertian pajak adalah pungutan atau sumbangan wajib yang harus dibayar oleh orang atau badan kepada pemerintah tanpa adanya balas jasa secara langsung yang diterima oleh pembayar pajak.&lt;br /&gt;Pada saat ini pemerintah terus harus berusaha untuk meningkatkan penerimaan negara dari pajak guna membiayai pembangunan. Upaya untuk memperluas penerimaan pajak dengan cara melalui intensifikasi pajak dilakukan dengan cara menggali lebih lanjut atau penambahan penerimaan dari sumber pajak yang telah ada. Sedangkan melalui ekstensifikasi pajak dengan melalui upaya pemerintah dalam meningkatkan penerimaan pajak dengan jalan memperluas sumber pajak. Disamping pajak kita juga mengenai beberapa pungutan resmi yang dilakukan oleh pemerintah karena pemakaian fasilitas yang diberikan oleh pemerintah baik secara langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;Macam-macam pungutan resmi lainnya sebagai kewajiban warga negara adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Retribusi : Adalah pembayaran dari rakyat kepada negara dengan menerima imbalan jasa secara langsung.&lt;br /&gt;Contoh :  -  Uang SPP&lt;br /&gt;     -  Uang langganan listrik, telfon dan air&lt;br /&gt;     -  Parkir kendaraan dan karcis pasar&lt;br /&gt;b.Iuran : Adalah pungutan kepada masyarakat yang dilakukan tidak harus oleh pemerintah atas fasilitas yang diberikan.&lt;br /&gt;Contoh :  -  Iuran TV dan radio&lt;br /&gt;c.Pungutan resmi selain pajak&lt;br /&gt;Selain pemerintah dari sektor pajak, ada lagi sumber penerimaan pemerintah dari pungutan kepada warga negara secara resmi, tetapi bukan pajak. Pungutan resmi selain pajak antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.Cukai&lt;br /&gt;Cukai adalah iuran yang ditetapkan berdasarkan peraturan pemerintah atas barang tertentu. Contoh : Cukai tembakau, minuman keras, minyak wangi dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Hasil dari undian negara&lt;br /&gt;Diperoleh dari jumlah penerimaan undian yang terjual dengan semua pengeluaran termasuk hadiah yang diberikan kepada pemenang undian tersebut.&lt;br /&gt;3.Retribusi&lt;br /&gt;Adalah iuran yang dipungut oleh pemerintah kepada seseorang berupa jasa dari pemerintah. Misalnya pembayaran parkir, karcis pasar dan lain-lain.&lt;br /&gt;4.Bea ekspor dan impor&lt;br /&gt;Bea ekspor adalah pungutan resmi kepada eksportir yang akan mengirim barang ke luar negeri.&lt;br /&gt;Bea impor adalah pungutan terhadap importir saat menerima barang dari luar negeri.&lt;br /&gt;5.Ipeda dan Ireda&lt;br /&gt;Iuran pembangunan daerah dan iuran rehabilitasi daerah adalah iuran yang dipungut pemerintah daerah untuk pembangunan sarana prasarana yang rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asas, Fungsi, Jenis dan Peranan Pajak&lt;br /&gt;a.Asas Pajak&lt;br /&gt;Asas-asas tentang pungutan pajak oleh pemerintah suatu negara kepada warga negara sebagai wajib pajak dikemukakan oleh beberapa ahli antara lain : Adam Smith, W.J. Langen Wagner.&lt;br /&gt;1)Asas keadilan (Ability to pay) adalah beban pajak didasarkan pada kemampuan membayar wajib pajak.&lt;br /&gt;2)Asas kepastian (certainty) adalah pemungutan pajak yang disertai jaminan, sesuai dengan UUD 1945 pasal 23 ayat 2.&lt;br /&gt;3)Asas kesenangan (Conveniernce) adalah pemungutan pajak dilaksanakan pada saat wajib pajak baru menerima uang.&lt;br /&gt;4)Asas ekonomis (economy) adalah pungutan pajak sekecil-kecilnya dibandingkan dengan jumlah penghasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W.J. Langen&lt;br /&gt;1.Asas kesamaan adalah pungutan pajak kepada orang yang penghasilannya sama dengan pajak yang sama pula.&lt;br /&gt;2.Asas daya pikul adalah pemungutan pajak dimana orang yang berpenghasilan tinggi dikenakan pajak lebih dan sebaliknya.&lt;br /&gt;3.Asas manfaat adalah hasil pungutan pajak digunakan untuk membangun jalan raya, jembatan, tempat ibadah dan lain-lain.&lt;br /&gt;4.Asas kesejahteraan adalah hasil pemungutan pajak digunakan untuk kesejahteraan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip Pemungutan Pajak&lt;br /&gt;Dengan meningkatnya kegiatan pemerintah dalam tugas melaksanakan roda pemerintah jelas membutuhkan dana yang besar, siapkah yang menanggung dana tersebut? Jawabannya adalah jelas yaitu rakyat. Bagaimana pembebanan tersebut? Jawabnya adalah dengan cara memungut pajak dari rakyat. Kemudian yang menjadi masalah adalah dengan prinsip pajak bangunan agar menjadi pedoman dalam mendistribusikan pembebanan biaya tersebut kepada rakyat supaya adil.&lt;br /&gt;Pada dasarnya menurut ahli ekonomi ada 7 prinsip pemungutan pajak agar efektif dan adil yaitu :&lt;br /&gt;1.Prinsip Keuntungan (Benif Principle)&lt;br /&gt;Orang yang dibebani pajak adalah orang yang telah menikmati pelayanan umum yang disediakan oleh negara. Misalnya mengendarai mobil di jalan raya, berarti menikmati jasa jalan itu, karenanya pantas jika pemilik atau pengendara mobil dibebankan pajak.&lt;br /&gt;2.Prinsip Kemampuan (Ability Principle)&lt;br /&gt;Bahwa pungutan pajak kepada wajib pajak harus sesuai dengan kemampuan untuk membayar pajak. Orang yang mampu pantas membayar, sedangkan yang tidak mampu dibebaskan dari pajak. Ukuran mampu dan tidak mampu itu sangat semu dan relatif, karena itu umumnya perlu ambil ukuran menu tarif pajak yang berlaku.&lt;br /&gt;3.Prinsip Kesamaan&lt;br /&gt;Yaitu pembebanan pajak harus sesuai dengan kemampuan wajib pajak, artinya beban pajak untuk masing-masing wajib pajak harus sebanding dengan tingkat penghasilannya.&lt;br /&gt;4.Prinsip Kepastian&lt;br /&gt;Artinya pajak harus tegas dan jelas serta kepastiannya hukum (berdasarkan undang-undang dan peraturan pemerintah maka akan mudah dimengerti oleh wajib pajak serta memudahkan administrasinya.&lt;br /&gt;5.Prinsip Kecocokan&lt;br /&gt;Artinya bahwa pungutan pajak kepada wajib pajak jangan sampai mereka merasa ditekan, sehingga sadar akan kewajibannya sebagai warga negara yang baik dan mau membayar pajak dengan penuh kesadaran kepada pemerintah.&lt;br /&gt;6.Prinsip Ekonomi&lt;br /&gt;Artinya bahwa dalam pemungutan pajak harus melebihi dari biaya. Jangan sampai terjadi sebaliknya biaya pungut lebih besar dari pajaknya sendiri.&lt;br /&gt;7.Prinsip Ketetapan&lt;br /&gt;Artinya bahwa pajak hendaknya dipungut tepat pada waktunya. Ketika ketetapan waktu dalam pembayaran pajak dari wajib pajak, akan menyulitkan posisi anggaran belanja yang telah disusun oleh pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Pemungutan Pajak&lt;br /&gt;Menurut Adam Smith dalam bukunya yang berjudul “The Wealth of Nations” mengemukakan beberapa pedoman sistem perpajakan yang sampai sekarang masih berlaku yaitu :&lt;br /&gt;1.Adil&lt;br /&gt;Beban pajak harus dibagi seadil-adilnya diantara para warga masyarakat untuk melaksanakan keadilan itu dipergunakan empat macam cara yaitu :&lt;br /&gt;a.Cara Progresif&lt;br /&gt;Yaitu jumlah prosentase pajak semakin bertambah, mengikuti pertambahan pendapatan, tetapi jumlah pertambahan pajak sama besarnya dengan pertambahan pendapatan.&lt;br /&gt;b.Cara Proporsional&lt;br /&gt;Prosentasi pajak tetap berapapun jumlah pendapatan. Jadi pajak yang dibayar semakin besar pendapatan atau semakin turun pendapatan.&lt;br /&gt;c.Cara Regresif&lt;br /&gt;Prosentasi pajak menurun setiap pertambahan pendapatan, pengenaan pajak semacam ini seolah-olah merasa berat bagi yang berpendapatan rendah, dan terasa ringan bagi yang berpendapatan besar.&lt;br /&gt;d.Cara Degresif&lt;br /&gt;Semakin bertambah pendapatan semakin bertambah pula pajak tetapi dengan prosentasi yang lebih kecil dari pada prosentasi pertambahan pendapatan.&lt;br /&gt;Contoh : Pendapatan Rp. 1.000.000 pajaknya 10% dan pendapatan Rp. 2.000.000 pajaknya 11%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Jelas&lt;br /&gt;Beban pajak yang harus dibayar seseorang atau badan hukum itu harus jelas, tegas dan tentu baik jumlah maupun cara perhitungannya sehingga dapat dipastikan, dan juga dipaksakan atau dituntut dasar peraturan yang jelas.&lt;br /&gt;3.Sederhana&lt;br /&gt;Jenis pajak dan cara perhitungannya hendaknya jangan terlalu banyak dan berbelit. Pajak tak langsung lebih mudah pengumpulannya, tetapi kurang adil alam pembagian beban. Pajak langsung lebih adil, tetapi biaya pengumpulannya lebih tinggi.&lt;br /&gt;4.Efisiensi&lt;br /&gt;Pajak mempunyai segi negatif, karenanya sifatnya mengurangi pendapatan seseorang dan dirasakan sebagai beban dan sedapat mungkin dihindari. Karena itu dalam menentukan dan memungut pajak, pemerintah harus mempertimbangkan korban dan hasil yaitu manfaat yang diperoleh uang pajak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu proses produksi, dengan demikian dapat menghasilkan produksi yang semakin meningkat. Peningkatan hasil produksi akan diikuti pula dengan peningkatan pendapatan. Dengan peningkatan pendapatan, sebagian pendapatan yang tidak dikonsumsi akan meningkatkan tabungan, masyarakat.&lt;br /&gt;Akhirnya dengan peningkatan tabungan akan meningkatkan tingkat investasi, dengan semakin banyak investasi yang berada di negara kita semakin banyak barang-barang dan jasa yang tersedia bagi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azas Penyusunan APBN &lt;br /&gt;Penyusunan program pembangunan dituangkan dalam APBN dengan berazaskan :&lt;br /&gt;a.Kemandirian, artinya sumber penerimaan dalam negeri semakin ditingkatkan.&lt;br /&gt;b.Penghematan, atau peningkatan afisiensi dan produktifitas.&lt;br /&gt;c.Penajaman prioritas pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Penyusunan APBN&lt;br /&gt;Penyusunan APBN dilaksanakan tiap-tiap tahun sesuai dengan UUD 1945 pasal 23 ayat (1) yang menyatakan APBN ditetapkan tiap-tiap tahun dengan undang-undang. Tata cara penyusunan APBN adalah sebagai berikut : Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) disusun oleh pemerintah dalam bentuk neraca. RAPBN disampaikan oleh pemerintah kepada DPR sebagai nota keuangan. DPR membahas dalam sidang-sidangnya. Jika APBN telah dibahas dan mendapat persetujuan DPR, maka ditetapkan sebagai undang-undang yang harus dilaksanakan oleh pemerintah sebagai pedoman pembelanjaan tahunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.Pajak&lt;br /&gt;Pada UUD 1945 Pasal 23 ayat (2) “Segala pajak untuk keperluan negara berdasarkan undang-undang”. Maka dari itu, Republik Indonesia memiliki undang-undang mengatur perpajakan, diantaranya sebagai berikut :&lt;br /&gt;1)Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2000 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.&lt;br /&gt;2)Penjelasan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 16 tahun 2000 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 6 tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan.&lt;br /&gt;3)Undang-Undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2000 tentang perubahan ketiga atas Undang-Undang nomor 7 tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan.&lt;br /&gt;4)Penjelasan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2000 tentang perubahan ketiga atas Undang-Undang nomor 7 tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan.&lt;br /&gt;5)Undang-Undang Republik Indonesia nomor 18 tahun 2000 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 8 tahun 1983 tentang pajak pertambahan nilai barang dan jasa pajak penjualan atas barang mewah.&lt;br /&gt;6)Penjelasan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 18 tahun 2000 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang nomor 8 tahun 1983 tentang pertambahan nilai barang dan jasa pajak penjualan atas barang mewah.&lt;br /&gt;7)Undang-Undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2000 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 19 tahun 1997 tentang penagihan pajak penghasilan dengan surat paksa.&lt;br /&gt;8)Penjelasan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2000 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 19 tahun 1997 tentang penagihan pajak penghasilan dengan surat paksa.&lt;br /&gt;9)Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2000 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 21 tahun 1997 tentang bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.&lt;br /&gt;10)Penjelasan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2000 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 21 tahun 1997 tentang bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Pengertian Pajak&lt;br /&gt;Menurut Prof. Dr. H. Rochmat Soemitro, SH pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan Undang-Undang (yang dapat dipaksakan) dengan tidak mendapat jasa timbal (kontrarestasi), yang langsung dapat ditunjukkan dan digunakan untuk membayar pengeluaran umum.&lt;br /&gt;Prof. Dr. P.J.A. Adriani mendefinisikan pajak sebagai iuran kepada negara (yang dapat dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayarnya menurut peraturan, dengan tidak mendapat prestasi kembali, yang langsung dapat ditunjukkan, dan gunanya adalah untuk membiayai pengeluaran umum sehubungan tugas negara adalah untuk menyelenggarakan pemerintahan.&lt;br /&gt;Dari kedua definisi tersebut, dapat kita simpulkan bahwa pajak memiliki beberapa unsur, yaitu :&lt;br /&gt;1)Iuran rakyat kepada negara;&lt;br /&gt;2)Berdasarkan Undang-Undang;&lt;br /&gt;3)Tanpa jasa timbal balik dari negara yang secara langsung dapat ditunjukkan;&lt;br /&gt;4)Digunakan untuk membiayai rumah tangga negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Fungsi Pajak&lt;br /&gt;Karena pajak dipungut pemerintah maka pajak mempunyai fungsi antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;1)Fungsi Penerimaan (Budgetair)&lt;br /&gt;Pajak difungsikan sebagai sumber pendapatan negara karena dapat dipaksakan dan diperuntukkan bagi pembiayaan pengeluaran pemerintah baik pengeluaran rutin maupun pengeluaran pembangunan.&lt;br /&gt;2)Fungsi Mengatur (Regulere)&lt;br /&gt;Pajak berfungsi sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijakan dibidang sosial dan ekonomi. Sebagai contoh yaitu dikenakannya pajak yang tinggi terhadap minuman keras, sehingga konsumsi minuman keras dapat ditekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3)Fungsi Redistribusi dan Demokrasi&lt;br /&gt;a)Fungsi Redistribusi, yaitu fungsi yang lebih menekankan unsur pemerataan dan keadilan dalam masyarakat. Hal ini terlihat dari adanya lapisan tarif dalam pengenaan pajak, yaitu tarif pajak yang lebih besar untuk tingkat atau lampiran penghasilan yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;b)Fungsi demokrasi merupakan salah satu penjelmaan atau wujud sistem gotong royong termasuk kegiatan pemerintah dan pembangunan. Fungsi ini pada sekarang sering dikaitkan dengan tingkat pelayanan pemerintah kepada masyarakat khususnya membayar pajak. Apabila pajak telah dilaksanakan dengan baik maka timbul baiknya pemerintah harus memberikan pelayanan terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Jenis Pajak&lt;br /&gt;Jenis pajak sangat beragam, tergantung dari sudut mana memandangnya.&lt;br /&gt;1)Dari sudut yang memiliki beban&lt;br /&gt;a)Pajak Langsung (Direct Tax)&lt;br /&gt;Pajak langsung ialah pajak yang dikenakan secara berkala terhadap orang atau badan sesuai dengan surat ketetapan pajak. Pajak langsung harus dipikul sendiri oleh wajib pajak, dan tidak boleh dilimpahkan kepada orang lain. Misalnya, Pajak Penghasilan serta Pajak Bumi dan Bangunan.&lt;br /&gt;b)Pajak Tak Langsung (Indirect Tax)&lt;br /&gt;Pajak tak langsung ialah pajak yang dikenakan atas surat tanda bukti, perbuatan, atau peristiwa. Pajak ini dipungut tanpa surat ketetapan pajak dan bisa dialihkan ke orang lain. Misalnya, pajak pertambahan nilai pajak penjualan barang mewah. Sasaran pajak tak langsung ini sebenarnya konsumen, sedangkan pengusaha kena pajak bertindak sebagai pemungut pajak. Akan tetapi, ada kalanya karena diwajibkan, pabrik menggantikannya dengan cara menekan ongkos produksi hingga dengan jumlah pajak yang harus dipungut.&lt;br /&gt;2)Dari Segi Lembaga yang Memungut&lt;br /&gt;a)Pajak Negara&lt;br /&gt;Pajak negara adalah pajak yang pemungutannya dilaksanakan oleh pemerintah pusat. Yang termasuk pajak negara, antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.Pajak Penghasilan (Undang-Undang No. 10 Tahun 1994 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 1991).&lt;br /&gt;2.Pajak pertambahan nilai barang, jasa, dan pajak penjualan atas barang mewah (Undang-Undang No. 11 Tahun 1994 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 8 Tahun 1983 tentang PPN dan PPn Barang Mewah).&lt;br /&gt;3.Pajak Bumi dan Bangunan (Undang-Undang No. 12 Tahun 1985 tentang PBB).&lt;br /&gt;4.Bea materai (Undang-Undang No. 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai).&lt;br /&gt;b)Pajak Daerah&lt;br /&gt;Pajak daerah adalah pajak yang dipungut oleh pemerintahan daerah, baik oleh daerah tingkat I maupun daerah tingkat II, dan hasilnya dipergunakan untuk membiayai rumah tangga otonom tingkat I dan tingkat II tersebut. Ruang lingkup yang dipungut adalah objek pajak yang belum dikenakan pajak negara, antara lain :&lt;br /&gt;1.Pajak potong hewan;&lt;br /&gt;2.Pajak pembangunan;&lt;br /&gt;3.Pajak radio;&lt;br /&gt;4.Pajak bangsa lain;&lt;br /&gt;5.Pajak reklame;&lt;br /&gt;6.Pajak kendaraan tidak bermotor;&lt;br /&gt;7.Pajak kendaraan bermotor;&lt;br /&gt;8.Pajak penerangan;&lt;br /&gt;9.Jalan;&lt;br /&gt;10.Pajak rumah bola sodok;&lt;br /&gt;11.Pajak hiburan, dan&lt;br /&gt;12.Pajak alat angkut air.&lt;br /&gt;3)Dari Segi Sifatnya&lt;br /&gt;a.Pajak Subyektif adalah pajak yang berpangkal pada objeknya (wajib belajar). Contoh pajak penghasilan.&lt;br /&gt;b.Pajak Objektif adalah pajak yang berpangkal pada objeknya tanpa memperhatikan wajib pajak, contoh pajak penjualan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Syarat Pemungutan Pajak&lt;br /&gt;Agar tidak menimbulkan hambatan atau perlawanan dalam pemungutan pajak, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.&lt;br /&gt;1)Pemungutan Pajak Harus Adil (Syarat Keadilan)&lt;br /&gt;Adil diartikan sebagai berikut.&lt;br /&gt;a)Adil dalam per undang-undang, misalnya mengenakan pajak secara umum dan merata serta disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.&lt;br /&gt;b)Adil dalam pelaksanaannya, yaitu dengan memberikan hak bagi wajib pajak untuk mengajukan keberatan dan penundaan dalam pembayaran.&lt;br /&gt;2)Pemungutan Pajak Harus Berdasarkan Undang-Undang (Syarat Yuridis)&lt;br /&gt;Di Indonesia pajak diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 23 ayat (2). Hal itu memberi jaminan hukum untuk menyatakan keadilan, baik bagi negara maupun warganya.&lt;br /&gt;3)Tidak Mengganggu Perekonomian (Syarat Ekonomis)&lt;br /&gt;Pemungutan pajak tidak boleh mengganggu kelancaran kegiatan produksi maupun perdagangan, sehingga tidak menimbulkan kelesuan perekonomian masyarakat.&lt;br /&gt;4)Pemungutan Pajak Harus Efisien (Syarat Finansial)&lt;br /&gt;Biaya pemungutan harus dapat ditekan seefisien mungkin.&lt;br /&gt;5)Sistem Pemungutan Pajak Harus Sederhana&lt;br /&gt;Sistem yang sederhana memudahkan dan mendorong masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Teori Yang Mendukkung Pemungutan Pajak&lt;br /&gt;Terdapat beberapa teori yang menjelaskan atau memberi justifikasi pemberian hak kepada negara untuk memungut pajak.&lt;br /&gt;1)Teori Asuransi&lt;br /&gt;Negara melindungi keselamatan jiwa, harta benda, dan hak rakyat. Oleh karena itu, rakyat harus membayar pajak.&lt;br /&gt;2)Teori Kepentingan&lt;br /&gt;Pembagian beban pajak kepada rakyat didasarkan pada kepentingan seseorang terhadap negara, makin tinggi pajak yang harus dibayar. Teori ini dikenal dengan Benefit Approach Theory.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3)Teori Daya Pikul&lt;br /&gt;Beban pajak untuk semua orang harus sama beratnya, artinya pajak harus sesuai dengan daya pikul masing-masing orang. Teori ini dikenal dengan Ability Approach Theory.&lt;br /&gt;4)Teori Bakti&lt;br /&gt;Dasar keadilan pemungutan pajak terletak pada hubungan rakyat dengan negaranya. Sebagai warga negara yang berbakti harus menyadari bahwa pembayaran pajak adalah suatu kewajiban.&lt;br /&gt;5)Teori Asas Daya Beli&lt;br /&gt;Dasar keadilan terletak pada akibat pemungutan pajak, artinya memungut pajak berarti menarik daya beli dari rumah tangga masyarakat untuk rumah tangga negara. Selanjutnya negara akan mengeluarkan kembali ke masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Tata Cara Pemungutan Pajak&lt;br /&gt;Ada tiga macam cara pemungutan pajak, yaitu stelsel pajak, asas pemungutan pajak, dan sistem pemungutan pajak.&lt;br /&gt;1)Stelsel Pajak&lt;br /&gt;a)Stelsel Pajak&lt;br /&gt;Pengenaan pajak didasarkan pada objek (penghasilan nyata) sehingga pemungutan baru dapat dilakukan pada akhir tahun pajak.&lt;br /&gt;b)Stelsel Anggapan (Fictive Stelsel)&lt;br /&gt;Pengenaan pajak didasarkan pada suatu anggaran yang diatur oleh Undang-Undang. Misalnya, penghasilan satu tahun pajak sudah dapat ditetapkan besarnya pajak terutang.&lt;br /&gt;c)Stelsel Campuran&lt;br /&gt;Adalah merupakan campuran dari stelsel nyata dan stelsel anggapan. Pajak dikenakan di awal tahun yang besarnya didasarkan pada objek pajak pada tahun lalu, bila pada akhir tahun terlalu tinggi atau rendah dapat disesuaikan.&lt;br /&gt;2)Asas Pemungutan Pajak&lt;br /&gt;Pemungutan pajak dilakukan atas dasar 3 asas.&lt;br /&gt;a)Asas Domisili&lt;br /&gt;Negara berhak mengenakan pajak atas seluruh penghasilan wajib pajak yang bertempat tinggal di wilayahnya.&lt;br /&gt;b)Asas Sumber&lt;br /&gt;Negara berhak mengenakan pajak atas seluruh penghasilan yang bersumber di wilayahnya tanpa memperhatikan tempat tinggal wajib pajak.&lt;br /&gt;c)Asas Kebangsaan&lt;br /&gt;Pengenaan pajak dihubungkan dengan kebangsaan suatu negara, misalnya pajak bangsa di Indonesia.&lt;br /&gt;3)Sistem Pemungutan Pajak&lt;br /&gt;Official Assessment System adalah suatu sistem pemungutan pajak yang memberi wewenang kepada pemerintah untuk menentukan besarnya pajak yang terutang oleh wajib pajak.&lt;br /&gt;Ciri-cirinya :&lt;br /&gt;1.Wewenang untuk menentukan besarnya pajak terutang ada pada wajib pajak sendiri;&lt;br /&gt;2.Wajib pajak aktif, mulai dari menghitung, menyetor, dan melaporkan sendiri pajak yang terutang;&lt;br /&gt;3.Pemerintah tidak ikut campur tangan dan hanya mengawasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUBYEK PAJAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subyek pajak terdiri dari :&lt;br /&gt;a.Subyek Pajak Dalam Negeri, terdiri dari :&lt;br /&gt;1.Orang pribadi yang bertempat tinggal di Indonesia dan orang yang berada di Indonesia lebih 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan.&lt;br /&gt;2.Warisan yang belum terbagi satu kesatuan, menggantikan yang berhak.&lt;br /&gt;3.Badan yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia seperti PT, CV, BUMN, Koperasi, dsb.&lt;br /&gt;4.Bentuk usaha tetap yaitu seperti kantor cabang, kantor perwakilan, agen bengkel proyek kontruksi, dsb.&lt;br /&gt;b.Subyek Pajak Luar Negeri, yaitu :&lt;br /&gt;Subyek pajak yang tidak bertempat tinggal di Indonesia atau tidak didirikan, berkedudukan di Indonesia yang dapat menerima atau memperoleh penghasilan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengecualian Subyek Pajak &lt;br /&gt;Pengecualian sebagai subyek pajak yaitu :&lt;br /&gt;a)Wakil diplomatik, konsuler dan wakil lain dari negara asing.&lt;br /&gt;b)Wakil organisasi internasional yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan.&lt;br /&gt;c)Perusahaan Jawatan atas pertimbangan Menteri Keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OBYEK PAJAK&lt;br /&gt;Yang menjadi Obyek Pajak adalah penghasilan, yaitu setiap manfaat ekonomis yang diterima atau memperoleh oleh wajib pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan wajib pajak. Yang termasuk obyek pajak adalah :&lt;br /&gt;a)Gaji, upah, komisi, bonus, uang pensiun.&lt;br /&gt;b)Honorarium, hadiah, undian, penghargaan.&lt;br /&gt;c)Laba bruto usaha.&lt;br /&gt;d)Keuntungan karena penjualan atau karena pengalihan harta atau hak.&lt;br /&gt;e)Penerimaan kembali pembayaran pajak yang telah diperhitungkan sebagai biaya.&lt;br /&gt;f)Bunga&lt;br /&gt;g)Deviden dengan nama atau dalam bentuk apapun.&lt;br /&gt;h)Royalty&lt;br /&gt;i)Sewa dari harta gerak, harta tak gerak.&lt;br /&gt;j)Penerimaan atau perolehan pembayaran berkala.&lt;br /&gt;k)Keuntungan dari seseorang yang telah meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang perlu diketahui dalam melaksanakan perpajakan yaitu :&lt;br /&gt;1.Wajib pajak : Adalah orang atau badan yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan.&lt;br /&gt;2.Badan : Adalah Perseroan Terbatas, Perseroan Komanditer, BUMN.&lt;br /&gt;3.Masa pajak : Adalah jangka waktu tertentu yang digunakan sebagai dasar untuk menghitung jumlah pajak yang terhutang.&lt;br /&gt;4.Tahun pajak : Adalah jangka waktu satu tahun takwim atau satu tahun buku.&lt;br /&gt;5.Surat pemberitahuan : Adalah surat yang oleh wajib pajak digunakan untuk melaporkan perhitungan dan pembayaran pajak yang terhutang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.&lt;br /&gt;6.Subyek pajak : Adalah orang atau badan yang mempunyai kewajiban untuk membayar pajak.&lt;br /&gt;7.Obyek pajak : Adalah penghasilan berupa setiap tambahan kemampuan ekonomi yang diterima atau diperoleh oleh wajib pajak.&lt;br /&gt;A.Pengertian Pajak&lt;br /&gt;Pajak adalah iuran wajib pajak yang dibayarkan oleh wajib pajak berdasarkan norma-norma hukum untuk membiayai pengeluaran kolektif guna meningkatkan kesejahteraan umum yang balas jasanya tidak diberikan secara langsung dan dipungut berdasarkan UU dengan peraturan pelaksanaannya.&lt;br /&gt;Pungutan resmi lainnya adalah pungutan yang balas jasanya ditujukan langsung kepada pemakai jasa diatur berdasarkan peraturan pemerintah (PP), kebijakan Menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota. Jadi tidak berdasarkan UU sebagaimana pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Fungsi Pajak&lt;br /&gt;Fungsi pajak antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.Sebagai sumber pendapatan negara (fungsi bujeter)&lt;br /&gt;Dalam pelaksanaan tugasnya pemerintah membutuhkan biaya, adapun sumber pembiayaan yang terbesar berasal dari pajak.&lt;br /&gt;2.Sebagai alat untuk mengatur kegiatan ekonomi (fungsi reguler).&lt;br /&gt;3.Sebagai alat pemerataan pendapatan.&lt;br /&gt;4.Bea materai adalah untuk peningkatan anggaran biaya pendidikan.&lt;br /&gt;5.Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan&lt;br /&gt;Untuk memelihara dan mendidik fakir miskin, anak terlantar yang tersebar di sudut-sudut perkotaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan masing-masing fungsi pajak sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.Fungsi Budgeter (pendapatan) adalah fungsi dimana pajak merupakan sumber pendapatan negara dan akan digunakan untuk membiayai pengeluaran negara.&lt;br /&gt;2.Fungsi Regulered (mengatur) adalah pajak digunakan sebagai alat untuk mengukur kegiatan ekonomi, sosial politik dan lain-lain.&lt;br /&gt;3.Fungsi pemerataan adalah pajak digunakan untuk membiayai pembangunan sarana dan prasarana yang dapat mendorong meningkatnya pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja yang pada akhirnya pemerataan pembangunan akan tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peranan Pajak Dalam Pembangunan Nasional&lt;br /&gt;1.Pajak merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan.&lt;br /&gt;2.Pajak dapat meningkatkan masyarakat.&lt;br /&gt;3.Pajak untuk mengatur pertumbuhan ekonomi dan mengendalikan dunia usaha.&lt;br /&gt;4.Pajak merupakan sumber pendapatan nasional dan untuk pemerataan pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis atau Macam Pajak&lt;br /&gt;1.Berdasarkan sistem pungutannya&lt;br /&gt;a.Pajak progresif adalah semakin besar pendapatan, semakin besar persentase pajaknya sampai batas tertentu.&lt;br /&gt;b.Pajak degsif adalah semakin besar pendapatan, semakin besar pula pajaknya, persentase lebih kecil dari persentase kenaikan pendapatan.&lt;br /&gt;c.Pajak Regusif adalah semakin kecil pendapatan semakin besar persentase pajaknya atau semakin besar pendapatan semakin kecil persentase pajaknya.&lt;br /&gt;d.Pajak proporsional adalah menetapkan persentase tetap untuk setiap pendapatan yang berarti berupa jumlah pendapatan persentase tetap sama.&lt;br /&gt;2.Berdasarkan wewenang pemungutannya &lt;br /&gt;a.Pajak negara (pusat) adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat melalui direktorat jenderal pajak lain. Contoh (PPH, PSB, dan lain-lain).&lt;br /&gt;b.Pajak tidak langsung adalah pajak yang ditetapkan oleh pengusaha dan ditentukan oleh pajak yang ditetapkan oleh UU pajak, dan boleh dilimpahkan orang lain. Contoh : pajak penjualan, deviden bea masuk dan lain-lain.&lt;br /&gt;Jenis Pajak Secara Umum Berlaku di Indonesia&lt;br /&gt;1.PPH adalah pajak yang dikenakan terhadap subyek pajak atas penghasilan yang diterima atau diperolehnya dalam tahun pajak (UU No. 10 / th 1994).&lt;br /&gt;a.Obyek pajak&lt;br /&gt;Yang menjadi obyek pajak adalah penghasilan, yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis diperoleh wajib pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun luar.&lt;br /&gt;b.Subyek pajak&lt;br /&gt;Adalah pihak yang wajib membayar pajak.&lt;br /&gt;c.Penghasilan Tidak Kena Pajak (PT KP)&lt;br /&gt;Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak menurut undang-undang no. 17 tahun 2000 adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Untuk diri wajib pajak    Rp. 2.880.000&lt;br /&gt;Untuk wajib pajak yang menikah  Rp. 1.440.000&lt;br /&gt;Tambahan seorang istri berpenghasilan  Rp. 2.880.000&lt;br /&gt;Tambahan anak maximal 3   Rp. 1.440.000&lt;br /&gt;d.Tarif pajak&lt;br /&gt;Tarif pajak adalah jumlah yang dikenakan atas obyek pajak. Tarif pajak yang dikenakan atas penghasilan kena pajak (PKP) bagi wajib pajak dapat dikelompokkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.Wajib pajak orang pribadi dalam negara&lt;br /&gt;Penghasilan sampai dengan Rp. 25.000.000, tarif pajak 5%.&lt;br /&gt;Penghasilan diatas Rp. 25.000.000 – Rp. 50.000.000, tarif pajak 10%.&lt;br /&gt;Penghasilan diatas Rp. 50.000.000 – Rp. 100.000.000, tarif pajak 15%.&lt;br /&gt;Penghasilan diatas Rp. 100.000.000 – Rp. 200.000.000, tarif pajak 25%.&lt;br /&gt;Penghasilan diatas Rp. 200.000.000, tarif pajak 35%.&lt;br /&gt;2.Wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap&lt;br /&gt;Penghasilan sampai dengan Rp. 50.000.000, tarif pajak 10%.&lt;br /&gt;Penghasilan diatas Rp. 50.000.000 – Rp. 100.000.000, tarif pajak&lt;br /&gt;Penghasilan diatas Rp. 100.000.000, tarif pajak 3%.&lt;br /&gt;Contoh 1&lt;br /&gt;Bapak Fahmi bekerja dengan gaji bersih sebesar Rp. 1.500.000 perbulan, ia sudah menikah dan mempunyai 2 orang anak. Hitunglah besarnya pajak penghasilan yang harus dibayar Bapak Fahmi per bulan.&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;12 x Rp. 1.500.000     Rp. 18.000.000&lt;br /&gt;PTKP pertahun&lt;br /&gt;Untuk diri sendiri (WP)  Rp. 2.880.000&lt;br /&gt;Tambahan istri   Rp. 1.440.000&lt;br /&gt;Tambahan 2 anak&lt;br /&gt;2 x Rp. 1.440.000   Rp. 2.880.000 +&lt;br /&gt;       Rp.  7.200.000&lt;br /&gt;Penghasilan kena pajak     Rp. 10.000.000&lt;br /&gt;Tarif pajak = 5% x Rp. 10.800.000 =  Rp.    540.000&lt;br /&gt;PPH perbulan = Rp. 540.000 : 12   = Rp.      45.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh 2&lt;br /&gt;Bapak Miftah mempunyai usaha perhiasan, penghasilan perbulan sebesar Rp. 15.000.000 ia mempunyai seorang istri dan tiga anak. Hitungkan berapa pajak Bapak Miftah perbulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Penghasilan perbulan     Rp.   15.000.000&lt;br /&gt;Penghasilan pertahun     Rp. 180.000.000&lt;br /&gt;Penghasilan tidak kena pajak (PTKP)  &lt;br /&gt;Wajib pajak =   Rp. 2.880.000&lt;br /&gt;Istri  =   Rp. 1.440.000&lt;br /&gt;3 anak  = 3 x Rp. 1.440.000 Rp. 4.320.000&lt;br /&gt;Rp.     8.640.000&lt;br /&gt;Penghasilan kena pajak (PKP)    Rp. 171.360.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarif pajak :&lt;br /&gt;Rp. 25.000.000 x 5% =  Rp. 1.250.000&lt;br /&gt;Rp. 25.000.000 x 10% =  Rp. 2.500.000&lt;br /&gt;Rp. 50.000.000 x 25% =  Rp. 17.840.000&lt;br /&gt;Jumlah penghasilan yang harus dibayar perbulan sebesar Rp. 29.090.000 : 2&lt;br /&gt;=  Rp. 242.416,67&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Pajak Pertambahan Nilai (PPn)&lt;br /&gt;PPn adalah pajak yang dikenakan atas pertambahan nilai barang dan jasa dan pajak penjualan atas barang mewah (PBM). Ajak ini diatur oleh undang-undang No.18 tahun 2000. Yang termasuk penyerahan barang kena pajak adalah :&lt;br /&gt;a.Penyerahan hak atas barang kena pajak karena suatu perjanjian&lt;br /&gt;b.Pengalihan barang kena pajak karena perjanjian sewa beli atau leasing&lt;br /&gt;c.Penyerahan barang kena pajak secara konsinyasi.&lt;br /&gt;d.Pemakaian sendiri dan pemberian cuma-cuma&lt;br /&gt;e.Penyerahan barang kena pajak pedagang / perantara&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;Tuan Hamid seorang pengusaha Indonesia mengimpor barang seharga Rp. 10.000.000 dengan tarif 10%, kemudian barang tersebut diolah menjadi barang baru dan dijual dengan harga Rp. 100.000.000. Dikenakan tarif PPn 10% dan 35% untuk pajak penjualan barang mewah. Hitunglah besarnya pajak yang harus dibayar oleh Tuan Hamid.&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Nilai barang kena pajak    Rp.   10.000.000&lt;br /&gt;Ppn 10% x Rp. 10.000.000   Rp.     1.000.000&lt;br /&gt;Pajak penjualan atas barang mewah =   Rp.     1.400.000&lt;br /&gt;Nilai barang olahan baru yang terjual sebesar Rp. 100.000.000&lt;br /&gt;PPn 35% x Rp. 100.000.000   Rp.   35.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)&lt;br /&gt;PBB adalah pajak yang dikenakan atas Bumi dan Bangunan. Pajak ini diatur oleh Undang-undang No. 12 Tahun 1994.&lt;br /&gt;Hal yang perlu diketahui tentang pajak bumi dan bangunan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Bumi adalah permukaan bumi dan tubuh bumi yang ada di bawahnya.&lt;br /&gt;b.Bangunan adalah konstruksi teknik yang ditanam atau diletakkan pada tanah atau perairan.&lt;br /&gt;c.Nilai jual obyek pajak adalah harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhitungan Pajak Bumi dan Bangunan &lt;br /&gt;Perhitungan pungutan PBB adalah 0,5% dan 20% nilai jual obyek atau (10%). Besarnya nilai jual pajak dihitung dari taksiran nilai jual bumi dan bangunan dikurangi dengan bangunan tidak kena pajak (BTKP) atau sebesar Rp. 12.000.000 bagi tiap wajib pajak.&lt;br /&gt;Contoh&lt;br /&gt;Bapak Yusuf mempunyai tanah seluas 800 m2 dengan luas bangunan 500 m2. Taksiran harga sebagai berikut :&lt;br /&gt;Tanah per meter Rp. 100.000&lt;br /&gt;Bangunan per meter Rp. 125.000&lt;br /&gt;Hitunglah PBB yang di bayar Bapak Yusuf.&lt;br /&gt;Jawab&lt;br /&gt;1.Nilai jual tanah : 800 m2 x Rp. 100.000  =   Rp.  80.000.000&lt;br /&gt;2.Nilai jual bangunan : 500 m2 x Rp. 125.000 =   Rp.  62.500.000  +&lt;br /&gt;Nilai jual bumi dan bangunan        Rp. 142.500.000&lt;br /&gt;Bangunan tidak kena pajak         Rp.   12.000.000 &lt;br /&gt;Nilai jual kena pajak          Rp. 130.000.000&lt;br /&gt;Tarif pajak :&lt;br /&gt;0,5 x 20% x Rp. 130.500.000 = Rp. 13.050.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB V&lt;br /&gt;KEBIJAKSANAAN ANGGARAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.  Kebijaksanaan Fiskal&lt;br /&gt;a.Pengertian Kebijaksanaan Fiskal&lt;br /&gt;Mengenai kebijaksanaan fiskal ini ada beberapa pendapat yang intinya sama, misalnya : Dr. Winardi, SE, kebijaksanaan fiskal adalah : Segala kebijaksanaan pemerintah yang ditujukan untuk mempengaruhi jalannya atau proses kehidupan ekonomi masyarakat melalui anggaran belanja negara.&lt;br /&gt;J. Wollson (Public Finance and Devolodement Strategy) : Kebijaksanaan fiskal adalah : Mencakup semua tindakan atau usaha untuk meningkatkan kesejahteraan umum, melalui pengawasan pemerintah terhadap sumber-sumber ekonomi dengan menggunakan penerimaan dan pengeluaran pemerintah, mobilitas sumber daya, dan peraturan harga barang/jasa dari perusahaan-perusahaan. Jadi pengertian kebijaksanaan fiskal adalah tindakan kebijaksanaan yang dilakukan oleh pemerintah yang berkaitan dengan pendapatan dan pengeluaran uang. Kebijaksanaan ini sangat erat kaitannya dengan kebijaksanaan moneter karena satu sama lain saling mempengaruhi, kebijaksanaan fiskal di Indonesia tercermin dalam APBN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Kebijaksanaan Moneter&lt;br /&gt;Kebijaksanaan moneter adalah tindakan kebijaksanaan yang diambil oleh pemerintah yang berkenaan dengan jumlah uang yang beredar dalam masyarakat.&lt;br /&gt;Mungkin pada suatu saat pemerintah perlu menambah volume uang yang beredar dalam masyarakat, tetapi mungkin saat lain justru menguranginya. Setiap tindakan dibidang moneter pemerintah harus berpedoman dan mengusahakan adanya keseimbangan antara jumlah uang yang beredar dengan persediaan barang/jasa yang siap beli oleh masyarakat. Keseimbangan disini diartikan adanya keseimbangan yang meningkat terus artinya makin lama jumlah uang dan barang makin bertambah dengan tetap dalam posisi seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila terjadi ketidak keseimbangan maka hal ini jelas akan mengganggu stabilitas sosial ekonomi masyarakat. Ketidak seimbangan moneter terjadi misalnya jumlah uang yang beredar lebih besar jika dibandingkan persediaan jumlah barang/jasa, maka akibatnya akan terjadi inflasi. Kebijaksanaan fiskal mencakup dua aspek yaitu :&lt;br /&gt;a.Aspek Kuantitatif &lt;br /&gt;Yaitu masalah yang berhubungan dengan jumlah uang yang harus ditarik dan dibelanjakan.&lt;br /&gt;b.Aspek Kualitatif&lt;br /&gt;Yaitu masalah yang berkaitan dengan jenis-jenis pajak, subsidi dan pembayaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Tujuan Kebijaksanaan Fiskal&lt;br /&gt;Tujuan kebijakan fiskal adalah suatu kebijaksanaan yang mempunyai tujuan untuk menyeimbangkan anggaran belanja pemerintah. Artinya suatu kebijaksanaan untuk menaikkan jumlah penerimaan negara dengan jumlah yang cukup melalui perpajakan dan penjualan jasa, sehingga seluruh pembayaran atau pengeluaran negara itu dapat ditutup tanpa harus penambahan uang pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.   Macam-macam Kebijaksanaan Anggaran&lt;br /&gt;Pemerintah menentukan beberapa kebijaksanaan dibidang anggaran belanja dengan tujuan mempertahankan stabilitas proses pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi. Macam-macam kebijaksanaan anggaran meliputi :&lt;br /&gt;a.Kebijaksanaan anggaran seimbang, artinya besarnya pengeluaran sama dengan penerimaan.&lt;br /&gt;b.Anggaran dinamis yaitu dengan realisasi penerimaan diusahakan meningkat melalui tabungan pemerintah.&lt;br /&gt;c.Basis perpajakan diusahakan diperluas secara berangsur-angsur.&lt;br /&gt;d.Penentuan skala prioritas pembangunan yang tepat, dan pengeluaran rutin diharapkan untuk dibatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.   Azas Kebijakan Anggaran (Fiskal)&lt;br /&gt;Kebijakan anggaran yang dianut masing-masing negara dapat berbeda. Hal itu bergantung pada keadaan dan arah yang akan dicapai dalam jangka panjang. Dalam keadaan tertentu pemerintah pusat / pemerintah daerah dapat menjalankan kebijakan anggaran surplus atau defisit sesuai dengan kondisi keuangan negara / daerah dan keadaan perekonomian yang dihadapi pemerintah pusat / daerah. Berikut ini adalah jenis anggaran yang biasa ditempuh beberapa negara dalam mencapai manfaat tertinggi dalam mengelola anggaran.&lt;br /&gt;1)Anggaran Berimbang&lt;br /&gt;Pada anggaran berimbang diusahakan agar pengeluaran (belanja) dan pendapatan atau penerimaan sama. Keadaan seperti ini dapat menstabilkan ekonomi dan anggaran. Dalam hal ini, pengeluaran disesuaikan dengan kemampuan.&lt;br /&gt;2)Anggaran Surplus&lt;br /&gt;Pada anggaran surplus, tidak semua penerimaan dibelanjakan sehingga terdapat tabungan pemerintah. Hal itu berarti terdapat kelebihan pendapatan (surplus anggaran). Asas tersebut tepat digunakan jika keadaan ekonomi mengalami inflasi.&lt;br /&gt;3)Anggaran Defisit&lt;br /&gt;Pada anggaran defisit, anggaran disusun sedemikian rupa sehingga pengeluaran lebih besar daripada penerimaan. Hal itu berarti terjadi kekurangan pendapatan (defisit anggaran). Anggaran defisit dapat berakibat inflasi karena untuk menutup defisit harus dilakukan, misalnya meminjam atau mencetak uang.&lt;br /&gt;4)Anggaran Dinamis&lt;br /&gt;Pada azas ini, jumlah penerimaan suatu negara ditingkatkan, jumlahnya dari tahun ke tahun melalui peningkatan tabungan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.   Revisi Kebijakan Anggaran (Fiskal)&lt;br /&gt;Penyesuaian APBN/APBD dengan perkembangan dan/atau perubahan keadaan dibahas bersama oleh DPR/DPRD dengan pemerintah pusat/daerah dalam rangka penyusunan perkiraan perubahan atas APBN/APBD untuk tahun anggaran yang bersangkutan. Hal itu dilakukan apabila terjadi hal-hal berikut :&lt;br /&gt;a)Perkembangan ekonomi makro yang tidak sesuai dengan asumsi yang digunakan dalam APBN/APBD.&lt;br /&gt;b)Perubahan pokok-pokok kebijakan fiskal.&lt;br /&gt;c)Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antara unit organisasi, antar kegiatan, dan antar jenis belanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.   Kebijakan Moneter&lt;br /&gt;1.Pengertian Kebijakan Moneter&lt;br /&gt;Kebijakan moneter adalah tindakan penguasa moneter (dalam hal ini bank sentral) untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar dan harga uang (tingkat suku bunga).&lt;br /&gt;Perubahan jumlah uang yang beredar dapat mempengaruhi perekonomian masyarakat. Di negara-negara berkembang harus selalu menjaga kestabilan moneter dimana jumlah uang yang beredar tidak lebih ataupun kurang, apabila terjadi kekurangan atau kelebihan uang, maka pemerintah harus mengambil suatu tindakan atau kebijakan sehingga jumlah uang yang beredar kembali stabil.&lt;br /&gt;Kebijakan pengawasan tingkat suku bunga menyatakan bahwa penawaran uang (money supply) dibiarkan naik turun mengikuti perubahan permintaan masyarakat terhadap uang menurut ketentuan (standar) jika Bank Indonesia tidak membolehkan penawaran uang naik turun, maka kenaikan permintaan uang akan meningkatkan suku bunga.&lt;br /&gt;Keberhasilan pencapaian tujuan kebijakan moneter untuk kestabilan ekonomi dapat diluar dari peningkatan kesempatan kerja, perbaikan kualitas kerja, serta perbaikan neraca pembayaran internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijaksanaan moneter Indonesia digolongkan menjadi 3 periode antara lain :&lt;br /&gt;1.Periode stabilitas dan rehabilitasi ekonomi&lt;br /&gt;Kebijakan ini dimaksudkan untuk mengatasi kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan pada awal orde baru. Kebijakan yang diadakan pemerintah yaitu :&lt;br /&gt;a.Menetapkan tingkat bunga kredit bagi anak-anak pemerintah.&lt;br /&gt;b.Menyalurkan kredit secara efektif.&lt;br /&gt;c.Menerbitkan tatacara pemberian kredit bank. Dalam rangka meningkatkan mobilitas dana masyarakat, pemerintah melaksanakan kebijakan sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.   Menawarkan tingkat bunga deposito tinggi&lt;br /&gt;b.   Bebas pajak&lt;br /&gt;c.   Jaminan pembayaran kembali oleh Bank Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Periode saat ekonomi ditunjang sektor minyak&lt;br /&gt;a.Menetapkan bunga kredit&lt;br /&gt;b.Menaikkan ketentuan deposito dan tabungan&lt;br /&gt;c.Menaikkan ketentuan cadangan likuiditas wajib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Periode saat ekonomi deregulasi perbankan&lt;br /&gt;a.Kebijakan yang bersifat struktural dan sangat fundamental&lt;br /&gt;b.Penyempurnaan program perkreditan untuk usaha kecil&lt;br /&gt;c.Prinsip kehati-hatian (Prudent banking regulation)&lt;br /&gt;d.Merubah besarnya cadangan aktiv produktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Tujuan Kebijakan Moneter&lt;br /&gt;Tujuan kebijakan moneter adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Menambah atau meningkatkan jumlah produksi&lt;br /&gt;b.Membuka lapangan kerja &lt;br /&gt;c.Meningkatkan pendapatan masyarakat&lt;br /&gt;d.Menyeimbangkan neraca pembayaran internasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Macam-macam Kebijakan Moneter&lt;br /&gt;Macam-macam kebijakan moneter adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Operasi pasar terbuka (Open Market Moneter)&lt;br /&gt;Bank Indonesia melakukan pembelian surat-surat berharga jika jumlah uang yang beredar terlalu sedikit dan menjual surat-surat berharga ke pasar modal jika jumlah uang yang beredar terlalu banyak.&lt;br /&gt;b.Politik Diskonto&lt;br /&gt;Fasilitas ini disediakan bagi bank-bank dalam rangka memperbesar pengaturan likuiditas sehari-hari yaitu menetapkan tingkat suku bunga pada tingkat tertentu.&lt;br /&gt;Menaikkan suku bunga&lt;br /&gt;Jika uang yang beredar jumlah lebih, maka suku bunga dinaikkan sehingga mendorong masyarakat untuk menabung uang di bank, juga para pengusaha akan mengurangi investasi yang dibiayai dengan pinjaman.&lt;br /&gt;Menurunkan suku bunga&lt;br /&gt;Pada saat jumlah uang yang beredar kurang, penurunan suku bunga dapat mendorong pengusaha melakukan investasi dengan cara meminjamkan uang di bank.&lt;br /&gt;c.Kebijakan perubahan cadangan minimum&lt;br /&gt;Cadangan minimum (minimum reserves requirement) adalah perbandingan antara jumlah tunai yang ditahan perbankan dengan jumlah simpanan nasabah (giro, deposito berjangka, tabungan).&lt;br /&gt;Menaikkan cadangan minimum&lt;br /&gt;Jika uang yang beredar lebih, peningkatan cadangan minimum berarti membatasi jumlah uang yang bisa dipinjamkan ke nasabah sehingga kemampuan bank memberi kredit berkurang.&lt;br /&gt;Menurunkan cadangan minimum&lt;br /&gt;Jika jumlah uang yang beredar kurang, penurunan cadangan minimum berarti memperbesar jumlah uang yang bisa dipinjamkan ke nasabah, sehingga kemampuan bank umum memberi kredit bertambah.&lt;br /&gt;d.Moral Suasion&lt;br /&gt;Bank Indonesia meminta atau menghimbau bank-bank untuk selalu mempertimbangkan kondisi makro ekonomi maupun situasi masing-masing bank dalam menyusun rencana pemberian kredit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB VI&lt;br /&gt;PASAR MODAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.Pasar dan Bursa&lt;br /&gt;Pasar adalah pertemuan antara permintaan dan penawaran komoditas serta jasa, baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui komunikasi tidak langsung). Bursa adalah suatu pasar yang diorganisasi secara baik, antara lain mengatur siapa saja yang boleh berdagang, dan bentuk kontrak transaksi yang digunakan, dan bagaimana cara penyelesaian keuangan setiap transaksi.&lt;br /&gt;Persamaan bursa dan pasar adalah keduanya merupakan tempat pertemuan antara pembeli dan penjual untuk melakukan jual beli atau pertukaran komoditas dan jasa.&lt;br /&gt;Perbedaan antara pasar dan bursa adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bursa&lt;br /&gt;Pasar&lt;br /&gt;1.Pembeli dan penjual dibatasi hanya anggota bursa.&lt;br /&gt;2.Orang luar hanya boleh melalui anggota bursa sebagai perantara (broker).&lt;br /&gt;3.Komoditas yang diperdagangkan tertentu dan telah memenuhi tingkat standar tertentu.&lt;br /&gt;1.Tidak ada pembatasan pembeli atau penjual.&lt;br /&gt;2.Jual beli dapat dilakukan melalui perantara atau langsung antara pembeli dan penjual.&lt;br /&gt;3.Yang diperdagangkan segala macam komoditas, namun ada pasar yang menjual komoditas tertentu, misalnya pasar sayur, pasar hewan, atau pasar beras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Jenis-Jenis Pasar Yang Penting Dalam Kegiatan Ekonomi&lt;br /&gt;Pengertian pasar dan bursa&lt;br /&gt;Pasar adalah keseluruhan permintaan dan penawaran terhadap barang dan jasa-jasa, dengan ciri-ciri sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Barang yang diperdagangkan nyata / kongkret.&lt;br /&gt;b.Barang yang diperdagangkan tersedia dalam jumlah terbatas.&lt;br /&gt;c.Wilayah perdagangannya sempit.&lt;br /&gt;Contoh : Pasar tradisionil, supermarket dan sebagainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bursa adalah keseluruhan permintaan dan penawaran terhadap barang dan atau jasa-jasa tertentu seperti efek, komoditi, tenaga kerja dan sebagainya.&lt;br /&gt;Yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Barang yang diperdagangkan hanya berupa contoh/abstrak.&lt;br /&gt;b.Barang yang diperdagangkan dalam jumlah besar.&lt;br /&gt;c.Wilayah perdagangannya luas.&lt;br /&gt;Contoh : Bursa efek, bursa tenaga kerja dan sebagainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian dan fungsi dari pasar uang, pasar modal, bursa efek, bursa valuta asing, bursa tenaga kerja, dan bursa komoditi&lt;br /&gt;1.Pengertian dan Fungsi Pasar Uang&lt;br /&gt;Pasar uang adalah keseluruhan permintaan dan penawaran terhadap kredit jangka pendek (kurang dari 1 tahun).&lt;br /&gt;Contoh : Pinjaman gadai, jual beli wesel, pinjaman on call (pinjaman yang setiap waktu dapat ditagih). Fungsi dari pasar uang adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Pembiayaan dari pembentukan modal&lt;br /&gt;b.Pemerataan dari kekurangan / kelebihan akan alat-alat kas pada bank&lt;br /&gt;c.Pembiayaan terhadap proses produksi&lt;br /&gt;Produk pasar uang :&lt;br /&gt;1.Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), yaitu surat berharga jangka pendek yang dapat diperjualbelikan secara diskonto dengan Bank Indonesia.&lt;br /&gt;2.Sertifikat Deposito, yaitu deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat diperdagangkan.&lt;br /&gt;3.Commercial Paper, yaitu proses dimana pihak yang menerbitkannya berjanji membayar sejumlah uang tertentu pada saat jatuh tempo.&lt;br /&gt;4.Call Money, yaitu kegiatan pinjam meminjam dana antara satu bank dengan bank lainnya untuk jangka waktu pendek.&lt;br /&gt;5.Repurchase Agreement (Repo), yaitu transaksi jual beli surat-surat berharga disertai dengan perjanjian bahwa penjual akan membeli kembali surat-surat berharga yang dijual pada tanggal dan harga yang telah ditetapkan terlebih dahulu.&lt;br /&gt;6.Banker’s Acceptance, yaitu wesel berjangka yang ditarik seorang eksportir atau importir atas suatu bank untuk membayar sejumlah barang atau untuk membeli valuta asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri Pasar Uang&lt;br /&gt;Sebagai sebuah pasar abstrak, pasar uang memilliki ciri khas yang membedakan dirinya dengan pasar-pasar lainnya.&lt;br /&gt;1.Pasar uang menekankan pada pemenuhan kas jangka pendek.&lt;br /&gt;2.Mekanisme dalam pasar uang ditekankan untuk mempertemukan kepentingan pihak yang membutuhkan uang dan pihak yang kelebihan uang. Dengan demikian keberasaan pasar uang memungkinkan terjadinya transaksi pinjam meminjam dana.&lt;br /&gt;3.Tidak terikat pada tempat tertentu. Hal ini berbeda dengan pasar modal yang memiliki bursa efek sebagai tempat yang tetap untuk melakukan transaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Dana Pasar Uang&lt;br /&gt;Agar dapat berjalan, pasar uang harus memiliki sumber dana. Sumber dana pasar uang diperoleh dari :&lt;br /&gt;1.Dana masyarakat umum.&lt;br /&gt;2.Kelebihan dana di bank-bank milik negara (BUMN).&lt;br /&gt;3.Kelebihan dana dari bank-bank swasta.&lt;br /&gt;4.Kelebihan dana dari perusahaan-perusahaan dagang, industri, dan jasa.&lt;br /&gt;5.Kelebihan dana dari lembaga keuangan bukan bank (LKBB), misalnya perusahaan asuransi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Pengertian dan Fungsi Pasar Modal&lt;br /&gt;Pasar modal adalah keseluruhan permintaan dan penawaran terhadap kredit jangka panjang (lebih dari 1 tahun).&lt;br /&gt;Contoh : Kredit hipotik, KPR, pinjaman obligasi dan sebagainya. Fungsi dari pasar modal adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Pembiayaan dari permodalan itu sendiri&lt;br /&gt;b.Pembiayaan dari pembentukan modal&lt;br /&gt;c.Pembiayaan dengan jaminan barang yang tidak bergerak&lt;br /&gt;d.Pembiayaan untuk modal dengan jaminan surat-surat berharga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Bursa Efek&lt;br /&gt;Bursa efek adalah keseluruhan permintaan dan penawaran terhadap surat-surat berharga jangka panjang seperti saham dan obligasi. Fungsi dari bursa efek adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Mendorong meningkatkannya investasi perusahaan dalam bentuk penjualan saham dan obligasi di bursa&lt;br /&gt;b.Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilikan surat-surat berharga.&lt;br /&gt;c.Mempercepat proses pemerataan pendapatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Pengertian dan Fungsi Bursa Valuta Asing&lt;br /&gt;Bursa valuta asing adalah keseluruhan permintaan penawaran bermacam valuta asing adalah seperti : Dollar, yen, pound, sterling, dsb. Fungsi dari bursa valuta asing adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Pembiayaan dari perdagangan luar negeri&lt;br /&gt;b.Mentransfer daya beli&lt;br /&gt;Misalnya : Daya beli rupiah dipindahkan ke dollar AS atau sebaliknya&lt;br /&gt;c.Memberikan fasilitas terhadap akibat naik turunnya kurs valuta asing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Pengertian dan Fungsi Bursa Tenaga Kerja&lt;br /&gt;Bursa tenaga kerja adalah keseluruhan permintaan dan penawaran akan tenaga kerja.&lt;br /&gt;Contoh : Departemen Tenaga Kerja, Biro penyalur tenaga kerja dan sebagainya.&lt;br /&gt;a.Menyampaikan informasi tentang kebutuhan akan tenaga kerja&lt;br /&gt;b.Mempertemukan antara pihak yang membutuhkan tenaga kerja dengan pihak yang menawarkan tenaga kerja&lt;br /&gt;c.Mencegah timbulnya percaloan tenaga kerja oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Pengertian dan Fungsi Bursa Komoditi&lt;br /&gt;Bursa komoditi adalah keseluruhan permintaan dan penawaran terhadap barang-barang tertentu dalam partai besar. &lt;br /&gt;Contoh : Bursa komoditi hasil bumi, bursa komoditi barang elektronik. Fungsi bursa komoditi adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a.Penyampaian informasi perkembangan harga komoditi&lt;br /&gt;b.Mempertemukan antara pihak yang meminta dengan pihak yang menawarkan barang komoditi&lt;br /&gt;c.Mendorong perkembangan perdagangan barang komoditi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Manfaat Keberadaan Masing-masing Pasar / Bursa bagi Ekonomi Masyarakat&lt;br /&gt;1.Manfaat keberadaan pasar uang antara lain :&lt;br /&gt;a.Menyediakan kebutuhan masyarakat akan kredit jangka pendek.&lt;br /&gt;b.Mendorong kegiatan produksi masyarakat terutama masyarakat golongan ekonomi lemah.&lt;br /&gt;c.Memajukan kegiatan ekonomi masyarakat dibidang agraris perdagangan maupun jasa.&lt;br /&gt;2.Manfaat keberadaan pasar modal antara lain :&lt;br /&gt;a.Menyediakan kebutuhan masyarakat akan kredit jangka panjang.&lt;br /&gt;b.Mendorong kegiatan produksi masyarakat terutama yang bergerak dibidang pembangunan.&lt;br /&gt;c.Meningkatkan kegairahan dibidang usaha sehingga menciptakan kesempatan kerja.&lt;br /&gt;3.Manfaat keberadaan bursa efek antara lain :&lt;br /&gt;a.Menyediakan sarana bagi para pengusaha dalam memasarkan saham-saham baru dalam upaya mencari tambahan modal.&lt;br /&gt;b.Memberikan informasi bagi masyarakat dalam upaya menanamkan modalnya dalam bentuk saham.&lt;br /&gt;c.Tidak perlu adanya kontrak langsung antara pihak yang memerlukan modal dan pihak yang menawarkan modal.&lt;br /&gt;4.Manfaat keberadaan bursa valuta asing antara lain :&lt;br /&gt;a.Memenuhi kebutuhan masyarakat akan alat-alat pembayaran luar negeri.&lt;br /&gt;b.Menjaga stabilitas perbandingan nilai mata uang sendiri dengan mata uang asing.&lt;br /&gt;c.Sebagai alat ukur naik turunnya perbandingan nilai valuta nasional terhadap valuta asing.&lt;br /&gt;5.Manfaat keberadaan bursa komoditi antara lain :&lt;br /&gt;a.Memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi perkembangan harga barang komoditi.&lt;br /&gt;b.Membantu produsen dalam upaya memperluas pasar dan kelangsungan hidup usahanya.&lt;br /&gt;c.Mempengaruhi keputusan masyarakat yang membutuhkan barang komoditi sesuai dengan kemampuannya.&lt;br /&gt;6.Manfaat keberadaan bursa tenaga kerja antara lain :&lt;br /&gt;a.Memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi adanya lapangan kerja.&lt;br /&gt;b.Mendorong perkembangan lembaga pendidikan non formal dalam mempersiapkan warga masyarakat agar dapat segera memperoleh kerja.&lt;br /&gt;c.Memberikan kesempatan kepada para produsen pengusaha dalam memilih calon tenaga kerja yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat Pasar Modal&lt;br /&gt;Manfaat pasar modal bagi investor :&lt;br /&gt;Memperoleh capital gain jika ada kenaikan harga saham.&lt;br /&gt;Memperoleh dividen bagi pemegang saham dan bunga bagi pemegang obligasi.&lt;br /&gt;Mempunyai hak suara dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).&lt;br /&gt;Dapat dengan mudah mengganti alat investasi.&lt;br /&gt;Dapat berinvestasi di beberapa perusahaan secara sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat pasar modal bagi emitmen :&lt;br /&gt;Dana yang dihimpun dapat lebih besar.&lt;br /&gt;Dana dapat langsung diterima setelah pasar perdana selesai&lt;br /&gt;Perusahaan dapat lebih fleksibel dalam mengelola dana&lt;br /&gt;Ketergantungan kepada bank relatif kecil&lt;br /&gt;Besar kecilnya dividen yang diberikan sesuai dengan besar kecilnya keuntungan perusahaan&lt;br /&gt;Tidak ada kekayaan yang terikat sebagai jaminan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat pasar modal bagi pemerintah :&lt;br /&gt;Mendorong perkembangan pembangunan&lt;br /&gt;Mendorong kegiatan investasi&lt;br /&gt;Menciptakan kesempatan kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat pasar modal bagi lembaga penunjang pasar modal asing :&lt;br /&gt;Sebagai pembentuk harga pada bursa paralel&lt;br /&gt;Likuiditas efek semakin tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.   PASAR BARANG BERJANGKA ATAU BURSA KOMODITI&lt;br /&gt;A.Produk Pasar Berjangka&lt;br /&gt;Tidak semua barang diperjualbelikan di bursa komoditi. Hanya barang-barang dengan ciri-ciri tertentu saja yang dijual di bursa komoditi, seperti :&lt;br /&gt;1.Laku dipasaran dunia&lt;br /&gt;2.Barang mudah diganti dengan tidak mengubah kualitas&lt;br /&gt;3.Barang dapat diperjual-belikan dalam jumlah yang besar&lt;br /&gt;4.Persediaan barang cukup dan pengadaannya dapat dilakukan secara berkala&lt;br /&gt;5.Barang sudah ditetapkan dengan keputusan menteri untuk diperdagangkan di bursa komoditi&lt;br /&gt;Contoh barang-barang yang dijual di bursa komoditi antara lain kopi robusta, emas, perak, minyak, kapas, daging, tembakau, karet, gula pasir, kedelai dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Pelaku Pasar Berjangka&lt;br /&gt;Yang merupakan pemain di pasar bursa berjangka adalah :&lt;br /&gt;1.Hedger merupakan orang yang melakukan transaksi agar risiko kerugian kecil karena adanya perubahan harga. Mereka terdiri dari para petani, produsen, pedagang komoditi, dan industri pemakai komoditi.&lt;br /&gt;2.Investor (spekulator) adalah orang-orang yang berusaha memperoleh keuntungan dari perubahan harga di bursa. Mereka mempunyai peran penting dalam menciptakan likuiditas pasar karena dana mereka besar. Kadang-kadang investor berfungsi sebagai jembatan antara hedger yang ingin menjual pada saat tertentu dengan hedger lain yang akan membeli di kemudian hari.&lt;br /&gt;3.Pialang adalah badan usaha yang mendapat hak untuk menerima pesanan dari pemberi amanat dengan memperoleh imbalan yaitu komisi. Pialang menjadi jembatan antara bursa dengan pemakai bukan anggota. Dengan adanya pialang, mereka yang bukan anggota bursa dapat melakukan transaksi di bursa melalui pialang. Karena itulah pialang disebut sebagai “penggerak hedging dan spekulasi di bursa”.&lt;br /&gt;Bursa komoditi dapat dijumpai di pasar dunia (internasional), terutama di tempat-tempat eksposisi (pameran) dan di kota-kota besar. Chicago Merchantile Exchange (CME), Bursa komoditi tembakau di Bremen, Jerman, merupakan contohnya.&lt;br /&gt;Di Indonesia, Bursa Komoditi Indonesia (BKI) didirikan pada tahun 1986 dan baru diperdagangkan tiga jenis barang komoditi, yaitu karet, kopi dan tekstil. BKI dikelola oleh Badan Pelaksana Bursa Komoditi di bawah pengawasan Departemen Perdagangan dan dari segi keuangan dijamin oleh PT Kliring dan Jaminan Bursa Komoditi (Persero) di bawah naungan Departemen Keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Kelebihan dan Kelemahan Pasar Barang Berjangka&lt;br /&gt;Kelebihan pasar barang berjangka adalah :&lt;br /&gt;1.Harga di bursa dapat berguna sebagai harga rujukan (reference price) bagi yang membutuhkan.&lt;br /&gt;2.Petani kecil dapat memproteksi pendapatannya dengan menjual produknya di bursa berjangka sebelum panen jika harga di bursa baik.&lt;br /&gt;3.Para konsumen dapat menikmati harga yang stabil karena industri dapat menstabilkan harga bahan baku.&lt;br /&gt;4.Memberi kepercayaan kepada perbankan dalam menyalurkan kreditnya, karena transaksi yang dilindungi kontrak berjangka lebih aman.&lt;br /&gt;5.Menciptakan lapangan usaha baru, antara lain pialang, penasehat perjangka, piranti lunak komputer, akuntan dan penasehat hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan pasar barang berjangka adalah :&lt;br /&gt;Kemungkinan terjadi barang yang diperjualbelikan tidak sesuai dengan contoh dan yang diinformasikan baik dalam jenis maupun kualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.  PASAR TENAGA KERJA ATAU BURSA TENAGA KERJA&lt;br /&gt;A.Produk Pasar Tenaga Kerja&lt;br /&gt;Seperti layaknya sebuah pasar, yang dijual di pasar tenaga kerja adalah kemampuan seseorang tenaga kerja. Semakin baik dan semakin sesuai kemampuan seseorang dengan kategori pemakai tenaga kerja, maka semakin tinggi nilai tenaga kerja tersebut. Apa arti seseorang memiliki nilai tawar tinggi? Artinya ia bisa memperoleh gaji yang tinggi dan fasilitas yang lebih baik.&lt;br /&gt;Untuk itulah, supaya mempunyai nilai tawar yang tinggi, calon tenaga kerja harus membekali dirinya dengan ilmu pengetahuan, keterampilan dan prestasi kerja yang baik. Salah satu tempat untuk meningkatkan pelatihan kerja adalah Balai Latihan Kerja (BLK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Pelaku Pasar Tenaga Kerja&lt;br /&gt;Sebagaimana layaknya sebuah pasar, di pasar tenaga kerja ada banyak pihak yang terlibat, baik sebagai tenaga kerja, penyalur tenaga kerja maupun pencari tenaga kerja.&lt;br /&gt;Tenaga kerja merupakan pihak yang menyediakan jasa untuk dibutuhkan oleh pencari tenaga kerja. Banyak tenaga kerja yang melamar langsung ke pencari tenaga kerja, namun banyak juga yang menggunakan jasa penyalur tenaga kerja.&lt;br /&gt;Penyalur tenaga kerja merupakan pihak yang membantu menghubungkan tenaga kerja dengan pencari tenaga kerja. Penyalur tenaga kerja bisa berupa swasta seperti PJTKI (Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia) maupun pemerintah (Departemen Tenaga Kerja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Kelebihan dan Kelemahan Pasar Tenaga Kerja&lt;br /&gt;Kelebihan :&lt;br /&gt;1.Tempat memperoleh informasi tentang lowongan pekerjaan baik di dalam negeri maupun luar negeri.&lt;br /&gt;2.Membantu dengan cepat mengisi posisi pekerjaan dengan tenaga kerja yang berbobot.&lt;br /&gt;3.Membantu mengurangi pengangguran.&lt;br /&gt;4.Menambah devisa negara.&lt;br /&gt;5.Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan :&lt;br /&gt;1.Munculnya kegiatan percaloan tenaga kerja.&lt;br /&gt;2.Munculnya tindakan kekerasan, penipuan dan pelecehan terhadap calon tenaga kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. PASAR VALUTA ASING&lt;br /&gt;A.Produk Pasar Valuta Asing&lt;br /&gt;Jual beli valuta asing ini pada dasarnya terjadi di dalam pasar khusus yang bernama bursa valuta asing. Di pasar valuta asing atau yang biasa disingkat sebagai vallas, dijual berbagai mata uang asing seperti dollar, euro, poundsterling, yen, dan lain-lain. Mata uang ini dijual belikan sesuai dengan nilai yang berlaku di pasaran. Nilai ini bisa naik dan turun tergantung pada banyak hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Pelaku Pasar Valuta Asing&lt;br /&gt;Ada berbagai pihak yang ikut bermain di pasar valuta asing. Pihak-pihak itu bisa individu biasa seperti kita yang membeli dan menjual mata uang asing untuk keperluan pembayaran, eksportir dan importir ataupun bank dan pemerintah. Baik eksportir, importir, bank dan pemerintah memerlukan pasar valuta asing untuk melakukan transaksi bisnis di dunia internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Kelebihan dan Kelemahan Pasar Valuta Asing&lt;br /&gt;Kelebihan :&lt;br /&gt;1.Sebagai sumber informasi bagi masyarakat tentang keadaan dan kurs valuta asing.&lt;br /&gt;2.Membantu masyarakat dalam penyediaan mata uang asing.&lt;br /&gt;3.Memudahkan melakukan transaksi dengan pihak asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PASAR FAKTOR PRODUKSI&lt;br /&gt;A.Pengertian Pasar Faktor Produksi&lt;br /&gt;Pasar faktor produksi adalah situasi terjadinya permintaan dan penawaran faktor-faktor produksi yang berupa tanah, tenaga kerja, modal dan skill yang diperjual belikan. Yang mempengaruhi penawaran faktor produksi adalah :&lt;br /&gt;1.Kecenderungan sosial dan masalah hukum.&lt;br /&gt;2.Investasi dan akumulasi barang modal.&lt;br /&gt;3.Jumlah penduduk.&lt;br /&gt;4.Kekayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Jenis-Jenis Pasar Faktor Produksi&lt;br /&gt;1.Pasar Faktor Produksi Alam&lt;br /&gt;a.Faktor produksi alam yang diperdagangkan adalah tanah.&lt;br /&gt;b.Harga yang dibayar atas penggunaan tanah oleh pengusaha disebut sewa tanah.&lt;br /&gt;c.Elastisitas penawaran terhadap tanah bersifat inelastik sempurna.&lt;br /&gt;2.Pasar Tenaga Kerja&lt;br /&gt;a.Para pencari kerja menghubungi orang atau badan yang membutuhkan tenaga kerja.&lt;br /&gt;b.Para pencari tenaga kerja meminta sejumlah upah tertentu.&lt;br /&gt;c.Terjadi tawar menawar antara pencari kerja dengan orang atau badan yang membutuhkan tenaga kerja.&lt;br /&gt;d.Terjadi harga persetujuan dari kedua belah pihak yang disebut upah.&lt;br /&gt;3.Pasar Faktor Modal&lt;br /&gt;Modal tidak terbatas pada uang tetapi juga alat-alat yang dibuat untuk membantu proses produksi. Yang mempengaruhi penawaran faktor produksi modal adalah tabungan dan investasi. Unsur penunjang kelangsungan hidup tabungan dan investasi adalah :&lt;br /&gt;a.Pendapatan masyarakat&lt;br /&gt;b.Pemanfaatan waktu oleh masyarakat untuk membuat barang modal&lt;br /&gt;c.Permintaan faktor produksi dipengaruhi oleh barang jadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemintaan barang jadi dipengaruhi oleh :&lt;br /&gt;Pertumbuhan penduduk&lt;br /&gt;Pertumbuhan pendapatan penduduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Skill (Entrepreneur  / Pengusaha)&lt;br /&gt;Entrepreneur dewasa ini sering diartikan sebagai wiraswasta yaitu orang yang mengkombinasikan faktor-faktor produksi yang lain sedemikian rupa sehingga tujuan usahanya tercapai. Resiko wiraswasta adalah :&lt;br /&gt;a.Resiko pendapatan&lt;br /&gt;b.Resiko modal&lt;br /&gt;c.Resiko moral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori pengusaha menurut :&lt;br /&gt;a.F. Benham&lt;br /&gt;Pengusaha adalah sekelompok orang yang mengatur kebijaksanaan tentang jalannya sebuah perusahaan, ia adalah seseorang yang senantiasa berusaha mengembangkan inisiatif.&lt;br /&gt;b.Prof. J. Schumpeter&lt;br /&gt;Pengusaha adalah merupakan elemen aktif dalam mencapai kombinasi-kombinasi baru dari faktor produksi, dalam pengertian ini termasuk :&lt;br /&gt;1)Pembuatan artikel baru.&lt;br /&gt;2)Penggunaan metode produksi penjualan baru.&lt;br /&gt;3)Penemuan bahan dasar baru.&lt;br /&gt;4)Penciptaan suatu organisasi baru.&lt;br /&gt;Pengusaha adalah seorang kreatif dan dengan kreatif dan dengan data yang terus menerus berubah, selalu berusaha untuk menyesuaikan faktor-faktor produksi yang ada padanya, agar perusahaannya mendahului saingan-saingannya. Sifat-sifat yang harus dimiliki pengusaha adalah :&lt;br /&gt;1)Harus dapat menilai ketidakpastian dengan tepat.&lt;br /&gt;2)Harus dapat mengambil inisiatif untuk mencapai tujuan.&lt;br /&gt;3)Harus dapat melaksanakan keinginannya.&lt;br /&gt;4)Harus dapat menilai kemampuan atau prestasi orang-orang dengan tepat.&lt;br /&gt;Tiga jenis keterampilan (skill) meliputi :&lt;br /&gt;1)Keterampilan mengatur (organization skill).&lt;br /&gt;2)Keterampilan teknologi (technological skill).&lt;br /&gt;3)Keterampilan menyebarluaskan sesuatu yang baru (entrepreneur skill).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Teori Nilai Faktor Produksi&lt;br /&gt;Pendapatan yang diterima oleh pemilik produksi adalah :&lt;br /&gt;1.Tanah menerima sewa&lt;br /&gt;2.Tenaga kerja menerima upah / gaji&lt;br /&gt;3.Modal menerima bunga&lt;br /&gt;4.Pengusaha menerima laba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Macam-macam teori nilai faktor produksi.&lt;br /&gt;1.Sewa Tanah&lt;br /&gt;a.Pengertian sewa tanah adalah :&lt;br /&gt;1)Bagian pendapatan nasional yang diberikan kepada pemilik tanah karena menyerahkan tanahnya untuk proses produksi.&lt;br /&gt;2)Bagian dari hasil tanah yang diterima oleh pemilik tanah untuk penggunaan tanah secara alamiah.&lt;br /&gt;3)Suatu pendapatan yang diterima karena suatu hak milik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Teori-teori sewa tanah&lt;br /&gt;1)Menurut Kaum Fisiokrat&lt;br /&gt;a)Sewa tanah berasal dari kesuburan tanah yang asli.&lt;br /&gt;b)Kesuburan tanah memberikan hasil bersih.&lt;br /&gt;c)Sebagian hasil bersih diserahkan kepada pemilik tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)Menurut Ricardo&lt;br /&gt;a)Sewa tanah berasal dari kesuburan tanah. Perbedaan kesuburan tanah mengakibatkan perbedaan biaya dan hasil. Perbedaan hasil mengakibatkan perbedaan sewa tanah. Teori Ricardo disebut teori diferensial.&lt;br /&gt;b)Sewa tanah tergantung dari hukum permintaan dan penawaran.&lt;br /&gt;c)Sewa tanah naik karena :&lt;br /&gt;(1)Bea masuk gandum atau beras tinggi.&lt;br /&gt;(2)Bertambahnya jumlah penduduk.&lt;br /&gt;d)Sewa tanah turun karena :&lt;br /&gt;(1)Perbaikan hubungan lalu lintas.&lt;br /&gt;(2)Kemajuan teknik pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3)Menurut Vun Thunen&lt;br /&gt;a)Sewa tanah timbul karena kesuburan dan letak tanah.&lt;br /&gt;b)Sewa tanah yang letaknya dekat pasar, kota, jalan raya akan lebih mahal daripada yang jauh.&lt;br /&gt;c)Sewa tanah karena perbedaan letak tanah disebut sewa tanah diferensial.&lt;br /&gt;d)Pengaruh harga hasil-hasil pertanian terhadap sewa tanah :&lt;br /&gt;(1)Apabila hasil pertanian menurun karena panen gagal, maka harga hasil pertanian naik, akibatnya sewa tanah akan naik begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;(2)Apabila impor hasil pertanian dikurangi karena politik pemerintah, sedangkan hasil dalam negeri tidak mencukupi maka harga hasil pertanian naik akibatnya sewa tanah akan naik.&lt;br /&gt;(3)Apabila harga hasil panen di pasar dunia naik, maka sewa tanah yang menghasilkan hasil pertanian untuk pasar dunia akan naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4)Menurut Schumpeter dan V. J. Truart&lt;br /&gt;Teori sewa tanah modern, selain sewa tanah diferensial, juga ada sewa tanah mutlak yang disebut juga nasionalisasi tanah (land form).&lt;br /&gt;a)Bahwa tanah dimiliki oleh masyarakat seluruhnya agar tidak terjadi monopoli tanah yang merugikan masyarakat.&lt;br /&gt;b)Penggunaan tanah akan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.&lt;br /&gt;c)Sewa tanah dapat dinikmati oleh masyarakat seluruhnya.&lt;br /&gt;d)Keburukannya :&lt;br /&gt;(1)Negara harus mengeluarkan biaya yang besar untuk ganti rugi bagi pemilik tanah.&lt;br /&gt;(2)Biaya ganti rugi merupakan beban masyarakat.&lt;br /&gt;(3)Tidak ada kepastian bahwa sewa tanah akan selalu naik, sehingga akan menanggung resiko yang besar jika tanah tidak menghasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Teori Upah&lt;br /&gt;a.Pengertian Upah&lt;br /&gt;1)Bagian pendapatan nasional yang diterima oleh pekerja sebagai balas jasa karena telah menyumbangkan tenaganya dalam proses produksi.&lt;br /&gt;2)Harga tenaga kerja.&lt;br /&gt;3)Upah yang diterima dalam bentuk uang disebut upah nominal.&lt;br /&gt;4)Jumlah barang atau jasa yang dapat dibeli dengan upah nominal disebut upah riil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga barang dan upah dipengaruhi oleh faktor permintaan dan penawaran. Perbedaan tenaga kerja dengan barang :&lt;br /&gt;1)Tenaga kerja terikat pada manusia, sehingga tidak dapat dipindah-pindahkan sesuka hati sedangkan barang mudah dipindahkan, jika tidak laku di satu tempat bisa dijual di tempat lain.&lt;br /&gt;2)Barang dapat disimpan, apabila harganya naik baru dijual sedangkan tenaga tidak dapat disimpan. Tenaga yang suatu saat tidak dipergunakan berarti hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Cara Menghitung Upah&lt;br /&gt;1)Upah menurut waktu&lt;br /&gt;a)Jumlah upah ditentukan menurut waktu.&lt;br /&gt;b)Semakin lama waktu bekerja semakin besar upah yang diterima. Contoh : upah perjam Rp. 1.250,00. Jika seseorang bekerja selama 8 jam, maka upah yang diterimanya sebesar 8 x Rp. 1.250,00 = Rp. 10.000,00.&lt;br /&gt;c)Kebaikannya :&lt;br /&gt;(1)Pekerja tidak perlu bekerja terburu-buru.&lt;br /&gt;(2)Pekerja tahu dengan pasti jumlah upah yang akan diterimanya.&lt;br /&gt;d)Keburukannya :&lt;br /&gt;Pekerja tidak giat bekerja dan juga tidak teliti karena jumlah upah tidak ditentukan oleh prestasi kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)Upah satuan&lt;br /&gt;a)Jumlah upah menurut prestasi yang diukur atau dihitung.&lt;br /&gt;b)Kebaikannya :&lt;br /&gt;Pekerja giat bekerja dan berproduktivitas tinggi.&lt;br /&gt;c)Keburukannya :&lt;br /&gt;(1)Pekerja terlampau keras bekerja melampaui kemampuannya sehingga kualitas tidak diperhatikan.&lt;br /&gt;(2)Jumlah upah tidak tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3)Upah borongan&lt;br /&gt;a)Jumlah upah berdasarkan prestasi kerja yaitu satu unit pekerjaan.&lt;br /&gt;b)Misalnya menyelesaikan satu bangunan rumah.&lt;br /&gt;c)Kebaikannya :&lt;br /&gt;(1)Pekerja tahu dengan pasti jumlah upah yang akan diterimanya.&lt;br /&gt;(2)Bagi majikan tidak perlu berhubungan langsung dengan setiap pekerja dan mengetahui dengan pasti berapa jumlah upah yang harus dibayarkan untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu.&lt;br /&gt;d)Keburukannya :&lt;br /&gt;Jika terjadi salah perhitungan, pekerjaan tidak dapat diselesaikan dan terhenti di tengah jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4)Upah skala&lt;br /&gt;a)Jumlah upah berdasarkan jumlah penjualan hasil produksi.&lt;br /&gt;b)Upah normal ditetapkan berdasarkan penjualan nominal.&lt;br /&gt;c)Kebaikannya :&lt;br /&gt;Apabila hasil produksi sesuai dengan selera konsumen upah yang diterima tinggi.&lt;br /&gt;d)Keburukannya :&lt;br /&gt;Apabila hasil penjualan produk rendah maka upah yang diterima juga rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5)Upah Indeks&lt;br /&gt;a)Dikaitkan dengan harga kebutuhan pekerja dan keluarga.&lt;br /&gt;b)Jumlah upah turun naik mengikuti turun naiknya biaya hidup.&lt;br /&gt;c)Termasuk sistem upah yang sudah kuno.&lt;br /&gt;d)Kebaikannya : Ada perbandingan yang baik antara jumlah upah dengan harga kebutuhan hidup pekerja dan keluarga.&lt;br /&gt;e)Keburukannya : Belum diberikan kesempatan berpartisipasi untuk memajukan dan membeli saham perusahaan tempat ia bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6)Upah partisipasi&lt;br /&gt;a)Memberikan kesempatan pekerja ikut serta memajukan perusahaan.&lt;br /&gt;b)Selain upah diberikan pula pembagian keuntungan perusahaan.&lt;br /&gt;c)Kebaikannya : Pekerja ikut bertanggung jawab bahkan berkepentingan atas kemajuan perusahaan.&lt;br /&gt;d)Keburukannya : Tidak semua pekerja mampu menunjukkan hasil yang dicapai atas kemajuan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7)Upah co-partnership&lt;br /&gt;a)Pekerja diberikan kesempatan untuk membeli saham perusahaan.&lt;br /&gt;b)Pekerja menerima upah biasa ditambahkan hak atas pembagian keuntungan sebagai pemegang saham.&lt;br /&gt;c)Kebaikannya : Apabila perusahaan mendapatkan keuntungan besar, pekerja menerima upah biasa ditambahkan bagian keuntungan yang besar.&lt;br /&gt;d)Keburukannya : Pada saat perusahaan menderita kerugian, maka uang yang ditanamkan dalam saham tidak memberikan hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Syarat-Syarat Upah yang Baik&lt;br /&gt;1)Pekerja harus dapat mengetahui dengan jelas bagaimana cara menghitung upah.&lt;br /&gt;2)Pembayaran upah harus tepat pada waktunya.&lt;br /&gt;3)Jumlah upah harus mencukupi kebutuhan biaya hidup pekerja dan keluarganya, setidak-tidaknya biaya hidup minimum.&lt;br /&gt;4)Sistem upah harus mencerminkan keadilan dan kewajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.Macam-Macam Teori Upah&lt;br /&gt;1)Teori upah alam (sewajarnya)&lt;br /&gt;Adalah teori klasik yang dikemukakan Ricardo dan Adam Smith. Dibedakan atas dua macam yaitu : a) upah alamiah artinya besarnya upah harus mencukupi biaya hidup bekerja dengan keluarganya, b) Upah pasar adalah upah yang terjadi di pasar ditentukan oleh permintaan dan penawaran tenaga kerja.&lt;br /&gt;Jumlah upah pasar akan bergerak di sekitar upah alamiah. Jika upah pasar melebihi upah alamiah, maka kemakmuran pekerja bertambah, akibatnya angka perkawinan dan angka kelahiran naik sedangkan angka kematian menurun. Penawaran tenaga kerja berkurang mengakibatkan upah turun mendekati upah alamiah. Jika upah pasar di bawah upah alamiah maka angka perkawinan dan kelahiran berkurang sedangkan angka kematian naik. Penawaran tenaga kerja berkurang menyebabkan upah pasar naik mendekati upah alamiah.&lt;br /&gt;2)Teori upah besi &lt;br /&gt;Dikemukakan oleh Ferdinand Lasalle. Jumlah upah hanya mencukupi kebutuhan biaya hidup minimum sehingga pekerja terpaksa menerima, karena kedudukannya lebih lemah.&lt;br /&gt;3)Teori fund upah&lt;br /&gt;Dikemukakan oleh Stuart Mill dan Senior. Untuk membayar upah di dalam perusahaan terdapat persediaan dana tertentu yang disebut fund upah. Pemogokan untuk meminta tambahan upah tidak ada gunanya karena upah yang diberikan kepada suatu golongan buruh akan mengurangi upah buruh lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4)Teori upah etika&lt;br /&gt;Jumlah upah yang diberikan kepada pekerja harus mencukupi agar pekerja dan keluarganya dapat hidup layak. Timbulnya beberapa sistem upah yang memberikan berbagai macam tunjangan keluarga, kesejahteraan dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;U =  Upah buruh&lt;br /&gt;b  =  Biaya keperluan hidup &lt;br /&gt;h  =  Harga barang&lt;br /&gt;Upah buruh tidak dapat melebihi produktivitas marginal dari kerjanya. Teori upah yang rendah menggambarkan keadaan-keadaan yang sebenarnya harus memperhatikan :&lt;br /&gt;a)Taraf hidup buruh dan keluarganya&lt;br /&gt;b)Produktivitas marginal dari kerjanya&lt;br /&gt;c)Hukum penawaran dan permintaan&lt;br /&gt;d)Rentabilitas perusahaan&lt;br /&gt;e)Sifat perusahaan dan hubungan kerja&lt;br /&gt;5)Teori kerakyatan (Von Bohm Bowerk dan Wickrell)&lt;br /&gt;Teori ini merupakan perbaikan terhadap teori dana upah. Dana upah adalah seluruh kekayaan rakyat kecuali tanah. Dana upah digunakan untuk menjamin kehidupan kaum buruh selama waktu barang-barang masih belum menjadi barang-barang konsumsi.&lt;br /&gt;6)Teori nilai lebih atau teori pemerasan (Karl Mark)&lt;br /&gt;Memeras buruh dengan membayar upah lebih rendah dari apa yang mereka hasilkan. Nilai lebih yang didapat dari kaum buruh ditimbun serta dijadikan modal tetap dan modal tidak tetap. Tenaga kerja upahnya ditekan sampai atas biaya hidup buruh dan keluarganya.&lt;br /&gt;7)Teori Diskriminasi Upah&lt;br /&gt;Teori yang menyatakan bahwa upah diberikan dalam jumlah berbeda. Faktor-faktor penyebab :&lt;br /&gt;a)   Sifat pekerjaan&lt;br /&gt;a)Pendidikan dan ijazah&lt;br /&gt;b)Jenis kelamin&lt;br /&gt;c)Perbedaan ras dan warna kulit&lt;br /&gt;BAB VII&lt;br /&gt;PERDAGANGAN INTERNASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.Pengertian&lt;br /&gt;Perdagangan internasional adalah proses tukar menukar barang dan jasa kebutuhan antara dua negara atau lebih yang berbeda hukum dan kedaulatan dengan memenuhi peraturan yang diterima secara internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Faktor Pendorong Perdagangan Internasional&lt;br /&gt;1.Barang kebutuhan yang di produksi terbatas&lt;br /&gt;Setiap negara tidak mampu memproduksi barang kebutuhan masyarakat karena sumber daya alam yang dimiliki dan cara pengolahannya tidak sama dan terbatas, maka dari itu berbagai negara melakukan perdagangan satu sama lain.&lt;br /&gt;Misalnya, negara maju yang memerlukan karet alam yang tidak dapat dihasilkan di negaranya sendiri. Merekapun harus mengimpor karet alam dari negara berkembang. Sebaliknya, negara berkembang tidak dapat menghasilkan sendiri barang industri modern seperti kapal terbang dan mesin-mesin industri. Mereka pun harus mengimpor dari negara maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Pasar yang tersedia terbatas&lt;br /&gt;Coba kamu perhatikan seorang produsen yang ada di sekitarmu! Iya tentu menjual barang atau jasa yang dihasilkan kepada masyarakat daerahmu, apabila produsen tersebut mempunyai kelebihan barang atau jasa, apa yang akan ia lakukan? Tentu ia akan berusaha menjualnya kepada masyarakat di daerah lain. Artinya, ia berusaha mencari pasar baru karena pasar di daerahnya tidak mampu lagi mengkonsumsi semua barang dan jasa miliknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3.Penguasaan teknologi modern setiap negara berbeda&lt;br /&gt;Jika kamu perhatikan barang-barang impor di Indonesia, sebagian besar barang impor tersebut menggunakan teknologi tinggi sebut saja pesawat tempur, pesawat terbang, mesin-mesin industri, computer, mobil, motor dan telpon seluler atau (ponsel). Walaupun Indonesia mencoba memproduksi barang-barang tersebut, hasilnya tentulah tidak sama. Jadi, teknologi menjadi alasan suatu negara melakukan perdagangan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Ingin memperoleh keuntungan dari spesialisasi&lt;br /&gt;Dalam dunia perdagangan, sering dijumpai istilah spesialisasi. Artinya, sebuah negara hanya memproduksi barang yang memiliki keunggulan dibanding negara lainnya, baik butu, jumlah, maupun harganya. Oleh karena itu, sebab utama dari perdagangan internasional ialah untuk memperoleh keuntungan yang ditimbulkan spesialisasi diantara berbagai negara. Dengan demikian negara tersebut dapat menggunakan faktor-faktor produksi yang dimilikinya secara lebih efisien. Penduduk negara itu pun menjadi mudah memperoleh barang kebutuhan karena jumlah barang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Manfaat Perdagangan Internasional&lt;br /&gt;1.Produktivitas meningkat&lt;br /&gt;Bayangkan seorang pembuat kerupuk yang memproduksi kerupuk ikan dan kerupuk udang! Ia menjual kedua jenis kerupuk itu hanya didaerah sekitarnya saja. Ternyata penjualan kerupuk ikan lebih menguntungkan karena lebih banyak digemari dan dibeli oleh masyarakat, baik dari daerahnya maupun dari daerah lain. Akibatnya ia memilih hanya membuat kerupuk ikan saja untuk dijual ke daerah-daerah lain. Akibatnya ia berusaha menghasilkan kerupuk ikan sebanyak dan seenak mungkin dengan menggunakan bahan baku dan teknologi yang terbaik. Dengan demikian, produktivitas meningkat dan kegiatan produksi berjalan lebih efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Pasar semakin luas&lt;br /&gt;Kamu lihat contoh produsen kerupuk ikan tersebut, bukan? Perdagangan internasional memberikan pasar yang baru baginya. Mau tahu alasannya? Karena konsumen yang membeli kerupuk ikan semakin banyak, yaitu masyarakat dalam negeri ditambah masyarakat luar negeri. Dengan demikian, pasar penjualan kerupuk ikan bertambah luas sehingga keuntungan produsen juga bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Alokasi sumber daya didunia semakin efisien&lt;br /&gt;Tahukah kamu? Negara yang melakukan perdagangan internasional dipaksa untuk lebih efisien, efektif, dan inovatif dalam memproduksi barang. Mau tahu alasannya? Karena ia harus bersaing dengan negara-negara lain yang juga memproduksi dan menjual barang yang sama dipasar internasional. Masyarakat internasional tentu memilih barang yang berkualitas tinggi dengan harga murah, bukan? Jadi negara harus benar-benar menggunakan sumber daya secara efisien. Bayangkan apabila semua negara didunia melakukan hal yang sama! Tentu alokasi sumber daya dunia menjadi efisien, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Barang kebutuhan semakin bervariasi dan berkualitas&lt;br /&gt;Coba kamu perhatikan barang-barang kebutuhan pasar! Tentu kamu menjumpai banyak sekali variasi barang kebutuhan, baik jenisnya maupun kualitasnya. Kamu tentu lebih mudah memperolehnya, bukan? Bahkan, kamu dan masyarakat bebas memilih dan membeli barang yang paling bagus untuk memenuhi kebutuhanmu. Hal ini menunjukkan manfaat yang kamu rasakan karena Indonesia menjalin perdagangan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Pembangunan ekonomi semakin maju&lt;br /&gt;Tahukah kamu? Perdagangan internasional tidak hanya menjual barang jadi dari suatu negara kenegaraan lain. Coba kamu perhatikan hubungan antara Indonesia dan negara lain! Indonesia meminjam uang dari negara lain, menggunakan tenaga kerja asing, dan melakukan alih teknologi. Nah, aliran capital, tenaga kerja, dan teknologi dari dunia internasional ini mendorong kegiatan industri di tanah air sehingga pembangunan ekonomi berjalan lancar. Jadi, perdagangan internasional menjadi modal pelaksanaan pembangunan ekonomi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;6.Nama baik dan pengertian internasional tercipta&lt;br /&gt;Coba kamu lihat contoh dua negara yang saling melakukan perdagangan internasional! Biasanya, diantara mereka terjalin hubungan internasional yang erat. Bahkan, mereka juga menjalin kerjasama dalam bidang sosial, budaya, ekonomi dan kemanusiaan. Alasannya, karena perdagangan internasional menunjukkan sikap suatu negara dalam menghormati dan menghargai ketentuan dagang negara lain. Akibatnya, tumbuh pengertian antar negara untuk menjalin hubungan dan kerja sama internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Keuntungan politik&lt;br /&gt;Perdagangan internasional mendorong terbentuknya organisasi internasional dibidang ekonomi. Biasanya, organisasi itu terdiri dari beberapa negara dalam kawasan tertentu. Negara-negara tersebut saling memberi dukungan disaat salah satu anggotanya memerlukannya jadi, posisi negara-negara yang tergabung dalam organisasi tersebut menjadi kuat di percaturan politik dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D.Teori Perdagangan Internasional&lt;br /&gt;1.Teori keunggulan mutlak (Absolute advantage theory)&lt;br /&gt;Keunggulan mutlak adalah keunggulan yang diperoleh suatu negara karena ia menkhususkan diri atau melakukan spesialiasi untuk memproduksi barang-barang yang tingkat efisiennya lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain. Sebagai ilustrasi, misalnya Jepang dan Indonesia mempunyai produktivitas perjam kerja dalam menghasilkan pupuk dan jagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara&lt;br /&gt;Pupuk&lt;br /&gt;Jagung&lt;br /&gt;Dasar Tukar Dalam Negeri = DTD&lt;br /&gt;Indonesia&lt;br /&gt;Jepang&lt;br /&gt;20&lt;br /&gt;8&lt;br /&gt;20&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;1 unit pupuk = 10 unit jagung&lt;br /&gt;1 unit pupuk = ¾ unit jagung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tabel diatas! Indonesia dapat menghasilkan 2 unit pupuk perjam, sedangkan Jepang dapat menghasilkan 8 unit pupuk dalam satu jam. Kemudian, Indonesia mampu menghasilkan jagung sebanyak 20 unit perjam, sedangkan Jepang hanya 6 unit perjam. Artinya, Jepang mempunyai keunggulan mutlak dalam menghasilkan pupuk, sedangkan Indonesia unggul dalam menghasilkan jagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Teori keunggulan komparatif (Comparative Advantage Theory)&lt;br /&gt;Coba kamu lihat kembali teori keunggulan absolut! Kamu akan mudah menunjukkan keunggulan absolute yang dimiliki suatu negara? Alasannya, setiap negara memang mampu memproduksi sebuah barang secara efisien. Coba kamu buktikan dengan melihat keunggulan absolute Indonesia dan Jepang didepan! Lalu, bagaimana jika Indonesia mempunyai keunggulan absolute dalam memproduksi dua barang sekaligus? Sebaliknya, bagaimana apabila Jepang tidak mempunyai keunggulan absolute sama sekali dalam memproduksi kedua barang tersebut? Menurut Adam Smith, kondisi ini membuat perdagangan internasional tidak mungkin dilakukan. Alasannya, Jepang memiliki keunggulan absolute yang dapat ditukarkan kepada Indonesia.&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana cara mengukur keunggulan komparatif? Perlu diingat bahwa keunggulan komparatif mengukur biaya peluang dalam memproduksi barang. Kita pahami teori ini melalui contoh produksi kain dan beras di Indonesia dan Malaysia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara / Produk&lt;br /&gt;Kain (m)&lt;br /&gt;Beras (kg)&lt;br /&gt;DTD&lt;br /&gt;Indonesia&lt;br /&gt;Malaysia&lt;br /&gt;2000&lt;br /&gt;400&lt;br /&gt;1000&lt;br /&gt;800&lt;br /&gt;1 m kain = 0,5 kg beras&lt;br /&gt;1 m kain = 2 kg beras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tabel diatas, tampak jelas bahwa Indonesia memiliki keunggulan absolut dalam memproduksi kain dan beras? Namun, coba kamu perhatikan perbandingan biaya peluang yang ditunjukkan oleh kolom 3.&lt;br /&gt;Bagi Indonesia, biaya peluang dari 1 meter kain ialah 0,5 kg beras. Sementara, biaya peluang dari 1 meter kain di Malaysia ialah 2 kg beras. Hal ini menunjukkan Indonesia memiliki biaya peluang lebih rendah dalam memproduksi kain dibandingkan Malaysia. Menurut kamu, apa yang harus dilakukan Indonesia? Ya, Indonesia sebaliknya lebih memilih untuk memproduksi dan mengekspor kain ke Malaysia.&lt;br /&gt;3.Teori keunggulan bersaing (Competitive Advantage Theory)&lt;br /&gt;Keunggulan bersaing adalah keunggulan yang dimiliki suatu negara dibandingkan dengan negara lainnya karena kemampuan negara tersebut dalam melayani kebutuhan pasar. Artinya, meskipun semua negara dapat menghasilkan produk yang sama dengan tingkat efisiensi yang relatif sama pula, namun dari segi mutu, pelayanan dan pemasaran negara tersebut lebih unggul dibandingkan dengan negara lainnya.&lt;br /&gt;Dengan kondisi persaingan dalam perdagangan yang terus berkembang, manfaat yang diperoleh juga cukup banyak. Kamu tentu melihat teknologi semakin berkembang, riset dan pengembangan produk semakin maju, teknik-teknik pemasaran diintensifkan, serta pelayanan pada konsumen semakin difokuskan. Tetapi, tahukah kamu? Teknologi dewasa ini tidak lagi menjadi barang langkah. Namun, sebenarnya bagaimana teknik menjual teknologilah yang menjadi fokus utama dalam perdagangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E.Kebijakan Perdagangan Internasional&lt;br /&gt;1.Kebijakan pengembangan ekspor&lt;br /&gt;Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung perkembangan dan meningkatkan pertumbuhan ekspor. Artinya, pemerintah memberikan kemudahan bagi eksportir untuk menjual barang dan jasa dalam negeri keluar negeri. Kamu tahu kemudahan-kemudahan apa saja yang diberikan pemerintah? Ayo, kita lihat rinciannya berikut ini!&lt;br /&gt;a.Pembebasan, keringanan, atau pengembalian pajak ekspor, potongan pajak impor, bahan baku, dan potongan pajak tidak langsung.&lt;br /&gt;b.Penyediaan fasilitas kredit perbankan khusus bagi para eksportir.&lt;br /&gt;c.Pembentukan kelembagaan, seperti kawasan berikat nusantara (KBN) di Batam.&lt;br /&gt;d.Penyederhanaan administrasi atau prosedur ekspor.&lt;br /&gt;e.Pembentukan asosiasi eksportir Indonesia.&lt;br /&gt;f.Penyediaan fasilitas promosi, baik didalam maupun di luar negeri.&lt;br /&gt;g.Aktif menjadi anggota dari asosiasi-asosiasi produsen dunia untuk komoditas tertentu, seperti OPEC.&lt;br /&gt;h.Pemanfaatan fasilitas keringanan bea masuk atau General System of Preperency (GSP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Kebijakan impor&lt;br /&gt;Contoh dampak negatif dari perdagangan internasional didepan, untuk melindungi industri didalam negeri, khususnya industri kecil, terhadap barang-barang impor inilah maka pemerintah menjalankan kebijakan impor. Artinya, pemerintah berusaha membatasi masuknya barang impor ke Indonesia, misalnya dengan menggunakan tarif, membatasi jumlah impor, atau memberikan subsidi kepada industri dalam negeri. Oleh karena itu, kebijakan impor sering disebut dengan proteksi.&lt;br /&gt;Bentuk-bentuk proteksi yang dilakukan oleh setiap negara :&lt;br /&gt;a.Tarif impor&lt;br /&gt;Tarif impor adalah pembebanan bea masuk (impor duties) terhadap barang-barang yang melewati batas suatu negara. Nah, jenis-jenis tarif impor ialah bea ad valorem, bea specific, dan bea compound. Ayo, kita lihat ketiganya secara satu per satu !&lt;br /&gt;1)Bea ad valorem adalah pembebanan pungutan bea masuk yang dihitung atas dasar persentase tertentu terhadap nilai barang impor.&lt;br /&gt;2)Bea specific adalah pembebanan pungutan bea masuk yang dihitung atas dasar satuan atau ukuran fisik tertentu dari barang yang di impor.&lt;br /&gt;3)Bea compound adalah kombinasi antara bea masuk ad valorem dan bea masuk specific.&lt;br /&gt;b.Kuota&lt;br /&gt;Sebelumnya kamu sudah melihat kebijakan impor berupa tarif impor. Nah, kebijakan impor itu mengizinkan semua barang impor masuk ke Indonesia, namun harganya di naikkan akibat pengenaan tarif. Dengan begitu, harga barang impor jadi mahal sehingga kalah bersaing dengan produk sejenis di dalam negeri. Nah, sekarang kita akan mengenal kebijakan impor yang membatasi jumlah barang impor dan barang ekspor. Kebijakan inilah yang disebut kuota. &lt;br /&gt;c.Subsidi&lt;br /&gt;Subsidi adalah memberikan bantuan dana atau fasilitas dari pemerintah kepada produsen dalam negeri. Mengapa pemerintah mau memberikan subsidi? Tujuannya tidak lain untuk dua hal berikut.&lt;br /&gt;1)Untuk meningkatkan produksi dalam negeri.&lt;br /&gt;2)Untuk meningkatkan daya saing produksi dalam negeri terhadap barang-barang impor karena harganya relatif murah.&lt;br /&gt;Dengan demikian, konsumenpun diuntungkan dengan murahnya harga barang. Nah, subsidi ini dilakukan melalui pemberian keringanan pajak, pengembalian pajak, dan fasilitas kredit dengan biaya murah.&lt;br /&gt;d.Dumping&lt;br /&gt;Ketiga bentuk proteksi diatas berlaku di dalam negeri eksportir, bukan? Nah, kebijakan terakhir ini diberlakukan di negara importer. Mau tau kebijakan apa itu? Kebijakan itu adalah memberlakukan harga jual lebih murah di pasar negeri importer dibanding di negara eksportir. Kebijakan inilah yang dikenal dengan dumping.&lt;br /&gt;Perbedaan harga antara di pasar dalam negeri dan luar negeri dapat dilakukan selama kondisi-kondisi internal dan eksternal tertentu terpenuhi. Kondisi internal utama adalah industri televisi buatan dalam negeri (Jepang) harus diproteksi sepenuhnya terhadap televisi impor. Sementara itu, kondisi eksternal adalah negara importer (AS) tidak menerapkan kebijakan proteksi atau tarif impor terhadap televisi Jepang di pasar domestiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Devisa dan Valuta Asing&lt;br /&gt;A.Devisa&lt;br /&gt;Pernahkah kamu memperhatikan kegiatan perdagangan di sekitarmu? Coba kamu lihat baik-baik! Setelah penjual atau pedagang menyerahkan barang, pembeli pasti membayar sejumlah uang sesuai dengan harga barang tersebut. Nah, kamu perhatikan mata uang yang pembeli gunakan! Ternyata, pembeli membayar dengan menggunakan mata uang rupiah sebagai mata uang Indonesia. Sekarang, bayangkan apabila perdagangan yang kamu lihat adalah perdagangan internasional antara Indonesia dan Jepang! Menurut kamu, mata uang apa yang importir Jepang bayarkan kepada eksportir Indonesia? Ya, importer Jepang memberi sejumlah yen kepada eksportir Indonesia sesuai harga barang yang telah dibeli. Nah, mata uang yen yang diterima Indonesia disebut sebagai alat pembayaran luar negeri atau devisa.&lt;br /&gt;Lihat kembali contoh penerimaan devisa diatas! Menurut kamu, darimana Indonesia menerima devisa tersebut? Ya, devisa tersebut diperoleh dari kegiatan perdagangan internasional dengan Jepang. Nah, devisa tersebut dikelompokkan sebagai devisa umum karena devisa diperoleh dari hasil perdagangan internasional, seperti ekspor, penjualan jasa, atau hasil transfer. Tetapi, tahukah kamu? Devisa tidak hanya diperoleh dari hasil perdagangan internasional. Tentu kamu pernah mendengar bahwa Indonesia menerima pinjaman, hibah, atau bantuan dari luar negeri dalam bentuk mata uang dolar Amerika Serikat. Nah, uang tersebut termasuk devisa kredit karena Indonesia harus mengembalikannya pada waktu yang ditentukan.&lt;br /&gt;Lalu, siapa yang berwenang menyimpan devisa yang diperoleh suatu negara? Menurut Internasional Moneteri Fund (IMF), devisa dikuasai oleh otoritas moneter di setiap negara. Jadi, devisa yang diperoleh Indonesia disimpan oleh Bank Indonesia. Bank Indonesia pun mencadangkan sejumlah valuta asing untuk keperluan pembiayaan dan pembayaran kewajiban kepada luar negeri. Nah, valuta asing yang dicadangkan Bank Indonesia tersebut dikenal dengan istilah cadangan devisa. Selanjutnya, cadangan devisa ini digunakan untuk membiayai impor dan membayar kewajiban lainnya kepada pihak asing.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;B.Alat-Alat Pembayaran Internasional&lt;br /&gt;1.Cash&lt;br /&gt;Apakah kamu membayangkan cara ini sama seperti yang kamu lihat dalam perdagangan pasar tradisional, yaitu pembeli langsung memberi uang kepada penjual? Ya, pembayaran cash harus dikirim bersamaan dengan pengiriman barang oleh eksportir, bahkan lebih baik jika dibayarkan sebelum barang dikirim. Untuk itu, cara ini kurang disukai oleh pembeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Open Account&lt;br /&gt;Cara ini memiliki ciri-ciri yang terbalik dari cara cash. Karena pembayaran dengan open account dilakukan beberapa waktu kemudian atau terserah kebijaksanaan importer setelah barang diterima. Jadi, eksportir mengirim barang tanpa disertai surat perintah membayar dari importer. Artinya, eksportir harus menanggung resiko atas ketidak pastian pembayaran dari importer sehingga eksportir harus memiliki modal yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Comercial Bill of Exchange&lt;br /&gt;Commercial bill of excenge adalah surat yang ditulis oleh penjual yang berisi perintah kepada pembeli untuk membayar sejumlah uang tertentu pada waktu yang tertentu dimasa datang. Apabila pembeli menyetujui, dia lalu membubuhkan tanda tangan pada surat tersebut sehingga surat tersebut dapat diperjual belikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Letter of Credit (L/C)&lt;br /&gt;Letter of credit adalah suatu surat yang dikeluarkan oleh bank atas permintaan pembeli barang sekaligus bank tersebut yang menyetujui dan membayar wesel yang ditarik oleh penjual barang. Dengan demikian, letter of credit merupakan alat pengganti credit bank yang dapat menjamin pembayaran importer kepada eksportir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Private Compensasion&lt;br /&gt;Melalui private compensasion, pembayaran dilakukan tanpa ada perpindahan mata uang ke negara lain karena pembayaran dilakukan dengan cara mengopensasikan utang pengusaha kepada pengusaha lainnya didalam negeri yang mempunyai piutang di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Valuta Asing (Valas)&lt;br /&gt;1.Kurs dan Valuta Asing&lt;br /&gt;Adalah besarnya jumlah mata uang tertentu yang diperlukan untuk memperoleh satu unit valuta asing. Faktor-faktor yang mempengaruhi kurs valuta asing :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Permintaan dan penawaran valas&lt;br /&gt;Sesuai dengan hukum permintaan dan penawaran, harga valas akan menjadi lebih mahak dari nilai nominal harga yang berlaku bila permintaan melebihi jumlah yang ditawarkan atau jumlah permintaan tetap, sementara penawaran berkurang.&lt;br /&gt;b.Tingkat inflasi&lt;br /&gt;Tingginya tingkat inflasi yang terjadi pada suatu negara mengindikasikan mahalnya barang-barang tertentu di negara tersebut.&lt;br /&gt;c.Tingkat pendapatan dan produksi&lt;br /&gt;Apabila pada suatu periode tertentu terjadi pertumbuhan ekonomi yang relatif pesat atau tinggi akibat semakin tingginya tingkat pendapatan masyarakat, daya beli masyarakat akan semakin tinggi.&lt;br /&gt;d.Tingkat bunga&lt;br /&gt;Isu mengenai tingginya tingkat bunga dapat menarik para “pemain uang” dengan memanfaatkan selisih nilai uang pinjaman dan simpanan.&lt;br /&gt;e.Pengawasan pemerintah&lt;br /&gt;Ada dua kebijakan yang sering dilakukan oleh pemerintah dalam rangka mengawasi nilai uangnya. Pertama, melalui kebijakan fiskal dan kedua, melalui kebijakan moneter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Sistem Kurs Valuta Asing&lt;br /&gt;a.Sistem Kurs Tetap&lt;br /&gt;Adalah sistem mematok nilai kurs valuta asing terhadap mata uang negara tersebut dengan nilai tertentu yang selalu sama dalam periode tertentu.&lt;br /&gt;b.Sistem Kurs Mengambang&lt;br /&gt;Sistem kurs ini menentukan bahwa nilai mata uang suatu negara ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran pada dasar uang (resmi). Sistem ini terbagi dua macam, yaitu clean float dan dirly float.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valuta Asing&lt;br /&gt;Valuta asing digunakan oleh importir untuk membayar barang-barang impornya, tentu valuta asing yang digunakan sesuai dengan mata uang yang berlaku di negara eksportir.&lt;br /&gt;1.Kurs Valuta Asing &lt;br /&gt;Besarnya jumlah mata uang tertentu yang diperlukan untuk memperoleh satu unit valuta asing tersebut dinamakan kurs mata uang asing atau kurs valuta asing (exchange rate).&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang mempengaruhi kurs valuta asing antara lain yaitu :&lt;br /&gt;a.Permintaan dan penawaran valuta asing&lt;br /&gt;Harga valas akan menjadi lebih mahal dari nilai nominal harga yang berlaku bila permintaan melebihi jumlah yang ditawarkan atau jumlah permintaan tetap, sementara penawaran berkurang begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;b.Tingkat inflasi&lt;br /&gt;Tingginya tingkat inflasi yang terjadi pada suatu negara mengindikasikan mahalnya barang-barang tertentu di negara tersebut.&lt;br /&gt;c.Tingkat pendapatan dan produksi&lt;br /&gt;Apabila pada suatu periode tertentu terjadi pertumbuhan ekonomi yang relatif pesat atau tinggi akibat semakin tingginya tingkat pendapatan masyarakat, daya beli masyarakat akan semakin tinggi.&lt;br /&gt;d.Tingkat bunga&lt;br /&gt;Ketika jumlah mata uang asing banyak masuka ke negara tersebut, permintaan mata uang lokal akan semakin tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e.Neraca pembayaran luar negeri&lt;br /&gt;Isi dari neraca pembayaran yaitu current account (neraca transaksi berjalan = TB), capital account (neraca modal = NM) dan monetary account (lalu lintas moneter).&lt;br /&gt;f.Pengawasan pemerintah&lt;br /&gt;g.Perkiraan (ramalan) / spekulasi / isu / rumor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Sistem Kurs Valuta Asing&lt;br /&gt;a.Sistem kurs tetap (Fixed Exchange Rate-Fier) adalah sistem mematok nilai kurs valuta asing terhadap mata uang negara tersebut dengan nilai tertentu yang selalu sama dalam periode tertentu.&lt;br /&gt;b.Sistem kurs mengambang (Floating Exchange Rate-Fer) adalah sistem kurs menentukan bahwa nilai mata uang suatu negara ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran pada pasar uang (resmi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Menghitung Kurs Valuta Asing&lt;br /&gt;Apabila kamu ingin menukarkan dolar menjadi rupiah kamu harus menghitungnya dengan kurs beli karena pedagang valuta asing membeli dolar, jika kamu ingin menukarkan rupiah menjadi dolar kamu harus menghitungnya dengan kurs jual karena pedagang menjual dolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Neraca Pembayaran&lt;br /&gt;Neraca pembayaran adalah catatan sistematis dari semua transaksi ekonomi internasional, baik perdagangan, investasi maupun pinjaman yang terjadi antara penduduk dalam negeri dan penduduk luar negeri selama jangka waktu tertentu.&lt;br /&gt;Transaksi berjualan (current account) adalah jumlah saldo dari neraca perdagangan, neraca jasa dan transaksi sepihak.&lt;br /&gt;Transaksi modal dan finansial : Transaksi modal mencatat lalu lintas modal jangka panjang dan jangka pendek yang masuk atau keluar Indonesia dalam periode satu tahun.&lt;br /&gt;Selisih perhitungan bersih (errors dan omissions-E dan O)&lt;br /&gt;Errors adalah selisih karena kesalahan pencatatan atau perhitungan, sedangkan omissions adalah selisih karena transaksi-transaksi gelap yang pasti tidak tercatat di dalam BOP.&lt;br /&gt;CD = BOP = TB + NM&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;CD :  Cadangan devisa&lt;br /&gt;BOP :  Neraca pembayaran&lt;br /&gt;TB :  Sado transaksi berjalan&lt;br /&gt;NM :  Saldo transaksi modal&lt;br /&gt;Neraca pembayaran defisit, surplus dan seimbang&lt;br /&gt;a.Neraca pembayaran defisit : Defisit pembayaran terjadi jika transaksi berjalan dan transaksi modal sama-sama defisit, defisit transaksi modal lebih besar dari pada surplus transaksi berjalan.&lt;br /&gt;b.Neraca pembayaran surplus : Jika transaksi berjalan dan transaksi modal sama-sama surplus, surplus transaksi modal lebih besar dari pada defisit transaksi modal.&lt;br /&gt;c.Neraca pembayaran seimbang : Neraca pembayaran seimbang jika penerimaan internasional sama dengan pembayaran internasional. Jadi neraca pembayaran akan seimbang jika surplus transaksi berjalan sama dengan defisit transaksi modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utang Luar Negeri&lt;br /&gt;Melihat posisi utang luar negeri tentu utang luar negeri sangat membantu pembangunan suatu negara. Tetapi, perlu diingat bahwa utang luar negeri juga mempunyai keburukan, kita lihat rincian kebaikan dan keburukan utang luar negeri.&lt;br /&gt;1.Kebaikan utang luar negeri&lt;br /&gt;Peningkatan arus modal masuk, baik dalam bentuk penanaman modal asing (PMA) maupun utang luar negeri terbukti sangat penting bagi Indonesia, terutama pada masa krisis ekonomi.&lt;br /&gt;2.Keburukan utang luar negeri&lt;br /&gt;Besarnya utang luar negeri dimiliki oleh banyak negara berkembang, termasuk juga Indonesia disebabkan oleh kombinasi dari beberapa faktor, antara lain adalah defisit transaksi berjalan dan kebutuhan dana untuk investasi melebihi jumlah dana yang tersedia di dalam negeri karena hubungan domestik rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan Perdagangan Internasional&lt;br /&gt;Pernahkah kamu mendengar istilah perdagangan atau pasar bebas? Artinya, setiap negara bebas melakukan perdagangan dengan negara lain tanpa ada pembatasan dari negara tujuan. Pemerintah melakukan tindakan dengan membuat peraturan untuk mempengaruhi struktur atau komposisi serta arah transaksi perdagangan dan pembayaran internasional. Tindakan pemerintah inilah yang disebut kebijakan perdagangan internasioonal. Dua jenis kebijakan perdagangan internasional :&lt;br /&gt;1.Kebijakan pengembangan ekspor : Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung perkembangan dan meningkatkan pertumbuhan ekspor.&lt;br /&gt;2.Kebijakan impor : Pelindung industri di dalam negeri, khususnya industri kecil terhadap barang-barang impor.&lt;br /&gt;Tarif impor adalah pembebanan bea masuk terhadap barang-barang yang melewati batas suatu negara.&lt;br /&gt;Kuota adalah kebijakan impor yang membatasi jumlah barang dan barang ekspor.&lt;br /&gt;Subsidi adalah dana atau fasilitas dari pemerintah kepada produsen dalam negeri.&lt;br /&gt;Dumping adalah kebijakan memberlakukan harga jual lebih murah di pasar negara importir daripada di negara eksportir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Devisa&lt;br /&gt;Devisa tidak hanya diperoleh dari hasil perdagangan internasional. Tentu kamu pernah mendengar bahwa Indonesia menerima pinjaman, hibah atau bantuan dari luar negeri dalam bentuk mata uang dolar Amerika Serikat. Uang tersebut termasuk devisa kredit karena Indonesia harus mengembalikannya pada waktu yang telah ditentukan. Menurut International Monetary Fund (IMF), devisa dikuasai oleh otoritas moneter di setiap negara. Devisa yang diperoleh Indonesia disimpan oleh Bank Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat-Alat Pembayaran Internasional&lt;br /&gt;Cash  : Pembayaran cash dilakukan dengan menggunakan bank draft. &lt;br /&gt;Open account : Pembayaran dilakukan beberapa waktu kemudian setelah barang diterima.&lt;br /&gt;Commercial Bill of Exchange adalah surat yang ditulis oleh penjual yang berisi perintah kepada pembeli.&lt;br /&gt;Letter of Credit (L/C) adalah suatu surat yang dikeluarkan oleh bank atas permintaan pembeli barang.&lt;br /&gt;Private Compensation : Pembayaran dilakukan tanpa adanya perpindahan mata uang ke negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMBAYARAN INTERNASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurs Valuta Asing&lt;br /&gt;Pengertian&lt;br /&gt;Kurs Valuta Asing adalah besarnya nilai mata uang tertentu yang harus dibayarkan untuk memperoleh 1 unit mata uang asing.&lt;br /&gt;Dibawah ini contoh mata nama uang asing :&lt;br /&gt;No.&lt;br /&gt;Negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;Australia&lt;br /&gt;Amerika Serikat&lt;br /&gt;Brima&lt;br /&gt;Australian Dolar&lt;br /&gt;US Dolar&lt;br /&gt;Kyat&lt;br /&gt;100 cent&lt;br /&gt;100 cent&lt;br /&gt;100 pyas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara menentukan tinggi rendahnya kurs valuta asing :&lt;br /&gt;Untuk menentukan tinggi rendahnya kurs valuta asing dipergunakan 3 sistem yaitu:&lt;br /&gt;1.Kurs Tetap&lt;br /&gt;Yaitu penggunaan emas sebagai standart keuangan. Pada mulanya setiap negara menggunakan emas sebagai alat pembayaran internasional. Lama kelamaan setiap negara mempunyai mata uang sendiri yang berstandar pada emas. Suatu negara yang menggunakan kurs tetap akan mengalami kerugian dan keuntungan.&lt;br /&gt;Kerugiannya :&lt;br /&gt;1.Tinggi rendahnya kurs tidak pasti / tidak menentu&lt;br /&gt;2.Menimbulkan spekulasi dalam mata uang asing&lt;br /&gt;3.Terhambatnya pemberian kredit oleh bank&lt;br /&gt;Keuntungannya :&lt;br /&gt;1.Defisit / surplus dalam neraca pembayaran tidak ada&lt;br /&gt;2.Valuta asing cenderung mahal&lt;br /&gt;3.Eksport meningkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Kurs Bebas&lt;br /&gt;Yaitu kurs yang melepaskan emas sebagai standar keuangan. Dalam kurs bebas, mata uang asing tidak mempunyai patokan / standart.&lt;br /&gt;Keuntungan kurs bebas&lt;br /&gt;Secara otomatis neraca pembayaran akan seimbang.&lt;br /&gt;Kerugian kurs bebas&lt;br /&gt;Neraca yang kursnya tidak stabil mengalami kerugian dalam perdagangan dan industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Kurs Distabilkan&lt;br /&gt;Neraca maju selalu berusaha menstabilkan kurs. Usaha tersebut dilakukan karena emas tidak lagi dipakai sebagai standart pembayaran internasional. Hal ini bermula terbentuknya IMF.&lt;br /&gt;Langkah-langkah pelaksanaannya&lt;br /&gt;a.Mengaitkan US $ dengan emas 1 ons = $ 35.00&lt;br /&gt;b.Valuta asing lainnya dapat ditukarkan dengan dolar / emas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem yang dianut oleh suatu negara didalam menentukan kebijaksanaan moneter, antara lain :&lt;br /&gt;Multiple exchange rate&lt;br /&gt;Yaitu sistem yang dianut oleh pemerintah didalam menetapkan nilai mata uangnya untuk berbagi kurs diberbagai keperluan.&lt;br /&gt;Fixed exchange rate&lt;br /&gt;Yaitu sistem yang dianut oleh pemerintah didalam menetapkan kurs satu macam kurs, untuk berbagai keperluan.&lt;br /&gt;Floating exchange rate&lt;br /&gt;Yaitu kurs yang mengambang, sehingga nilai mata uang dibiarkan berubah-ubah sesuai dengan keadaan perekonomian dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perubahan kurs pertukaran&lt;br /&gt;a.Perubahan cita rasa masyarakat terhadap barang luar negeri&lt;br /&gt;b.Perubahan harga dari barang-barang eksport&lt;br /&gt;c.Inflasi&lt;br /&gt;d.Perubahan tingkat bunga dan tingkat pengembalian infestasi&lt;br /&gt;e.Perkembangan ekonomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bursa Valuta&lt;br /&gt;Yaitu suatu tempat untuk mendapatkan valuta asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi Bursa Valuta&lt;br /&gt;a.Mentransfer daya beli&lt;br /&gt;b.Penyediaan kredit bagi perdagangan luar negeri&lt;br /&gt;c.Memberikan fasilitas-fasilitas bagi pembatasan resiko valuta asing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inflasi&lt;br /&gt;Yaitu suatu keadaan yang melukiskan perekonomian suatu negara mengalami kenaikan dalam tingkat harga. Terjadinya inflasi dapat disebabkan oleh 2 faktor yaitu :&lt;br /&gt;1.Inflasi yang ditimbulkan oleh kelebihan dalam permintaan&lt;br /&gt;2.Inflasi yang ditimbulkan oleh kenaikan biaya produksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revaluasi&lt;br /&gt;Yaitu usaha untuk menaikkan nilai tukar mata uang sendiri terhadap mata uang asing. Akibat yang ditimbulkan oleh evaluasi :&lt;br /&gt;1.Impor menjadi murah&lt;br /&gt;2.Ekspor menjadi mahal&lt;br /&gt;3.Surplus neraca pembayaran berkurang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Defaluasi&lt;br /&gt;Yaitu tindakan untuk menaikkan valuta asing dari mata uang dalam negeri. Akibat yang ditimbulkan defaluasi :&lt;br /&gt;1.Impor menjadi mahal dan terhambat&lt;br /&gt;2.Ekspor menjadi murah&lt;br /&gt;3.Defisit neraca pembayaran dapat dihilangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Clearing Internasional&lt;br /&gt;Yaitu suatu cara penyelesaian pembayaran secara internasional. Alat-alat pembayaran internasional :&lt;br /&gt;1.Cable order, merupakan cek yang diteruskan melalui telegram / telepon.&lt;br /&gt;2.Bill of Exchange, merupakan surat perintah kepada bank untuk membayar sejumlah uang kepada seseorang.&lt;br /&gt;3.Letter of credit, merupakan cara pembayaran yang diterima oleh eksportir tanpa menunggu berita dari bank luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem dan Neraca Pembayaran Internasional&lt;br /&gt;Pengertian :&lt;br /&gt;Sistem ialah cara atau mekanisme dapat juga dikatakan sebagai tata laksana. &lt;br /&gt;Neraca pembayaran internasional.&lt;br /&gt;Transaksi yang disusun secara sistematis antara pemerintah suatu negara dengan negara lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pos-Pos Neraca Pembayaran&lt;br /&gt;1.Transaksi Dagang&lt;br /&gt;Pos ini mencatat seluruh transaksi ekspor dan impor barang dan jasa. Dalam transaksi ini akan terlihat adanya :&lt;br /&gt;a.Barang (visible trade), yaitu barang-barang terwujud nyata.&lt;br /&gt;b.(Invible trade), yaitu barang-barang tidak terwujud nyata.&lt;br /&gt;2.Pendapatan Modal&lt;br /&gt;Pos ini memuat seluruh transaksi yang meliputi penerimaan dan pendapatan.&lt;br /&gt;3.Transaksi Unilateral&lt;br /&gt;Transaksi ini meliputi :&lt;br /&gt;Pengiriman hadiah&lt;br /&gt;Pengiriman bantuan-bantuan&lt;br /&gt;Transport unilateral&lt;br /&gt;4.Penanaman Modal Langsung&lt;br /&gt;Transaksi langsung dari penduduk negara satu dengan negara lain.&lt;br /&gt;5.Utang Piutang Jangka Panjang&lt;br /&gt;Pos ini mencatat seluruh transaksi kredit jangka panjang.&lt;br /&gt;6.Utang Piutang Jangka Pendek&lt;br /&gt;Pos ini mencatat seluruh transaksi kredit jangka pendek.&lt;br /&gt;7.Sektor Moneter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi Neraca Pembayaran&lt;br /&gt;a.Untuk menerangkan keadaan hubungan internasional suatu negara.&lt;br /&gt;b.Sebagai petunjuk suatu negara dalam menerangkan kebijaksanaan moneter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggolongan transaksi dalam neraca pembayaran Kindle Berger&lt;br /&gt;a.Transaksi yang sedang berjalan&lt;br /&gt;b.Transaksi modal&lt;br /&gt;c.Transaksi emas sebagai alat bayar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerjasama ekonomi antar negara akan membawa dampak yang lebih luas. Negara-negara yang saling berhubungan mengadakan perjanjian khusus dalam rangka membangun nasional masing-masing.&lt;br /&gt;Perjanjian-perjanjian yang dilaksanakan antar negara dapat digolongkan menjadi :&lt;br /&gt;a.Kerja sama ekomomi bilateral, yaitu : kerja sama ekonomi antar dua negara.&lt;br /&gt;b.Kerja sama ekonomi regional, yaitu kerja sama ekonomi terjadi dalam satu kawasan yang bersifat saling membantu.&lt;br /&gt;c.Kerja sama ekonomi multilateral, yaitu kerja sama ekonomi yang dilakukan tiga negara atau lebih.&lt;br /&gt;d.Kerja sama ekonomi antar regional, yaitu negara-negara yang terlibat akan saling membuka diri sehingga antar negara tersebut tidak lagi terdapat hambatan.&lt;br /&gt;e.Kerja sama ekonomi internasional, yaitu negara yang terlibat dalam kerja sama saling membuka diri agar kepentingan negerinya terpenuhi badan-nadan kerja sama. Kerja sama dapat terjadi antara :&lt;br /&gt;1.Negara maju dengan negara berkembang&lt;br /&gt;2.Negara maju dengan negara maju&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja sama antar negara yang bermacam ragam itu dapat digolongkan menjadi beberapa bentuk yaitu :&lt;br /&gt;A.Bentuk kerja sama regional&lt;br /&gt;a.ASEAN&lt;br /&gt;Sejarah berdirinya ASEAN : ASEAN merupakan salah satu bentuk kerja sama regional organisasi ini didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967.&lt;br /&gt;Tujuan ASEAN :&lt;br /&gt;Mempercepat pertumbuhan ekonomi kemajuan sosial, serta perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.&lt;br /&gt;Memelihara perdamaian dan stabilitas regional dengan menghormati hukum dan prinsip ekonomi.&lt;br /&gt;b.MEE&lt;br /&gt;Organisasi kerja sama regional di benua Eropa diawali pada tanggal 1 Januari 1958 melalui perjanjian Roma oleh 9 negara. Tujuan MTT : Untuk menghilangkan pembatasan perdagangan diantara negara Eropa.&lt;br /&gt;c.SPF&lt;br /&gt;Dibentuk pada bulan Agustus 1971 di Wellington. Kegiatan utama dari organisasi ini yaitu untuk mempromosikan perdagangan, turisme, pendidikan, komunikasi masalah umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Bentuk kerja sama Internasional&lt;br /&gt;1.ECOSOC, dewan ekonomi dan sosial merupakan salah satu lembaga yang terdapat dalam tubuh PBB, yang berkaitan dengan masalah perekonomian. &lt;br /&gt;Tujuan : mempertinggi tingkat kehidupan.&lt;br /&gt;2.IMF, ini lahir sesudah adanya konfensi di Bretton Wood pada bulan Juli 1944. Tujuan : sebagai pusat permanen guna pertemuan untuk mencapai kerja sama internasional di bidang keuangan.&lt;br /&gt;3.IGG, kerja sama ini terbentuk atas prakarsa Jepang pada bulan September 1966. Tujuan : Memberikan bantuan kredit bagi pelaksanaan pembangunan di Indonesia.&lt;br /&gt;4.IBRD, merupakan badan pemberi kredit. &lt;br /&gt;Tujuan : Memperbaiki dan membangun daerah yang mengalami kerusakan perang.&lt;br /&gt;5.ILO, merupakan organisasi buruh internasional. &lt;br /&gt;Tujuan : Menstabilisasikan sosial ekonomi.&lt;br /&gt;6.UNIDO, merupakan organisasi perkembangan industri.&lt;br /&gt;Tujuan : Memajukan perkembangan industri di negara berkembang.&lt;br /&gt;7.GATT, yaitu perjanjian umum tentang tarif dan perdagangan.&lt;br /&gt;8.OPEC, merupakan organiasi pengekspor minyak.&lt;br /&gt;Tujuan : Menghimpun negara penghasil dan pengekspor minyak.&lt;br /&gt;9.ITO, merupakan perdagangan internasional.&lt;br /&gt;Tujuan : Untuk memajukan perdagangan internasional.&lt;br /&gt;10.ABD, tujuan : Meminjamkan dana dan memberikan bantuan teknik kepada negara.&lt;br /&gt;11.APO, merupakan organisasi pengelolaan produksi di Indonesia.&lt;br /&gt;12.Colombo Plan, merupakan organisasi yang dibentuk konferensi kolombo.&lt;br /&gt;Tujuan : Membantu negara yang terbelakang.&lt;br /&gt;13.IFC, merupakan organisasi afiliasi bank dunia.&lt;br /&gt;Tujuan : Memberikan kredit dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspek – Afektif &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Saya mengikuti pelajaran ekonomi&lt;br /&gt;2.Saya merasa pelajaran ekonomi bermanfaat&lt;br /&gt;3.Saya berusaha menyerahkan tugas tepat waktu&lt;br /&gt;4.Saya berusaha memahami pelajaran ekonomi&lt;br /&gt;5.Saya bertanya pada guru bila ada yang tidak jelas&lt;br /&gt;6.Saya berusaha memiliki pelajaran ekonomi&lt;br /&gt;7.Saya berusaha mencari referensi di perpustakaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;Aspek yang dinilai         Skor pernyataan         Positif        Skor pernyataan       Negatif&lt;br /&gt;1.   Selalu   4    1&lt;br /&gt;2.   Sering   3    2&lt;br /&gt;3.   Jarang   2    3&lt;br /&gt;4.  Tak pernah   1    4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hj. TRI SUDARYATI, S.Pd&lt;br /&gt;NIP. 150 212 189&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MADRASAH ALIYAH NEGERI SIDOARJO&lt;br /&gt;Untuk Lingkungan KKM MA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1414341242208431060-1203305144402394300?l=pustakakhusus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/feeds/1203305144402394300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1414341242208431060&amp;postID=1203305144402394300' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/1203305144402394300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/1203305144402394300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/2008/06/mohon-jangan-dikopi-silakan-dibaca.html' title='Mohon jangan dikopi, silakan dibaca.....'/><author><name>Sudah Mundur -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05930263788251447659</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ko_KpWRlRTA/TIYSUgmep_I/AAAAAAAAATU/Q7_gvtmXQFo/S220/ki.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1414341242208431060.post-7524772370286259795</id><published>2008-06-26T06:39:00.001-07:00</published><updated>2008-06-26T06:39:52.895-07:00</updated><title type='text'>Kilasan Sejarah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pangeran Lanang Dangiran Kiyahi Ageng Brondong. &lt;br /&gt;Kang Sumareh Ing Pesarehan “Sentono Boto Putih” Surabaya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kiyahi Ageng Brondong memiliki keturunan Raden Tumenggung Panji Tjokronegoro I, Bupati Sidoarjo yang pertama, diambil dari silsilah pangeran Lanang Dangiran Kyai Ageng Brondong kang sumareh ing pesarehan sentono Botoputih Surabaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat Hidup Kiyahi Ageng Brondong Botoputih Suroboyo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon dituturkan Pangeran Kedawung, disebut juga Sunan Tawangalun adalah raja di Blambangan atau dikatakan juga Bilumbangan. Beliau mempunyai 5 orang anak dan diantaranya ialah pangeran Lanang Dangiran. Diceritakan bahwa Lanang Dangiran pada usia 18 tahun bertapa dilauy dan menghanyutkan dirinya diatas sebuah papan kayu sebuah beronjong (alat penangkap ikan), tanpa makan atau minum, arus air laut dan gelombang membawa Lanang Dangiran hingga dilaut jawa dan akhirnya suatu taufan dan gelombang besar melemparkan Lanang Dangiran dengan beronjongnya dalam keadaan tidak sadar, disebabkan karena berbulan-bulan tidak makan dan minum, dipantai dekat Sedayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh badannya telah dilekati oleh karang, keong serta karang-karang (remis) sehingga badan manusia itu seolah-olah ditempeli dengan bakaran jagung yang disebut dengan bahasa jawa “Brondong” Badan Pangeran Lanang Dangiran diketemukan oleh seorang kiyahi yang bernama Kiyahi Kendil Wesi. Pangeran Lanang Dangiran dirawat oleh Kiyahi Kendil Wesi serta istrinya dengan penuh kasih sehingga sadar kembali dan akhirnya menjadi sehat seperti sediakala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran Lanang Dangiran menceritakan asal-usulnya kepada Kiyahi Kendil Wesi. Setelah Kiyahi Kendil Wesi mendapat keterangan tentang asal usulnya Pangeran Lanang Dangiran, maka diceritakan oleh Kiyahi tadi bahwa ia juga asal keturunan dan raja-raja di Blambangan yang bernama Menak Soemandi dimana beliau masih satu keturunan dengan Lanang Dangiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanang Dangiran tinggal dan kumpul dengan Kiyahi Kendil Wesi, dan dianggap sebagai anaknya kiyahi sendiri. Pangeran Lanang Dangiran memeluk agama Islam, karena rajin dan keteguhan imannya serta keluhuran budinya serta kesucian hatinya, maka tidak lama pula ia dapat tampil kemuka sebagai guru Agama Islam, Pangeran Lanang Dangiran berisitrikan putrid dan Ki Bimotjili dan Panembahan di Cirebon yang asal usulnya dituliskan sebagai berikut :&lt;br /&gt;Pangeran Kebumen Bupati Semarang, berisitrikan putrid dan Sultan Bojong, bernama Prabu Widjaja (Djoko Tingkir). Ki Bomotjili adalah salah satu seorang putra dan Pangeran Kebumen tersebut diatas, seorang putri dan Ki Bimotjilimi bersuamikan Pangeran Lanang Dangiran alias Kiyahi Brondong (dimakamkan di Boto Putih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Brondong diperoleh karena ia diketemukan oleh Kiyahi Kendil Wesi badannya dilekati dengan “Brondong” Kiyahi Kendil Wesi yang waspada dan mengetahui nasib seseorang, mengatakan kepada Lanang Dangiran yang sudah mendapat sebutan Kiyahi Brondong dan masyarakat sekitar tempat Kiyahi Kendil Wesi, supaya pergi ke Ampel Dento Suroboyo, dan meluaskan ajaran Agama Islam, karena di Surabaya Kiyahi Brondong kelak akan mendapat kebahagiaan serta turun temurunnya kelak akan timbul dan tambah menjadi orang-orang yang mulya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Kiyahi Brondong dengan istrinya dan beberapa anaknya yang masih kecil pergi ke Surabaya dan pada Tahun 1595 menetap diseberang timur kali Pegiri’an, dekat Ampel ialah Dukuh Boto Putih (Batu Putih) ditempat baru inilah Kiyahi Brondong mendapatkan martabat yang tinggi dan masyarakat, karena keluhuran budinya Kiyahi Brondong (pangeran Lanang Dangiran) wafat pada tahun 1638 dalam usia + 70 tahun dan meninggalkan 7 orang anak, diantaranya 2 orang laki-laki yaitu : Honggodjoyo dan Honggowongso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati Sidoarjo yang pertama adalah keturunan dan Honggodjoyo, Kiyahi Ageng Brondong (Pangeran Lanang Dangiran) dikebumikan ditempat kediamannya sendiri di Botoputih Surabaya makamnya dimulyakan oleh putra-putranya dan selanjutnya dihormati oleh turun-turunnya hingga kini. Semoga arwah beliau diterima Allah Swt, dan Allah Swt juga memberikan kepada seluruh keturunannya Kiyahi Ageng Brondong kemulyaan, kesehatan dan kesejahteraan sebagaimana beliau senantiasa mendoakan cucu cicitnya selama hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal penting yang anda ketahui bahwa bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Sidoarjo, pejabat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo beserta rombongan merupakan agenda rutin berkunjung ke :&lt;br /&gt;Pesarean Asri ing Pendem untuk nyekar ke makam Bupati pertama Sidoarjo Raden Tumenggung Panji Tjokronegoro I wafat tahun 1863&lt;br /&gt;Ke Pesarehan keluarga Tjondronegoro (belakang masjid Djamik/ Agung Sidoarjo) nyekar Raden Adipati Aryo Panji Tjondronegoro I wafat tahun 1906&lt;br /&gt;Langsung menuju Pesarehan Boto Putih Surabaya ke makam Raden Tumenggung Adipati Aryo Tjondronegoro II (Kanjeng Djimat Djokomono).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerajaan Airlangga dan Cikal Bakal Majapahit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita tentang kejayaan kerajaan Airlangga dan cikal bakal asal, asal usul berdirinya kerajaan Mojopahit terkait geografi Kabupaten Sidoarjo. Kabupaten Sidoarjo dikenal nama Kota Delta merupakan daerah yang dikurung sungai besar yakni sungai Porong dan Brantas ditambah sejumlah anak sungai kecil dan sedang mengalir di sejumlah daerah wilayah kabupaten Sidoarjo. Dengan kondisi demikian Sidoarjo termasuk kawasan pertanian yang subur termasuk penghasil polowijo dan memiliki banyak dermaga sungai dan laut pada waktu itu. Menurut cerita sejarah, Sidoarjo termasuk wilayah pemetaan kekuasaan kerajaan Airlangga yang memerintah di Jawa Timur tahun 1028-1042 dan sebagai wilayah cikal bakal berdirinya kerajaan Mojopahit pada pemerintahan R. Widjaja tahun 1293-1309.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah kejayaan Airlangga mengisahkan, sejak berkuasa di Jawa Timur sejak 1028 menunjukkan sebagai sosok seorang raja yang arif bijaksana, berhasil memajukan bidang pertanian/ perkebunan dan perniagaan/ perdagangan serta menjalin hubungan persahabatan dengan kerajaan diluar pulau Jawa. Sebagai raja yang disegani dan dihormati mampu menciptakan ketentraman, ketertiban artinya tidak ada perang atau kekacauan dikawasan kekuasaannya, hal ini sesuai nama Pusat Kerajaan yakni Kahuripan yang artinya “sumber hidup bahagia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Airlangga dilingkungan rakyatnya sangat memperhatikan kerukunan umat beragama, pendeta, petapa dan brahma untuk dilindungi dan disatukan dengan kegiatan kraton. Kegiatan ritual keagamaan dilingkungan dan diluar kraton prabu Airlangga menyempatkan diri untuk menghadirinya, sehingga banyak menanamkan simpatik atas kewibawaan sang prabu sebagai panutan masyarakat sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditengah kesibukan menjalankan pemerintahan, sang raja Airlangga dihadapkan permasalahan keluarga kraton karena putrid mahkota kerajaan Dewi Kilisutji tidak bersedia mewarisi tahta kerajaan. Bahkan kabarnya Dewi Kilisutji tidak bersedia mewarisi tahta kerajaan. Bahkan kabarnya Dewi Kilisutji meninggalkan istana untuk bertapa di Paguwat lereng gunung Penanggungan. Tinggal dua putra kerajaan yang terpaksa harus menggantikan kedudukan sebagai raja. Raja Airlangga tidak bias menyerahkan begitu saja kepada salah satu putra mahkota, karena dikhawatirkan akan timbul perpecahan antar saudara yang nantinya saling berebut kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencari jalan keluar yang adil dan bijaksana, raja Airlangga atas nasehat para pendeta kerajaan untuk menyerahkan permasalahan tersebut sepenuhnya kepada Empu Bharada yakni seorang Brahmana yang dipandang ahli dan jujur. Jalan yang ditempuh adalah memberi kekuasaan kerajaan di dua wilayah, yakni kerajaan Daha (Kediri) dan kerajaan Djenggala (Sidoarjo) pada tahun 1042. Setelah membagi dua wilayah kerajaan dan menyerahkan kekuasaan kepada kedua putra mahkota, baginda raja Airlangga turun tahta untuk menjadi petapa dan tidak lagi mengurus jalannya pemerintahan kerajaan. Pada tahun 1049 baginda Airlangga wafat, jasadnya dibakar (diperabukan) yang abunya disimpan di sebuah candi didekat desa Belahan sekitar lereng Gunung Penanggugan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan sejarah permerintahan kerajaan kedua putra mahkota bukanlah tercipta kerukunan kedua belah pihak seperti harapan baginda raja Airlangga, tetapi justru saling mempermasalahkan wilayah yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, yang semata untuk memenuhi kebutuhan kemakmuran rakyatnya masing-masing. Kerajaan Daha (Kediri) menguasai dan memiliki area tanah pertanian dan perkebunan yang luas, tanahnya yang subur penghasil penghasil polowijo terbesar yang sangat dibutuhkan pasar rakyat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tetapi karena geografi wilayah tidak mempunyai Bandar pelabuhan niaga untuk menyalurkan dan memasarkan hasil bumi ke daerah lain antar pulau, yang terjadi menumpukan hasil bumi dipasar local berlebihan. Sedang kerajaan Djenggolo (Sidoarjo) sebagai daerah Delta yang dikurung sungai besar dan beberapa wilayah dialiri banyak anak sungai mengalir ke timur laut, banyak dermaga atau pelabuhan niaga besar dan kecil sebagai terminal transit mengangkut hasil bumi antar daerah bahkan sampai keluar pulau Jawa. Tetapi karena tata geografis, Djenggolo tidak banyak memiliki lahan pertanian atau perkebunan untuk diperdagangkan sampai keluar pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi kedua wilayah yang berbeda tak berimbang inilah menjadi pemicu “perang saudara” tahta pewaris kerajaan Airlangga. Kedua belah pihak saling memperebutkan dan berusaha menguasai wilayah. Untuk meredam pertikaian antar saudara yang berkepanjangan, atas prakarsa Empu Bharada mempertemukan Putra Mahkota kerajaan Djenggolo yakni Raden Pangeran Asmorobangun dengan Putri Mahkota Kediri, Dewi Sekartadji sebagai permaisuri. Tetapi upaya ini tidak menghasilkan perubahan; kerajaan Daha (Kediri) masih tetap bersikukuh menuntut untuk memiliki pelabuhan niaga yang berada dipesisir uatara laut wilayah kerajaan Jenggolo. Perang saudara terulang kembali terjadi, kali ini kerajaan Daha (Kediri) mengirimkan bala tentara secara besar-besaran ke wilayah kerajaan Jenggolo (Sidoarjo) yang berakhir kekalahan Jenggolo dan kerajaan Daha (Kediri) dapat menyatukan kembali wilayah kedua kerajaan warisan raja Airlangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut catatan sejarah, lebih dari dua abad kemudian di daerah Delta Brantas (dulu kerajaan Djenggolo) muncul cikal bakal kerajaan baru. Waktu itu kota kerajaan Singosari pada tahun 1292 diserang mendadak oleh bala tentara Djajakatwang dari Kediri. Akibat peperangan tersebut, raja Kertanegara (raja Singosari) meninggal dalam pertempuran bersama Patih serta beberapa pendeta kerajaan Singosari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu terjadi penyerangan, R. Widjaja putra menantu raja Kertanegara dapat menyelamatkan diri bersama sejumlah pengikutnya (kerabat kraton) lolos dari pengepungan tentara Kediri. Dengan bantuan kepala desa Kudadu sampailah R.Widjaja melarikan diri ke Madura untuk mendapatkan perlindungan dan bantuan dari Adipati Sumenep, Banjakwide alias Wiraradja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Adipati Sumenep Wiraradja menyarankan R.Widjaja untuk pergi mengabdi ke Djajakatwang (raja Kediri). Saran untuk mengabdi ini dilakukan atas pertimbangan karena R. Widjaja hanyalah sebagai putra menantu. Oleh karena itu, R. Widjaja dianugerahi sebidang tanah kosong terletak didesa Tarik kawasan Delta Brantas wilayah Sidaorjo. Konon cerita, atas bantuan orang-orang yang didatangkan dari Madura tanah kosong itu dibuka untuk dijadikan sebuah desa dan tanah yang subur diolah sebagai lahan pertanian dan perkebunan. Karena lahan tersebut sebelumnya banyak ditumbuhi pohon Modjo yang rasanya pahit, kemudian desa tersebut dinamakan desa Mojopahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa inilah yang menjadi cikal bakal kerajaan baru: Modjopahit. Selanjutnya di daerah Trowulan (Mojokerto) sebagai pusat kerajaan. R. Widjaja mulai memerintah sebagai Raja Modjopahit yang pertama dengan gelar Kertaradjasa Djajawardana memerintah pada tahun 1293 sampai tahun 1309.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sumber dirangkum INFOKOM)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1414341242208431060-7524772370286259795?l=pustakakhusus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/feeds/7524772370286259795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1414341242208431060&amp;postID=7524772370286259795' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/7524772370286259795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/7524772370286259795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/2008/06/kilasan-sejarah.html' title='Kilasan Sejarah'/><author><name>Sudah Mundur -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05930263788251447659</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ko_KpWRlRTA/TIYSUgmep_I/AAAAAAAAATU/Q7_gvtmXQFo/S220/ki.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1414341242208431060.post-3815088076892900468</id><published>2008-06-26T06:35:00.000-07:00</published><updated>2008-07-17T02:13:32.456-07:00</updated><title type='text'>“ PERALIHAN KEKUASAAN DALAM KHULAFAUR RASYIDIN “</title><content type='html'>Setelah Nabi wafat di Madinah pada tahun 11 Hijriyah (232 M),  Tugas-tugas Agama dan Kenegaraan diteruskan para penggantinya (Khulafa), yaitu empat sahabatnya yang terdekat, baik melalui hubungan darah ataupun melalui perkawinan, untuk menggantikannya sebagai pemimpin Umat Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-empat khalifah ini dalam sejarah Islam dikenal dengan sebutan                  Al-Khalifah Al-Rasyidin, yang berarti khalifah-khalifah yang terpercaya atau yang mendapat petunjuk, suatu gelar yang berkaitan dengan Kepemimpinan dan kapasitas mereka sebagai Kepala Negara dan Pemimpin Agama dalam mempertahankan kemurnian Ajaran Agama Islam juga berbagai aspek kehidupan sebagaima telah dicontohkan Rasullullah Saw. dalam mewujudkan kemaslahatan Umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-empat khalifah ini memerintah selama kurang lebih tiga puluh tahun, mulai dari th. 11 – 40 hijriyah (632 – 661 M). Khalifah Abu Bakar memerintah dari tahun 11 – 13 H. (632 – 634 M), khalifah Umar dari tahun 13 – 23 H (634 – 644 M), Khalifah Ustman dari tahun 23 – 25 H (644 – 656 M) dan kholifah Ali mulai dari tahun 35 – 40 H (656 – 661 M).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Rasulullah wafat, prinsip ketauhidan yang sudah digagas dan dipraktikan oleh Rasulullah dalam menata Umat Islam masih dipegang teguh oleh ke-empat khilafah dalam tingkat pemahaman dalam sifatnya masing-masing, Abu Bakar yang bijak dan shaleh, Umar yang berani dan adil, Ustman yang lemah lembut dan Religius dan Ali yang berani dan terpelajar. Untuk lebih jelasnya kita baca dalam pembahasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.Masa Khulafa Ar-Rasyidin&lt;br /&gt;Rasulullah Saw. wafat pada hari Senin tanggal 8 Juni 623 M / 12 Rabiul Awal 11 H, dalam usia 63 tahun setelah mengalami sakit demam selama empat hari. Jenazah Rasulullah disemayamkan di rumah isterinya, Aisyah selama semalam, keterlambatan pemakaman jenazah Nabi ini disebabkan kaum Muslimin waktu itu belum mendapatkan pengganti Rasulullah. Kenyataan ini menimbulkan perasaan tidak senang di hati Ahlul Bait, terutama Sayyidah Fatimah putri Rasulullah istri Ali Bin Abi Thalib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa hidup, Rasulullah tidak pernah menunjuk siapakah penggantinya, kecuali meminta Abu Bakar menjadi imam shalat ketika kesehatan beliau terganggu. Keesokan harinya, tanpa direncanakan sebelumnya diadakan pertemuan di Saqiyah, dalam pertemuan tersebut terjadi silang pendapat antara kaum Muhajirin dan Anshar. Kaum Anshar dari suku Khazraj mencalonkan Sa’ad Bin Ubaidah sebagai pengganti Rasulullah dengan alasan; Kaum Ansharlah yang menolong Rasulullah pada saat genting dan Madinah adalah Pusat Pemerintahan. Kaum Muhajirin menolak pencalonan tersebut dengan alasan bahwa pemimpin harus dipilih dari Kaum Muhajirin karena merekalah yang pertama kali merasakan pahit getir Perjuanngan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal tersebut, Abu Bakar, Umar, Abu Ubaidah mencemaskan timbulnya perpecahan dikalangan kaum Muslimin. Umar berkata “Demi Allah, aku hanya ingin mengatakan apa yang menyenangkan diriku dan telah kupersiapkan sebelumnya, dan aku khawatir Abu Bakar tidak mau men-yampaikannya”. Kemudian Abu Bakar berkata “Jika kaum Anshar yang menjadi pemimpin, dikhawatirkan Umat Islam akan pecah karena di antara kaum Anshar sendiri terjadi perpecahan. Sementara hadits Nabi mengatakan bahwa pemimpin itu hendaklah dari suku Quraisy.” Kemudian Abu Bakar mengusulkan pencalonan Umar bin Khattab dan Abu Ubaidah, tetapi kedua orang ini berdiri lalu mendekati Abu Bakar dan berbai’at kepadanya, disusul oleh seluruh peserta rapat, kecuali Zubair yang baru berba’iat setelah mendapatkan tekanan dari Umar. Sedangkan Ali baru berbai’at setelah istrinya wafat (Sayyidah Fatimah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini dikenal dengan nama “Barat Saqiyah”. Abu Bakar yang terpilih disebut khalifah Rasulullah. Dengan demikian, beliau yang menjadi khalifah pertama.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Abu Bakar As-Shidiq&lt;br /&gt;Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Abi Quhafah At-Tamimi, yang diberi julukan “Abu Bakar” oleh Rasulullah yang artinya “Pelopor Pagi Hari”. Karena beliau masuk Islam dalam periode paling awal.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelas As-Shidiq yang disandang Abu Bakar yang berarti “Yang Percaya”, merupakan tanda kemantapan tauhid di jiwanya yang berbeda dengan sahabat lainnya, gelar tersebut diperoleh karena beliau sangat mempercayai kebenaran Islam, termasuk terhadap peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kalangan sahabat, Abu Bakar dikenal memiliki pengetahuan yang luas. Beliau berasal dari bangsawan Quraisy dan bekerja sebagai pedagang, Anaknya yang bernama Aisyah menikah dengan Rasulullah. Masa Kekhalifahan beliau berlangsung selama dua tahun, 11 – 13 H atau 632 – 634 M.3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Masjid Nabawi Abu Bakar memutuskan berbagai kebijaksanan penting bagi perkembangan Islam. Salah satu kebijakan momumental yang diambil oleh Abu Bakar adalah upaya perluasan Islam yang berpusat di Madinah ke wilayah luar dunia Arab, serta mengkodifikasi Qur’an. Walaupun pada masa beliau hanya mengumpulkan tulisan-tulisan Qur’an yang ada pada tulang – belulang dan kulit hewan, kebijakan ini diambil mengingat banyaknya para penghafal Qur’an yang gugur dalam perang penyebaran Agama dan beliau dikenal sebagai Pelopor Kodifikasi Qur’an.4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan  kepemimpinannya, Abu Bakar berusaha konsisten dengan sistem yang berlaku pada masa hidup Rasulullah. Setelah kurang lebih dua tahun, beliau jatuh sakit. Sebelum wafat, beliau sempat meminta pendapat para sahabat Senior tentang orang yang paling tepat menggantikannya sebagai khalifah, karena beliau tidak menginginkan terjadi perpecahan Umat. Para sahabat dari kaum Muhajirin yang diajak berkonsultasi, adalah Ustman bin Affan dan Abdul Rahman bin Auf, sedang dari kaum Anshar adalah Asid bin Khudair. Demi kemaslahatan Umat, Abu Bakar meminta agar pembicaraan itu tidak bocor. Akhirnya, mereka sepakat menunjuk Umar bin Khattab sebagai Khalifah Pengganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Abu Bakar wafat, Umar bin Khattab diangkat sebagai Khalifah Kedua. Pengangkatannya dianggap tepat karena pada saat itu negara masih diancam perpecahan dan tindak penghinatan.5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Umar bin Khattab&lt;br /&gt;Pengangkatan Umar sebagai khalifah atas wasiat dari khalifah Abu Bakar semasa hidupnya yang telah menunjuk Umar sebagai penerusnya. Semeninggal Abu Bakar, Umar dibai’at pada tahun 634 M dan menjabat sebagai khalifah selama 10 tahun dari 13 – 23 H. Sebagai penerus Abu Bakar beliau banyak meneruskan langkah-langkah Abu Bakar yang belum tuntas.6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepribadiannya dikenal keras sehingga diberi gelar “Singa Padang Pasir”. Sebelum Rasulullah meninggal, beliau pernah berdo’a “Ya Allah kuatkanlah Islam dengan dua Amr, yaitu Amr bin Hisam dan Umar bin Khattab”, Amr bin Hisam (Abu Jahal) tetap kafir sampai dia meninggal, sedangkan Umar masuk Islam setelah membaca surat Thaha 1 – 8, Kemudian Rasulullah memberinya gelar “Al-Faruq” yang berarti “Orang yang mampu membedakan kebanaran dengan kebathilan”. Pada masa pemerintahaannya, beliau berhasil membebaskan negeri-negeri jajahan Romawi dan Persia, serta membebaskan Baitul Maqdis dari penduduk Romawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa yang gemilang tersebut Umat Islam digemparkan dengan kabar meninggalnya khalifah Umar bin Khattab, akibat tikaman dari Abu Lu’lu’ah ketika beliau sedang shalat subuh di mesjid Nabawi. Kemudian beliau jatuh bersimba darah, dengan nafas tersenggal-senggal beliau bertanya, “Siapakah yang menikam aku ?”. Para sahabat menjawab, ”Abu Lu-lu-ah”. Kemudian beliau berkata, “Alhamdulillah, saya tidak dianiyah oleh sesama Muslim”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena khawatir bahwa luka yang diderita Umar akan menyebabkan kematiannya, para sahabat meminta beliau menunjuk seseorang sebagai penggantinya. Tetapi beliau menolak permintaan itu, dan sempat marah ketika mereka mencalonkan putranya, Abdullah bin Umar sebagai pengganti. Ketika para sahabat kembali mendesak, akhirnya beliau menyerah dan mengambil jalan tengah dan membentuk formatur yang terdiri atas enam orang, yaitu Ali bin Abi Thalib, Ustman bin Affan, Sa’ad bin Abu Waqqash, Abdurrahman bin Auf, Zubair bin Awwan dan Thalhah bin Ubaidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setalah khalifah Umar meninggal dunia, 5 anggota formatur bersidang, sementara Thalhah pergi keluar kota Madinah. Pembicaraan itu berjalan     alot karena semua anggota mencalonkan diri dan tidak ada yang mau mundur. Dalam proses berikutnya Abdul Rahman memundurkan diri sehingga tinggal 4 calon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Islam pada saat itu terbagi dalam dua kelompok, yaitu yang mendukung Ustman dan yang mendukung Ali. Abdul Rahman bertanya kepada Ali, seandainya bukan dia yang menjadi khalifah, siapakah yang paling tepat, Ali menjawab “Ustman”. Kemudian pertanyaan serupa diajukan kepada Zubair dan Sa’ad mereka pun menjawab “Ustman”. Ketika ditanyakan kepada Ustman, jawabnya “Ali”. Dengan demikian ada dua calon yaitu Ali dan Ustman. Abdul Rahman kemudian memanggil Ali dan menanyakan kesanggupannya bila dipilih sebagai khalifah. Ali menjawab “Saya berharap dapat berbuat sejauh pengetahuan dan kemampuan saya”. Ketika ditanyakan kepada Ustman, ia menjawab dengan tegas “Ya, saya sanggup”. Berdasarkan jawaban itu maka Ustman dipilih sebagai khalifah, Ali sangat kecewa dan menuduh Abdul Rahman dan Ustman telah menyusun rencana tersebut jauh sebelumnya, sebab jika Ustman menjadi khalifah, kelompok Abdul Rahman juga akan “kecipratan” memegang kekuasaan.7 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Ustman bin Affan&lt;br /&gt;Seperti yang telah diusulkan oleh khalifah Umar, bahwasanya pengangkatan Ustman bin Affan menjadi khalifah berdasarkan keputusan Majelis Pemilihan yang terdiri dari Abi bin Abi Thalib, Ustman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, Zubair, Sa’ad bin Abi Waqas dan Thalhah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa pemerintahannya berlangsung selama 12 tahun, yaitu mulai tahun 23- 35 H (644 – 656 M). Ustman berasal dari Bani Umayyah, masa kepemimpinannya ditandai oleh perpecahan, berbeda dengan masa dua khalifah sebelumnya. Khalifah Ustman sering melakukan kebijakan yang bersifat Nepotisme, yaitu penyerahan banyak jabatan kepada anggota keluarga dengan pertimbangan bahwa beliau sudah mengenal orang yang bersangkutan, dan keyakinannya bahwa anggota keluarga yang diangkatnya tidak akan mencemarkan nama baiknya.Walaupun demikian khalifah Ustman telah berhasil dalam melakukan kodifikasi Qur’an, sehingga kodifikasi naskah atau mushaf Qur’an terdahulu dimusnahkan dengan tujuan agar tidak membingungkan Umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada akhirnya, pengaruh kekuasaanya pudar tergerus oleh golongan Separatis atau para penentang yang menginginkan khalifah Ustman untuk turun dari jabatannya karena sikap Nepotisme yang dilakukannya. Kemudian khalifah Ustman meninggal karena ditikam oleh seseorang yang tidak menghendaki kepemimpinannya.8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembunuhan tersebut menimbulkan berbagai gejolak pada tahun-tahun berikutnya, dan karena alasan inilah maka kemudian disebut sebagai Al-Bab Al-Maftuh (Terbukanya pintu bagi perang saudara).9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ali bin Abi Thalib&lt;br /&gt;Ustman tidak sepakat menunjuk penggantinya. Setelah meninggal dunia, para pemberontak yang dipilih oleh Abdullah bin Saba menuju rumah Ali. Mereka berkata “Kami akan membai’atmu sebagai khalifah”. Ali menolak “ Bukan hak kalian untuk menunjukku, itu adalah hak para Ahli Musyawarah dan orang yang ikut dalam perang Badar. Siapa yang direstuinya dialah yang akan menjadi khalifah”. Mereka terus berkeras memaksakan kehendaknya. Akhirnya, Ali mengusulkan pembai’atan di mesjid, supaya Umat Islam menyetujuinya, tetapi usul tersebut ditolak secara tiba-tiba kaum Muhajirin dan Anshar diikuti oleh semua yang hadir melakukan pembai’atan secara terbuka.10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengangkatan Ali sebagai khalifah oleh Majelis Pemilihan, ternyata mendapat pertentangan dari Thalhah dan Zubair selaku dua orang anggota majelis dari enam orang anggota Majelis Pemilihan Khalifah. Karena keduanya menuduh Ali berada di belakang peristiwa pembunuhan khalifah Ustman, walaupun demikian Ali tetap dinobatkan sebagai khalifah           ke-empat setelah Ustman wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thalhah dan Zubair sebenarnya termasuk orang-orang yang berasal dari keluarga atau golongan Umayyah. Dari sinilah sebenarnya mulai muncul pembangkangan oleh kekuasaan Umayyah yang memilih Damaskus sebagai sebagai Pusat Pemerintahan, dengan Muawiyah sebagai khalifahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah Ali pada saat penobatan dirinya sebagai khalifah mendapat dukungan dari golongan Syi’ah, yang memiliki anggapan bahwa sebenarnya semenjak Nabi Muhammad wafat, yang berhak meneruskan kepemimpinannya secara hukum adalah Ali bin Abi Thalib. Mereka menuduh bahwa khalifah terdahulu merebut hak kewarisan kepemimpinan dari Ali. Sebagaimana yang diketahui bahwa Ali adalah keponakan dan sekaligus menantu Nabi. Oleh karena itu golongan Syi’ah mengklaim bahwa keturunan dari sahabat Ali yang berhak atas kepemimpinan Islam sampai akhir zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Ali dibai’at di Madinah, banyak sahabat yang tidak mendukung, kemimipinannya ditolak oleh Mu’awiyah bin Abi Sufyan Gubernur Suri’ah, yang masih kerabat Ustman. Alasannya, Ali harus bertanggung jawab atas terbunuhnya Ustman dan hak untuk memilih khalifah bukan lagi monopoli orang-orang di Madinah mengingat semakin luasnya wilayah kekuasaan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya terjadi pertempuran antara pendukung Ali dengan pendukung Muawiyah, yang terjadi di Siffin, peristiwa ini disebut dengan Fitnatul Qubra ( Bencara Besar ), karena terjadi perang saudara yang amat besar. Peperangan tersebut berlanjut karena masing-masing memiliki kekuatan yang imbang. Sampai akhirnya pihak Umayyah melemah dan mereka mengusulkan untuk mengadakan perundingan damai. Ali menyetujui usulan perundingan tersebut dengan mengutus Musa                   Al-Asy’ari, sedang pihak Umayyah memilih Amir bin Ash sebagai orang kepercayaan mereka. Mereka mengadakan perundingan dengan dipandu oleh golongan Penengah. Namun pihak Penengah dari pihak Muawiyyah tidak jujur, dan berpihak pada Muawiyyah. Akhirnya, hasil dari keputusan tersebut menyatakan bahwa Muawiyyah sebagai khalifah resmi. Mendengar keputusan tersebut, perangpun bergejolak kembali, sampai pada suatu hari pada tanggal 24 Januari 661 M. Khalifah ini terbunuh dengan Pedang Beracun, sehingga berakhirlah Era Khulafa Ar-Rasyidin.11  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum wafatnya Rasulullah Saw. tidak pernah menunjuk salah seorang sahabatnya sebagai pengganti. Sehingga, ketika beliau wafat, terjadi silang pendapat antara kaum Muhajirin dan Anshor perihal siapa yang pantas menjadi pengganti Rasulullah Saw. selanjutnya pada saat silang pendapat mencapai puncaknya, Umar bin Khattab dan Abu Ubai’dah menunjuk Abu Bakar sebagai khalifah Pertama dan mereka berbai’at kepada Abu Bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kepemimpinannya Abu Bakar berusaha konsisten dengan sistem yang berlaku pada masa hidup Rasulullah Saw. Beliau memimpin selama dua tahun, sebelum meninggal beliau meminta pendapat para sahabatnya tentang siapa pengganti selanjutnya, kemudian para sahabat menunjuk Umar bin Khattab karena dianggap tepat pada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah Umar memimpin selama 10 tahun, sebelum beliau meninggal, peralihan kekuasaannya dengan cara dibentuknya formatur yang terdiri dari enam sahabat sebagai calon Pengganti, dalam formatur tersebut berjalan a lot karena semuanya mencalonkan diri, akan tetapi pilihan terakhir jatuh pada sahabat Ustman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan khalifah Ustman berjalan selama 12 tahun, pada masa khalifah Ustman inilah mulai terjadinya perpecahan, karena seringnya melakukan kebijakan yang bersifat Nepotisme. Sehingga pada akhirnya kekuasaannya pudar, dan beliaupun meninggal dalam keadaan terbunuh, sehingga tidak sempat menunjuk pengganti (khalifah selanjutnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah khalifah Ustman meninggal, terjadi perselisihan antara pendukung Ali dengan pendukung Ustman (Muawiyyah), sehingga menimbulkan pertempuran antara keduanya, pertempuran ini disebut dengan Fitnatul Qubra, karena terjadi perang saudara yang amat besar. Walaupun demikian sahabat Ali tetap dinobatkan sebagai khalifah ke-empat setelah Ustman (khalifah yang terakhir). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.crcs.ugm.ac.id/st_activity_view.php?act_id=14/"&gt; resourceable &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http//www.ilmugiri.net/artikel.php?judul=ILMU%20NGALAH,%20ILMU%20NGALIH,%20ILMU%20NGELIH/"&gt; ilmu niten &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/18/time/111453/idnews/958321/idkanal/10/"&gt; jika terjadi seperti ini, disengaja atau tidak ? &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.wisatamelayu.com/id/cat.php?a=bWsvbUhhUkVOSTQy=/"&gt; religius road &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( have not permission to Tsuwaibatul Aslamiyah for the thesis, contact antijelmaan@yahoo.com if you want to claim )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1414341242208431060-3815088076892900468?l=pustakakhusus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/feeds/3815088076892900468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1414341242208431060&amp;postID=3815088076892900468' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/3815088076892900468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1414341242208431060/posts/default/3815088076892900468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pustakakhusus.blogspot.com/2008/06/peralihan-kekuasaan-dalam-khulafaur.html' title='“ PERALIHAN KEKUASAAN DALAM KHULAFAUR RASYIDIN “'/><author><name>Sudah Mundur -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05930263788251447659</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_ko_KpWRlRTA/TIYSUgmep_I/AAAAAAAAATU/Q7_gvtmXQFo/S220/ki.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
